Apakah Anda pernah melihat seorang pria dengan afro besar yang lembut dan suara lembut melukis gunung dalam 30 detik? Dia tersenyum. Dia berkata "pohon bahagia." Itu adalah Bob Ross. Kisah Selebriti: Bob Ross akan memperkenalkan Anda kepada guru melukis yang paling dicintai dalam sejarah. Dia menjadi pembawa acara program televisi yang disebut "The Joy of Painting." Program ini berlangsung selama lebih dari 30 tahun. Dia mengajarkan jutaan orang cara melukis. Dia memberi tahu mereka bahwa tidak ada kesalahan, hanya "kecelakaan bahagia." Dia tenang. Dia baik. Dia membuat seni terasa mungkin untuk semua orang. Dia melukis ribuan lukisan. Sebagian besar dari mereka memiliki gunung, pohon, awan, dan kabin. Suaranya sangat menenangkan sehingga orang-orang tertidur saat menontonnya. Dia menjadi ikon budaya pop.
Mari kita bertemu dengan pria yang mengubah melukis menjadi meditasi. Bob Ross percaya bahwa siapa pun bisa melukis.
Siapa Selebriti Ini?
Bob Ross adalah seorang pelukis dan pembawa acara televisi asal Amerika. Dia hidup dari tahun 1942 hingga 1995. Dia terkenal karena acaranya "The Joy of Painting," yang ditayangkan dari tahun 1983 hingga 1994. Dia mengajarkan teknik melukis yang disebut "basah di atas basah." Itu berarti Anda meletakkan cat basah di atas cat basah. Anda bisa menyelesaikan sebuah lukisan dalam 30 menit.
Mengapa dia terkenal? Dia memiliki acara di televisi publik. Itu sederhana. Dia melukis. Dia berbicara. Dia tidak pernah jahat. Dia tidak pernah mengkritik dirinya sendiri atau murid-muridnya. Dia berkata "Kita tidak membuat kesalahan. Kita memiliki kecelakaan bahagia." Suaranya yang lembut dan sikap positifnya membuatnya terkenal. Dia melukis lebih dari 1.000 lukisan di acara tersebut. Jutaan orang menontonnya. Setelah kematiannya, acaranya menjadi semakin populer secara online. Generasi baru menemukannya di YouTube. Dia sekarang lebih terkenal dari sebelumnya. Dia adalah simbol kedamaian, kebaikan, dan kreativitas.
Kehidupan Awal dan Masa Kecil
Bob Ross lahir di Daytona Beach, Florida. Ayahnya adalah seorang tukang kayu. Ibunya adalah seorang pelayan. Keluarga mereka sering berpindah tempat. Bob adalah anak yang pendiam. Dia mencintai hewan. Dia membesarkan tupai dan makhluk kecil lainnya.
Dia tidak melukis saat kecil. Dia bukan seorang prodigy seni. Dia suka menggambar, tetapi dia tidak pernah mengambil pelajaran. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya di luar ruangan. Dia mencintai alam. Cinta itu akan terlihat dalam lukisannya nanti.
Dia keluar dari sekolah menengah di kelas sembilan. Dia perlu membantu mendukung keluarganya. Dia bekerja serabutan. Dia menjadi asisten tukang kayu. Dia bekerja di pabrik kayu. Dia membencinya. Pekerjaan itu keras. Lingkungannya bising dan kasar.
Ketika dia berusia 18 tahun, dia bergabung dengan Angkatan Udara Amerika Serikat. Dia membutuhkan pekerjaan yang stabil. Dia ditempatkan di Alaska. Itu mengubah hidupnya. Alaska memiliki gunung, salju, dan hutan. Dia jatuh cinta dengan pemandangannya.
Di Angkatan Udara, dia mengambil kelas melukis. Dia menemukan seorang guru bernama Bill Alexander. Bill memiliki acara TV. Dia melukis dengan cepat menggunakan teknik basah di atas basah. Bob terpesona.
Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Bob Ross belajar melukis dari Bill Alexander. Bill adalah seorang pelukis Jerman. Dia memiliki acara yang disebut "The Magic of Oil Painting." Bob menonton acara itu. Dia membeli perlengkapan Bill. Dia berlatih terus-menerus.
Dia tidak pergi ke sekolah seni. Dia belajar dengan melakukan. Dia melukis di waktu luangnya saat di Angkatan Udara. Dia menjadi sangat baik sehingga dia mulai mengajarkan tentara lainnya. Mereka menyukai kelasnya.
Dia belajar teknik basah di atas basah. Teknik itu memungkinkan Anda untuk melukis dengan cepat. Anda tidak membiarkan lapisan kering. Anda mencampur warna di kanvas. Anda bisa menciptakan gunung, pohon, dan awan dalam beberapa menit.
Dia juga belajar bagaimana menjadi seorang guru. Dia menyadari bahwa orang-orang takut melukis. Mereka berpikir mereka tidak memiliki bakat. Dia belajar untuk mendorong mereka. Dia belajar untuk membuat melukis terasa mudah. Dia berkata hal-hal seperti "Tidak ada kesalahan, hanya kecelakaan bahagia." Itu menjadi ciri khasnya.
Setelah 20 tahun di Angkatan Udara, dia pensiun. Dia memutuskan untuk menjadi pelukis penuh waktu. Dia belajar dengan Bill Alexander. Kemudian dia memulai karirnya sendiri.
Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Bob Ross menjadi sukses dengan mengambil ide Bill Alexander dan menjadikannya miliknya sendiri. Dia memperhatikan bahwa acara Bill populer. Tetapi Bob berpikir dia bisa melakukannya lebih baik. Dia bisa lebih lembut. Dia bisa lebih mendukung.
Dia memulai acaranya sendiri pada tahun 1983. Dia merekamnya di studio kecil di Virginia. Setnya sederhana. Dia mengenakan kemeja dan celana jeans. Kemudian dia mendapatkan rambut keriting. Rambutnya menjadi afro besar. Dia terlihat unik.
Acara itu langsung menjadi hit. Stasiun televisi publik di seluruh negeri menayangkannya. Penonton menyukai suara Bob. Suaranya lembut dan tenang. Mereka menyukai pesannya. Siapa pun bisa melukis. Kesalahan itu tidak masalah.
Dia melukis jenis pemandangan yang sama berulang kali. Gunung. Pohon. Kabin. Aliran. Awan. Dia melukisnya dalam 30 menit. Dia hanya menggunakan beberapa warna. Dia menggunakan kuas satu inci dan pisau palet.
Dia juga memulai bisnis. Dia menjual perlengkapan melukis. Dia menjual video instruksional. Dia menjadi jutawan. Tetapi dia hidup sederhana. Dia menyumbangkan uang untuk amal. Dia mencintai hewan. Dia membesarkan tupai yatim piatu di propertinya.
Acara itu berlangsung lebih dari 400 episode. Dia menjadi nama rumah tangga.
Ide Besar dan Pencapaian
Ide terbesar Bob Ross adalah bahwa seni adalah untuk semua orang. Anda tidak perlu bakat. Anda tidak perlu pelatihan. Anda hanya perlu mencoba. Dia berkata, "Bakat hanyalah minat yang dikejar." Itu berarti Anda menjadi baik dalam apa yang Anda latih.
Pencapaian terbesarnya adalah "The Joy of Painting." Acara itu telah membawa kedamaian bagi jutaan orang. Orang-orang menontonnya ketika mereka stres. Mereka menontonnya ketika mereka tidak bisa tidur. Mereka menontonnya untuk kenyamanan. Acara itu masih ditayangkan dalam tayangan ulang. Itu juga ada di YouTube dan Netflix.
Pencapaian besar lainnya adalah pengaruhnya terhadap budaya populer. Dia menjadi meme. Orang-orang mengutipnya. "Pohon bahagia." "Awan bahagia." "Kita tidak membuat kesalahan." Dia telah menjadi simbol ketenangan di dunia yang kacau.
Dia juga menginspirasi generasi pelukis. Banyak pelukis profesional mulai karena Bob Ross. Mereka menonton acaranya saat kecil. Mereka membeli perlengkapannya. Mereka melukis bersamanya.
Dia juga mengajarkan orang untuk baik. Suaranya yang lembut dan kata-kata positifnya membuat orang merasa baik. Dia tidak pernah marah. Dia tidak pernah mengatakan hal negatif. Dia adalah panutan tentang bagaimana memperlakukan orang lain.
Tantangan dan Masa Sulit
Bob Ross menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia tumbuh dalam kemiskinan. Dia keluar dari sekolah. Dia bekerja keras. Itu adalah tahun-tahun yang sulit.
Kedua, dia berada di militer selama 20 tahun. Sebagai instruktur pelatihan militer, dia harus berteriak kepada orang-orang. Dia membencinya. Dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan pernah berteriak lagi. Itulah mengapa suaranya sangat lembut di TV.
Ketiga, dia berjuang dengan Bill Alexander. Bill merasa bahwa Bob mencuri tekniknya. Bill menggugat Bob. Gugatan itu menyakitkan bagi Bob. Dia menganggap Bill sebagai teman. Persahabatan itu berakhir dengan buruk.
Keempat, dia memiliki masalah kesehatan. Dia didiagnosis menderita limfoma, sejenis kanker. Dia terus melukis selama dia bisa. Acara terakhirnya ditayangkan pada tahun 1994. Dia meninggal pada tahun 1995. Dia berusia 52 tahun.
Kelima, mitra bisnisnya bertengkar tentang warisannya setelah kematiannya. Ada gugatan. Harapan terakhirnya tidak dihormati. Itu menyedihkan bagi keluarganya.
Fakta Menarik tentang Selebriti
Bob Ross tidak menyukai afro-nya. Dia mendapatkan rambut keriting untuk menghemat uang untuk potongan rambut. Keriting itu menjadi ciri khasnya. Dia menyimpannya karena penggemar menyukainya.
Fakta menarik lainnya: Dia melukis lebih dari 30.000 lukisan dalam hidupnya. Dia memberikan sebagian besar dari mereka. Dia menyumbangkannya ke stasiun PBS untuk mengumpulkan uang.
Dia memiliki tupai peliharaan bernama Peapod. Peapod muncul di acara tersebut. Bob akan memberi makan tupai itu dari sakunya.
Dia buta warna. Dia tidak bisa melihat beberapa nuansa ungu dan hijau. Dia melukis dengan membaca label pada tabung catnya.
Satu fakta lagi: Dia memiliki seorang putra bernama Steve. Steve kadang muncul di acara tersebut. Dia melukis bersama ayahnya.
Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Bob Ross penting karena dia mengajarkan kita untuk baik kepada diri sendiri. Dia tidak pernah mengkritik karyanya sendiri. Dia tidak pernah berkata "Saya melakukan kesalahan." Dia berkata "Saya membuat keputusan." Dia berkata "Itu adalah kecelakaan bahagia." Kita bisa menggunakan kata-kata itu dalam hidup kita sendiri.
Dia juga penting karena dia membuat seni dapat diakses. Dia menunjukkan bahwa siapa pun bisa melukis gunung. Siapa pun bisa melukis pohon. Anda tidak perlu gelar. Anda tidak perlu studio.
Acara ini terus menghibur generasi baru. Selama pandemi, jutaan orang menonton Bob Ross. Mereka membutuhkan suaranya yang tenang. Mereka membutuhkan pesan positifnya.
Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang ketekunan. Bob Ross memiliki masa kecil yang sulit. Dia bekerja di pabrik kayu. Dia berteriak kepada orang di militer. Dia menemukan kebahagiaannya dalam melukis. Dia membagikan kebahagiaan itu kepada dunia.
Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak bisa belajar pelajaran indah dari Bob Ross. Pertama, tidak ada kesalahan. Bob Ross berkata bahwa setiap kecelakaan bisa menjadi sesuatu yang indah. Anda meneteskan cat? Jadikan itu sebagai burung. Anda menggambar garis yang goyang? Jadikan itu sebagai cabang. Jangan menghapus. Sesuaikan.
Kedua, bersikaplah baik. Bob Ross tidak pernah mengatakan hal-hal jahat. Tidak tentang dirinya. Tidak tentang orang lain. Latihlah untuk bersikap baik dengan kata-kata Anda. Katakan hal-hal baik kepada diri sendiri. Katakan hal-hal baik kepada teman-teman Anda.
Ketiga, bagikan apa yang Anda cintai. Bob Ross mencintai melukis. Dia membagikannya kepada jutaan orang. Temukan apa yang Anda cintai. Bagikan itu. Ajari orang lain.
Akhirnya, bersantai. Bob Ross melukis dengan perlahan. Dia berbicara dengan lembut. Dia tidak pernah terburu-buru. Hidup bukanlah perlombaan. Luangkan waktu Anda. Nikmati prosesnya.
Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Bob Ross. Jawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua atau sendiri.
Apa nama acara televisi Bob Ross?
Teknik melukis apa yang digunakan Bob Ross?
Apa yang Bob Ross sebut kesalahannya?
Hewan peliharaan jenis apa yang dimiliki Bob Ross di acaranya?
Berapa lama waktu yang dibutuhkan Bob Ross untuk melukis sebuah gambar di TV?
Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Tonton satu episode "The Joy of Painting" dengan orang tua Anda. Episode Bob Ross ada di YouTube. Tonton dia melukis gunung. Kemudian coba lukis gunung Anda sendiri. Gunakan krayon atau cat air. Jangan khawatir jika tidak sempurna. Ingat: kecelakaan bahagia.
Aktivitas lainnya. Latihlah untuk mengatakan "pohon bahagia" di depan benda-benda. Pensil bahagia. Meja bahagia. PR bahagia. Katakan dengan senyuman. Bob Ross pasti akan setuju.
Bob Ross memiliki kehidupan yang sulit dan suara yang lembut. Dia tumbuh dalam kemiskinan. Dia bekerja di pabrik kayu. Dia berteriak kepada tentara di Angkatan Udara. Dia membenci berteriak. Dia menemukan melukis. Dia menemukan kedamaian. Dia menciptakan acara yang disebut "The Joy of Painting." Dia melukis pohon bahagia dan awan bahagia. Dia berkata, "Kita tidak membuat kesalahan. Kita memiliki kecelakaan bahagia." Dia mengajarkan jutaan orang untuk melukis. Dia mengajarkan jutaan orang untuk baik. Dia meninggal terlalu muda. Tetapi suaranya tetap hidup. Setiap hari, orang-orang menonton Bob Ross di YouTube. Mereka tertidur dengan kata-kata lembutnya. Mereka mengambil kuas untuk pertama kalinya. Kisahnya mengajarkan kita bahwa siapa pun bisa menciptakan. Siapa pun bisa baik. Siapa pun bisa menemukan kebahagiaan. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.

