Apa Arti “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu kata dasar dapat tumbuh menjadi tiga bentuk yang berbeda. “Follow, follower, following” memiliki satu arti yang sama. Arti tersebut adalah “mengikuti atau mematuhi.” Masing-masing bentuk memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat. Satu kata menunjukkan suatu tindakan. Satu kata menyebutkan orang yang mengikuti. Satu kata menyebutkan sekelompok pengikut atau apa yang terjadi selanjutnya. Memahami ketiga bentuk ini membangun kosakata tentang arahan dan sosial.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “you, your, yours.” Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain. “Follow” adalah kata kerja. “Follower” adalah kata benda. “Following” adalah kata benda atau kata sifat. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda. Tindakan apa? Follow. Orang apa? Follower. Kelompok atau hal berikutnya apa? Following.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini dimulai dengan kata kerja “follow.” You follow a leader. ⟦PRESERVE_0⟧ You follow a recipe. ⟦PRESERVE_1⟧ Dari “follow,” kita membuat kata benda “follower.” “Follower” menyebutkan orang yang mengikuti atau mendukung seseorang. Contoh: “The queen had many loyal followers.” Dari “follow,” kita membuat kata benda “following.” “Following” menyebutkan sekelompok penggemar atau pendukung. Contoh: “The singer has a huge following.” “Following” juga bisa menjadi kata sifat yang berarti selanjutnya. Contoh: “Read the following sentence.” Keluarga ini tidak memiliki bentuk kata keterangan yang umum.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas Pikirkan seorang anak di dalam kelas. Anak tersebut akan “follow” instruksi guru. ⟦PRESERVE_2⟧ Itu adalah kata kerja. Anak tersebut adalah seorang “follower” dari aturan kelas. ⟦PRESERVE_3⟧ Itu adalah kata benda orang. Semua siswa bersama-sama adalah “following” guru. ⟦PRESERVE_4⟧ Itu adalah kata benda kelompok. “Following” day, anak tersebut mengingat pelajaran. ⟦PRESERVE_5⟧ Itu adalah kata sifat. Arti dasarnya tetap “mengikuti atau mematuhi.” Perannya berubah dengan setiap kalimat.
Makna yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? “Follow” selalu merupakan kata kerja. Itu menunjukkan tindakan mengikuti atau mematuhi. Contoh: “Follow the path to the river.” “Follower” selalu merupakan kata benda. Itu menyebutkan orang yang mengikuti. Contoh: “The dog is a loyal follower.” “Following” bisa menjadi kata benda atau kata sifat. Sebagai kata benda: “The band gained a large following.” Sebagai kata sifat: “Answer the following question.” Keluarga yang sama. Peran yang berbeda. Satu kata berfungsi sebagai kata benda dan kata sifat.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Keluarga ini tidak memiliki kata keterangan yang umum. Anda bisa mengatakan “followingly,” tetapi itu tidak digunakan. Aturan -ly tidak berlaku secara langsung untuk ketiga bentuk ini. Tidak apa-apa. Banyak keluarga kata memiliki celah. Bagian yang penting adalah mempelajari ketiga bentuk follow ini.
Hati-hati dengan Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya) “Follow” tidak memiliki huruf ganda. Itu dimulai dengan “f” dan diakhiri dengan “low.” Ketika kita menambahkan “-er,” kita mempertahankan kata tersebut. Follow + er = follower. Ketika kita menambahkan “-ing,” kita mempertahankan kata tersebut. Follow + ing = following. Kesalahan umum adalah menulis “follow” dengan satu “l” (foll ow has double l? Follow – F o l l o w. Yes, double “l.” So follow has double “l.”) ⟦PRESERVE_6⟧ Jadi “follow” memiliki ganda “l” di tengah. Follower juga memiliki ganda “l.” Following juga memiliki ganda “l.” Kesalahan umum lainnya adalah menulis “follower” dengan satu “w” (follow er has “ow” – correct). ⟦PRESERVE_7⟧ Kesalahan lainnya adalah menulis “following” dengan satu “l” (folowing). ⟦PRESERVE_8⟧ Ejaan yang benar memiliki ganda “l” – following. Tulis perlahan pada awalnya. Ingat: follow, follower, following.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Cobalah kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Isi bagian yang kosong dengan follow, follower, atau following.
Silakan _______ instruksi dengan hati-hati.
Pemimpin memiliki banyak _______ yang setia.
_______ hari itu jauh lebih hangat.
Band tersebut mendapatkan _______ yang besar setelah lagu hit mereka.
_______ panah untuk menemukan harta karun.
Seorang _______ yang baik mendengarkan dan belajar.
_______ kalimat menjelaskan aturannya.
Dia adalah seorang _______ dari akun daring itu.
Jawaban:
follow
followers
following
following
Follow
follower
following
follower
Teliti setiap jawaban secara perlahan. Tanyakan kepada anak Anda mengapa kata itu cocok. Puji usaha dan arahan yang baik. Jaga agar latihan tetap singkat dan jelas.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Anda dapat mengajarkan “follow, follower, following” melalui kehidupan sehari-hari. Gunakan permainan, resep, dan obrolan daring.
Di rumah, katakan “Follow me to the kitchen.” Tanyakan “Tindakan apa yang sedang kamu lakukan?”
Saat Anda bermain game, katakan “Kamu adalah pengikut aturan yang baik.” Tanyakan “Apa itu follower?”
Saat Anda berbicara tentang seorang penyanyi populer, katakan “Mereka memiliki banyak pengikut.” Tanyakan “Apa arti following di sini?”
Saat Anda memberikan daftar, katakan “Selesaikan tugas berikut.” Tanyakan “Apa arti following dalam kalimat ini?”
Mainkan game “berbaris”. Tuliskan ketiga kata tersebut di catatan tempel. Ucapkan sebuah kalimat. Biarkan anak Anda memegang kata yang benar. Contoh: “Follow the leader.” Anak memegang “follow.” “He is a follower.” Anak memegang “follower.” “The following day.” Anak memegang “following.”
Gambar poster tiga bagian. Tulis “follow” dengan gambar sebaris bebek. Tulis “follower” dengan gambar seseorang di belakang seorang pemimpin. Tulis “following” dengan gambar daftar dengan angka. Gantungkan di dinding.
Gunakan game “Simon Says”. Katakan “Follow my actions.” Biarkan anak Anda meniru. Katakan “Kamu adalah pengikut yang baik.”
Jaga agar setiap sesi di bawah lima menit. Ulangi permainan di hari yang berbeda. Anak-anak belajar melalui mengikuti dan memimpin yang menyenangkan.
Saat anak Anda melakukan kesalahan, tersenyumlah. Katakan “Usaha yang bagus. Biarkan saya tunjukkan lagi.” Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana. Kemudian lanjutkan.
Tidak perlu latihan tata bahasa. Tidak perlu ujian. Hanya contoh yang hangat dan mengikuti yang nyata setiap hari. Segera anak Anda akan menguasai “follow, follower, following.” Keterampilan itu akan membantu mereka mengambil arahan, memahami kelompok, dan mengetahui apa yang terjadi selanjutnya.

