Halo, kapten kecil! Apakah kamu tahu bagaimana cara memberikan instruksi yang baik? Kamu memberi tahu seseorang apa yang harus dilakukan. "Silakan duduk." "Lihat ini!" "Diam." Ini adalah Mood Imperatif. Ini adalah mood yang memerintah atau ramah untuk memberikan perintah, membuat permintaan, atau menawarkan bantuan. Anggap saja sebagai "topi komando"-mu. Saat kamu memakainya, kamu adalah pemimpin! Kamu bisa menjadi pemimpin yang baik dengan "tolong" atau pemimpin yang tegas untuk keselamatan. Hari ini, kita akan mempraktikkan delapan puluh arahan yang jelas! Pemandu kita adalah Kapten Callie. Dia adalah bos di taman bermain. Dia memberikan instruksi yang jelas, adil, dan baik. Dia akan membantu kita memimpin di rumah, taman bermain, sekolah, dan di halaman. Mari belajar menjadi kapten yang hebat.
Apa Itu Mood Imperatif? Mood imperatif adalah untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu. Ini memberikan perintah, permintaan, instruksi, atau beberapa saran. Rahasia besarnya? Subjeknya hampir selalu "kamu"! Tapi kita tidak mengucapkan kata "kamu." Itu tersembunyi. Kalimat dimulai dengan kata kerja. "Tutup pintunya." (Kamu menutup pintu). "Tolong bantu aku." (Kamu tolong bantu aku). "Mari bermain." (Ini berarti 'mari kita bermain'). Itu diakhiri dengan tanda titik atau tanda seru. Itu langsung dan jelas. "Daftar Kapten Callie memiliki delapan puluh kalimat mood imperatif yang wajib dikuasai untukmu."
Mengapa Kita Menggunakan Mood yang Memerintah? Mood imperatif adalah alatmu untuk bertindak. Ini membantu telingamu mendengarkan. Kamu dapat mendengar instruksi dari gurumu atau orang tuamu. Ini membantu mulutmu berbicara. Kamu dapat meminta apa yang kamu butuhkan dengan jelas. "Tolong berikan susunya." Kamu dapat memberikan arahan dalam sebuah permainan. "Lari ke pohon!" Ini membantu matamu membaca. Kamu melihatnya dalam aturan permainan, resep, dan tanda. "Berhenti." "Dorong." Ini membantu tanganmu menulis. Kamu dapat menulis langkah-langkah yang jelas untuk sebuah permainan atau catatan. Menggunakan mood imperatif membantumu menyelesaikan sesuatu.
Instruksi Seperti Apa yang Dapat Kita Berikan? Kita menggunakan mood imperatif dalam beberapa cara yang ramah. Semuanya dimulai dengan kata kerja.
Perintah Langsung: Ini jelas dan kuat. Gunakan untuk keselamatan atau permainan cepat. "Berhenti!" "Awas!" "Tangkap bolanya!"
Permintaan Sopan: Tambahkan "tolong" untuk bersikap baik. "Tolong tutup jendelanya." "Tolong bagikan krayonmu."
Saran Ramah: Gunakan "Mari" untuk menyertakan dirimu sendiri. "Mari pulang." "Mari berteman."
Penyemangat: Kamu dapat menggunakannya untuk menyemangati seseorang. "Selamat bersenang-senang!" "Lakukan yang terbaik!"
Semua ini adalah mood imperatif. Kamu menyuruh "kamu" untuk melakukan sesuatu.
Bagaimana Kamu Dapat Mengenali Kalimat Imperatif? Mencari kalimat imperatif adalah permainan yang menyenangkan. Carilah petunjuk berikut.
Lihatlah di awal. Kalimat hampir selalu dimulai dengan kata kerja. Kata kerja aksi! "Lari." "Makan." "Dengarkan." "Silakan duduk."
Carilah "kamu" yang tersembunyi. Tanyakan pada diri sendiri: "Ini untuk siapa?" Jawabannya hampir selalu "kamu." Pembicara berbicara kepada pendengar.
Rasakan nadanya. Apakah kalimat itu menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu? Apakah itu memberikan perintah, permintaan, atau saran? Jika ya, kemungkinan itu imperatif.
Lihatlah di akhir. Itu bisa diakhiri dengan tanda titik untuk permintaan yang tenang. Itu bisa diakhiri dengan tanda seru untuk perintah yang kuat atau kegembiraan.
Kapten Callie menunjukkan kepada kita. "Berbaris, semuanya!" Dimulai dengan kata kerja 'Berbaris'. Itu untuk 'kamu' (semuanya). Itu menyuruhmu untuk melakukan sesuatu. Ya, itu adalah mood imperatif.
Apa Rumus Perintahnya? Membuat kalimat imperatif itu sederhana. Ini adalah kode perintah Kapten Callie.
[Kata Kerja] + [Sisanya].
Itu saja! Mulailah dengan bentuk dasar kata kerja. Jangan tambahkan 's' atau 'ing'. Hanya kata kerja sederhana.
Tambahkan sisanya untuk detail lebih lanjut. Siapa atau apa? "Tutup pintunya." "Bantu saudaramu."
Untuk bersikap sopan, letakkan "Tolong" di awal atau di akhir. "Tolong tunggu." atau "Tunggu, tolong."
Untuk membuat saran, mulailah dengan "Mari" (Mari kita). "Mari membaca buku."
Perintah negatif dimulai dengan "Jangan" (Jangan). "Jangan lari." "Tolong jangan berteriak."
Jadi: "Dengarkan aku." "Tolong cuci tanganmu." "Mari bermain game." "Jangan sentuh itu."
Mari Perbaiki Beberapa Perintah yang Campur Aduk. Kadang-kadang kita lupa aturan untuk perintah. Mari perbaiki.
Campuran yang umum adalah menambahkan "kamu" di awal. "Kamu duduk." Ini adalah pernyataan, bukan perintah. Untuk perintah, ucapkan saja kata kerjanya. "Duduk."
Campuran lainnya adalah melupakan kata kerjanya. "Tenang, tolong." Ini bukan kalimat lengkap. Itu kehilangan aksi. Kata kerjanya adalah 'jadilah'. Imperatifnya adalah "Tenang, tolong." Selalu mulai dengan kata kerja.
Juga, menggunakan bentuk kata kerja yang salah. "Menutup gerbang." Ini salah untuk sebuah perintah. Gunakan kata kerja dasar sederhana. "Tutup gerbang."
Bisakah Kamu Menjadi Kapten yang Baik? Kamu adalah pemimpin yang hebat! Mari bermain "Ubah Kalimatnya!" Aku akan mengucapkan sebuah pernyataan. Kamu mengubahnya menjadi perintah. "Kamu sedang makan makananmu." Ubah menjadi permintaan yang sopan. "Tolong makan makananmu." Bagus! Sekarang, ambil perintah ini: "Lari cepat!" Jadikan itu saran yang menyertakanmu. "Mari lari cepat!" Sempurna! Ini adalah tugas yang lebih sulit. Pikirkan tiga hal yang kamu lakukan setiap pagi. Berikan perintah pada dirimu sendiri. Katakan: "Bangun. Sikat gigimu. Berpakaian." Kamu adalah kapten pagimu!
Daftar Perintah Kapten Callie: 80 Kalimat Mood Imperatif yang Wajib Dikuasai. Siap bertugas? Berikut adalah delapan puluh kalimat mood imperatif yang jelas. Kapten Callie menggunakannya setiap hari. Mereka dikelompokkan berdasarkan adegan. Setiap kelompok memiliki dua puluh contoh. Mereka memberi tahu, meminta, atau menyarankan suatu tindakan. Ingat, subjek "kamu" bersembunyi.
Kalimat Perintah Rumah (20). Tolong rapikan tempat tidurmu. Makan sayuranmu. Tutup pintu di belakangmu. Bantu aku mengatur meja. Sikat gigimu dengan baik. Simpan mainanmu. Cuci tanganmu sebelum makan malam. Dengarkan ibumu. Matikan lampunya. Gantungkan mantelmu. Tolong gunakan suaramu yang tenang. Buang sampah. Atur meja untuk empat orang. Beri makan anjingnya, tolong. Lihatlah gambar ini. Mari menonton film. Jangan sentuh kompor panas. Berbaik hatilah kepada saudaramu. Bersihkan kamarmu hari ini. Selamat malam.
Kalimat Perintah Taman Bermain (20). Dorong aku di ayunan. Lemparkan bola kepadaku. Tunggu giliranmu. Bagikan mainannya, tolong. Tangkap frisbee-nya! Berbaris di seluncuran. Hati-hati terhadap pohon. Mari bermain game. Berhati-hatilah di tempat yang tinggi. Tolong bergantian. Jangan berlari di dekat ayunan. Oper bolanya sekarang. Turun dari seluncuran. Bantu temanmu naik. Selamat bersenang-senang. Tolong pegang tanganku. Tendang bolanya keras-keras. Naik tangga perlahan. Mari berteman. Temui aku di bangku.
Kalimat Perintah Sekolah (20). Tolong duduk. Buka bukumu ke halaman lima. Angkat tanganmu untuk berbicara. Lihatlah papan tulis. Dengarkan ceritanya. Bekerja dengan pasanganmu. Tulis namamu di sini. Berbaris di pintu. Berjalan di lorong. Bagikan lemnya. Tolong diam. Warnai di dalam garis. Minta bantuan jika kamu membutuhkannya. Letakkan pensilmu. Dengarkan baik-baik. Kumpulkan kertasmu. Mari membaca bersama. Ikuti petunjuknya. Bersihkan mejamu. Lakukan pekerjaan terbaikmu.
Kalimat Perintah Alam dan Hewan (20). Lihatlah burung itu! Dengarkan hujan. Tolong jangan memetik bunganya. Sirami tanamannya. Beri makan bebek roti ini. Mari jalan-jalan. Tetaplah sangat diam dan tenang. Perhatikan semut bekerja. Tetaplah di jalur. Belai anjingnya dengan lembut. Carilah bunga merah. Dengarkan angin. Jangan kejar tupai. Tanam benih ini di sini. Perhatikan awan berlalu. Jaga kebersihan taman kita. Mari mencari batu. Berbaik hatilah kepada semua hewan. Tolong tutup gerbangnya. Nikmati udara segar.
Menggunakan Suara Perintahmu dengan Bijak. Kamu berhasil! Kamu sekarang adalah ahli mood imperatif. Kamu tahu itu adalah mood untuk perintah, permintaan, dan saran. Kamu tahu untuk memulai dengan kata kerja dan bahwa "kamu" tersembunyi. Kapten Callie bangga dengan kepemimpinanmu. Sekarang kamu dapat memberikan instruksi yang jelas dan baik. Kamu dapat membuat permintaan yang sopan. Kamu dapat membuat saran yang menyenangkan dengan "Mari." Ingatlah untuk menggunakan "tolong" untuk bersikap baik.
Inilah yang dapat kamu pelajari dari petualangan perintah kita. Kamu akan tahu apa itu mood imperatif. Kamu akan tahu itu untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu. Kamu dapat mengenali kalimat imperatif karena mereka dimulai dengan kata kerja. Kamu dapat membuat perintahmu sendiri yang sopan dan jelas. Kamu memiliki daftar delapan puluh contoh mood imperatif yang wajib dikuasai untuk digunakan.
Sekarang, mari lakukan beberapa latihan kehidupan! Misimu adalah hari ini. Jadilah kapten permainan. Ajari teman, saudara kandung, atau mainan cara memainkan permainan sederhana. Gunakan mood imperatif. Katakan: "Pertama, berdiri di sini. Selanjutnya, tutup matamu. Kemudian, hitung sampai sepuluh. Sekarang, temukan aku!" Gunakan perintah yang jelas. Selamat bersenang-senang, Kapten

