Mengapa Anak-Anak Suka Bernyanyi tentang Semut Berbaris Satu per Satu?

Mengapa Anak-Anak Suka Bernyanyi tentang Semut Berbaris Satu per Satu?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Halo, para penjelajah muda dan guru yang luar biasa! Hari ini kita akan menjelajahi lagu yang menyenangkan tentang makhluk kecil. Mereka berbaris dalam satu barisan panjang. Mereka bekerja sama. Mereka menghadapi tantangan kecil di sepanjang jalan. Lagu tersebut adalah "The Ants Go Marching." Lirik lagu semut berbaris satu per satu sangat menyenangkan dan berulang. Anak-anak suka berhitung bersama semut. Mereka menyukai hal-hal lucu yang dilakukan setiap semut. Lagu ini mengajarkan berhitung dan kerja tim. Lagu ini membangun irama dan daya ingat. Mari kita ikuti semut yang berbaris bersama-sama. Mari kita temukan semua bait dan apa yang dilakukan setiap semut.

Apa Itu Rima Semut Berbaris? "The Ants Go Marching" adalah lagu anak-anak yang populer. Lagu ini menceritakan kisah semut yang berbaris dalam satu barisan. Mereka berbaris satu per satu, dua per dua, dan seterusnya hingga sepuluh. Setiap bait memperkenalkan angka baru. Setiap semut melakukan sesuatu yang konyol atau mengejutkan. Si kecil berhenti untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan. Kemudian mereka semua berbaris lagi.

Lagu ini kemungkinan berasal dari lagu rakyat Amerika kuno. Lagu ini menjadi populer pada abad ke-20. Sekarang anak-anak menyanyikannya di ruang kelas di mana-mana. Pola berhitungnya membuatnya bersifat edukatif. Aksi-aksi lucunya membuatnya menghibur.

Lagu ini memiliki struktur yang berulang. Setiap bait mengikuti pola yang sama. Pertama semut berbaris sesuai urutan angka. Kemudian si kecil berhenti untuk melakukan sesuatu. Kemudian mereka semua berbaris lagi. Pengulangan ini membantu anak-anak memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya. Mereka merasa berhasil ketika mereka dapat ikut serta.

Lirik Lagu Anak-Anak Mari kita lihat lirik lengkap semut berbaris satu per satu. Banyak versi yang ada. Berikut adalah versi yang paling umum.

Semut berbaris satu per satu, hurrah, hurrah. Semut berbaris satu per satu, hurrah, hurrah. Semut berbaris satu per satu, Si kecil berhenti untuk mengisap jempolnya, Dan mereka semua berbaris ke tanah Untuk keluar dari hujan. Boom, boom, boom, boom!

Semut berbaris dua per dua, hurrah, hurrah. Semut berbaris dua per dua, hurrah, hurrah. Semut berbaris dua per dua, Si kecil berhenti untuk mengikat sepatunya, Dan mereka semua berbaris ke tanah Untuk keluar dari hujan. Boom, boom, boom, boom!

Semut berbaris tiga per tiga, hurrah, hurrah. Semut berbaris tiga per tiga, hurrah, hurrah. Semut berbaris tiga per tiga, Si kecil berhenti untuk memanjat pohon, Dan mereka semua berbaris ke tanah Untuk keluar dari hujan. Boom, boom, boom, boom!

Lagu ini berlanjut hingga sepuluh. Setiap angka memiliki tindakan yang berbeda untuk semut kecil. Empat per empat, dia berhenti untuk menutup pintu. Lima per lima, dia berhenti untuk menyelam. Enam per enam, dia berhenti untuk memungut tongkat. Tujuh per tujuh, dia berhenti untuk berdoa kepada surga. Delapan per delapan, dia berhenti untuk menutup gerbang. Sembilan per sembilan, dia berhenti untuk memeriksa waktu. Sepuluh per sepuluh, dia berhenti untuk berkata "THE END!"

Belajar Kosakata dari Lagu Lagu berhitung ini mengajarkan banyak kata yang berguna. Mari kita jelajahi bersama.

Kata-kata angka: Lagu ini mengajarkan nama-nama angka dari satu hingga sepuluh. Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh. Anak-anak mendengarnya secara berulang dalam urutan. Ini membangun pengenalan angka.

Kata-kata tindakan: Setiap bait memperkenalkan kata kerja tindakan baru. Mengisap, mengikat, memanjat, menutup, menyelam, memungut, berdoa, memeriksa, berkata. Ini adalah kata kerja umum yang digunakan anak-anak. Mempelajarinya dalam sebuah lagu membuatnya mudah diingat.

Kata-kata tubuh: Lagu tersebut menyebutkan "jempol" dan "sepatu." Ini adalah kata-kata tubuh dan pakaian. Anak-anak belajar untuk menyebutkan bagian tubuh mereka dan apa yang mereka kenakan.

Kata-kata cuaca: Lagu tersebut diakhiri dengan hujan. Anak-anak belajar bahwa semut pergi ke bawah tanah untuk menghindari hujan. Ini terhubung dengan pengamatan dunia nyata.

Kata-kata seruan: Lagu ini menggunakan "hurrah" dan "boom." Ini adalah kata-kata yang menyenangkan dan ekspresif. Anak-anak suka meneriakkannya. Mereka menambahkan kegembiraan pada lagu.

Poin Fonik dalam Rima Lagu berbaris ini menawarkan latihan fonik yang sangat baik. Mari kita lihat beberapa bunyi penting.

Dengarkan bunyi "m". Bunyi ini muncul dalam "berbaris" di seluruh lagu. Bunyi "m" dibuat dengan bibir tertutup. Berlatih bersama. "M-m-berbaris." Bunyi ini muncul dalam banyak kata tindakan.

Dengarkan bunyi "r". Bunyi ini muncul dalam "hujan" dan "berbaris." Bunyi "r" bisa jadi rumit. Berlatih bersama. "H-h-hujan." "Be-r-baris." Bunyi ini muncul dalam kata-kata cuaca.

Dengarkan kata-kata yang berima. Satu dan jempol. Dua dan sepatu. Tiga dan pohon. Empat dan pintu. Lima dan menyelam. Enam dan tongkat. Tujuh dan surga. Delapan dan gerbang. Sembilan dan waktu. Sepuluh dan akhir. Rima ini membangun kesadaran fonemik. Anak-anak belajar mengenali pola bunyi.

Pola Tata Bahasa dalam Lagu Lagu ini berisi pola tata bahasa yang berguna untuk pelajar muda.

Tenses progresif sekarang: Lagu ini menggunakan "sedang berbaris." Ini menunjukkan tindakan yang sedang berlangsung. Anak-anak belajar untuk menggambarkan hal-hal yang sedang terjadi sekarang.

Frasa preposisional: Lagu ini menggunakan "ke tanah" dan "keluar dari hujan." Frasa-frasa ini menunjukkan gerakan dan lokasi. Anak-anak belajar untuk menggambarkan ke mana sesuatu pergi.

Kesepakatan angka: Lagu ini mengajarkan kesepakatan angka. "Satu per satu" cocok dengan tunggal. "Dua per dua" cocok dengan jamak. Anak-anak mempelajari pola ini secara alami.

Pola kalimat: Setiap bait mengikuti struktur yang sama. Ini membantu anak-anak memprediksi bahasa. Mereka dapat membuat bait baru menggunakan pola tersebut.

Kegiatan Belajar untuk Lagu Lagu ini cocok untuk banyak kegiatan. Berikut adalah beberapa ide untuk memperluas pembelajaran.

Marching Band: Bariskan anak-anak seperti semut yang berbaris. Mereka berbaris mengelilingi ruangan sambil bernyanyi. Tambahkan instrumen seperti drum atau pengocok. Bagian "boom, boom, boom" sangat cocok untuk menabuh drum. Ini membangun koordinasi dan irama.

Garis Berhitung Semut: Buat garis gambar semut. Beri nomor dari satu hingga sepuluh. Saat anak-anak menyanyikan setiap bait, mereka menunjuk ke jumlah semut yang benar. Ini menghubungkan lagu dengan penghitungan visual.

Mainkan Aksi: Perankan tindakan setiap semut kecil. Mengisap jempol, mengikat sepatu, memanjat pohon, menutup pintu, menyelam, memungut tongkat, berdoa, menutup gerbang, memeriksa waktu, berkata "THE END!" Hubungan fisik ini membuat kata-kata mudah diingat.

Kerajinan Semut: Buat semut sederhana dari karton telur atau kertas. Warnai hitam. Tambahkan mata googly. Anak-anak dapat menggunakannya untuk memerankan lagu. Ini menggabungkan seni dan musik.

Materi yang Dapat Dicetak untuk Lagu Sumber daya yang dapat dicetak mendukung pembelajaran dari lagu. Mereka memberikan penguatan visual.

Poster Angka: Buat poster untuk setiap angka dari satu hingga sepuluh. Tunjukkan banyak semut yang berbaris. Tuliskan bait untuk angka itu. Tampilkan di sekitar ruangan. Ini mendukung pengenalan angka dan membaca.

Kartu Berhitung Semut: Buat kartu dengan jumlah semut yang berbeda. Anak-anak menghitung semut dan mencocokkannya dengan kartu angka. Ini membangun keterampilan berhitung bersama dengan lagu.

Kartu Flash Aksi: Buat kartu yang menunjukkan tindakan setiap semut kecil. Mengisap jempol, mengikat sepatu, memanjat pohon. Gunakan ini selama lagu. Angkat kartu yang cocok untuk setiap bait.

Halaman Mewarnai: Buat halaman mewarnai untuk setiap bait. Tunjukkan banyak semut yang berbaris. Tunjukkan si kecil melakukan aksinya yang istimewa. Mewarnai memperkuat kosakata secara diam-diam.

Permainan Edukasi untuk Lagu Permainan membuat belajar dari lagu menjadi lebih menyenangkan.

Lomba Garis Semut: Bagi anak-anak menjadi beberapa tim. Beri setiap tim satu set gambar semut yang diberi nomor satu hingga sepuluh. Mainkan lagunya. Tim harus menyusun semut mereka dalam urutan yang benar secepat mungkin. Ini membangun keterampilan urutan angka.

Apa yang Dilakukan Si Kecil?: Sebutkan sebuah angka. Anak-anak harus mengingat dan memerankan apa yang dilakukan semut kecil. "Nomor empat!" Anak-anak memerankan menutup pintu. Ini membangun daya ingat dan ingatan.

Petak Umpet Semut: Sembunyikan gambar semut di sekitar ruangan dengan nomor di atasnya. Anak-anak menemukannya dan membawanya ke depan. Mereka harus menempatkannya dalam urutan dari satu hingga sepuluh. Ini menggabungkan gerakan dan keterampilan angka.

Penciptaan Bait Baru: Tantang anak-anak untuk membuat bait baru untuk angka di atas sepuluh. "Sebelas per sebelas, si kecil berhenti untuk pergi ke surga." Atau gunakan tindakan yang berbeda. Ini membangun kreativitas dan keterampilan bahasa.

Bingo Semut: Buat kartu bingo dengan tindakan dari lagu. Mengisap jempol, mengikat sepatu, memanjat pohon, menutup pintu, menyelam, memungut tongkat, berdoa, menutup gerbang, memeriksa waktu, mengucapkan akhir. Sebutkan tindakan. Anak-anak menutupinya. Ini membangun kosakata tindakan.

Melalui lagu yang menyenangkan ini, anak-anak belajar berhitung dari satu hingga sepuluh. Mereka belajar kata kerja tindakan dan pola rima. Mereka berbaris dan bernyanyi bersama. Lirik semut berbaris satu per satu menciptakan kegembiraan dan pembelajaran pada saat yang sama. Lagu ini membangun keterampilan angka dan koordinasi. Lagu ini menghubungkan anak-anak satu sama lain melalui musik dan gerakan. Setiap bait menambahkan angka baru dan tindakan baru. Si kecil menjadi karakter kesayangan yang dinantikan anak-anak untuk ditemui lagi dan lagi.