Anak-anak berbagi dengan orang lain setiap hari. Mereka memberikan camilan kepada teman-teman. Mereka menawarkan bantuan kepada kakek-nenek. Orang tua mendengar anak-anak berkata, "Aku memberikan pensilku padanya" atau "Aku menawarkan untuk berbagi camilanku". Kedua kata ini tampak sangat mirip. Tetapi mereka menggambarkan jenis berbagi yang berbeda. Mengetahui perbedaan antara "memberi kepada" dan "menawarkan kepada" membantu anak-anak memahami kemurahan hati dan kebaikan. Mari kita jelajahi dua kata pemberian ini bersama-sama.
Apa Arti Ungkapan Ini?
"Memberi kepada" berarti memindahkan sesuatu kepada seseorang. Orang tersebut menerimanya. Pemberian selesai. Setelah Anda memberi, Anda tidak lagi memiliki barang tersebut. Misalnya, Anda memberikan hadiah ulang tahun. Anda memberikan uang kepada badan amal. "Menawarkan kepada" berarti bertanya apakah seseorang menginginkan sesuatu. Menawarkan adalah sebuah saran. Orang tersebut dapat mengatakan ya atau tidak. Misalnya, Anda menawarkan tempat duduk kepada orang tua. Anda menawarkan bantuan mengerjakan pekerjaan rumah. Bagi seorang anak, memberi terasa seperti menyerahkan sesuatu. Menawarkan terasa seperti bertanya "Apakah kamu mau ini?"
Keduanya tentang bersikap baik dan berbagi. Itulah mengapa kedua ungkapan itu tampak serupa. Memberi adalah tindakan memindahkan. Menawarkan adalah tindakan menyarankan pemindahan. Memahami perbedaan ini membantu anak-anak belajar bahwa menawarkan menghormati pilihan orang lain. Memberi terjadi ketika orang lain menerima.
Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama terletak pada apakah orang tersebut menerima. "Memberi kepada" berarti pemindahan terjadi. Anda memberi, dan mereka mengambil. "Menawarkan kepada" berarti Anda menyajikan pilihannya. Mereka dapat mengatakan ya atau tidak. Yang satu adalah tindakan yang selesai. Yang lainnya adalah undangan. Pikirkan memberi seperti memasukkan kue ke tangan seseorang. Kue itu sekarang milik mereka. Pikirkan menawarkan seperti mengulurkan kue dan berkata "Apakah kamu mau satu?" Mereka mungkin berkata tidak. Kue itu masih milikmu.
Perbedaan lainnya adalah tentang kendali. Ketika Anda memberi, Anda memutuskan untuk memindahkan. Ketika Anda menawarkan, Anda membiarkan orang lain memutuskan. Perbedaan ini membantu anak-anak memahami persetujuan dan rasa hormat. Menawarkan memberi orang lain kekuatan untuk memilih. Memberi masih baik, tetapi tidak meminta izin. Mengajarkan anak-anak untuk menawarkan terlebih dahulu seringkali lebih sopan, terutama dengan barang-barang pribadi.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?
Gunakan "memberi kepada" ketika Anda yakin orang tersebut menginginkan barang tersebut. Di rumah, seorang anak berkata "Aku memberikan mainan lamaku kepada sepupuku yang masih kecil." Gunakan memberi untuk hadiah. "Kami memberikan hadiah pada hari ulang tahun." Gunakan memberi untuk sumbangan. "Dia memberikan uang sakunya ke tempat penampungan hewan." Gunakan memberi ketika pemindahan selesai. Memberi bersifat final. Setelah Anda memberi, Anda tidak dapat mengambilnya kembali dengan mudah. Itulah mengapa memberi adalah keputusan besar.
Gunakan "menawarkan kepada" ketika Anda ingin bersikap sopan atau membiarkan orang lain memilih. Di kelas, seorang anak berkata "Aku menawarkan untuk berbagi spidolku dengan siswa baru." Gunakan menawarkan untuk bantuan. "Dia menawarkan untuk membawa belanjaan." Gunakan menawarkan untuk tempat duduk. "Dia menawarkan tempat duduknya kepada wanita hamil." Gunakan menawarkan untuk makanan. "Aku menawarkan kue terakhir kepada saudara laki-lakiku, tetapi dia berkata tidak." Menawarkan itu baik karena menghormati pilihan orang lain.
Situasi kehidupan nyata menggunakan keduanya secara alami. Seorang orang tua berkata "Kamu menawarkan temanmu untuk bermain ayunan. Itu baik. Dia berkata ya, jadi kamu memberinya ayunan. Pertama kamu menawarkan. Lalu dia menerima. Lalu kamu memberi. Tawaran itu adalah pertanyaannya. Pemberian itu adalah tindakan setelah dia berkata ya." Contoh lain: seorang anak menawarkan camilan kepada seorang teman. Teman itu berkata "Tidak, terima kasih." Anak itu tidak memberikan camilan. Tawaran itu masih baik. Pemberian itu tidak terjadi. Tidak apa-apa.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak
Berikut adalah contoh sederhana dari "memberi kepada":
"Aku memeluk adikku ketika dia sedih."
"Tolong berikan catatan ini kepada gurumu."
"Dia memberikan sepedanya yang lama kepada tetangga."
Berikut adalah contoh sederhana dari "menawarkan kepada":
"Dia menawarkan untuk membantuku dengan teka-tekiku."
"Aku menawarkan teman saya permen karet terakhir."
"Dia menawarkan tempat duduknya kepada pria yang lebih tua di bus."
Perhatikan bagaimana contoh memberi melibatkan transfer yang selesai. Contoh menawarkan melibatkan saran atau pertanyaan. Anda dapat menawarkan tanpa memberi. Orang lain yang memutuskan. Itulah inti perbedaannya. Menawarkan itu sopan. Memberi adalah tindakan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak anak mengatakan "memberi" ketika mereka bermaksud "menawarkan". Mereka berkata "Aku memberinya bantuan" padahal sebenarnya mereka menawarkan bantuan. Cara yang benar adalah mengatakan "Aku menawarkan untuk membantu." Jika orang tersebut berkata tidak, Anda tidak memberikan bantuan. Anda hanya menawarkan. Perbedaan ini membantu anak-anak untuk tepat tentang apa yang sebenarnya terjadi. Menawarkan masih bagus. Memberi adalah langkah selanjutnya setelah ya.
Kesalahan lainnya adalah berpikir bahwa menawarkan lebih lemah daripada memberi. Seorang anak berkata "Menawarkan tidak sebaik memberi." Cara yang benar adalah mengetahui bahwa menawarkan sangat baik. Itu menunjukkan rasa hormat. Itu menanyakan orang tersebut apa yang mereka butuhkan. Terkadang menawarkan bahkan lebih baik daripada memberi karena tidak berasumsi. Anda mungkin memberi seseorang sesuatu yang tidak mereka inginkan. Sebuah tawaran memungkinkan mereka memilih. Itu bijaksana.
Kesalahan ketiga adalah melupakan bahwa Anda dapat menawarkan sesuatu yang tidak dapat Anda berikan. Seorang anak berkata "Aku menawarkan untuk membantu ibuku memasak, tetapi aku sebenarnya tidak bisa memasak." Tidak apa-apa. Tawaran itu baik. Ibumu mungkin akan mengajarimu. Atau dia mungkin berkata tidak terima kasih. Tawaran itu adalah niatnya. Pemberian itu adalah tindakannya. Ini membantu anak-anak memahami bahwa niat baik itu penting, bahkan jika tindak lanjutnya tidak sempurna.
Tips Memori Mudah
Berikut adalah trik sederhana. Bayangkan "memberi kepada" seperti menjatuhkan koin ke celengan. Koin itu hilang dari tanganmu. Itu ada di bank. Tindakannya selesai. Bayangkan "menawarkan kepada" seperti memegang koin di telapak tangan terbuka Anda dan bertanya "Apakah Anda mau ini?" Koin itu masih di tanganmu sampai mereka berkata ya. Jadi memberi = koin di bank (selesai). Menawarkan = koin di telapak tangan terbuka (masih milikmu kecuali diterima). Perbandingan ini berfungsi dengan baik.
Tips lainnya menggunakan huruf pertama. Memberi dimulai dengan M. Pikirkan "M untuk Menghilang." Setelah Anda memberi, barang itu hilang dari Anda. Menawarkan dimulai dengan M. Pikirkan "M untuk Memilih." Sebuah tawaran memberi orang lain pilihan. Berlatih dengan anak Anda. Tanyakan "Apakah orang lain pasti akan mendapatkan barang itu?" Jika ya, katakan memberi. Jika mereka punya pilihan, katakan menawarkan. Pertanyaan ini berfungsi untuk hampir semua situasi.
Waktu Latihan Cepat
Coba latihan sederhana ini dengan anak Anda.
Isi bagian yang kosong: Pilih "memberi" atau "menawarkan".
"Aku __________ temanku tumpangan pulang, tetapi dia berkata ibunya akan datang." (Jawaban: menawarkan)
"Tolong __________ surat ini ke kantor setelah sekolah." (Jawaban: memberi)
Pilihan ganda: Pilih deskripsi yang benar.
Yang mana yang berarti transfer selesai di mana orang tersebut menerima barang tersebut?
A) Menawarkan
B) Memberi
(Jawaban: B)
Yang mana yang berarti menyarankan transfer, menyerahkan pilihan kepada orang lain?
A) Memberi
B) Menawarkan
(Jawaban: B)
Pertanyaan cepat ini hanya membutuhkan waktu dua menit. Mereka membantu anak-anak melihat perbedaan antara saran dan tindakan yang selesai. Berlatih menawarkan dan memberi. Tawarkan camilan kepada anak Anda. Biarkan mereka berkata tidak. Itu adalah sebuah tawaran. Lalu berikan mereka camilan yang mereka inginkan. Itu adalah pemberian. Latihan nyata itu membangun kosakata dan keterampilan sosial bersama.
Ringkasan
Perbedaan utamanya sederhana. Memberi berarti memindahkan sesuatu kepada seseorang, menyelesaikan tindakan tersebut. Menawarkan berarti menyarankan untuk memberikan sesuatu, menyerahkan pilihan kepada orang lain. Mempelajari perbedaan ini membantu anak-anak bersikap sopan dan hormat sambil tetap murah hati. Teruslah menawarkan dan memberi. Anak Anda akan belajar bahwa sebuah tawaran membuka pintu, dan sebuah pemberian berjalan melewatinya. Keduanya adalah tindakan kebaikan yang indah.

