Siapa yang Merencanakan untuk Menyelamatkan Hewan di Bahtera?

Siapa yang Merencanakan untuk Menyelamatkan Hewan di Bahtera?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Pernahkah Anda melihat badai hujan yang sangat deras? Bagaimana jika hujan turun berhari-hari, dan seluruh dunia mulai banjir? Dahulu kala, sebuah cerita dari Alkitab menceritakan tentang seorang pria yang diperingatkan tentang banjir seperti itu. Ia memiliki tugas besar: membangun sebuah bahtera raksasa untuk menyelamatkan keluarganya dan dua dari setiap jenis hewan. Ada sebuah lagu terkenal dan gembira yang menceritakan kisah kerja sama dan kelangsungan hidup ini. Mari kita belajar tentang lagu rohani "Siapa yang Membangun Bahtera?"

Tentang Lagu

Mari kita baca kata-kata yang membangun dan menggembirakan dari lagu panggilan-dan-respons yang terkenal ini.

Siapa yang membangun bahtera? Nuh, Nuh! Siapa yang membangun bahtera? Saudara Nuh membangun bahtera.

Nah, bukankah Nuh tua membangun bahtera? Ia membangunnya dari kulit kayu hikori.

Ia membangunnya panjang, lebar dan tinggi, Banyak ruang untuk yang besar dan kecil.

Hewan-hewan itu datang berpasangan, berpasangan, Hewan-hewan datang berpasangan, berpasangan. Gajah dan kanguru, ru, ru, Anak-anak Tuhan.

Hewan-hewan itu datang bertiga, bertiga, Hewan-hewan datang bertiga, bertiga. Kutu dan nyamuk dan lebah, bi, bi, Anak-anak Tuhan.

Hujan turun empat puluh hari dan hujan turun empat puluh malam, Nuh harus menjaga bahtera tetap rapat.

Matahari terbit dan mengeringkan daratan, Kemuliaan, kemuliaan, haleluya! Burung merpati membawa ranting di tangannya.

Siapa yang membangun bahtera? Nuh, Nuh! Siapa yang membangun bahtera? Saudara Nuh membangun bahtera.

Lagu ini adalah lagu rohani dan kumulatif tradisional Amerika. Lagu ini didasarkan pada kisah Alkitab tentang Bahtera Nuh dari Kitab Kejadian. Lagu ini disusun sebagai panggilan-dan-respons yang meriah, di mana seorang pemimpin mengajukan pertanyaan dan kelompok memberikan jawabannya. Lagu ini menceritakan kisah Nuh yang mengikuti perintah Tuhan untuk membangun bahtera besar untuk selamat dari banjir besar. Lagu ini mencantumkan bahan-bahannya, menggambarkan hewan-hewan yang datang berpasangan (dan dengan jenaka bertiga untuk serangga), dan merayakan akhir dari banjir. Ini adalah lagu tentang iman, ketaatan, kelangsungan hidup, dan sukacita dalam melestarikan kehidupan.

Tentang Apa Lagu Itu

Lagu ini melukiskan gambaran proyek pembangunan komunitas yang besar. Dimulai dengan pertanyaan besar: "Siapa yang membangun bahtera?" Jawabannya diteriakkan dengan sukacita: "Nuh, Nuh!" Penyanyi menegaskan bahwa "Nuh tua" membangunnya dari "kulit kayu hikori" (kayu hickory), dan ia membangunnya cukup besar untuk semuanya.

Kemudian, bagian yang menyenangkan: hewan-hewan tiba. Lagu itu mengatakan mereka datang berpasangan, seperti gajah dan kanguru. Kemudian, untuk makhluk kecil, ia bercanda bahwa mereka datang bertiga, seperti kutu dan lebah. Ini menambah humor dan imajinasi pada cerita. Lagu ini menggambarkan hujan besar yang berlangsung selama empat puluh hari dan malam, dan bagaimana Nuh harus menjaga bahtera tetap aman. Akhirnya, matahari terbit, seekor merpati membawa ranting zaitun sebagai tanda daratan kering, dan semua orang menyanyikan "Kemuliaan, haleluya!" Lagu ini diakhiri dengan menanyakan pertanyaan pertama lagi, membawa cerita itu kembali ke lingkaran penuh. Ini adalah perayaan musikal dari misi penyelamatan yang besar dan sukses.

Siapa yang Membuatnya & Kisahnya

"Siapa yang Membangun Bahtera?" adalah lagu rohani tradisional Afrika-Amerika, jadi penulis aslinya tidak diketahui. Lagu ini berasal dari tradisi musik suci kulit hitam yang kaya pada abad ke-19, di mana kisah-kisah Alkitab diubah menjadi lagu-lagu harapan, ketahanan, dan pesan-pesan berkode tentang pembebasan dari kesulitan. Kisah banjir Nuh—sebuah kisah tentang selamat dari bencana besar melalui iman dan kerja keras—bergema sangat dalam. Lagu ini menjadi standar di sekolah Minggu, perkemahan musim panas, dan kelompok pramuka karena format panggilan-dan-responsnya yang energik dan bait-bait hewan yang menyenangkan. Lagu ini telah direkam oleh banyak artis gospel, folk, dan anak-anak, menjadikannya cara yang dicintai untuk menceritakan salah satu kisah tertua di dunia.

Lagu rohani ini tetap menjadi favorit karena tiga alasan yang menggembirakan. Pertama, struktur panggilan-dan-responsnya sangat menarik dan sempurna untuk bernyanyi bersama, menarik semua orang ke dalam cerita. Kedua, ia mengubah kisah Alkitab yang serius menjadi daftar hewan yang menyenangkan, berirama, dan terkadang konyol, yang membuatnya sangat menarik bagi anak-anak. Ketiga, ia membawa pesan harapan, persiapan, dan kepedulian yang kuat terhadap semua makhluk hidup, nilai-nilai yang penting dalam budaya atau keluarga mana pun.

Kapan Harus Menyanyikannya

Lagu ini sangat cocok untuk bercerita kelompok yang energik. Anda dapat menyanyikannya dalam perjalanan keluarga, bergantian menjadi pemanggil dan menyebutkan nama hewan yang berbeda. Anda dapat menyanyikannya sambil membangun benteng dengan bantal dan selimut, berpura-pura itu adalah bahtera Anda sendiri. Anda juga dapat menyanyikannya pada hari hujan, mendengarkan hujan dan merasa nyaman dan aman di dalam, seperti hewan-hewan di bahtera.

Apa yang Dapat Dipelajari Anak-Anak

Lagu-cerita ini adalah wadah yang luar biasa untuk belajar. Mari kita jelajahi apa yang diajarkannya.

Kosakata

Lagu ini mengajarkan kita kata-kata spesifik, deskriptif, dan menyenangkan. Sebuah "bahtera" adalah sebuah perahu besar yang dibangun untuk menyelamatkan manusia dan hewan dari banjir. "Hikori" adalah singkatan dari hickory, sejenis pohon Amerika Utara yang kuat. "Kulit kayu" adalah lapisan luar yang keras dari sebuah pohon. "Berpasangan" dan "bertiga" adalah cara bermain untuk mengatakan "dua" dan "tiga." "Kanguru" dan "lebah" adalah perluasan nama hewan yang konyol dan berima. "Nyamuk" adalah serangga terbang yang sangat kecil. Sebuah "merpati" adalah burung, seringkali merupakan simbol perdamaian. Sebuah "ranting" adalah bagian dari sebuah pohon.

Mari kita gunakan kata-kata ini! Anda dapat mengatakan, "Perahu itu dibangun dari kayu ek yang kuat." Atau, "Nyamuk-nyamuk itu berdengung di sekitar buah." Kata baru: Kumulatif. Ini menggambarkan sebuah lagu di mana setiap bait menambahkan elemen baru, membangun yang sebelumnya. Lagu ini secara kumulatif menambahkan hewan dan peristiwa.

Keterampilan Bahasa

Lagu ini adalah pelajaran yang luar biasa dalam menggunakan bentuk lampau sederhana untuk bercerita dan membentuk pertanyaan dalam bentuk lampau. Lagu ini mengajukan pertanyaan tentang tindakan lampau: "Siapa yang membangun bahtera?" dan kemudian menjawabnya: "Nuh membangun bahtera." Seluruh cerita diceritakan dalam bentuk lampau: "Ia membangunnya… Hewan-hewan itu datang… Hujan turun."

Lagu ini juga menggunakan struktur "bukankah Nuh tua membangun bahtera?" yang merupakan pertanyaan negatif yang digunakan untuk penekanan, mengharapkan jawaban "ya". Penciptaan kata-kata yang menyenangkan seperti "berpasangan" dan "ru, ru" mengajarkan tentang rima dan permainan kata untuk menyesuaikan irama lagu.

Suara & Kesenangan Irama

Dengarkan irama melodi yang mantap, berbaris, dan membangun. Lagu ini dibangun untuk panggilan-dan-respons, membuatnya mudah bagi seorang pemimpin dan kelompok untuk bernyanyi bersama. Bait-baitnya memiliki irama yang kuat dan memantul dan menggunakan rima yang menyenangkan dan berulang: "bahtera" dan "kulit kayu," "tinggi" dan "kecil," "berpasangan" dan "ru, ru," "malam" dan "rapat," "darat" dan "tangan."

Iramanya adalah waktu 4/4 yang kuat, sempurna untuk bertepuk tangan dan menghentak kaki. Cobalah tepuk tangan yang mantap: SI-PA MEM-BANGUN bah-TE-RA? NUH, NUH! Melodinya sederhana, berulang, dan berdasarkan skala, yang membuatnya sangat mudah dipelajari dan diingat. Pola musik yang berulang, responsif, dan gembira inilah yang membuat lagu ini begitu menular. Anda dapat menulis lagu misi penyelamatan Anda sendiri! Gunakan struktur panggilan-dan-respons yang sama. Cobalah: "Siapa yang membangun roket? Zoe, Zoe! Siapa yang membangun roket? Saudari Zoe membangun roket! Ia membangunnya dari lempengan logam, untuk membawa semua teman-temannya. Alien, mereka datang berpasangan, berpasangan, dari planet di sekitar matahari merah, matahari!"

Budaya & Ide-Ide Besar

"Siapa yang Membangun Bahtera?" adalah bagian yang bersemangat dari tradisi rohani dan gospel Afrika-Amerika. Ini menunjukkan bagaimana kisah-kisah Alkitab diadaptasi menjadi musik yang memberikan harapan, mengajarkan pelajaran, dan membangun komunitas. Lagu ini terhubung dengan tema manusia universal tentang mempersiapkan bencana dan bekerja sama untuk bertahan hidup. Kisah Nuh dibagikan oleh Yudaisme, Kristen, dan Islam, menjadikan lagu ini jembatan antar budaya. Gaya lagu yang menyenangkan dan kumulatif juga menghubungkannya dengan tradisi lagu rakyat yang lebih luas untuk anak-anak yang dirancang agar menyenangkan, mudah diingat, dan mendidik.

Lagu ini menyampaikan tiga ide penting. Pertama, ini tentang persiapan, ketaatan, dan kerja keras. Nuh mendengarkan peringatan, membuat rencana, dan bekerja keras untuk membangun bahtera, yang menyelamatkan keluarganya. Kedua, ia menyoroti kepedulian terhadap semua makhluk dan keanekaragaman hayati. Bahtera menyelamatkan dua (atau tiga!) dari setiap jenis, menunjukkan bahwa setiap makhluk memiliki nilai dan pantas dilindungi. Ketiga, ia mengungkapkan harapan dan pembaruan setelah krisis. Banjir itu menakutkan, tetapi pelangi dan ranting merpati melambangkan awal yang baru dan janji ilahi, mengajarkan bahwa ada harapan setelah badai.

Nilai & Imajinasi

Bayangkan Anda adalah Nuh. Bagaimana perasaan Anda membangun perahu yang begitu besar? Lelah? Bertekad? Bayangkan suara semua hewan yang naik ke atas kapal. Suara gajah yang mengaum? Lompatan kanguru? Dengungan lebah? Seperti apa bau bahtera itu? Kayu dan hewan? Sekarang, bayangkan berada di dalam selama badai. Apakah itu berisik? Gelap? Kemudian, bayangkan pintu terbuka dan melihat matahari dan ranting hijau. Gambarlah bahtera itu. Jangan hanya menggambar bagian luarnya. Potong kertas Anda menjadi dua untuk membuat pintu yang terbuka. Di bagian luar, gambarlah hujan dan ombak. Di bagian dalam, gambarlah semua hewan aman dan kering, dan keluarga Nuh tersenyum. Ini menunjukkan pesan keselamatan dan kepedulian lagu.

Lagu ini mendorong kesiapan, kepedulian terhadap hewan, dan menemukan sukacita dalam bekerja bersama. Sebuah ide yang indah adalah memiliki proyek "Bahtera Keluarga". Bersama keluarga Anda, bangun model bahtera kecil dari kardus atau LEGO. Kemudian, kumpulkan mainan hewan atau gambarlah, dan pastikan Anda memiliki dua dari masing-masing. Saat Anda menempatkannya di bahtera, bicarakan mengapa penting untuk melindungi hewan dan alam. Ini mengubah kisah lagu menjadi pelajaran langsung.

Jadi, saat "Saudara Nuh membangun bahtera" terakhir bergema, pikirkan tentang perjalanan yang ditempuh lagu ini. Ini adalah pelajaran kosakata tentang hewan dan bangunan. Ini adalah pelajaran tata bahasa dalam bercerita dan pertanyaan bentuk lampau. Ini adalah pelajaran musik dalam panggilan-dan-respons yang energik. Dari pertanyaan pertama hingga perayaan terakhir, ia membungkus pelajaran dalam persiapan, kepedulian terhadap kehidupan, dan harapan yang menggembirakan dalam nada yang membuat Anda ingin bertepuk tangan, berteriak, dan membangun sesuatu yang luar biasa. "Siapa yang Membangun Bahtera?" mengajarkan kita bahwa dengan rencana dan kerja keras, kita dapat mengatasi badai apa pun, bahwa setiap makhluk itu penting, dan bahwa setelah hujan, matahari selalu terbit.

Inti Pengambilan Anda

Anda sekarang adalah seorang ahli tentang lagu "Siapa yang Membangun Bahtera?" Anda tahu itu adalah lagu rohani tradisional tentang Bahtera Nuh, diceritakan melalui panggilan-dan-respons yang meriah. Anda telah mempelajari kata-kata seperti "bahtera," "hikori," dan "nyamuk," dan Anda telah mempraktikkan bentuk lampau sederhana dan mengajukan pertanyaan. Anda telah merasakan iramanya yang kuat, bertepuk tangan, dan menciptakan bait penyelamatan Anda sendiri. Anda juga telah menemukan tempat lagu itu dalam tradisi rohani dan pesannya tentang persiapan, kepedulian terhadap semua makhluk, dan harapan yang mengikuti krisis.

Misi Latihan Anda

Pertama, selenggarakan "Parade Hewan Bahtera." Kumpulkan keluarga Anda dan boneka atau mainan apa pun. Sejajarkan mereka. Satu orang adalah pemanggil, menanyakan "Siapa yang membangun bahtera?" Semua orang menjawab. Kemudian, berbaris di sekitar ruangan dengan hewan Anda, menyanyikan bait-baitnya. Saat Anda menyanyikan "hewan-hewan itu datang berpasangan," angkat dua mainan. Permainan aktif ini menghidupkan lagu.

Kedua, rancang "Rencana Bahtera." Nuh harus membangun bahtera "panjang, lebar dan tinggi." Gambarlah cetak biru untuk bahtera ideal Anda sendiri. Berapa banyak kamar yang dimilikinya? Di mana gajah tidur? Di mana makanan disimpan? Beri label desain Anda. Kegiatan ini mendorong perencanaan, kreativitas, dan memikirkan kebutuhan orang lain, seperti yang dilakukan Nuh.