Siapa Selebriti Ini?
Joe Shuster adalah seorang seniman dari Kanada. Dia menciptakan Superman bersama temannya Jerry Siegel. Superman menjadi superhero paling terkenal di dunia. Dia memulai seluruh genre pahlawan komik.
Kisah selebriti ini mengikuti seorang anak pemalu yang suka menggambar. Joe Shuster tidak memiliki banyak uang. Dia bekerja keras dan bermimpi besar. Bersama sahabatnya, dia menciptakan karakter yang akan hidup selamanya.
Anak-anak yang menyukai komik dan menggambar akan menemukan kisahnya menginspirasi. Joe menunjukkan bahwa dua teman dapat mengubah dunia. Sebuah pensil dan kertas dapat menciptakan sebuah legenda.
Superman pertama kali muncul pada tahun 1938. Dia lebih cepat dari peluru yang melesat. Dia bisa melompati gedung-gedung tinggi. Anak-anak langsung jatuh cinta padanya.
Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Joe Shuster lahir pada tahun 1914. Dia lahir di Toronto, Kanada. Keluarganya adalah orang Yahudi. Mereka pindah dari Belanda untuk melarikan diri dari masa-masa sulit.
Joe muda suka menggambar. Dia menggambar di segala sesuatu. Dia menggambar di kertas, di serbet, dan di tepi buku sekolahnya. Dia tidak bisa berhenti.
Keluarganya sangat miskin. Mereka tidak mampu membeli perlengkapan seni. Joe menggunakan apa pun yang bisa dia temukan. Dia menggambar dengan pensil dan kertas murah.
Ketika Joe berusia 10 tahun, keluarganya pindah ke Cleveland, Ohio. Mereka berharap untuk kehidupan yang lebih baik. Joe merasa seperti orang asing di negara baru.
Dia bertemu seorang anak bernama Jerry Siegel di sekolah. Jerry suka menulis. Joe suka menggambar. Mereka menjadi sahabat terbaik.
Bersama-sama, mereka membuat komik mereka sendiri. Jerry menulis cerita. Joe menggambar gambar. Mereka mencetaknya dengan mesin yang diputar dengan tangan.
Mereka menjual komik mereka dengan harga beberapa sen. Tidak ada yang membeli banyak. Tapi mereka terus membuatnya.
Joe juga bekerja serabutan. Dia mengantarkan koran. Dia menjalankan tugas. Dia menyimpan setiap sen.
Dia bermimpi menjadi seniman terkenal. Dia ingin melihat gambarnya di koran. Dia ingin orang-orang mengenal namanya.
Jerry memiliki mimpi yang sama. Mereka berjanji untuk sukses bersama.
Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Joe Shuster bersekolah di Cleveland. Dia bukan siswa yang hebat. Dia suka pelajaran seni. Dia tidak suka matematika atau sains.
Para gurunya memperhatikan bakatnya. Mereka mendorongnya untuk menggambar. Tapi mereka juga memberitahunya untuk memiliki rencana cadangan. Seni bukanlah pekerjaan yang nyata, kata mereka.
Joe tidak mendengarkan. Dia terus menggambar.
Setelah lulus SMA, Joe bekerja di toko kelontong. Dia juga menggambar untuk koran lokal. Dia mendapatkan uang yang sangat sedikit.
Jerry bekerja sebagai penyortir surat. Di malam hari, mereka menciptakan cerita bersama. Mereka ingin menciptakan karakter yang akan laku.
Mereka mencoba banyak ide. Mereka menciptakan seorang detektif bernama Slam Bradley. Mereka menciptakan seorang tentara bernama Dr. Occult. Tidak ada karakter yang menjadi populer.
Joe terus menggambar. Jerry terus menulis. Mereka tidak menyerah.
Pada tahun 1933, Jerry menulis cerita tentang seorang penjahat botak yang ingin menguasai dunia. Joe menggambar gambarnya. Mereka menyebut penjahat itu "Superman."
Tapi Superman adalah penjahat. Joe dan Jerry ingin seorang pahlawan.
Mereka mengubah ide itu. Bagaimana jika Superman adalah orang baik? Bagaimana jika dia menggunakan kekuatannya untuk membantu orang?
Joe menggambar karakter baru. Dia memiliki jubah dan sepatu bot. Dia mengenakan huruf "S" besar di dadanya. Dia terlihat kuat dan baik.
Jerry menulis cerita tentang seorang alien dari planet yang sekarat. Alien itu datang ke Bumi dan menjadi pahlawan.
Mereka telah menciptakan Superman.
Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Joe Shuster menjadi sukses melalui ketekunan. Joe dan Jerry mencoba menjual Superman selama empat tahun. Setiap penerbit menolak mereka.
Mereka bilang Superman itu konyol. Mereka bilang komik adalah untuk anak-anak. Mereka bilang tidak ada yang akan membelinya.
Joe dan Jerry tidak menyerah. Mereka terus menggambar. Mereka terus menulis ulang.
Pada tahun 1938, mereka menunjukkan Superman kepada penerbit kecil bernama Detective Comics, yang kemudian dikenal sebagai DC. Penerbit setuju untuk mencetak Superman dalam majalah baru bernama Action Comics.
Action Comics #1 terbit pada bulan Juni 1938. Harganya 10 sen. Terjual 200.000 eksemplar.
Superman menjadi hit. Anak-anak menyukainya. Mereka menyukai jubahnya dan kekuatannya. Mereka menyukai bahwa dia berjuang untuk kebenaran dan keadilan.
Joe dan Jerry menjadi terkenal dalam semalam. Mereka telah menciptakan superhero pertama di dunia.
Superman mendapatkan buku komiknya sendiri. Kemudian dia mendapatkan acara radio. Kemudian kartun. Kemudian film.
Joe menggambar Superman selama bertahun-tahun. Dia merancang penampilan karakter: jubah, "S," dan ikal rambut di dahinya.
Tapi Joe membuat kesalahan besar. Dia dan Jerry menjual hak atas Superman hanya seharga $130. Mereka menandatangani kontrak yang memberikan ciptaan mereka.
Selama beberapa dekade, mereka hampir tidak menerima uang dari Superman. Penerbit menghasilkan jutaan. Joe dan Jerry berjuang.
Joe tidak mampu membayar tagihan medis. Dia menjadi buta di satu mata. Dia tidak bisa menggambar lagi.
Dia bekerja sebagai pengantar. Dia mengantarkan koran. Pria yang menciptakan Superman mengantarkan surat di jalan.
Ide Besar dan Prestasi
Joe Shuster mencapai banyak hal yang mengubah budaya populer. Ide terbesarnya sangat sederhana. Ciptakan pahlawan yang membantu yang tidak berdaya. Anak-anak perlu seseorang untuk dijadikan panutan.
Superman menjadi model bagi setiap superhero setelahnya. Batman, Wonder Woman, Spider-Man, dan Avengers semua mengikuti jejak Superman.
Perisai "S" adalah salah satu simbol yang paling dikenal di dunia. Orang-orang melihatnya dan berpikir tentang harapan dan kekuatan.
Gaya menggambar Joe mempengaruhi generasi seniman. Garis-garisnya yang sederhana dan jelas membuat Superman mudah digambar dan dikenali.
Superman telah muncul dalam film, acara TV, kartun, dan video game. Karakter ini telah menghasilkan miliaran dolar.
Joe akhirnya mendapatkan pengakuan atas karyanya. Di tahun-tahun terakhirnya, DC Comics memberinya pensiun bulanan. Mereka juga mengembalikan namanya ke dalam komik.
Pada tahun 2005, Joe Shuster dan Jerry Siegel dilantik ke dalam Comic Book Hall of Fame.
Sebuah jalan di Cleveland dinamai menurut Joe. Kota tempat dia menciptakan Superman menghormatinya.
Joe meninggal pada tahun 1992. Dia berusia 78 tahun. Superman akan terus hidup.
Tantangan dan Masa Sulit
Joe Shuster menghadapi banyak tantangan. Dia tumbuh dalam kemiskinan. Keluarganya tidak memiliki uang untuk perlengkapan seni. Dia menggambar di sisa-sisa.
Dia dan Jerry ditolak selama empat tahun. Penerbit menertawakan mereka. Mereka bilang Superman adalah ide yang bodoh.
Setelah Superman menjadi terkenal, Joe hampir tidak mendapatkan uang. Dia menjual haknya seharga $130. Dia melihat orang lain menjadi kaya dari ciptaannya.
Dia menjadi buta di satu mata. Dia tidak bisa menggambar lagi. Dia bekerja sebagai pengantar. Ayah Superman mengantarkan surat.
Dia juga berjuang dengan depresi. Dia merasa dilupakan. Dia merasa ditipu.
Tapi Joe tidak pernah berhenti mencintai Superman. Dia menggambar karakter itu sampai dia tidak bisa melihat lagi. Dia menyimpan patung kecil Superman di mejanya.
Di tahun-tahun terakhirnya, penggemar menemukan dia. Mereka mengirimkan surat. Mereka berterima kasih padanya untuk Superman. Mereka memberitahunya bahwa dia telah mengubah masa kecil mereka.
Joe menangis ketika dia membaca surat-surat itu. Dia tidak tahu bahwa orang-orang peduli.
Dia meninggal dengan mengetahui bahwa Superman akan hidup selamanya. Ciptaannya akan bertahan lebih lama darinya.
Fakta Menarik tentang Selebriti
Joe Shuster memiliki banyak fakta menarik yang disukai anak-anak. Dia mendasarkan penampilan Superman pada dirinya sendiri. Rambut hitam dan kacamata? Itu adalah Joe.
Dia mendasarkan pacar Superman, Lois Lane, pada orang nyata. Dia adalah seorang sekretaris yang disukainya.
Joe tidak bisa menggambar kaki dengan baik. Sepatu bot Superman menyembunyikan kaki.
Dia menggambar jubah Superman agar terlihat seperti jubah seorang penghibur sirkus. Dia pernah melihat satu saat kecil.
Keluarga Joe adalah penghibur sirkus. Pamannya adalah seorang kuat. Itu menginspirasi kekuatan Superman.
Dia bekerja di komik Superman sambil bekerja sebagai petugas toko kelontong. Dia menggambar di belakang meja ketika tidak ada pelanggan yang datang.
Tanda tangan Joe adalah gambar kecil wajah Superman. Dia menandatangani namanya di dalam "S."
Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Joe Shuster tetap sangat penting hingga hari ini. Dia menunjukkan bahwa dua remaja dapat menciptakan sebuah legenda. Anda tidak perlu uang atau koneksi. Anda perlu imajinasi.
Superman berdiri untuk kebenaran dan keadilan. Anak-anak masih mengaguminya. Orang tua masih membagikannya kepada anak-anak mereka.
Kisah Joe juga mengajarkan tentang keadilan. Dia tidak dibayar dengan adil untuk karyanya. Kisahnya membantu mengubah undang-undang hak cipta. Seniman sekarang memiliki lebih banyak hak.
Seniman muda mengagumi Joe. Dia tidak memiliki pelatihan. Dia tidak memiliki uang. Dia memiliki pensil dan mimpi.
Superman terus menginspirasi film, acara TV, dan komik. Setiap versi baru menghormati desain asli Joe.
Nama Joe akhirnya dikenal. Penggemar mengunjungi kuburnya di California. Mereka meninggalkan gambar Superman.
Dia membuktikan bahwa seni itu penting. Sebuah gambar dapat mengubah dunia.
Apa yang Dapat Dipelajari Anak-anak dari Kisah Ini?
Anak-anak dapat belajar banyak pelajaran dari Joe Shuster. Pelajaran pertama adalah tentang ketekunan. Joe ditolak selama empat tahun. Dia terus menggambar.
Pelajaran kedua adalah tentang kolaborasi. Joe tidak bisa menulis. Jerry tidak bisa menggambar. Bersama-sama, mereka menciptakan keajaiban. Temukan teman yang melengkapi Anda.
Pelajaran ketiga adalah tentang menghargai karya Anda. Joe menjual haknya dengan hampir tidak ada. Ketahui berapa nilai karya Anda.
Pelajaran keempat adalah tentang menciptakan pahlawan. Dunia membutuhkan panutan yang baik. Jadilah pahlawan bagi seseorang.
Pelajaran kelima adalah tentang tetap rendah hati. Joe mengantarkan koran setelah menciptakan Superman. Keternamaan tidak mengubahnya.
Pelajaran terakhir adalah tentang warisan. Joe meninggal dalam keadaan miskin. Tapi Superman hidup selamanya. Apa yang Anda ciptakan dapat bertahan lebih lama dari Anda.
Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda ingat tentang Joe Shuster. Minta bantuan orang tua untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.
Pertanyaan 1: Siapa yang ikut menciptakan Superman bersama Joe Shuster?
Pertanyaan 2: Di mana Joe Shuster lahir?
Pertanyaan 3: Berapa banyak uang yang diterima Joe dan Jerry untuk menjual Superman?
Pertanyaan 4: Tahun berapa Action Comics #1 terbit?
Pertanyaan 5: Apa yang terjadi pada penglihatan Joe di kemudian hari?
Waktu Aktivitas: Gambarlah superhero Anda sendiri. Berikan mereka kostum dan simbol. Tulis nama mereka di bagian bawah. Kekuatan apa yang mereka miliki?
Aktivitas Lain: Tulis strip komik pendek dengan dua panel. Gambarlah superhero Anda menyelamatkan seseorang. Tambahkan gelembung ucapan. Tunjukkan gambar Anda kepada anggota keluarga.
Bicarakan tentang saat Anda bekerja dengan teman dalam sesuatu. Tuliskan apa yang Anda buat. Bagaimana rasanya menciptakan bersama?
Joe Shuster adalah seorang anak miskin yang suka menggambar. Dia bertemu seorang anak yang suka menulis. Mereka membuat komik tentang seorang pahlawan dari luar angkasa. Penerbit menertawakan. Tidak ada yang membelinya. Mereka terus menggambar. Mereka terus menulis. Akhirnya, seorang penerbit kecil berkata ya. Anak-anak menjadi gila. Superman lahir. Joe tidak menjadi kaya. Dia menjadi buta. Dia mengantarkan koran. Tapi dia tidak pernah berhenti mencintai pahlawannya. Kisahnya memberi tahu setiap anak bahwa gambar Anda penting. Cerita Anda penting. Teruslah menciptakan. Teruslah bermimpi. Anda mungkin saja menciptakan Superman berikutnya. Naik, naik, dan pergi.

