Apakah kamu punya tempat istimewa tempat kamu suka bermain dan menari? Mungkin taman bermain atau ruang keluarga sendiri? Di negara yang cerah bernama Prancis, ada jembatan tua terkenal yang dinyanyikan orang-orang. Lagu tersebut membayangkan semua orang mulai dari wanita hingga tentara menari di sana! Mari kita kunjungi jembatan ini melalui lagu “Sur le Pont d’Avignon.”
Tentang Lagu
Lagu ini hampir selalu dinyanyikan dalam bahasa Prancis aslinya. Mari kita baca bait pertama dan artinya dalam bahasa Inggris.
Sur le pont d’Avignon, L’on y danse, l’on y danse, Sur le pont d’Avignon, L’on y danse tout en rond.
(Di jembatan Avignon, Kita semua menari di sana, kita semua menari di sana, Di jembatan Avignon, Kita semua menari dalam lingkaran.)
Lagu tersebut kemudian menambahkan bait tentang orang yang berbeda menari:
Les belles dames font comme ça, Et puis encore comme ça. (Wanita-wanita cantik melakukan seperti ini, Dan kemudian lagi seperti ini.)
Les beaux messieurs font comme ça, Et puis encore comme ça. (Tuan-tuan tampan melakukan seperti ini, Dan kemudian lagi seperti ini.)
Lagu ini adalah lagu rakyat dan tarian tradisional Prancis. Ini adalah nada melingkar yang hidup yang mengundang semua orang untuk membayangkan menari di jembatan terkenal. Lagu tersebut menggambarkan pemandangan yang menggembirakan di mana wanita cantik, pria tampan, tukang kebun, tentara, dan banyak lagi semuanya datang ke jembatan untuk menari dengan cara khusus mereka sendiri. Jembatan itu adalah Pont Saint-Bénézet, jembatan bersejarah nyata di kota Avignon yang indah di selatan Prancis. Dibangun pada abad ke-12, sekarang sebagian rusak, tetapi lagu tersebut membuatnya tetap hidup dalam imajinasi kita sebagai tempat perayaan.
Tentang Apa Lagu Itu
Lagu tersebut melukiskan gambaran yang jelas dan bergerak. Pertama, kita dibawa ke jembatan itu sendiri. Membentang di atas sungai yang lebar dan berkilau. Matahari hangat. Kemudian, kita mendengar musik dan melihat orang-orang. Kerumunan yang bahagia telah berkumpul tepat di jembatan. Mereka semua berpegangan tangan dan menari bersama dalam lingkaran besar yang menggembirakan.
Sekarang, lagu mulai menunjukkan penari yang berbeda. Pertama, wanita-wanita cantik. Mereka melangkah maju dan melakukan gerakan tarian yang anggun, mungkin membungkuk atau berputar. Mereka melakukannya sekali, dan kemudian mereka melakukannya lagi. Selanjutnya, pria-pria tampan. Mereka melangkah maju dan melakukan gerakan tarian yang sopan dan kuat, mungkin membungkuk atau menginjak. Mereka melakukannya sekali, dan kemudian mereka melakukannya lagi. Lagu tersebut dapat dilanjutkan dengan tukang kebun, wanita pencuci, tentara, dan musisi, masing-masing kelompok memamerkan tarian khusus mereka sendiri.
Siapa yang Membuatnya & Kisahnya
“Sur le Pont d’Avignon” adalah lagu tradisional yang sangat tua, jadi kita tidak tahu siapa yang menulisnya. Telah dinyanyikan di Prancis selama ratusan tahun, setidaknya sejak abad ke-15. Lagu tersebut mengacu pada Pont d’Avignon yang asli, sebuah jembatan yang merupakan titik penyeberangan utama di atas Sungai Rhône. Pada Abad Pertengahan, area di bawah lengkungan jembatan adalah tempat yang ramai dengan kedai minuman dan toko-toko, tempat orang-orang mungkin benar-benar berkumpul untuk bernyanyi dan menari. Lagu tersebut menangkap semangat meriah dari waktu dan tempat itu.
Lagu ini adalah favorit di seluruh dunia karena tiga alasan yang menyenangkan. Pertama, melodinya sangat bahagia, sederhana, dan menarik. Itu membuatmu ingin bangun dan bergerak saat kamu mendengarnya. Kedua, ini adalah jendela yang indah ke dalam budaya, sejarah, dan bahasa Prancis, membuat tempat yang jauh terasa ramah dan menyenangkan. Ketiga, ini adalah lagu aksi yang sempurna. Bagian “font comme ça” (lakukan seperti ini) mengundangmu untuk menemukan gerakan tarianmu sendiri, membuatnya interaktif dan kreatif setiap kali kamu menyanyikannya.
Kapan Harus Menyanyikannya
Lagu ini sangat cocok untuk permainan aktif dan imajinatif. Kamu dapat menyanyikannya selama pesta dansa keluarga di ruang keluarga, bergantian menjadi “belles dames” dan “beaux messieurs” dan membuat gerakan “comme ça”mu sendiri. Kamu dapat menyanyikannya saat berjalan-jalan, berpura-pura retakan trotoar adalah jembatan Avignon dan menari saat kamu melewatinya. Kamu juga dapat bersenandung sambil membangun jembatan dengan balok atau Lego, membayangkan orang-orang kecil menari di kreasi kamu.
Hasil Pembelajaran Anak-Anak
Lagu dansa yang menggembirakan ini penuh dengan pelajaran yang luar biasa. Mari bergabung dengan lingkaran dan temukan semuanya.
Kosakata
Lagu tersebut mengajarkan kita kata-kata bahasa Prancis yang sederhana namun penting. “Sur” berarti “di atas.” “Le pont” berarti “jembatan.” “D’Avignon” berarti “dari Avignon” (sebuah kota di Prancis). “L’on y danse” berarti “seseorang menari di sana” atau “kita menari di sana.” “Tout en rond” berarti “semua dalam lingkaran” atau “dalam lingkaran.”
“Les belles dames” berarti “wanita-wanita cantik.” “Les beaux messieurs” berarti “tuan-tuan tampan.” “Font” berarti “melakukan” atau “membuat.” “Comme ça” berarti “seperti ini.” “Et puis encore” berarti “dan kemudian lagi.” Kata baru: Landmark. Ini adalah bangunan atau struktur yang terkenal atau penting. Pont d’Avignon adalah tengara Prancis yang terkenal.
Keterampilan Bahasa
Lagu ini adalah pelajaran fantastis dalam menggunakan preposisi “di atas” (dalam bahasa Prancis: “sur”). Preposisi adalah kata yang menunjukkan hubungan antara kata benda dan kata lain, sering kali memberi tahu kita tentang tempat atau waktu. Seluruh pengaturan lagu didefinisikan oleh preposisi “sur.”
Lihat judul dan baris yang diulang: “Sur le pont d’Avignon.” Ini berarti “Di jembatan Avignon.” Ini memberi tahu kita persis di mana tarian itu terjadi. Kita menggunakan preposisi seperti ini sepanjang waktu dalam bahasa Inggris: di dalam rumah, di bawah meja, di samping pohon. Lagu tersebut juga menggunakan bentuk waktu sekarang bahasa Prancis “l’on y danse” (kita menari di sana) untuk menggambarkan tindakan kebiasaan—sesuatu yang biasanya dilakukan orang di jembatan itu di dunia imajiner lagu tersebut. Ini adalah cara yang bagus untuk belajar tentang menggambarkan rutinitas.
Suara & Kesenangan Irama
Dengarkan pola melodi yang ceria dan memantul. Lagu tersebut menggunakan pengulangan yang luar biasa: “l’on y danse” dinyanyikan dua kali, dan setiap bait diakhiri dengan “et puis encore comme ça” yang lucu. Suaranya ringan dan musikal.
Iramanya adalah ketukan 4/4 yang jelas, berbaris, dan dapat ditarikan. Ini memiliki nuansa “langkah-bersama-langkah.” Coba tepuk: Sur le PONT d’A-vi-GNON. Melodinya sederhana, berulang, dan bergerak naik dan turun seperti langkah-langkah kecil tarian. Irama yang dapat diprediksi dan memantul ini membuatnya sangat mudah untuk dipelajari, diingat, dan bergerak.
Kamu dapat membuat lagu lokasi kamu sendiri! Gunakan nada yang sama. Coba: “Di taman kota asal kita, kita semua bermain di sana, kita semua bermain di sana. Di taman kota asal kita, kita semua bermain bola dan berlarian. Anak-anak kecil melompat seperti ini, dan kemudian lagi seperti ini!”
Budaya & Ide Besar
Lagu ini adalah kartu pos yang indah dari wilayah Provence di Prancis. Ini menghubungkan kita dengan sejarah, arsitektur, dan tradisi sosial Prancis dari farandole, tarian rantai yang dilakukan orang dalam lingkaran dan garis, seringkali di festival. Lagu tersebut mencerminkan budaya yang merayakan kegembiraan publik, musik, dan pertemuan komunitas di lingkungan yang indah dan bersejarah.
Lagu tersebut berbagi tiga ide yang indah. Pertama, ini tentang komunitas dan inklusivitas. Jembatan menyambut semua orang—wanita, pria, pekerja, tentara—untuk menari bersama, menunjukkan bahwa kegembiraan adalah untuk semua orang. Kedua, ini merayakan warisan budaya dan tempat. Lagu tersebut menjaga ingatan akan jembatan kuno tertentu tetap hidup, mengajari kita untuk menghargai dan menyanyikan tentang tempat-tempat penting dari masa lalu. Ketiga, ini tentang ekspresi diri melalui gerakan. “Comme ça” mengundang semua orang untuk berkontribusi pada gerakan tarian unik mereka sendiri, menghargai kreativitas individu dalam kegiatan kelompok.
Nilai & Imajinasi
Biarkan imajinasi kamu menari di Pont d’Avignon. Seperti apa sungai yang mengalir di bawahnya? Apakah itu biru? Apakah ada perahu? Apa yang dikenakan para penari? Gaun kuno yang mewah? Topi? Bisakah kamu mendengar para musisi? Biola? Sebuah drum? Jam berapa sekarang? Sore yang cerah? Malam yang hangat dengan lentera? Bayangkan kamu ada di sana. Apa gerakan tarian “comme ça” khususmu? Putaran? Jalan yang lucu? Lompatan? Gambarlah jembatan yang dipenuhi dengan semua jenis orang yang menari dengan cara unik mereka.
Lagu tersebut menginspirasi kita untuk menghargai ruang dan tradisi bersama. Ide yang luar biasa adalah mengadakan momen “Jembatan Persahabatan”. Bersama keluarga atau teman-temanmu, berpegangan tangan dalam lingkaran. Nyanyikan lagu itu, dan saat kamu sampai pada “font comme ça,” kelilingi lingkaran biarkan setiap orang menunjukkan satu gerakan tarian sederhana dan bahagia agar semua orang dapat meniru. Ini membangun komunitas, seperti yang dijelaskan lagu tersebut.
Jadi, saat tarian kita di jembatan imajiner berakhir, pikirkan tentang perjalanan yang telah dilakukan lagu ini. Itu telah mengajarimu kata-kata bahasa Prancis untuk “di atas” dan “jembatan.” Itu telah memberimu pola ritmik untuk ditepuk. Itu telah menunjukkan kepadamu bagian dari sejarah Prancis yang terbuat dari batu dan lagu. “Sur le Pont d’Avignon” lebih dari sekadar nada; itu adalah undangan. Undangan untuk bergerak, untuk mempelajari bahasa baru, untuk merayakan komunitas, dan untuk menggunakan imajinasimu untuk mengunjungi tempat yang indah dan jauh di mana semua orang selalu menari di bawah sinar matahari. Dari langkah pertama “sur le pont” hingga “comme ça” terakhir, itu membuktikan bahwa belajar tentang dunia bisa menjadi petualangan menari yang menyenangkan.
Inti Pengambilanmu
Kamu sekarang adalah teman dari lagu “Sur le Pont d’Avignon.” Kamu tahu itu adalah lagu dansa tradisional Prancis tentang jembatan bersejarah nyata. Kamu telah mempelajari kata-kata bahasa Prancis seperti “sur” (di atas) dan “pont” (jembatan), dan kamu telah melihat bagaimana preposisi memberi tahu kita di mana. Kamu telah merasakan irama yang bisa ditarikan dan bahkan menyusun lagu lokasimu sendiri. Kamu juga telah menemukan perayaan komunitas lagu tersebut, warisan budaya, dan kegembiraan sederhana dan universal dari menari bersama.
Misi Latihanmu
Pertama, bangun dan menarilah di jembatanmu. Gunakan bantal, selimut, atau selotip di lantai untuk membuat bentuk jembatan di kamarmu. Berjalanlah ke “jembatan”mu, dan mulailah menyanyikan lagu itu. Menarilah dalam lingkaran di atasnya. Saat kamu bernyanyi tentang wanita dan pria, berhentilah dan temukan gerakan tarian khusus untuk masing-masing. Lakukan seluruh lagu di jembatan buatanmu.
Kedua, jadilah pemandu wisata untuk mainan. Ambil mainan atau boneka favorit. Tunjukkan padanya gambar Pont d’Avignon yang asli (kamu dapat meminta bantuan orang dewasa untuk menemukan satu secara online). Kemudian, ceritakan kepada mainanmu kisah lagu itu dengan kata-katamu sendiri: “Ini adalah jembatan di Avignon. Dalam lagu itu, semua orang pergi ke sana untuk menari! Para wanita melakukan ini… para pria melakukan ini…” Perankan untuk mereka. Ini membantumu menjelaskan kisah dan budaya lagu tersebut.


