Apa Arti dari Ungkapan-ungkapan Ini?
"Diterima di" dan "disambut di" keduanya menggambarkan pertemuan dengan seseorang yang tiba. Tetapi yang satu terasa formal. Yang lain terasa sehari-hari.
Mari kita mulai dengan "diterima di." Frasa ini berarti menyambut seseorang dengan cara resmi atau formal. Seorang raja menerima tamu. Seorang manajer hotel menerima pengunjung. Kata itu membawa upacara dan rasa hormat.
Sekarang "disambut di." Tunggu — hati-hati. Frasa yang benar adalah "disambut" tanpa "di." Anda menyambut seseorang di pintu. Anda tidak mengatakan "disambut di." Ini adalah kesalahan umum bagi pembelajar.
Untuk seorang anak: "Diterima di" seperti penjaga kerajaan yang mengatakan "Selamat datang di istana." Semuanya mewah. "Disambut" seperti ibumu yang mengatakan "Hai sayang, bagaimana sekolahmu?" Semuanya hangat dan normal.
Kedua kata tersebut adalah tentang mengucapkan halo kepada seseorang yang tiba. Anak-anak mendengar kata "sambut" setiap hari di rumah dan di sekolah. Mereka mendengar kata "terima" dalam cerita tentang istana atau hotel. Itulah mengapa anak-anak mencampurnya. Tetapi yang satu untuk momen formal yang besar. Yang lain untuk sapaan sehari-hari.
Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama adalah formalitas. "Diterima di" terdengar resmi dan istimewa. Anda menerima seorang duta besar. Anda menerima tamu pernikahan. Acara tersebut terasa penting.
"Disambut" terdengar hangat dan kasual. Anda menyambut teman sekelas. Anda menyambut seorang kakek-nenek. Momen itu terasa ramah dan normal.
Perbedaan lainnya adalah pengaturan. "Diterima di" terjadi di tempat-tempat formal. Istana, rumah mewah, hotel mewah, atau upacara. Anda menerima seseorang di ruang dansa.
"Disambut" terjadi di mana saja. Di rumah, di sekolah, di taman, di pintu teman. Anda menyambut seseorang di trotoar.
Satu lagi perbedaan adalah tindakannya. "Diterima di" sering melibatkan proses yang direncanakan. Seseorang mengumumkan tamu. Seseorang memimpin mereka masuk.
"Disambut" bisa berupa kata atau lambaian sederhana. Anda tidak memerlukan rencana. Anda hanya mengatakan "Halo."
Untuk seorang anak: menerima adalah untuk raja dan ratu. Menyambut adalah untuk orang lain.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing?
Gunakan "diterima di" untuk acara formal, pengunjung penting, atau upacara khusus. Gunakan saat sambutan terasa resmi.
Contoh dalam cerita: "Ratu menerima para pengunjung ke aula besar." Ratu duduk di singgasananya. Para pengunjung membungkuk.
Contoh dalam kehidupan nyata: "Manajer hotel menerima keluarga ke suite penthouse." Seorang petugas hotel membawa tas. Seseorang membuka pintu mewah.
Gunakan "disambut" (tanpa "di") untuk sapaan sehari-hari di rumah, sekolah, atau bersama teman. Gunakan untuk momen santai dan hangat.
Contoh di rumah: "Ayah menyambut kami di pintu setelah latihan sepak bola." Dia berkata "Bagaimana pertandingannya?" Dia melakukan tos.
Contoh di sekolah: "Guru menyambut setiap anak dengan namanya setiap pagi." Dia tersenyum. Dia mengucapkan selamat pagi.
Anda menerima seorang kepala sekolah pada upacara penghargaan sekolah. Anda menyambut sahabat Anda di taman bermain. Yang satu adalah masalah besar. Yang satu hanya hari Selasa.
Contoh Kalimat untuk Anak-anak
Berikut adalah kalimat sederhana untuk "diterima di":
Adipati menerima para pahlawan muda ke perpustakaan kastil.
Sekolah kami menerima penulis ke gimnasium untuk bincang-bincang buku.
Restoran mewah menerima keluarga kami ke meja di dekat jendela.
Berikut adalah kalimat sederhana untuk "disambut" (tanpa "di"):
Adik laki-laki saya menyambut saya dengan pelukan erat setelah sekolah.
Pembina kemah menyambut setiap anak kemah dengan jabat tangan yang lucu.
Kami menyambut tetangga baru kami dengan membawakannya kue.
Perhatikan perbedaannya? Rangkaian pertama menunjukkan sambutan formal dan istimewa. Rangkaian kedua menunjukkan sapaan hangat sehari-hari. Anak-anak dapat mencoba membuat kalimat mereka sendiri. Ingatkan mereka: "Disambut" tidak pernah membutuhkan "di" setelahnya.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak anak mengatakan "disambut di" karena kesalahan. Itu salah.
Salah: "Ibu menyambut temanku di pintu."
Benar: "Ibu menyambut temanku di pintu."
Kata "disambut" berfungsi sendiri. Tidak ada "di" yang mengikutinya.
Kesalahan lainnya: menggunakan "diterima di" untuk sapaan keluarga biasa. Itu terdengar terlalu mewah.
Salah: "Nenek menerima saya di dapur."
Lebih baik: "Nenek menyambut saya di dapur."
Nenek itu hangat, tidak formal. Gunakan disambut untuk keluarga.
Anak-anak juga mengatakan "diterima" tanpa "di." Gunakan "di" untuk menunjukkan tujuannya.
Salah: "Tuan rumah menerima para tamu."
Lebih baik: "Tuan rumah menerima para tamu ke ruang makan."
Ruang makan adalah tujuannya. Sertakan "di" saat Anda menyebutkan tempatnya.
Satu lagi kesalahan: menggunakan "diterima di" untuk tempat yang tidak formal. Barbekyu halaman belakang tidak memerlukan penerimaan.
Salah: "Kami menerima sepupu kami di halaman belakang."
Benar: "Kami menyambut sepupu kami di halaman belakang."
Simpan diterima untuk istana, upacara, dan hotel mewah.
Tips Memori Mudah
Berikut adalah trik yang menyenangkan untuk anak-anak. Bayangkan dua pintu.
Pintu yang satu tinggi dan berwarna emas. Tertulis "Terima." Di balik pintu ini, orang-orang mengenakan pakaian mewah. Mereka membungkuk. Mereka berkata "Selamat datang tamu terhormat." Ini untuk hari-hari istimewa.
Pintu lainnya adalah pintu kayu biasa. Tertulis "Sambut." Di balik pintu ini, orang-orang mengenakan jins. Mereka melambai. Mereka berkata "Hai, silakan masuk." Ini untuk setiap hari.
Tips memori lainnya: Gunakan huruf R untuk diterima. R adalah singkatan dari "kerajaan" dan "hormat."
Untuk disambut, pikirkan huruf G. G adalah singkatan dari "selamat pagi" dan "berikan pelukan." G juga merupakan singkatan dari "tertawa."
Katakan kepada seorang anak: "Terima adalah untuk mahkota. Sambut adalah untuk senyuman."
Gambar mahkota di pintu mewah. Tulis "diterima di." Gambar wajah tersenyum di pintu biasa. Tulis "disambut." Tidak ada "di" setelah disambut. Gambar membantu anak-anak mengingat aturan.
Waktu Latihan Cepat
Mari kita coba dua latihan sederhana.
Isi bagian yang kosong dengan "diterima di" atau "disambut."
Putri ____________ ksatria pemberani ____________ ruang tahta.
Anjing kami ____________ kami di pintu depan dengan ekor bergoyang.
Direktur museum ____________ para donor ____________ galeri baru.
Leo ____________ bibinya dengan gambar yang digambar saat dia berkunjung.
Jawaban: 1. diterima … di, 2. disambut, 3. diterima … di, 4. disambut
Sekarang coba pilihan ganda.
Kalimat mana yang benar?
A. Pemimpin kemah menyambut setiap anak saat sarapan.
B. Pemimpin kemah menyambut setiap anak saat sarapan.
Jawaban: B
Kalimat mana yang benar?
A. Walikota menerima para atlet ke perayaan balai kota.
B. Walikota menyambut para atlet ke perayaan balai kota.
Jawaban: A
Jelaskan kepada anak Anda: Jika sambutannya sangat mewah dan resmi, pilih diterima di. Jika sambutannya adalah sapaan bahagia yang normal, pilih disambut (tanpa "di"). Seorang walikota di balai kota mungkin menerima atlet penting. Anjing Anda di pintu pasti menyambut Anda. Kedua sambutan membuat orang merasa senang.
Ringkasan
Perbedaan utamanya sederhana: "diterima di" menawarkan sambutan resmi dan formal ke tempat khusus, sementara "disambut" menawarkan sapaan hangat sehari-hari tanpa menggunakan "di." Ajarkan anak Anda untuk bertanya: Apakah ini istana, upacara, atau acara mewah? Kemudian gunakan diterima di. Apakah ini rumah saya, sekolah saya, atau teman saya? Kemudian gunakan disambut. Dengan sedikit latihan, kedua kata penyambutan ini akan membantu anak Anda mencocokkan nada yang tepat untuk setiap sapaan.

