Apa yang Membuat Orang Suci Berbaris Begitu Gembira?

Apa yang Membuat Orang Suci Berbaris Begitu Gembira?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Pernahkah Anda mendengar sebuah band bermain di jalan? Musiknya sangat bahagia dan kuat sehingga membuat Anda ingin menggerakkan kaki. Ada sebuah lagu terkenal yang dimainkan persis seperti itu, tetapi tentang hari yang sangat istimewa dan penuh harapan. Ini adalah lagu yang menantikan masa depan yang penuh sukacita. Mari kita belajar tentang lagu yang membangkitkan semangat "When the Saints Go Marching In."

Tentang Lagu

Mari kita baca kata-kata penuh harapan dan berulang dari lagu klasik ini.

Oh, when the saints go marching in, Oh, when the saints go marching in, Lord, I want to be in that number, When the saints go marching in.

Lagu ini adalah lagu rohani dan gospel tradisional Afrika-Amerika. Ini adalah nada yang hidup dan berirama yang mengungkapkan harapan yang mendalam. "Orang-orang suci" dalam lagu tersebut mengacu pada orang-orang yang setia yang telah menjalani kehidupan yang baik. Lagu ini membayangkan hari esok di surga ketika orang-orang suci ini berbaris bersama dengan gembira. Keinginan penyanyi adalah untuk dihitung di antara mereka—untuk menjadi "dalam jumlah itu." Meskipun dimulai sebagai lagu rohani yang lambat dan khidmat di gereja, lagu ini menjadi terkenal di dunia sebagai standar jazz yang cepat dan bahagia, terutama di kota New Orleans. Sekarang menjadi lagu paling terkenal yang dimainkan di "pemakaman jazz," di mana pawai yang lambat dan sedih ke pemakaman berubah menjadi parade yang gembira dan menari dalam perjalanan kembali, merayakan kehidupan orang tersebut dan kedatangan mereka di surga.

Tentang Apa Lagu Itu

Lagu ini melukiskan gambaran parade surgawi yang luar biasa. Bayangkan jalan yang cerah dan keemasan di tempat yang indah. Sebuah band yang mulia sedang bermain, dan barisan orang—orang suci—berbaris dengan senyum di wajah mereka. Mereka bahagia dan damai.

Penyanyi sedang menyaksikan adegan ini, baik dalam imajinasinya atau dari kejauhan. Mereka dipenuhi dengan keinginan yang kuat. Mereka bernyanyi tentang saat "kapan" parade ini terjadi. Mereka berkata dua kali, dengan kegembiraan yang meningkat, "Oh, when the saints go marching in." Kemudian, mereka membuat permintaan pribadi mereka yang diketahui Tuhan: "Lord, I want to be in that number." Mereka ingin bergabung dalam parade. Mereka ingin menjadi salah satu orang suci yang berbaris. Lagu ini adalah doa musikal untuk kehidupan yang baik dan kehidupan setelah kematian yang bahagia, diiringi dengan nada yang membuat Anda merasa seperti sudah berbaris.

Siapa yang Membuatnya & Kisahnya

"When the Saints Go Marching In" adalah lagu rohani rakyat tradisional, jadi penulis aslinya tidak diketahui. Itu dinyanyikan oleh komunitas Afrika-Amerika pada akhir tahun 1800-an, kemungkinan di Amerika Serikat bagian selatan. Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1896. Perubahannya menjadi lagu kebangsaan jazz dikreditkan kepada musisi New Orleans, yang paling terkenal adalah Louis Armstrong, yang merekam versi yang sangat populer pada tahun 1938. Dalam budaya New Orleans, lagu tersebut menjadi pusat tradisi parade "second line", mengubah lagu tentang akhirat menjadi perayaan kehidupan itu sendiri bagi semua orang di komunitas.

Lagu ini menjadi lagu kebangsaan global karena tiga alasan kuat. Pertama, melodinya sangat sederhana, berulang, dan mudah beradaptasi. Itu dapat dimainkan lambat dan penuh perasaan atau cepat dan jazzy, membuatnya sempurna untuk suasana hati apa pun. Kedua, pesan harapan dan inklusinya bersifat universal. Keinginan untuk menjadi bagian dari sesuatu yang baik dan menggembirakan beresonansi dengan orang-orang dari semua latar belakang. Ketiga, itu tidak dapat dipisahkan dari budaya jazz New Orleans yang semarak dan meriah, yang telah menyebarkan energi dan gayanya ke seluruh dunia.

Kapan Harus Menyanyikannya

Lagu ini sangat cocok untuk momen-momen yang bijaksana dan meriah. Anda dapat menyanyikannya sebagai lagu berbaris yang bahagia bersama keluarga Anda saat berjalan ke taman, menghentakkan kaki Anda sesuai irama. Anda dapat menyanyikannya perlahan dan pelan sebagai harapan sebelum tidur. Anda juga dapat menyanyikannya pada perayaan keluarga, seperti ulang tahun, membayangkan parade semua orang yang Anda cintai berbaris untuk merayakan.

Apa yang Dapat Dipelajari Anak-Anak

Lagu yang kuat dan mudah beradaptasi ini penuh dengan pelajaran yang luar biasa. Mari bergabung dalam parade dan lihat apa yang bisa kita pelajari.

Kosakata

Lagu ini mengajarkan kita kata-kata spiritual dan musik yang penting. "Orang-orang suci" adalah orang-orang yang sangat suci dan baik, seringkali dalam arti agama. "Berbaris" berarti berjalan dengan langkah yang teratur dan mantap, seperti seorang prajurit atau dalam parade. "In" di sini berarti memasuki atau tiba di suatu tempat (seperti surga). "Lord" adalah gelar untuk Tuhan atau Yesus. Sebuah "number" dalam konteks ini berarti sebuah kelompok atau jumlah orang. "Oh" adalah seruan yang mengungkapkan perasaan yang kuat.

Mari gunakan kata-kata ini! Anda dapat mengatakan, "Band itu berbaris dalam parade liburan." Atau, "Sejumlah besar burung terbang ke selatan untuk musim dingin." Kata baru: Second Line. Ini adalah sekelompok orang yang mengikuti parade utama di New Orleans, menari dan merayakan. Lagu ini adalah klasik "second line".

Keterampilan Bahasa

Lagu ini adalah pelajaran yang bagus dalam menggunakan klausa "when" untuk berbicara tentang masa depan dan kata kerja "want to" untuk mengungkapkan keinginan. Klausa "when" menetapkan waktu untuk sesuatu terjadi. Lagu itu berulang: "Oh, when the saints go marching in." Ini mengatur adegan untuk keinginan penyanyi.

Inti dari lagu ini adalah ungkapan keinginan: "I want to be in that number." Strukturnya adalah: Subjek (I) + "want to" + kata kerja dasar (be). Ini adalah cara yang sangat umum dan berguna untuk berbicara tentang apa yang Anda inginkan. Kita menggunakannya sepanjang waktu: "I want to play." "She wants to read." Lagu ini menggunakan struktur ini untuk membuat keinginan pribadi yang sangat penting.

Suara & Kesenangan Irama

Dengarkan irama berbaris yang kuat dan mantap dari lagu tersebut. Melodi menggunakan pengulangan untuk membangun energi. Dua baris pertama persis sama. Nada sering bergerak naik dan turun dalam langkah-langkah, yang membuatnya mudah dinyanyikan. Kata "marching" memiliki dua suku kata yang cocok dengan langkah kiri-kanan dari sebuah barisan: MARCH-ing.

Iramanya adalah waktu 4/4 yang jelas dan memantul, sempurna untuk berlagak. Cobalah bertepuk tangan pada ketukan 2 dan 4 untuk nuansa jazzy: oh, WHEN the SAINTS go MARCH-ing IN. Melodinya sederhana, menggunakan rentang nada yang kecil, dan sangat menarik. Pola musik yang kuat, berulang, dan fleksibel inilah yang membuat lagu ini sangat mudah diingat dan dapat dimainkan dalam berbagai cara. Anda dapat menulis lagu parade Anda sendiri! Gunakan struktur yang sama. Cobalah: "Oh, when the ice cream truck comes rolling in, oh, when the ice cream truck comes rolling in, I want to be first in the line, when the ice cream truck comes rolling in!"

Budaya & Ide-Ide Besar

"When the Saints Go Marching In" adalah landasan budaya rohani Afrika-Amerika dan jazz New Orleans. Ini mencerminkan cara unik kesedihan dan kegembiraan digabungkan dalam pemakaman jazz New Orleans—sebuah tradisi yang mengakui kesedihan tetapi pada akhirnya merayakan kehidupan dan harapan akan kehidupan setelah kematian. Perjalanan lagu dari gereja ke klub jazz menunjukkan bagaimana musik dapat berkembang dan membawa makna yang mendalam dalam pengaturan yang berbeda.

Lagu ini berbagi tiga ide mendalam. Pertama, ini tentang harapan dan aspirasi. Penyanyi bercita-cita untuk berada di antara yang baik, untuk menjalani kehidupan yang layak untuk bergabung dengan orang-orang kudus. Ini adalah lagu tentang membidik tinggi. Kedua, ia merayakan komunitas dan rasa memiliki. "Number" adalah sebuah kelompok, dan keinginannya adalah menjadi bagian dari kelompok itu, tidak sendirian. Ketiga, ia mewujudkan kegembiraan yang tangguh. Bahkan ketika lagu itu tentang peristiwa surgawi di masa depan, musiknya membuat Anda merasa gembira sekarang, mengajarkan bahwa harapan itu sendiri dapat menjadi kekuatan yang kuat dan membangkitkan semangat.

Nilai & Imajinasi

Bayangkan parade orang-orang kudus. Seperti apa rupa mereka? Apakah mereka dari berbagai waktu dan tempat? Apakah mereka mengenakan pakaian putih? Seperti apa rupa jalan surgawi itu? Apakah terbuat dari emas atau awan? Seperti apa suara musiknya? Terompet yang kuat? Seluruh band kuningan? Sekarang bayangkan diri Anda dalam parade "second line" New Orleans. Apa yang Anda kenakan? Topi mewah? Bagaimana rasanya menari di jalan bersama ratusan orang? Gambarlah dua gambar berdampingan: satu parade orang-orang kudus surgawi dan satu parade jalanan New Orleans yang gembira. Lihat bagaimana perasaan berbaris yang gembira menghubungkannya.

Lagu ini menginspirasi kita untuk hidup dengan baik dan menemukan kegembiraan dalam komunitas. Ide yang indah adalah mengadakan percakapan "Orang Suci dalam Hidup Kita". Lagu ini tentang orang-orang yang menjalani kehidupan yang baik. Bersama keluarga Anda, bicarakan tentang seseorang yang Anda kenal (anggota keluarga, teman, atau bahkan tokoh sejarah) yang menurut Anda adalah orang yang baik dan baik—seorang "orang suci" dengan caranya sendiri. Bagikan cerita tentang mereka. Ini berfokus pada dampak positif yang dapat dimiliki orang, yang merupakan inti dari keinginan lagu tersebut.

Jadi, saat nada terakhir dari barisan memudar, pikirkan tentang perjalanan yang diundang lagu ini. Ini adalah pelajaran kosakata dalam spiritualitas dan musik. Ini adalah pelajaran tata bahasa dalam mengungkapkan harapan dan keinginan di masa depan. Ini adalah pelajaran musik dalam irama yang mudah beradaptasi dan menggembirakan. Dari "Oh, when" pertama hingga "marching in" terakhir, ia membungkus keinginan yang mendalam untuk kehidupan yang baik dan akhir yang bahagia dalam nada yang begitu bersemangat sehingga membuat Anda ingin berdiri dan bergabung dalam parade sekarang juga. "When the Saints Go Marching In" mengajarkan kita bahwa musik dapat membawa harapan tertinggi kita, bahwa komunitas adalah sumber kekuatan, dan bahkan lagu tentang hari esok dapat mengisi hari ini dengan irama yang membuat hati Anda menari.

Inti Pengambilan Anda

Anda sekarang adalah ahli lagu "When the Saints Go Marching In." Anda tahu itu adalah lagu rohani Afrika-Amerika tradisional yang menjadi standar jazz New Orleans. Anda telah mempelajari kata-kata seperti "orang-orang kudus," "berbaris," dan "jumlah," dan Anda telah berlatih menggunakan klausa "when" dan "want to" untuk mengungkapkan harapan di masa depan. Anda telah merasakan irama berbarisnya yang kuat, dan menciptakan versi Anda sendiri. Anda juga telah menemukan hubungan mendalam lagu dengan budaya gospel dan jazz serta pesannya tentang harapan, komunitas, dan kegembiraan yang tangguh.

Misi Latihan Anda

Pertama, adakan "Second Line yang Gembira" di rumah. Bersihkan sedikit ruang. Mainkan versi lagu (seperti Louis Armstrong). Ambil syal, topi, atau instrumen buatan sendiri. Berbaris di sekitar ruang tamu Anda. Saat musik diputar, lakukan barisan yang lambat dan sedih. Kemudian, ketika Anda mengatakan "pergi!", beralih ke tarian cepat dan bahagia, merayakan seperti second line New Orleans. Ini membantu Anda merasakan dua emosi lagu.

Kedua, rancang bendera "Parade Orang Suci" Anda. Lagu itu membayangkan sebuah parade. Rancang bendera atau spanduk untuk parade itu. Simbol apa yang akan mewakili kebaikan, kegembiraan, dan komunitas? Gambarlah di selembar kertas. Di bagian atas, tulis: "I want to be in that number." Jelaskan bendera Anda kepada keluarga Anda. Ini memungkinkan Anda untuk memikirkan nilai-nilai yang dirayakan lagu tersebut.