Mengapa Boleh Mengatakan "Saya Salah, Saya Keliru" dengan Lantang?

Mengapa Boleh Mengatakan "Saya Salah, Saya Keliru" dengan Lantang?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Tidak seorang pun suka jika salah. Anak-anak sangat merasakan hal ini. Mereka mungkin menyembunyikan kesalahan atau menyalahkan orang lain. Mengatakan "Saya salah" pada awalnya terasa menakutkan.

Tetapi membuat kesalahan adalah cara kita belajar. Setiap seniman hebat pernah menggambar di luar garis. Setiap pembaca yang kuat pernah mencampur huruf. Kuncinya adalah mengetahui bagaimana cara berbicara tentang kesalahan.

Dua frasa umum membantu anak-anak mengakui kesalahan mereka. Ini adalah "Saya membuat kesalahan" dan "Saya salah." Banyak pelajar muda menggunakannya seolah-olah sama.

Namun, setiap frasa membawa perasaan yang sedikit berbeda. Yang satu berfokus pada tindakan. Yang lain berfokus pada orangnya. Mempelajari perbedaannya membangun kecerdasan emosional.

Artikel ini membantu orang tua mengajari anak-anak kekuatan mengakui kesalahan. Anak Anda akan mendapatkan kepercayaan diri dalam mengatakan "Saya salah" tanpa rasa malu.

Apa Arti Ekspresi Ini?
"Saya membuat kesalahan" berarti "Saya melakukan sesuatu dengan tidak benar." Frasa ini memisahkan orang dari kesalahan. Anda masih baik. Anda hanya melakukan tindakan yang salah.

Untuk seorang anak, pikirkan ini seperti menumpahkan susu. Anda tidak menjadi orang jahat. Anda membuat kesalahan. Fokus tetap pada tindakan menumpahkan.

"Saya salah" berarti "gagasan, jawaban, atau keyakinan saya tidak benar." Frasa ini mengakui bahwa pikiran Anda menyimpan sesuatu yang tidak benar. Rasanya lebih pribadi.

Untuk seorang anak, pikirkan ini seperti mengatakan "dua tambah dua sama dengan lima." Kemudian Anda mempelajari jawaban yang benar. Anda mengatakan "Saya salah." Fokus tetap pada pemikiran Anda sendiri.

Kedua ekspresi ini tampak serupa karena keduanya mengakui kesalahan. Keduanya menunjukkan kejujuran. Keduanya membantu memperbaiki masalah. Itulah mengapa anak-anak sering memilih salah satunya secara acak.

Tetapi bobot emosionalnya berbeda. Yang satu terasa lebih ringan dan lebih aman untuk kesalahan kecil. Yang satu terasa lebih dalam dan bekerja lebih baik untuk realisasi yang lebih besar.

Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama terletak pada apa yang Anda akui. "Saya membuat kesalahan" mengakui tindakan yang salah. "Saya salah" mengakui keyakinan atau penilaian yang salah.

Yang satu memisahkan kesalahan dari identitas Anda. Yang lain mengakui pemikiran Anda gagal.

"Saya membuat kesalahan" terdengar lebih spesifik dan berbasis tindakan. Anda lupa sesuatu. Anda menekan tombol yang salah. Anda mengambil belokan yang salah. Ini adalah kesalahan.

"Saya salah" terdengar lebih umum dan berbasis pemikiran. Anda mempercayai fakta yang salah. Anda menilai seseorang secara tidak adil. Anda berpikir suatu solusi akan berhasil, tetapi ternyata tidak.

Perbedaan lainnya melibatkan perbaikan. Setelah mengatakan "Saya membuat kesalahan," Anda sering kali dapat memperbaiki tindakannya. Hapus jawaban yang salah. Bersihkan tumpahan. Minta maaf atas belokan yang salah.

Setelah mengatakan "Saya salah," perbaikannya melibatkan perubahan pikiran Anda. Anda mempelajari fakta baru. Anda memperbarui keyakinan Anda. Anda melihat suatu situasi secara berbeda.

Juga, "Saya salah" bisa terasa lebih sulit untuk diucapkan. Itu menyentuh identitas Anda sebagai orang yang pintar. "Saya membuat kesalahan" terasa lebih mudah karena semua orang membuat kesalahan.

Jadi ingat: kesalahan = tindakan yang salah. Salah = keyakinan atau penilaian yang salah.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?
Gunakan "Saya membuat kesalahan" untuk kesalahan tertentu. Gunakan saat Anda menekan tombol yang salah di tablet. Gunakan saat Anda menambahkan angka dengan tidak benar. Gunakan saat Anda lupa halaman pekerjaan rumah.

Misalnya, seorang anak menyelesaikan teka-teki. Satu bagian tidak cocok. Anak itu berkata "Saya membuat kesalahan. Potongan ini masuk ke sudut." Anak tersebut mengidentifikasi kesalahan tindakan.

Gunakan "Saya membuat kesalahan" untuk kecelakaan. Menumpahkan jus. Mematahkan krayon. Kehilangan buku perpustakaan. Ini adalah kesalahan dalam melakukan.

Gunakan "Saya salah" untuk realisasi yang lebih besar. Gunakan saat Anda mengira seorang teman marah, tetapi ternyata tidak. Gunakan saat Anda menebak jawaban yang salah dalam ujian.

Misalnya, seorang anak berkata "Saya pikir kucing benci air. Tapi kucing saya baru saja bermain di wastafel. Saya salah." Anak tersebut mengakui keyakinan yang salah.

Gunakan "Saya salah" untuk argumen. Anda menyalahkan saudara perempuan Anda karena menyembunyikan sepatu Anda. Kemudian Anda menemukannya di bawah tempat tidur Anda. Anda berkata "Saya salah. Saya minta maaf."

Juga gunakan "Saya salah" untuk prediksi. "Saya pikir hari ini tidak akan hujan." Lalu hujan. "Saya salah tentang cuaca."

Ingat: tindakan dan kecelakaan = "Saya membuat kesalahan." Keyakinan, penilaian, dan prediksi = "Saya salah."

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak
Berikut adalah kalimat sederhana untuk "Saya membuat kesalahan":

Saya membuat kesalahan pada nomor tujuh. Jawabannya sembilan, bukan sepuluh.
(Ini mengakui kesalahan pada soal matematika.)

Saya membuat kesalahan saat saya menuangkan susu. Saya akan membersihkannya.
(Ini mengakui kesalahan tindakan saat sarapan.)

Saya membuat kesalahan dengan mengklik game yang salah. Biarkan saya menemukan yang benar.
(Ini mengakui kesalahan teknologi kecil.)

Berikut adalah kalimat sederhana untuk "Saya salah":

Saya pikir Anda mengambil pensil saya, tetapi saya menemukannya di tas saya. Saya salah.
(Ini mengakui penilaian yang salah tentang seorang teman.)

Saya salah tentang fakta dinosaurus. T-Rex tidak hidup bersama Stegosaurus.
(Ini mengakui keyakinan yang salah tentang sains.)

Saya mengatakan sepak bola itu membosankan, tetapi setelah memainkannya, saya salah. Itu menyenangkan.
(Ini mengakui pendapat yang salah setelah pengalaman baru.)

Perhatikan bagaimana "Saya membuat kesalahan" berfokus pada apa yang Anda lakukan. "Saya salah" berfokus pada apa yang Anda pikirkan. Keduanya menunjukkan kejujuran dan keberanian.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak anak menggunakan "Saya membuat kesalahan" untuk keyakinan. Ini terdengar canggung. Seorang anak mungkin berkata "Saya membuat kesalahan tentang cuaca."

Salah: "Saya membuat kesalahan tentang mempercayai Anda."
Benar: "Saya salah tentang Anda."

Keyakinan dan penilaian membutuhkan "Saya salah." Simpan "Saya membuat kesalahan" untuk tindakan.

Kesalahan lainnya: menggunakan "Saya salah" untuk kecelakaan kecil. Ini terdengar terlalu serius. Seorang anak menumpahkan air dan berkata "Saya salah."

Salah: "Saya salah karena menumpahkan."
Benar: "Saya membuat kesalahan dan menumpahkan air."

Menumpahkan adalah kesalahan tindakan, bukan kesalahan keyakinan. Gunakan frasa yang lebih ringan.

Kesalahan ketiga: tidak menambahkan solusi. Mengatakan "Saya membuat kesalahan" tanpa memperbaikinya terdengar hampa. Mengatakan "Saya salah" tanpa belajar terdengar dangkal.

Salah: "Saya membuat kesalahan." (lalu pergi)
Benar: "Saya membuat kesalahan. Biarkan saya mencoba lagi."

Selalu tambahkan langkah selanjutnya. Ini mengubah pengakuan menjadi pertumbuhan.

Tips Memori Mudah
Berikut adalah trik menyenangkan untuk anak-anak. Pikirkan tangan dan kepala Anda.

"Saya membuat kesalahan" = tangan. Tangan Anda melakukan tindakan. Anda menggambar, menulis, membangun, dan menumpahkan. Kesalahan dengan tangan Anda adalah "Saya membuat kesalahan."

"Saya salah" = kepala. Kepala Anda menyimpan pikiran, keyakinan, dan penilaian. Ide yang salah di kepala Anda adalah "Saya salah."

Tips memori lainnya: hitung huruf dalam kata kunci. "Kesalahan" memiliki delapan huruf. Rasanya lebih panjang dan lebih spesifik untuk tindakan. "Salah" memiliki lima huruf. Rasanya lebih pendek dan langsung ke pikiran.

Gambar gambar sederhana. Gambarlah sepasang tangan di samping "Saya membuat kesalahan." Gambarlah otak yang berpikir di samping "Saya salah." Gambar-gambar tersebut membantu anak-anak memilih dengan benar.

Coba juga pertanyaan ini: "Apakah saya melakukan sesuatu yang salah atau memikirkan sesuatu yang salah?" Jika Anda melakukan suatu tindakan, katakan "Saya membuat kesalahan." Jika Anda memikirkan ide yang salah, katakan "Saya salah."

Waktu Latihan Cepat
Coba latihan mudah ini dengan anak Anda. Isilah bagian yang kosong dengan "Saya membuat kesalahan" atau "Saya salah."

Anda menambahkan lima ditambah tiga dan mengatakan delapan. Jawaban sebenarnya adalah sembilan. Anda berkata "________________."

Anda menyalahkan teman Anda karena kehilangan topi Anda. Kemudian Anda menemukan topi itu di lemari Anda. Anda berkata "________________. Saya minta maaf."

Anda menabrak meja dan menjatuhkan cangkir. Anda berkata "________________. Saya akan mengambil handuk."

Anda pikir berenang itu sulit. Setelah mengambil pelajaran, Anda menyukainya. Anda berkata "________________. Berenang sebenarnya menyenangkan."

Jawaban:

Saya membuat kesalahan (kesalahan tindakan dalam matematika)

Saya salah (penilaian yang salah tentang seorang teman)

Saya membuat kesalahan (kecelakaan tindakan)

Saya salah (keyakinan yang salah tentang berenang)

Sekarang berlatihlah mengucapkan frasa ini dengan suara yang tenang. Mainkan peran situasi yang berbeda. Jawaban yang salah di kelas. Minuman yang tumpah saat makan malam. Keyakinan yang salah tentang sebuah game. Anak Anda akan belajar untuk mengakui kesalahan tanpa rasa takut.

Ringkasan
Gunakan "Saya membuat kesalahan" untuk tindakan dan kecelakaan yang salah. Gunakan "Saya salah" untuk keyakinan dan penilaian yang salah. Kedua frasa membangun kejujuran, tetapi yang satu memperbaiki apa yang Anda lakukan sementara yang lain memperbaiki apa yang Anda pikirkan.