Bagaimana Seorang Petani Miskin Menjadi Jenderal Hebat? Kisah Selebriti: He Long

Bagaimana Seorang Petani Miskin Menjadi Jenderal Hebat? Kisah Selebriti: He Long

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Siapa Selebriti Ini?
He Long adalah pemimpin militer terkenal dalam sejarah modern Tiongkok. Ia menjadi Marsekal Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat. Orang-orang memanggilnya "Jenderal Naga" karena semangatnya yang tak kenal takut. Ia memulai hidup dengan tidak memiliki apa-apa kecuali dua tangan yang kuat. Ia melawan penguasa yang tidak adil yang menyakiti orang-orang miskin. Ia memimpin salah satu pemberontakan paling terkenal dalam sejarah Tiongkok. Para tentaranya mencintainya karena ia berbagi makanan dan bahaya bersama mereka. Kisahnya menunjukkan bahwa dari mana kamu memulai tidak menentukan di mana kamu akan berakhir.

Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
He Long lahir pada tahun 1896 di Provinsi Hunan, Tiongkok. Keluarganya tinggal di desa pegunungan miskin bernama Hongjiaguan. Orang tuanya adalah petani yang bekerja dari matahari terbit hingga terbenam. He Long muda tumbuh kuat karena mengangkat beban berat. Ia melihat tetangganya kelaparan sementara tuan tanah kaya makan dengan baik. Pemandangan ini membuatnya sangat marah. Ia suka mendengarkan cerita tentang pahlawan pemberontak yang berjuang untuk orang-orang miskin. Ia juga menikmati berlatih seni bela diri dengan teman-teman desa. Ia bermimpi menjadi cukup kuat untuk melindungi orang-orang yang lemah. Ia berjanji pada dirinya sendiri untuk mengubah dunia yang tidak adil.

Pendidikan dan Perjalanan Belajar
He Long hampir tidak pernah menghadiri sekolah formal sebagai anak-anak. Keluarganya tidak mampu membayar seorang guru. Ia belajar membaca dan menulis dari seorang tetangga yang baik. Ia menghabiskan sebagian besar masa mudanya bekerja di ladang dan mengangkut barang. Ia bepergian ke banyak desa dan bertemu banyak keluarga miskin. Ia melihat bagaimana tentara dan polisi mengintimidasi orang-orang biasa. Ia memutuskan untuk belajar seni pedang dan gulat. Ia berlatih setiap hari, hujan atau cerah. Ia menjadi salah satu petarung terkuat di daerahnya. Ia belajar lebih banyak dari jalanan daripada dari kelas mana pun. Pendidikan yang ia dapatkan berasal dari kehidupan nyata, bukan dari buku.

Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
He Long menjadi sukses dengan berjuang untuk apa yang ia percayai. Ia bergabung dengan tentara revolusioner lokal pada usia 18 tahun. Kekuatan dan keberaniannya dengan cepat menjadikannya seorang pemimpin. Ia melawan pejabat korup yang mencuri dari para petani. Ia memenangkan banyak pertempuran melawan kekuatan musuh yang lebih besar. Pada tahun 1927, ia memimpin pemberontakan terkenal di kota Nanchang. Peristiwa ini menandai lahirnya Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat. He Long memimpin ribuan tentara selama pertempuran ini. Ia kemudian bergabung dengan Partai Komunis dan menjadi komandan teratas. Selama Long March, ia memimpin pasukannya melintasi sungai berbahaya dan gunung bersalju. Para tentaranya akan mengikutinya ke mana pun.

Ide Besar dan Prestasi
Prestasi terbesar He Long adalah memimpin Tentara Merah selama masa-masa tergelapnya. Setelah Pemberontakan Nanchang, pasukannya menghadapi serangan terus-menerus. Banyak tentara yang membelot karena kehilangan harapan. He Long tetap tinggal dan mendorong semua orang untuk terus berjuang. Ia membangun tentara baru dari para petani dan pekerja. Ia mengajarkan mereka cara bertarung, berbaris, dan bertahan hidup. Ia juga membantu menciptakan daerah basis di mana orang-orang miskin bisa hidup tanpa rasa takut. Ia mendistribusikan kembali tanah dari tuan tanah kaya kepada petani miskin. Jutaan petani mendapatkan tanah mereka sendiri berkat pekerjaannya. Ia juga melawan penjajah Jepang dengan keberanian yang luar biasa. Namanya menjadi simbol harapan bagi orang-orang miskin di seluruh Tiongkok.

Tantangan dan Masa Sulit
He Long menghadapi kesulitan yang tak terbayangkan sepanjang hidupnya. Ia kehilangan ayah dan beberapa saudara kandungnya karena perang dan kekerasan. Tentara musuh pernah menangkap adik perempuannya dan membunuhnya. He Long merasa kesedihan yang mendalam tetapi tidak pernah menyerah untuk berjuang. Selama Long March, pasukannya kehabisan makanan. Para tentara memakan kulit pohon, akar rumput, dan bahkan sabuk kulit. He Long memakan makanan yang sama dengan tentaranya. Ia tidak pernah meminta perlakuan istimewa. Ia juga menderita dari luka lama yang tidak pernah sembuh sepenuhnya. Sebuah peluru pernah menembus kakinya. Ia berjalan dengan pincang selama sisa hidupnya. Ia tidak pernah mengeluh tentang rasa sakit.

Fakta Menarik Tentang Selebriti Ini
He Long suka merokok dari pipa Cina yang panjang. Ia membawanya ke mana-mana, bahkan ke dalam pertempuran. Ia juga menikmati menanam cabai di kebunnya. Ia memakannya dengan setiap hidangan. Ia tidak pernah belajar mengendarai sepeda atau mengemudikan mobil. Ia lebih suka berjalan kaki atau menunggang kuda. He Long juga suka menyanyikan lagu-lagu rakyat dari kampung halamannya. Ia memiliki suara yang keras dan menggema. Ia tidak pernah mengenakan seragam mewah dengan medali. Ia lebih suka pakaian katun sederhana seperti tentara biasa. Ia juga suka menceritakan lelucon untuk membuat tentaranya tertawa. Ia percaya bahwa tawa membantu orang bertahan di masa sulit. Ia menyimpan cermin kecil untuk memeriksa penampilannya, bahkan selama perang.

Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Kisah He Long menginspirasi jutaan orang dari latar belakang miskin. Ia menunjukkan bahwa kemiskinan tidak menentukan masa depanmu. Sekolah-sekolah mengajarkan kisahnya kepada anak-anak di desa-desa pedesaan. Mereka belajar bahwa anak seorang petani bisa menjadi pemimpin besar. Rumahnya yang dulu di Hunan sekarang menjadi museum yang populer. Ribuan pengunjung datang untuk belajar tentang hidupnya setiap tahun. Taktik militernya masih muncul dalam manual pelatihan. Perwira muda mempelajari strategi perang gerilyanya. Ia juga mewakili gagasan bahwa pemimpin harus melayani orang-orang miskin. Ia tidak pernah melupakan akarnya atau orang-orang yang ia tumbuh bersama. Namanya berdiri untuk keadilan dan kesetaraan.

Apa yang Bisa Anak-Anak Pelajari dari Kisah Ini?
Kamu bisa belajar bahwa kerja keras mengalahkan privilese. He Long tidak memiliki uang dan pendidikan. Tetapi ia bekerja lebih keras daripada orang lain. Kamu juga bisa belajar untuk melindungi orang-orang yang lebih lemah darimu. Ia berjuang untuk petani miskin karena ia membenci ketidakadilan. Kamu bisa belajar bahwa kesedihan bisa membuatmu lebih kuat. Ia kehilangan banyak anggota keluarganya tetapi tidak pernah berhenti berjuang. Kamu bisa belajar untuk berbagi apa yang kamu miliki. Ia memakan makanan buruk yang sama dengan tentaranya yang kelaparan. Kamu juga bisa belajar bahwa tawa membantu di masa sulit. Ia menceritakan lelucon untuk menjaga semangat tentaranya. Sebuah kata yang baik bisa menyelamatkan hidup.

Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang kamu ingat tentang He Long.

Pertanyaan 1: Apa julukan terkenal He Long?
Jawaban: Jenderal Naga.

Pertanyaan 2: Di provinsi mana He Long lahir?
Jawaban: Provinsi Hunan.

Pertanyaan 3: Pemberontakan terkenal apa yang dipimpin He Long pada tahun 1927?
Jawaban: Pemberontakan Nanchang.

Pertanyaan 4: Apa yang He Long suka hisap dari pipa panjang?
Jawaban: Tembakau.

Pertanyaan 5: Apa yang dimakan tentara He Long ketika makanan habis selama Long March?
Jawaban: Kulit pohon, akar rumput, dan sabuk kulit.

Aktivitas: Gambarlah gambar He Long berdiri di atas gunung, melihat ke desa-desa dan ladang. Tunjukkan ia memegang pipa panjangnya dan tersenyum kepada orang-orang miskin di bawah. Tulis satu kalimat tentang sesuatu yang tidak adil yang ingin kamu ubah di dunia.

He Long menjalani hidup yang penuh perjuangan dan kemenangan. Ia memulai sebagai anak petani yang kelaparan tanpa apa-apa. Ia berakhir sebagai marsekal hebat yang dihormati oleh jutaan orang. Tetapi ia tidak pernah mengubah siapa dirinya di dalam. Ia tidak pernah merendahkan orang-orang miskin. Ia tidak pernah melupakan masa kecilnya yang kelaparan. Ia tidak pernah mengenakan pakaian mewah atau meminta perlakuan istimewa. Ia tetap menjadi orang yang sederhana, kuat, dan baik hati hingga hari terakhirnya. Ia meninggal pada tahun 1969 pada usia 73 tahun. Tubuhnya meninggalkan dunia ini, tetapi semangatnya tetap ada. Setiap kali seorang anak miskin bermimpi tentang kehidupan yang lebih baik, kisah He Long berbisik: kamu bisa melakukannya. Setiap kali seseorang berdiri melawan ketidakadilan, keberanian He Long hidup selamanya. Kamu memiliki keberanian yang sama di dalam dirimu. Gunakan dengan baik.