Setiap tindakan memiliki tujuan. Kamu makan untuk menghilangkan rasa lapar. Kamu belajar untuk menambah ilmu. Tetapi terkadang, kamu ingin lebih jelas tentang tujuanmu. Kamu menggunakan frasa khusus. 'In order to' dan 'so as to' adalah "Perencana Tujuan"-mu. Mereka membantumu menjelaskan dengan tepat mengapa kamu melakukan sesuatu. Mari kita pelajari cara menggunakan alat yang jelas dan formal ini.
Apa Itu 'Perencana Tujuan'?
Ini adalah frasa yang menunjukkan alasan atau tujuan dari suatu tindakan. Mereka menjawab pertanyaan "Mengapa?" Mereka sedikit lebih formal daripada hanya menggunakan 'to'. Mereka membuat tujuan sangat jelas. Di rumah, kamu mungkin berkata, "Saya menabung uang in order to membeli game baru." Tujuannya jelas. Di taman bermain, sebuah tanda mungkin bertuliskan, "Berjalanlah perlahan so as to tidak terpeleset." Tujuannya adalah keselamatan. Di sekolah, "Kami membaca instruksi dengan hati-hati in order to memahami tugas." Alasannya jelas. Di alam, "Burung bermigrasi ke selatan in order to menemukan cuaca yang lebih hangat." Tujuannya adalah kelangsungan hidup. Perencana ini menambah kejelasan dan sentuhan formalitas.
Mengapa Perencana Ini Sangat Berharga?
Menggunakan ungkapan tujuan membuatmu menjadi komunikator yang tepat dan bijaksana. Ini membantu telingamu, suaramu, mata bacaanmu, dan tangan tulismu.
Pertama, ini membantu pendengaranmu. Kamu mendengar seorang guru berkata, "Harap tenang so as to tidak mengganggu orang lain." Kamu segera memahami alasan pentingnya. Dalam sebuah acara sains, pembawa acara mungkin berkata, "Robot itu dibangun in order to menjelajahi Mars." Kamu menangkap misi utama. Kamu belajar untuk mendengarkan alasan dan tujuan dalam penjelasan.
Selanjutnya, itu membuat ucapan dan tulisanmu sangat jelas dan disengaja. Kamu dapat memberikan alasan dengan sopan. "Saya menelepon in order to mengajukan pertanyaan." Ini terdengar lebih formal daripada "Saya menelepon untuk bertanya." Kamu dapat menulis aturan yang jelas. "Harap berbaris so as to memasuki aula dengan aman." Instruksimu mudah diikuti. Orang-orang memahami niatmu dengan sempurna.
Kemudian, itu memberimu kekuatan membaca super. Kamu membaca sebuah manual. Dikatakan, "Hubungkan kabel in order to menyelesaikan rangkaian." Kamu tahu langkah selanjutnya memiliki tujuan tertentu. Ini membantumu memahami proses dan instruksi dalam buku teks. Kamu dapat mengikuti logika mengapa sesuatu dilakukan.
Terakhir, itu membuat tulisanmu, terutama untuk sekolah, lebih terstruktur dan matang. Esai dan laporanmu terdengar profesional. Alih-alih menulis "Kami melakukan percobaan untuk melihat hasilnya," kamu dapat menulis "Percobaan dilakukan in order to mengamati reaksi kimia." Tulisanmu menunjukkan bahwa kamu dapat memikirkan penyebab dan tujuan.
Temui Dua Perencana Tujuan
Mari kita temui kedua perencana itu. Mereka sangat mirip dan seringkali dapat digunakan dengan cara yang sama.
Pertama, Pengatur Tujuan yang Jelas: In Order To. Ini adalah perencana yang paling umum dan serbaguna. Ini digunakan untuk mengungkapkan tujuan positif atau negatif. Strukturnya adalah: Tindakan + in order to + kata kerja dasar + tujuan. Lihat contoh-contoh ini. Di rumah: "Saya merapikan kamar saya in order to menemukan mainan saya yang hilang." Di taman bermain: "Kami membentuk tim in order to memenangkan permainan." Di sekolah: "Dia mengangkat tangannya in order to menjawab." Di alam: "Bunga itu mekar in order to menarik lebah."
Sekarang, Pengatur Tujuan Formal: So As To. Perencana ini sedikit lebih formal. Ini sering digunakan dalam instruksi tertulis atau pidato formal. Ini sangat umum dalam bentuk negatif: 'so as not to'. Strukturnya adalah: Tindakan + so as to + kata kerja dasar + tujuan. Lihat contoh-contoh ini. Di rumah: "Bicaralah dengan tenang so as to tidak membangunkan bayi." (Tujuan negatif). Di taman bermain: "Dia menyingkir so as to membiarkan orang lain lewat." Di sekolah: "Periksa pekerjaanmu so as to menghindari kesalahan." Di alam: "Beberapa hewan bersembunyi so as to tidak terlihat oleh predator."
Mereka sangat dekat dalam maknanya. Kamu sering dapat menggunakan salah satunya. 'In order to' lebih umum dalam penulisan sehari-hari. 'So as to' (terutama 'so as not to') sangat bagus untuk peringatan dan instruksi yang hati-hati.
Alat Detektifmu: Cara Mengenali Mereka
Menemukan ungkapan ini mudah. Carilah frasa 'in order to' atau 'so as to' dalam sebuah kalimat. Mereka selalu diikuti oleh bentuk dasar dari kata kerja (seperti 'pergi', 'melihat', 'belajar'). Tanyakan pada diri sendiri: "Apakah frasa ini menjelaskan alasan dari tindakan sebelum itu?" Jika ya, kamu telah menemukan perencana tujuan. Polanya adalah: [Klausa Tindakan] + [in order to/so as to] + [Frasa Kata Kerja Dasar].
Cara Menggunakan Perencana Tujuanmu dengan Benar
Menggunakannya sangat mudah. Pertama, kamu memiliki tindakan utama. Kemudian, gunakan perencana pilihanmu. Terakhir, nyatakan tujuan dengan kata kerja dasar. Ingat, kamu tidak dapat menggunakan kata benda setelah perencana ini. Jangan katakan "Saya belajar in order to nilai bagus." Katakan "Saya belajar in order to mendapatkan nilai bagus." Rumusnya adalah: Subjek + Kata Kerja (Tindakan) + in order to/so as to + Kata Kerja Dasar (Tujuan). Kamu juga dapat memulai kalimat dengan perencana untuk penekanan. "In order to mengejar bus, kita harus berangkat sekarang."
Ups! Mari Kita Perbaiki Kesalahan Umum
Semua orang membuat kesalahan. Mari kita perbaiki yang umum. Satu kesalahan besar adalah menggunakan 'for' alih-alih perencana ini dengan kata kerja. Seorang anak mungkin menulis, "Saya pergi ke toko for membeli susu." Ini salah. Gunakan 'to' atau perencana tujuan: "Saya pergi ke toko untuk membeli susu." Atau, lebih formal, "Saya pergi ke toko in order to membeli susu."
Kesalahan lain adalah menggunakan bentuk kata kerja yang salah setelah perencana. Jangan katakan, "Dia berolahraga so as to tetap sehat." Setelah 'to' dalam perencana, selalu gunakan kata kerja dasar. Katakan, "Dia berolahraga so as to tetap sehat."
Kesalahan ketiga adalah terlalu sering menggunakannya. Dalam percakapan santai, hanya 'to' seringkali sudah cukup. "Saya makan untuk hidup." Menggunakan 'in order to' setiap saat bisa terdengar terlalu formal. Gunakan mereka ketika kamu ingin sangat jelas atau sedikit lebih formal.
Apakah Kamu Siap untuk Tantangan Perencanaan?
Uji keterampilanmu. Pikirkan tentang tugas yang kamu lakukan. Jelaskan mengapa kamu melakukannya menggunakan 'in order to'. Sekarang, pikirkan tentang aturan keselamatan di kolam renang. Jelaskan menggunakan 'so as not to'. Lihatlah kalimat sederhana: "Saya memakai kacamata." Berikan alasan menggunakan 'in order to'. Terakhir, tulis serangkaian tiga instruksi untuk siswa baru di kelasmu. Gunakan setidaknya satu 'in order to' dan satu 'so as to'. Jadilah panduan yang jelas!
Kamu Sekarang adalah Pro Perencanaan Tujuan
Kamu telah belajar tentang ungkapan tujuan. Kamu tahu 'in order to' dan 'so as to' adalah Perencana Tujuanmu. Mereka dengan jelas menjelaskan mengapa suatu tindakan dilakukan. Kamu mengerti bahwa mereka diikuti oleh kata kerja dasar. Kamu dapat menggunakannya untuk membuat ucapan dan tulisanmu lebih tepat. Kamu bahkan dapat memperbaiki kesalahan umum. Kamu sekarang dapat menjelaskan tujuanmu dengan jelas.
Kamu dapat mempelajari banyak hal dari artikel ini. Kamu sekarang tahu bahwa 'in order to' dan 'so as to' adalah ungkapan yang digunakan untuk menjelaskan tujuan atau alasan dari suatu tindakan. Kamu mengerti bahwa mereka lebih formal daripada hanya menggunakan 'to' dan diikuti oleh bentuk dasar dari kata kerja. Kamu belajar bahwa 'so as to' sering digunakan dalam pernyataan negatif ('so as not to') untuk peringatan atau instruksi yang hati-hati. Kamu melihat bagaimana menyusun kalimat dengan ungkapan ini dan bagaimana menghindari kesalahan umum seperti menggunakan 'for' dengan kata kerja. Kamu juga tahu kapan saat yang tepat untuk menggunakan frasa yang lebih formal ini.
Sekarang, cobalah menggunakan pengetahuan barumu dalam kehidupan nyata. Berikut adalah dua ide menyenangkan. Pertama, mainkan game "Detektif Mengapa". Selama satu hari, cobalah untuk menjelaskan tindakanmu menggunakan 'in order to'. Misalnya, "Saya memakai sepatu saya in order to pergi keluar." Kedua, buat poster "Penolong Kelas". Tulis tiga aturan untuk menjadi penolong yang baik, masing-masing menggunakan 'in order to' atau 'so as to'. Contoh: "Kembalikan buku ke rak so as to menjaga perpustakaan tetap rapi." Tampilkan postermu. Selamat merencanakan dengan tujuan!

