Setiap hari anak Anda membuat pilihan. Beberapa pilihan terjadi secara tidak sengaja. Yang lain berasal dari rencana yang jelas. Bahasa Inggris memiliki keluarga kata yang indah untuk tindakan yang direncanakan. Akarnya adalah “intend.” Dari akar ini muncul tiga kata lagi. “Intention” menamai rencana itu sendiri. “Intentional” menggambarkan tindakan yang direncanakan. “Intentionally” memberi tahu bagaimana seseorang melakukan tindakan yang direncanakan. Keempat kata ini membantu anak-anak berbicara tentang tujuan. Mereka juga membantu anak-anak memahami benar dan salah. Mari kita jelajahi keluarga yang bijaksana ini.
Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu arti mengambil bentuk yang berbeda. “Intend” berarti merencanakan atau ada dalam pikiran. “Intention” adalah rencana atau tujuan. “Intentional” menggambarkan sesuatu yang dilakukan dengan sengaja. “Intentionally” menggambarkan cara seseorang melakukan sesuatu dengan sengaja. Anak Anda melihat pola ini setiap hari. “Help” menjadi “helpful” dan “helpfully.” “Kind” menjadi “kindness.” “Intend” mengikuti logika yang sama. Pelajari akarnya. Kemudian tambahkan akhiran baru. Setiap akhiran memberikan pekerjaan baru.
Kata Ganti Orang Berubah Bentuknya Kata ganti juga mengubah bentuknya. “I” menjadi “me.” “You” tetap “you.” “She” menjadi “her.” Ini menunjukkan bahwa bahasa Inggris mengubah kata untuk posisi tata bahasa yang berbeda. Keluarga kata kita “intend” juga berubah untuk posisi tata bahasa yang berbeda. Tetapi juga berubah untuk makna. Kata kerja menunjukkan tindakan. Kata benda menunjukkan suatu hal. Kata sifat menggambarkan. Kata keterangan menggambarkan suatu tindakan. Mempelajari keempat peran ini membangun keterampilan bahasa yang kuat.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata “Intend” adalah kata kerjanya. Anda bermaksud menelepon seorang teman. “Intention” adalah kata bendanya. Niat Anda adalah untuk menyapa. “Intentional” adalah kata sifatnya. Panggilan yang disengaja berarti Anda telah merencanakannya. “Intentionally” adalah kata keterangan. Anda dengan sengaja memutar nomornya. Keluarga ini memberi anak Anda seperangkat alat yang lengkap. Satu akar. Empat bagian dari ucapan. Anak Anda dapat mengungkapkan sebuah rencana, menamainya, menggambarkannya, dan menjelaskan cara melakukannya. Semuanya dari satu akar kecil.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas Mari kita buat sebuah cerita. Seorang anak ingin berbagi mainan. Anak itu bermaksud untuk memberi giliran. Niatnya adalah kebaikan. Anak itu membuat pilihan yang disengaja. Anak itu dengan sengaja menyerahkan mainan itu. Lihat bagaimana akar “tend” berjalan melalui semua kalimat. “Tend” berarti meregangkan atau mengarah ke. Bermaksud berarti meregangkan pikiran Anda ke arah tujuan. Intention adalah tujuannya sendiri. Tindakan yang disengaja mengarah ke tujuan itu. Intentionally menggambarkan jangkauan itu. Citra ini membantu anak-anak mengingat.
Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Bagaimana anak Anda tahu pekerjaannya? Lihatlah posisi kalimatnya. Setelah “to,” “will,” atau “might,” gunakan kata kerjanya. Contoh: “I intend to finish my drawing.” Setelah “my,” “your,” atau “the,” gunakan kata bendanya. Contoh: “My intention is good.” Sebelum kata benda, gunakan kata sifatnya. Contoh: “That was an intentional mistake.” Sebelum kata kerja, gunakan kata keterangan. Contoh: “She intentionally left the door open.” Akhiran juga memberikan petunjuk. “-end” menandakan dasar kata kerja. “-tion” menandakan kata benda. “-al” menandakan kata sifat. “-ly” menandakan kata keterangan.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Keluarga ini menunjukkan aturan “-ly” dengan sempurna. Ambil kata sifat “intentional.” Tambahkan “-ly” untuk membuat kata keterangan “intentionally.” Tidak ada perubahan ejaan. Tidak ada trik. Banyak kata sifat bekerja dengan cara ini. “Quick” menjadi “quickly.” “Careful” menjadi “carefully.” “Intentional” menjadi “intentionally.” Ajarkan anak Anda untuk memperhatikan akhiran “-al.” Sebagian besar kata sifat “-al” menjadi kata keterangan “-ally.” “Accidental” menjadi “accidentally.” “Magical” menjadi “magically.” “Musical” menjadi “musically.” Aturan ini membuka ratusan kata keterangan.
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya) “Intend” tidak memiliki huruf ganda. Kabar baik. “Intention” menambahkan “-tion.” Jangan hilangkan apa pun. Pertahankan “d.” “Intentional” menambahkan “-al.” Pertahankan “d.” Pertahankan “tion.” “Intentionally” menambahkan “-ly.” Pertahankan semuanya. Keluarga ini sangat stabil. Tidak ada “e” yang tidak bersuara yang harus dihilangkan. Tidak ada “y” yang harus diubah. Tidak ada huruf ganda yang perlu diingat. Namun, perhatikan kata yang mirip “intent.” Kata itu adalah bentuk yang lebih pendek. Itu berarti sama dengan intention. Tetapi “intent” tidak memiliki akhiran “-tion.” Anak Anda mungkin bertemu dengan kedua bentuk tersebut. Keduanya baik-baik saja.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba pertanyaan sederhana ini dengan anak Anda.
I (intend / intention) to clean my room tomorrow. (Jawaban: intend)
His (intentional / intention) was to make her laugh. (Jawaban: intention)
That was not an accident. It was (intention / intentional). (Jawaban: intentional)
She (intentionally / intention) chose the red crayon. (Jawaban: intentionally)
Do you (intention / intend) to come to the party? (Jawaban: intend)
Buat kalimat Anda sendiri saat makan malam. Bicaralah tentang rencana untuk akhir pekan. Katakan “I intend to bake cookies.” Katakan “My intention is to have fun.” Katakan “It will be an intentional family time.” Katakan “We will intentionally put away our phones.”
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Mainkan permainan menebak niat. Sebelum suatu tindakan, tanyakan “Apa yang ingin kamu lakukan?” Setelah tindakan tersebut, tanyakan “Apakah itu niatmu?” Tanyakan “Apakah itu disengaja atau tidak disengaja?” Tanyakan “Apakah kamu melakukan itu dengan sengaja?” Permainan ini mengajarkan seluruh keluarga. Itu juga membangun kejujuran. Anak-anak belajar untuk mengatakan “Saya tidak bermaksud menumpahkan susu.” Atau “Saya dengan sengaja berbagi camilan saya.”
Gunakan cerita untuk menjelajahi niat. Dalam dongeng, tokoh seringkali bermaksud satu hal tetapi menyebabkan hal lain. Tanyakan “Apakah serigala bermaksud menipu Little Red Riding Hood?” Tanyakan “Apa niatnya?” Tanyakan “Apakah kebohongannya disengaja?” Tanyakan “Apakah dia dengan sengaja berpakaian seperti nenek?” Pertanyaan-pertanyaan ini membangun pemahaman membaca dan pemikiran moral.
Buat papan niat keluarga. Setiap pagi, setiap orang menulis satu niat untuk hari itu. “Saya bermaksud membantu mengatur meja.” “Saya bermaksud menyelesaikan halaman matematika saya.” “Saya bermaksud bersabar.” Gunakan kata “intention” di papan tulis. Saat makan malam, periksa niat Anda. Katakan “Apakah kamu mengikuti niatmu?” Latihan ini membangun kesadaran diri dan kekuatan kata bersama-sama.
Rayakan kebaikan yang disengaja. Ketika anak Anda melakukan sesuatu yang baik dengan sengaja, sebutkan namanya. Katakan “Itu adalah tindakan kebaikan yang disengaja.” Katakan “Niatmu membuatku bahagia.” Katakan “Kamu dengan sengaja memilih untuk menjadi murah hati.” Kalimat-kalimat ini menghubungkan perilaku positif dengan kosakata positif. Anak Anda merasa bangga dan belajar pada saat yang sama.
Baca buku tentang pilihan. Banyak buku anak-anak yang mengeksplorasi kecelakaan versus rencana. Berhenti sejenak saat membaca. Tanyakan “Apakah tokoh tersebut bermaksud melakukan itu?” Tanyakan “Apa niat tokoh tersebut?” Tanyakan “Apakah hasilnya disengaja?” Tanyakan “Apakah tokoh tersebut bertindak dengan sengaja?” Tetaplah dengan suara penasaran, tidak menguji. Biarkan anak Anda berpikir dengan lantang.
Jangan terlalu mengoreksi. Jika anak Anda mengatakan “Niat saya adalah untuk bersikap baik,” cukup tersenyum. Katakan “Ya, niatmu adalah untuk bersikap baik.” Atau katakan “Kamu dengan sengaja bertindak dengan kebaikan.” Tidak perlu menjelaskan kata keterangan versus kata sifat. Anak Anda akan menyerap pola yang benar seiring waktu. Perasaan aman lebih penting daripada tata bahasa yang sempurna.
Sekarang Anda memiliki panduan lengkap. Berniat untuk menggunakan kata-kata ini setiap hari. Bagikan niat Anda secara terbuka. Rayakan tindakan pembelajaran yang disengaja. Tunjukkan kepada anak Anda cara bertindak dengan sengaja dengan cinta. Keluarga kata ini membangun lebih dari sekadar kosakata. Itu membangun manusia yang bijaksana. Teruslah. Satu keluarga kata pada satu waktu.

