Keluarga dimulai dengan cinta. Dua orang memilih untuk membangun hidup bersama. Bahasa Inggris memberi kita keluarga kata yang lembut untuk komitmen ini. Akarnya adalah "marry." Dari akar ini muncul tiga kata lagi. "Marriage" menamai persatuan itu sendiri. "Married" menggambarkan seseorang yang berada dalam persatuan ini. "Marital" menggambarkan apa pun yang berhubungan dengan persatuan ini. Keempat kata ini membantu anak-anak memahami bagaimana keluarga terbentuk. Mereka juga membantu anak-anak berbicara tentang cinta dan komitmen. Mari kita jelajahi keluarga yang bermakna ini.
Apa Maksudnya "Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda"? Satu tindakan mengambil bentuk kata yang berbeda. "Marry" adalah kata kerja. Dua orang menikah ketika mereka saling mencintai. "Marriage" adalah kata benda untuk persatuan. Pernikahan menyatukan dua keluarga. "Married" adalah kata sifat untuk seseorang. Orang yang sudah menikah berbagi hidup dengan seseorang. "Marital" adalah kata sifat untuk apa pun yang berhubungan dengan pernikahan. Janji pernikahan menjanjikan perawatan seumur hidup. Anak Anda melihat pola ini dalam kata-kata lain. "Join" menjadi "joint" dan "joining." "Marry" mengikuti logika yang serupa. Pelajari akarnya. Kemudian tambahkan akhiran.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Kata ganti juga berubah bentuk. "I" menjadi "me." "She" menjadi "her." "We" menjadi "us." Ini menunjukkan bahwa bahasa Inggris mengubah kata untuk tata bahasa. Keluarga kata kita "marry" berubah untuk tata bahasa juga. Tetapi juga berubah untuk makna. Kata kerja menunjukkan tindakan. Kata benda menamai sebuah persatuan. Kata sifat menggambarkan seseorang atau kualitas. Mempelajari peran-peran ini membantu anak Anda berbicara tentang struktur keluarga dengan jelas.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat – Satu Keluarga, Banyak Kata "Marry" adalah kata kerja. Mereka berencana untuk menikah di musim semi. "Marriage" adalah kata benda. Pernikahan mereka penuh dengan tawa. "Married" adalah kata sifat untuk orang. Dia menikah dengan sahabatnya. "Marital" adalah kata sifat untuk hal-hal yang berhubungan dengan pernikahan. Mereka mencari nasihat pernikahan dari orang tua mereka. Keluarga ini memberi anak Anda empat alat untuk memahami ikatan keluarga. Satu akar. Empat cara untuk berbicara tentang komitmen.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas Mari kita ikuti kisah cinta. Dua orang memutuskan untuk menikah setelah bertahun-tahun bersama. Pernikahan mereka dimulai dengan upacara. Mereka menjadi pasangan suami istri. Mereka membuat keputusan pernikahan bersama, seperti di mana harus tinggal. Lihat bagaimana "marry" berjalan melalui keempat kalimat. Setiap bentuk menambahkan lapisan baru. Anak Anda dapat mengatakan "Mereka akan menikah." "Pernikahan mereka kuat." "Mereka sudah menikah sekarang." "Mereka memiliki tanggung jawab pernikahan." Satu akar menceritakan keseluruhan kisah komitmen.
Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Bagaimana anak Anda tahu pekerjaannya? Lihat posisi kalimatnya. Setelah "will," "want to," atau "plan to," gunakan kata kerja. Contoh: "Mereka ingin menikah tahun depan." Sebagai subjek atau objek, gunakan kata benda "marriage." Contoh: "Pernikahan membutuhkan kerja keras dan kegembiraan." Sebelum kata benda atau setelah "be," gunakan "married" untuk seseorang. Contoh: "Dia menikah dengan dua anak." Sebelum kata benda, gunakan "marital" untuk hal-hal yang terkait. Contoh: "Mereka membahas peran pernikahan." Akhiran memberikan petunjuk. "Marry" adalah kata kerja. "-age" menandakan kata benda untuk persatuan. "-ed" menandakan kata sifat untuk seseorang. "-al" menandakan kata sifat untuk hal-hal yang terkait.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Dari "married" kita dapat membuat kata keterangan "marriedly." Kata ini sangat langka. Dari "marital" kita dapat membuat "maritally." Contoh: "Mereka hidup secara pernikahan sebagai pasangan." Ini sudah mahir. Pelajar muda tidak membutuhkan kata keterangan ini. Fokus pertama pada "marry," "marriage," "married," dan "marital." Ajarkan aturan "-ly" secara singkat. Sebagian besar kata sifat menjadi kata keterangan dengan "-ly." "Quick" menjadi "quickly." "Marital" menjadi "maritally." Anak Anda akan bertemu pola ini nanti.
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) "Marry" memiliki ganda "r" dan diakhiri dengan "y." "Y" berubah ketika kita menambahkan akhiran. Ketika kita menambahkan "-age" untuk membuat "marriage," kita mengubah "y" menjadi "i" dan menghilangkan satu "r"? Sebenarnya "marry" menjadi "marriage." "Y" berubah menjadi "i." Kemudian kita tambahkan "age." Ganda "r" menjadi tunggal? Ya. "Marry" memiliki dua "r"s. "Marriage" memiliki satu "r." Ini adalah perubahan yang tidak teratur. Ketika kita menambahkan "-ed" untuk membuat "married," kita mengubah "y" menjadi "i" dan mempertahankan ganda "r." "Marry" menjadi "married." Dua "r" tetap. Ketika kita menambahkan "-al" untuk membuat "marital," kita mengubah "y" menjadi "i" dan mempertahankan satu "r"? "Marital" memiliki satu "r." Keluarga ini memiliki keanehan ejaan. Latih setiap kata secara terpisah. Perubahan mengikuti aturan "y to i." Ketika sebuah kata diakhiri dengan konsonan + "y," ubah "y" menjadi "i" sebelum menambahkan sebagian besar akhiran. "Marry" diakhiri dengan "r" + "y." Jadi "y" menjadi "i" untuk "marriage," "married," dan "marital."
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat sederhana ini dengan anak Anda.
Mereka berencana untuk (marry / marriage) musim panas mendatang. (Jawaban: marry)
Sebuah (marry / marriage) yang kuat membutuhkan kebaikan dan kesabaran. (Jawaban: marriage)
Dia (marrying / married) dengan orang yang baik hati. (Jawaban: married)
Mereka membahas tanggung jawab (married / marital) seperti berbagi pekerjaan rumah. (Jawaban: marital)
Apakah kamu akan (marriage / marry) aku? (Jawaban: marry)
Buat kalimat Anda sendiri dari cerita keluarga. Katakan "Kakek dan Nenek memilih untuk menikah sejak lama." Katakan "Pernikahan mereka telah berlangsung selama 50 tahun." Katakan "Mereka masih bahagia menikah." Katakan "Mereka menunjukkan kerja tim pernikahan yang hebat."
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Bicaralah tentang kisah keluarga Anda sendiri. Jika Anda sudah menikah, bagikan bagaimana Anda bertemu. Gunakan kata-katanya. Katakan "Kami memutuskan untuk menikah karena kami saling mencintai." Katakan "Pernikahan kami dimulai dengan upacara kecil." Katakan "Kami masih menikah setelah bertahun-tahun ini." Katakan "Kami mengerjakan kemitraan pernikahan kami setiap hari." Berbagi ini membangun koneksi keluarga dan kosakata.
Bacalah buku tentang pernikahan dan keluarga. Banyak buku anak-anak menunjukkan berbagai jenis keluarga. Berhenti sejenak saat membaca. Tanyakan "Siapa yang akan menikah dengan siapa?" Tanyakan "Apa yang terjadi pada perayaan pernikahan ini?" Tanyakan "Apakah karakter ini sudah menikah?" Tanyakan "Tradisi pernikahan apa yang mereka ikuti?" Pertanyaan-pertanyaan ini membangun kesadaran budaya.
Gambar silsilah keluarga. Tunjukkan bagaimana keluarga dimulai dengan pernikahan. Gunakan kata-katanya. Katakan "Dua orang menikah untuk memulai keluarga baru." Katakan "Pernikahan mereka menciptakan keluarga ini." Katakan "Mereka menikah satu sama lain." Katakan "Ini adalah hubungan pernikahan." Alat visual ini membuat konsep abstrak menjadi konkret.
Diskusikan berbagai jenis keluarga. Beberapa anak memiliki orang tua yang sudah menikah. Beberapa memiliki orang tua yang bercerai. Beberapa memiliki orang tua yang tidak pernah menikah. Beberapa memiliki dua ibu atau dua ayah. Katakan "Keluarga datang dalam berbagai bentuk." Katakan "Pernikahan adalah salah satu cara orang menunjukkan komitmen." Katakan "Beberapa pasangan menikah memiliki anak. Beberapa tidak." Katakan "Semua keluarga pantas mendapatkan rasa hormat." Percakapan ini membangun empati dan pengertian.
Gunakan "marital" untuk kerja tim. Katakan "Bekerja bersama sebagai tim adalah keterampilan pernikahan." Katakan "Berbagi pekerjaan rumah adalah tanggung jawab pernikahan." Katakan "Saling mendengarkan adalah kekuatan pernikahan." Ini menunjukkan kepada anak Anda bahwa pernikahan adalah tentang kemitraan, bukan hanya upacara.
Jangan terlalu menyederhanakan. Anak-anak mungkin bertanya "Mengapa beberapa orang tua tidak menikah?" Jawab dengan jujur tetapi lembut. "Ada banyak alasan. Beberapa memilih untuk tidak menikah. Beberapa sedang menunggu. Yang paling penting adalah keluarga saling mencintai." Pembicaraan jujur ini membangun kepercayaan.
Rayakan cinta dalam segala bentuknya. Pernikahan adalah salah satu cara orang saling mencintai. Persahabatan yang panjang, ikatan orang tua-anak, dan keluarga pilihan juga adalah cinta. Katakan "Cinta bisa terlihat dalam banyak cara. Pernikahan adalah salah satu cara yang indah."
Sekarang Anda memiliki panduan lengkap. Bicaralah tentang pernikahan sebagai ikatan cinta. Hormati orang yang sudah menikah dalam keluarga Anda. Perhatikan kerja tim pernikahan. Keluarga kata ini melakukan lebih dari sekadar mengajar bahasa Inggris. Itu mengajarkan bahwa komitmen itu penting. Itu mengajarkan bahwa keluarga tumbuh dari cinta. Itu mengajarkan bahwa setiap kisah keluarga pantas mendapatkan rasa hormat. Teruslah mencintai. Teruslah tumbuh bersama. Satu keluarga kata pada satu waktu.

