Siapa yang Akan Kamu Hubungi untuk Bantuan? Mempelajari Nomor Darurat dan Apa yang Harus Dikatakan!

Siapa yang Akan Kamu Hubungi untuk Bantuan? Mempelajari Nomor Darurat dan Apa yang Harus Dikatakan!

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Pendahuluan

Mia sedang di rumah bersama neneknya. Tiba-tiba, neneknya duduk dengan cepat dan berkata, "Oh, saya merasa tidak enak badan." Mia melihat neneknya kesulitan bernapas. Mia tahu ini serius. Dia teringat kata-kata orang tuanya: "Dalam keadaan darurat, minta bantuan." Tapi berapa nomornya? Dan apa yang harus dia katakan? Untungnya, ayahnya telah mengajarinya. Dia mengangkat telepon, memutar 9-1-1, dan berkata dengan jelas, "Nenek saya kesulitan bernapas. Kami butuh bantuan." Bantuan tiba dengan cepat. Kemudian, ayahnya memeluknya. "Kamu tahu hal yang benar untuk dilakukan. Mari kita pastikan kamu dan semua temanmu juga tahu. Mari kita latih nomor darurat dan apa yang harus dikatakan. Bersiap adalah kekuatan super terbaik." Mia merasa bangga dan bertanggung jawab. Dia ingin semua orang memiliki kekuatan super ini. Mari kita pelajari bersama.

Penjelasan Pengetahuan Inti

Keadaan darurat adalah situasi serius di mana seseorang terluka parah, sangat sakit, atau dalam bahaya. Dalam keadaan darurat, kamu membutuhkan bantuan dari orang dewasa yang terlatih untuk membantu. Mereka disebut layanan darurat. Kamu menelepon mereka melalui telepon. Hal terpenting untuk dipelajari adalah nomor darurat dan apa yang harus dikatakan. Di Amerika Serikat dan Kanada, nomor darurat utama adalah 9-1-1. Ketika kamu menelepon 9-1-1, panggilanmu masuk ke orang yang disebut operator. Tugas mereka adalah mengirimkan penolong yang tepat kepadamu: polisi, petugas pemadam kebakaran, atau paramedis ambulans.

Tapi mengetahui nomornya saja tidak cukup. Kamu harus tahu apa yang harus dikatakan. Hal terpenting adalah tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam. Operator akan menanyakan pertanyaan kepadamu. Kamu perlu memberi tahu mereka tiga hal utama. Pertama, beri tahu mereka apa yang salah. Katakan, "Ibu saya terjatuh dan tidak bisa bangun." Atau, "Saya melihat api di dapur." Atau, "Orang asing mencoba masuk ke rumah kami." Jelaskan dengan jelas. Kedua, beri tahu mereka alamatnya. Alamat adalah tempat kamu berada. Sebutkan nomor rumah dan nama jalanmu. Misalnya, "Saya di 123 Maple Street." Jika kamu berada di toko atau taman, cobalah untuk menyebutkan namanya. "Saya di Central Park dekat air mancur besar." Ketiga, beri tahu mereka namamu. "Nama saya Leo."

Operator akan tetap di telepon bersamamu. Mereka mungkin akan memberikan instruksi kepadamu. "Tetap di saluran." "Apakah orang itu bernapas?" Dengarkan baik-baik dan lakukan apa yang mereka katakan. Jangan menutup telepon sampai mereka menyuruhmu. Ingat, 9-1-1 hanya untuk keadaan darurat yang sebenarnya. Keadaan darurat yang sebenarnya adalah ketika seseorang terluka parah, ada kebakaran, kamu melihat kejahatan, atau seseorang sangat sakit. Ini bukan untuk lutut yang tergores atau mainan yang hilang. Mempelajari nomor darurat dan apa yang harus dikatakan ini adalah keterampilan yang sangat dewasa. Itu berarti kamu siap untuk menjadi berani dan pintar.

Belajar Interaktif yang Menyenangkan

Cara terbaik untuk belajar adalah dengan berlatih. Mari kita mainkan "Panggilan Latihan." Dengan orang dewasa, gunakan telepon mainan atau telepon yang tidak terhubung. Berpura-pura kamu menelepon 9-1-1. Orang dewasa bisa menjadi operator. Mereka dapat bertanya, "9-1-1, apa keadaan daruratmu?" Kamu berlatih mengatakan, "Adik saya jatuh dari sepedanya dan kakinya terlihat bengkok. Kami di 456 Oak Road. Nama saya Sam." Kemudian bertukar peran. Kamu menjadi operator. Ajukan pertanyaan. Ini membuat nomor darurat dan apa yang harus dikatakan terasa familiar, tidak menakutkan.

Kegiatan menyenangkan lainnya adalah membuat "Kartu Info Darurat." Dapatkan kartu indeks. Tulis "DARURAT" di bagian atas dengan warna merah. Pada kartu, tulis nama lengkapmu. Tulis alamatmu. Tulis nomor telepon orang tuamu. Kamu dapat menggambar gambar kecil rumahmu. Simpan kartu ini di dekat telepon rumah atau di lemari es. Berlatih membacanya dengan lantang. "Alamat saya adalah 789 Pine Lane." Ini membantumu mengingatnya. Kamu juga dapat bermain game. Minta orang dewasa untuk menggambarkan sebuah adegan. "Kamu di rumah dan kamu mencium bau asap. Apa yang kamu lakukan?" Kamu mengucapkan langkah-langkahnya: Tetap tenang, pergi ke tempat yang aman, hubungi 9-1-1, sebutkan alamatnya, katakan ada kebakaran. Ini membangun keterampilan berpikirmu.

Pembelajaran yang Diperluas

Nomor darurat berbeda di berbagai negara. Di Inggris Raya, nomornya adalah 9-9-9. Di Australia, nomornya adalah 0-0-0. Di Uni Eropa, 1-1-2 adalah nomor umum. Jika kamu bepergian, penting untuk mengetahui nomor lokalnya. Tetapi idenya sama di mana-mana: nomor singkat dan mudah diingat untuk meminta bantuan. Nomor darurat dan apa yang harus kamu katakan yang sedang kamu pelajari adalah konsep universal. Dahulu kala, orang harus berlari untuk mendapatkan dokter atau berteriak meminta bantuan penjaga kota. Hari ini, kita beruntung memiliki telepon dan responden cepat.

Orang-orang yang menjawab 9-1-1 dilatih untuk tetap tenang. Mereka membantu penelepon dari segala usia. Mereka tahu kamu mungkin takut. Mereka akan membantumu melewatinya. Ada juga nomor penting lainnya. Kamu mungkin tahu nomor untuk Pengendalian Racun, atau doktermu. Tetapi 9-1-1 adalah yang paling penting untuk diketahui terlebih dahulu. Ketika kamu mempelajari nomor darurat dan apa yang harus dikatakan, kamu bergabung dengan komunitas orang-orang yang saling membantu. Mari kita buat nyanyian darurat. Nyanyian mudah diingat ketika kamu gugup.

Sembilan-satu-satu, adalah nomornya, hubungi saat kamu mendengar kecelakaan atau guntur! Tetap tenang, dan jadilah sangat berani, bantuan yang harus kamu dambakan! Sebutkan namamu, dan apa yang salah, dengan suara yang jelas dan kuat! Sebutkan jalan, dan nomor rumah juga, agar penolong tahu apa yang harus dilakukan! Dengarkan baik-baik, apa yang mereka katakan, bantuan segera datang!

Apa yang Akan Kamu Pelajari

Kamu sedang belajar tentang keselamatan, komunikasi, dan penolong masyarakat. Kamu sedang mempelajari nomor darurat utama dan apa yang harus dikatakan: nomor 9-1-1 (dan mengetahui negara lain memiliki nomor yang berbeda), cara menggambarkan keadaan darurat, cara memberikan alamatmu, dan cara memberikan namamu. Kamu juga sedang mempelajari kata-kata seperti darurat, operator, paramedis, alamat, dan tenang.

Kamu sedang mempelajari kalimat yang jelas dan menyelamatkan jiwa. Kamu dapat mengatakan, "Saya butuh ambulans. Ayah saya tidak bangun." Kamu dapat menyatakan, "Alamat saya adalah 10 River Road." Kamu dapat menjawab, "Nama saya Chloe." Kamu menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan informasi penting di bawah tekanan. Ini membangun kepercayaan diri dan kejelasan dalam komunikasi.

Kamu sedang membangun keterampilan keselamatan penting. Kamu sedang membangun kesadaran situasional. Kamu belajar mengenali keadaan darurat yang sebenarnya. Kamu sedang membangun memori prosedural. Kamu tahu langkah-langkah untuk melakukan panggilan. Kamu sedang membangun ketenangan. Kamu berlatih untuk tetap tenang. Kamu sedang membangun pengetahuan masyarakat. Kamu tahu bagaimana sistem darurat bekerja. Kamu sedang membangun tanggung jawab. Kamu dipercaya dengan pengetahuan penting.

Kamu sedang membentuk kebiasaan yang siap dan berani. Kebiasaan berpikir jernih dan bertindak tegas dalam situasi yang menakutkan. Kamu belajar bahwa bahkan seorang anak dapat menjadi pahlawan dengan mengetahui apa yang harus dilakukan. Menguasai nomor darurat dan apa yang harus dikatakan memberimu alat yang ampuh yang dapat menyelamatkan nyawa, termasuk nyawamu sendiri.

Menggunakan Apa yang Kamu Pelajari dalam Kehidupan

Bicaralah dengan keluargamu. Pastikan semua orang tahu rencana daruratnya. Berlatih mengucapkan alamatmu dengan lantang. Ketahui dua cara untuk keluar dari rumahmu. Letakkan Kartu Info Daruratmu di tempat yang terlihat. Jika kamu memiliki pengasuh, tunjukkan kartu itu kepada mereka. Ketika kamu pergi ke rumah teman, perhatikan alamatnya. Kamu dapat bertanya kepada orang tuamu, "Berapa alamatnya di sini?" agar kamu tahu. Selalu hubungi 9-1-1 dari tempat yang aman terlebih dahulu. Jika ada kebakaran, keluar, lalu hubungi.

Di sekolah, kamu akan memiliki latihan keselamatan. Ingat, prinsipnya sama. Dengarkan gurumu, yang seperti operator. Kamu dapat berbagi pengetahuanmu dengan teman sekelasmu. Kamu bahkan dapat melakukan pertunjukan dan bercerita tentang Kartu Info Daruratmu. Semakin sering kamu meninjau nomor darurat dan apa yang harus dikatakan, semakin siap kamu. Kamu berharap kamu tidak pernah membutuhkannya, tetapi kamu akan senang kamu mengetahuinya.

Dorongan Penutup

Kamu adalah juara keselamatan. Kamu adalah komunikator yang jelas. Kamu adalah penolong yang berani dan siap. Saya sangat bangga padamu. Belajar tentang nomor darurat dan apa yang harus dikatakan menunjukkan bahwa kamu bertanggung jawab, peduli, dan pintar.

Bawa pengetahuan ini bersamamu seperti perisai. Ini memungkinkanmu untuk menghadapi dunia dengan lapisan keselamatan tambahan. Ingat, menjadi berani tidak berarti kamu tidak takut. Itu berarti kamu tahu apa yang harus dilakukan bahkan ketika kamu takut. Kamu sedang mempelajari bahasa bantuan, dan itu adalah bahasa keberanian.

Kamu sadar, kamu fasih, dan kamu siap menjadi suara yang tenang dalam badai. Kerja bagus, pahlawan keselamatanku yang luar biasa.