Apa yang Bisa Diajarkan Seorang Anak Buta kepada Kita Tentang Mengatasi Rintangan? Kisah Selebriti: Ray Charles

Apa yang Bisa Diajarkan Seorang Anak Buta kepada Kita Tentang Mengatasi Rintangan? Kisah Selebriti: Ray Charles

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apakah Anda pernah menghadapi sesuatu yang tampak mustahil untuk diatasi? Apakah seseorang memberi tahu Anda bahwa Anda tidak bisa melakukan sesuatu? Ray Charles mendengar kata-kata itu berkali-kali. Dia buta. Dia tumbuh dalam kemiskinan. Orang-orang berkata dia tidak akan pernah berhasil. Kisah Selebriti ini: Ray Charles akan menunjukkan kepada Anda bagaimana dia membuktikan semua orang salah. Dia menjadi salah satu musisi paling terkenal dalam sejarah. Dia menciptakan gaya musik yang benar-benar baru. Ceritanya mengajarkan kita bahwa batasan kita hanya ada dalam pikiran kita.

Mari kita bertemu dengan Sang Jenius. Itulah yang orang-orang sebut dia. Ray Charles mengubah musik selamanya. Hidupnya adalah lagu keberanian.

Siapa Selebriti Ini?
Ray Charles adalah seorang penyanyi, pianis, dan komposer. Dia hidup dari 1930 hingga 2004. Dia menciptakan suara yang benar-benar baru. Dia mencampurkan musik gospel dengan rhythm and blues. Kemudian dia menambahkan jazz dan country. Tidak ada yang pernah melakukan itu sebelumnya. Orang-orang menyebutnya musik soul.

Mengapa dia terkenal? Dia membuat lagu-lagu hits seperti "What'd I Say," "Georgia on My Mind," dan "Hit the Road Jack." Dia memenangkan 17 Grammy Awards. Dia juga mengatasi kebutaan untuk menjadi superstar. Dia tidak membiarkan disabilitasnya menghentikannya. Sebaliknya, dia mengubah indra lainnya menjadi kekuatan super. Telinganya menjadi matanya. Jarinya menemukan setiap nada. Ray Charles membuktikan bahwa bakat dan kerja keras lebih penting daripada yang lain.

Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Ray Charles lahir di Albany, Georgia. Nama aslinya adalah Ray Charles Robinson. Keluarganya memanggilnya Ray. Mereka tinggal di sebuah kota miskin bernama Greenville. Ibunya, Aretha, bekerja sangat keras. Dia mencuci pakaian dan memetik hasil pertanian. Dia adalah orang terpenting dalam hidupnya.

Ketika Ray masih sangat muda, dia mulai kehilangan penglihatannya. Dokter tidak tahu mengapa. Pada usia tujuh tahun, dia sepenuhnya buta. Itu adalah hal yang menakutkan bagi seorang anak kecil. Dia tidak bisa melihat wajah ibunya. Dia tidak bisa melihat pohon atau langit.

Tetapi ibunya tidak membiarkannya merasa kasihan pada dirinya sendiri. Dia mengajarinya untuk mandiri. Dia berkata, "Kamu buta, bukan bodoh. Kamu bisa melakukan apa saja." Dia memaksanya untuk merapikan tempat tidurnya sendiri. Dia memaksanya untuk menemukan jalan di sekitar rumah. Dia keras karena dia mencintainya.

Ray menyukai musik sejak awal. Dia mendengar musik piano di rumah tetangga. Dia duduk di piano dan menemukan nada-nada dengan sentuhan. Musik menjadi cara barunya untuk melihat dunia.

Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Ray Charles pergi ke sekolah khusus di Florida. Sekolah itu disebut Florida School for the Deaf and the Blind. Di sana, dia belajar membaca musik dalam Braille. Braille menggunakan titik-titik timbul yang bisa dirasakan dengan jari. Dia juga belajar menulis musik dalam Braille.

Dia juga belajar memainkan banyak alat musik. Dia belajar piano klasik. Dia belajar saksofon, terompet, dan organ. Dia berlatih selama berjam-jam setiap hari. Sekolah itu memiliki guru-guru yang ketat. Mereka mendorongnya untuk menjadi yang terbaik.

Tetapi Ray ingin membuat musik populer, bukan hanya klasik. Dia mendengarkan blues, jazz, dan gospel di radio. Dia menyukai energi Count Basie dan emosi Nat King Cole. Dia mulai menggabungkan gaya-gaya ini dalam pikirannya.

Ibunya meninggal ketika dia baru berusia 15 tahun. Ray sangat terpukul. Tetapi dia mengingat kata-katarnya. Dia meninggalkan sekolah dan mulai tampil secara profesional. Dia belajar sisa pelajarannya di jalan, di klub-klub kecil, dan di piano-piano tua.

Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Ray Charles menjadi sukses langkah demi langkah yang menyakitkan. Dia pindah ke Seattle ketika dia remaja. Dia mulai bermain di band-band kecil. Dia merekam lagu pertamanya pada tahun 1949. Lagu-lagu itu tidak menjadi hits. Dia terus melanjutkan.

Pada tahun 1954, dia merekam sebuah lagu berjudul "I Got a Woman." Lagu ini mengubah segalanya. Dia mengambil lagu gospel dan mengubah liriknya menjadi tentang seorang wanita. Musik gospel adalah untuk gereja. Musik pop adalah untuk berdansa. Ray mencampurkan keduanya. Beberapa orang marah. Mereka berkata dia tidak menghormati. Tetapi penonton menyukainya.

Terobosan terbesarnya datang secara kebetulan. Pada tahun 1958, dia sedang memainkan sebuah pertunjukan. Dia menyelesaikan semua lagu yang direncanakannya. Penonton ingin lebih. Dia tidak memiliki persiapan. Jadi dia mulai berteriak "What'd I say?" di atas ritme piano yang sederhana. Dia menciptakan lagu itu di tempat. Kerumunan menjadi gila. Dia merekamnya. "What'd I Say" menjadi rekaman pertamanya yang terjual satu juta.

Sejak saat itu, dia tidak pernah melihat ke belakang. Dia memiliki hit demi hit. Dia menjadi salah satu bintang terbesar di Amerika.

Ide Besar dan Prestasi
Ide terbesar Ray Charles adalah bahwa musik tidak memiliki batas. Dia menolak untuk tetap dalam satu kategori. Perusahaan rekaman ingin dia tetap pada satu gaya. Dia mengabaikan mereka. Dia merekam lagu-lagu country. Dia merekam jazz. Dia merekam pop. Dia bahkan merekam album terkenal tentang lagu-lagu patriotik.

Prestasi terbesarnya adalah menciptakan musik soul. Sebelum Ray, musik gospel tetap di gereja. Musik blues tetap di klub malam. Dia menggabungkan keduanya. Suara baru itu mempengaruhi setiap penyanyi yang datang setelahnya. Aretha Franklin, Stevie Wonder, dan banyak lainnya mengikuti jejaknya.

Dia juga memecahkan batasan rasial. Pada tahun 1960-an, dia menolak untuk bermain di depan penonton yang terpisah. Dia membatalkan pertunjukan jika orang kulit hitam dan putih tidak bisa duduk bersama. Dia kehilangan uang karena ini. Tetapi dia tidak peduli. Dia percaya pada kesetaraan.

Satu prestasi hebat lainnya: versinya dari "Georgia on My Mind" menjadi lagu resmi negara bagian Georgia. Itu adalah kehormatan besar. Itu menunjukkan betapa banyak orang mencintainya.

Tantangan dan Masa Sulit
Ray Charles menghadapi lebih banyak tantangan daripada kebanyakan orang. Pertama, kebutaan. Bayangkan melakukan segalanya tanpa penglihatan. Dia tidak bisa membaca notasi musik seperti orang lain. Dia tidak bisa melihat tuts piano. Dia harus menghafal segalanya. Dia harus merasakan segalanya.

Kedua, kemiskinan. Dia tumbuh dengan sangat sedikit makanan dan pakaian tua. Keluarganya tidak mampu membeli piano. Dia belajar di alat musik tetangga.

Ketiga, kecanduan. Dia berjuang dengan heroin selama hampir 20 tahun. Itu merusak kesehatannya. Itu merusak hubungannya. Dia akhirnya berhenti pada tahun 1965 setelah ditangkap. Dia pergi ke dokter dan berhenti. Itu membutuhkan kekuatan kehendak yang besar.

Keempat, dia menghadapi rasisme secara konstan. Hotel menolak untuk menerimanya. Restoran menolak untuk menerimanya. Dia pernah ditangkap di Georgia hanya karena dia berkulit hitam. Tetapi dia terus tampil. Dia terus membuka pintu.

Melalui setiap tantangan, dia terus bermain. Dia terus tersenyum. Dia terus membuat musik.

Fakta Menarik Tentang Selebriti
Ray Charles selalu mengenakan kacamata hitam. Bahkan di dalam ruangan. Bahkan di malam hari. Dia mulai melakukan ini karena dia sensitif terhadap cahaya. Itu menjadi penampilannya yang terkenal.

Fakta menarik lainnya: Dia adalah pemain catur yang hebat. Dia bermain catur dengan merasakan bidak-bidaknya. Dia mengalahkan banyak pemain yang bisa melihat.

Dia suka makan. Makanan favoritnya adalah ayam goreng dan collard greens. Dia juga menyukai makanan manis, terutama pai pecan.

Dia memiliki lisensi pilot pribadi. Ya, seorang pria buta belajar menerbangkan pesawat! Dia terbang dengan bantuan instrumen dan seorang co-pilot. Dia adalah orang buta pertama yang melakukan ini.

Satu fakta lagi: Dia muncul dalam film "The Blues Brothers." Dia berperan sebagai pemilik toko. Dia juga bermain piano dalam film tersebut. Adegannya sangat lucu.

Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Ray Charles penting karena dia menunjukkan bahwa disabilitas tidak berarti ketidakmampuan. Jutaan orang buta dan penyandang disabilitas mengaguminya. Dia membuktikan bahwa Anda bisa mencapai apa pun jika Anda menolak untuk menyerah.

Dia juga mengubah musik Amerika. Setiap penyanyi pop yang mencampurkan gaya berutang budi padanya. Musik country, musik rap, dan musik rock semua meminjam dari idenya. Dia adalah pelopor.

Kisah hidupnya mengajarkan tentang pemulihan. Dia mengalahkan kecanduan narkoba setelah bertahun-tahun. Itu memberikan harapan kepada orang lain yang berjuang.

Hari ini, musiknya diputar di radio setiap hari. Sekolah-sekolah mengajarkan lagunya. Musisi muda mempelajari rekamannya. Wajahnya di balik kacamata hitam itu adalah salah satu gambar paling terkenal dalam sejarah musik. Dia akan terus hidup.

Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang ketekunan. Ray Charles tidak pernah menggunakan kebutaan sebagai alasan. Dia bekerja dua kali lebih keras daripada orang lain.

Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak dapat belajar banyak pelajaran dari Ray Charles. Pertama, jangan biarkan siapa pun memberi tahu Anda "tidak." Orang-orang memberi tahu Ray bahwa dia tidak bisa menjadi musisi karena dia buta. Dia membuktikan mereka salah. Ketika seseorang mengatakan Anda tidak bisa melakukan sesuatu, biarkan itu membuat Anda lebih bertekad.

Kedua, ubah kelemahan Anda menjadi kekuatan. Ray tidak bisa melihat. Jadi dia mendengarkan lebih baik daripada siapa pun. Telinganya menjadi sangat kuat. Apa yang terasa seperti kelemahan mungkin sebenarnya adalah hadiah tersembunyi. Temukan itu.

Ketiga, bekerja lebih keras daripada orang lain. Ray berlatih terus-menerus. Dia menghafal lagu-lagu karena dia tidak bisa membaca musik seperti orang lain. Dia bekerja lebih keras daripada siapa pun. Bakat saja tidak cukup. Kerja keras adalah rahasianya.

Akhirnya, jadilah diri sendiri. Ray tidak mencoba terdengar seperti orang lain. Dia mencampurkan gaya dengan cara yang tidak pernah dilakukan orang lain. Orang-orang memberitahunya itu salah. Dia melakukannya juga. Suara unik Anda adalah kekuatan terbesar Anda.

Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Ray Charles. Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua atau sendiri.

Pada usia berapa Ray Charles menjadi sepenuhnya buta?

Lagu terkenal apa yang dia ciptakan di atas panggung karena penonton menginginkan lebih?

Sebutkan sekolah khusus yang dia hadiri di Florida.

Alat musik apa yang paling terkenal dia mainkan?

Sebutkan satu tantangan yang dihadapi Ray selain kebutaan.

Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Tutup mata Anda selama lima menit. Cobalah untuk bergerak di sekitar ruangan dengan aman. Cobalah untuk menemukan objek tertentu. Rasakan tekstur di sekitar Anda. Dengarkan suara-suara. Ini akan membantu Anda memahami apa yang dialami Ray Charles setiap hari.

Aktivitas lainnya. Dengarkan "What'd I Say" oleh Ray Charles. Perhatikan panggilan dan tanggapan antara Ray dan penyanyi latarnya. Dia menyanyikan satu baris. Mereka mengulangnya. Cobalah ini dengan anggota keluarga. Anda menyanyikan frasa sederhana. Mereka menyanyikannya kembali. Ciptakan lagu Anda sendiri di tempat. Sama seperti yang dilakukan Ray.

Ray Charles menjalani hidup yang penuh musik dan perjuangan. Dia tidak pernah membiarkan kebutaan menghentikannya. Dia tidak pernah membiarkan kemiskinan menghentikannya. Dia tidak pernah membiarkan kecanduan menghentikannya. Dia terus bermain. Jarinya menari di atas tuts piano. Suaranya memenuhi ruangan dengan sukacita dan rasa sakit. Dia mengubah seluruh hidupnya menjadi sebuah lagu. Lain kali Anda menghadapi sesuatu yang sulit, ingatlah Ray. Tutup mata Anda. Dengarkan dengan seksama. Temukan musik di dalam diri Anda. Kemudian mainkan dengan keras. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.