Pengantar tentang Clara Barton
Clara Barton adalah seorang guru, perawat, dan kemanusiaan Amerika. Dia mendirikan Palang Merah Amerika dan menyelamatkan banyak nyawa. Kisah selebriti ini: Clara Barton menunjukkan bagaimana seorang gadis pemalu tumbuh menjadi seorang pemimpin yang tak kenal takut. Dia membawa perbekalan ke tentara di medan perang. Dia membantu keluarga menemukan orang yang mereka cintai yang hilang setelah perang. Anak-anak dapat belajar bahwa keberanian tidak berarti bersuara keras. Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan kasih sayang dan tindakan. Clara Barton tidak pernah menunggu orang lain untuk membantu. Dia melihat kebutuhan dan maju. Hidupnya membuktikan bahwa orang biasa dapat melakukan hal-hal luar biasa. Setiap keluarga dapat menemukan inspirasi dalam tekadnya yang tenang.
Kehidupan Awal dan Latar Belakang
Clara Barton lahir pada tanggal 25 Desember 1821, di North Oxford, Massachusetts. Nama lengkapnya adalah Clarissa Harlowe Barton. Dia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Ayahnya, Stephen Barton, adalah seorang petani dan seorang tentara. Dia mengajari Clara tentang peta dan kehidupan militer. Ibunya, Sarah, mengelola rumah tangga yang sibuk. Clara adalah anak yang sangat pemalu. Dia memiliki gagap yang membuatnya sulit berbicara. Tetapi dia suka belajar dan membaca. Pada usia sebelas tahun, saudara laki-lakinya David jatuh dari atap lumbung. Dia menjadi sangat sakit. Clara tetap di sisinya selama dua tahun. Dia memberinya obat dan membacakan untuknya. Dia belajar bagaimana merawat orang sakit. Pengalaman itu membentuk seluruh hidupnya. Dia menjadi seorang guru pada usia tujuh belas tahun. Dia memulai sekolah umum gratis di New Jersey ketika hanya sedikit wanita yang memimpin sekolah. Mengajar memberinya kepercayaan diri. Tetapi dia ingin melakukan lebih banyak lagi.
Sorotan dan Prestasi Karir
Clara Barton pindah ke Washington, D.C., pada tahun 1854. Dia bekerja sebagai juru tulis di Kantor Paten AS. Dia adalah salah satu wanita pertama yang memegang pekerjaan pemerintah. Ketika Perang Saudara dimulai pada tahun 1861, para tentara tiba terluka dan lapar. Clara melihat bahwa tentara tidak memiliki cukup persediaan. Dia mengumpulkan makanan, perban, dan pakaian dari rumahnya. Kemudian dia membawa perbekalan ini langsung ke medan perang. Orang-orang memanggilnya “Malaikat Medan Perang.” Dia tidak menunggu izin. Dia pergi ke tempat pertempuran terburuk. Di Pertempuran Antietam, dia memegangi lengan seorang tentara sementara seorang dokter memotong pelurunya. Cahaya lentera berkedip di sekelilingnya. Setelah perang, Presiden Lincoln menugaskannya untuk menemukan tentara yang hilang. Dia dan timnya mengidentifikasi lebih dari 22.000 pria yang hilang. Kemudian dia belajar tentang Palang Merah di Eropa. Dia membawa ide itu ke Amerika. Pada tahun 1881, dia mendirikan Palang Merah Amerika. Dia memimpinnya selama 23 tahun.
Pekerjaan atau Pertunjukan Terkenal
“Karya” Clara Barton yang paling terkenal bukanlah lukisan atau lagu. Itu adalah Palang Merah Amerika. Organisasi ini membantu orang selama bencana. Banjir, kebakaran, gempa bumi, dan badai. Palang Merah tiba dengan makanan, tempat tinggal, dan perawatan medis. Clara Barton secara pribadi memimpin misi Palang Merah selama beberapa dekade. Dia melakukan perjalanan untuk membantu para korban Banjir Johnstown pada tahun 1889. Banjir itu menewaskan lebih dari 2.000 orang di Pennsylvania. Dia tinggal selama lima bulan. Dia mengatur rumah dan rumah sakit sementara. Dia juga memimpin bantuan bencana selama wabah demam kuning di Florida. Karya terkenal lainnya adalah Kantor Tentara yang Hilang miliknya. Dia dan asistennya menjawab ribuan surat dari keluarga. Mereka mencari kamp penjara dan rumah sakit. Mereka menerbitkan daftar nama. Pekerjaan ini menyatukan kembali banyak keluarga. Itu juga memberikan penutupan bagi mereka yang telah kehilangan seseorang. Clara Barton menulis sebuah buku berjudul “The Red Cross” tentang pengalamannya. Dia juga menyimpan catatan rinci tentang setiap misi. Catatan-catatan ini sekarang berada di museum dan perpustakaan.
Kehidupan Pribadi dan Fakta Menarik
Clara Barton tidak pernah menikah. Dia mengatakan bahwa dia “menikah dengan Palang Merah.” Dia memiliki persahabatan yang erat dengan seorang pria bernama John J. Elwell, tetapi dia memilih pekerjaan daripada kehidupan keluarga. Fakta menariknya adalah dia mencintai binatang. Dia memiliki seekor anjing kecil bernama “Button” yang menemaninya ke medan perang. Para tentara senang melihat Button berlari di antara tenda-tenda. Fakta menarik lainnya adalah Clara sangat kecil. Tingginya hanya lima kaki. Tetapi para tentara mengatakan dia tampak setinggi sepuluh kaki ketika dia membawa perbekalan melalui tembakan. Dia juga memiliki selera humor yang tinggi. Dia pernah menulis bahwa dia lebih suka menghadapi meriam daripada ruangan yang penuh dengan orang asing yang sopan. Rasa malunya tidak pernah sepenuhnya hilang. Namun dia berbicara kepada presiden dan jenderal tanpa rasa takut. Clara juga menikmati berkebun. Dia menanam mawar dan sayuran di rumahnya di Massachusetts. Dia hidup hingga usia 90 tahun. Bahkan di usia delapan puluhan, dia terus berbicara di acara Palang Merah. Energinya membuat semua orang takjub.
Warisan dan Pengaruh
Clara Barton mengubah cara dunia merespons bencana. Palang Merah Amerika sekarang memiliki lebih dari 300 cabang di seluruh Amerika Serikat. Jutaan sukarelawan telah dilatih dalam pertolongan pertama, CPR, dan tanggap bencana. Palang Merah juga memasok hampir setengah dari sumbangan darah di negara itu. Pengaruh Clara menjangkau seluruh dunia. Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional membantu orang-orang di setiap negara. Kantor Tentara yang Hilang miliknya menjadi model untuk menemukan orang setelah perang dan bencana alam. Saat ini, Museum Kantor Tentara yang Hilang Clara Barton berdiri di Washington, D.C. Anak-anak sekolah mengunjungi dan mempelajari kisahnya. Banyak rumah sakit dan sekolah menyandang namanya. Perawat masih memandangnya sebagai pelopor. Dia melanggar aturan untuk wanita pada tahun 1800-an. Dia bekerja di zona perang. Dia menjalankan kantor federal. Dia bepergian sendiri melintasi tanah berbahaya. Warisannya mengajarkan bahwa keberanian satu orang dapat membangun sebuah organisasi yang bertahan selama lebih dari 140 tahun. Itu adalah pelajaran yang kuat bagi setiap anak.
Kutipan atau Ucapan Terkenal
Clara Barton mengucapkan banyak kata yang tak terlupakan. Salah satu kutipan terkenal adalah, “Saya mungkin terpaksa menghadapi bahaya, tetapi tidak pernah takut, dan sementara tentara kita dapat berdiri dan bertarung, saya dapat berdiri dan memberi makan dan merawat mereka.” Ucapan kuat lainnya adalah, “Urusan saya adalah untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan orang dan membantu mereka mendapatkannya.” Dia juga berkata, “Anda tidak boleh berpikir apakah Anda menyukainya atau tidak. Anda tidak boleh memikirkan apa pun kecuali kebutuhan.” Anak-anak mungkin menyukai yang ini: “Saya hampir tidak peduli dengan preseden, dan percaya pada kemungkinan sesuatu yang lebih baik.” Keluarga dapat memilih satu kutipan setiap minggu. Tanyakan kepada anak-anak, “Apa artinya mengabaikan preseden?” Itu berarti tidak peduli tentang “bagaimana hal-hal selalu dilakukan.” Clara menunjukkan bahwa bertanya “mengapa tidak” dapat mengubah dunia.
Cara Belajar dari Clara Barton
Anak-anak dapat mempelajari tiga pelajaran besar dari Clara Barton. Pertama, bantu tanpa menunggu. Dia tidak meminta izin. Dia melihat penderitaan dan bertindak. Kedua, rasa malu bukanlah kelemahan. Clara gagap dan merasa takut. Tetapi dia masih berbicara untuk mereka yang tidak bersuara. Ketiga, selesaikan apa yang Anda mulai. Dia bekerja selama beberapa dekade, bukan beberapa hari. Orang tua dapat mendorong anak-anak kecil untuk mencari kebutuhan kecil di sekitar mereka. Seorang teman jatuh. Bantu mereka berdiri. Seorang teman sekelas tidak punya makan siang. Bagikan sandwich. Anak-anak yang lebih besar dapat menjadi sukarelawan dengan program pemuda Palang Merah setempat. Mereka dapat mempelajari pertolongan pertama atau mengatur pengumpulan perlengkapan sekolah untuk korban bencana. Keluarga juga dapat memulai “Kotak Barton” di rumah. Isi kotak dengan perban, botol air, dan makanan ringan. Simpan untuk keadaan darurat. Ide lainnya adalah menulis surat kepada petugas pemadam kebakaran atau perawat setempat. Ucapkan terima kasih karena telah membantu orang lain. Clara Barton menjalani kehidupan pelayanan yang panjang. Dia tidak menjadi terkenal karena kaya atau cantik. Dia menjadi terkenal karena muncul. Setiap anak dapat muncul untuk seseorang yang membutuhkan. Itulah inti dari kisahnya.

