Apakah Anda pernah melihat gambar oleh seorang anak kecil dan melihat sesuatu yang istimewa? Garis-garisnya goyang. Warnanya cerah. Bentuknya aneh. Paul Klee melukis dengan cara itu secara sengaja. Dia percaya bahwa anak-anak melihat dunia dengan mata yang segar. Dia juga ingin melihat dengan cara itu. Kisah Selebriti ini: Paul Klee akan memperkenalkan Anda kepada seorang seniman yang melukis malaikat, ikan, dan kastil dari imajinasinya. Dia lahir di Swiss. Dia juga seorang musisi. Dia memainkan biola dengan indah. Dia berkata bahwa menggambar seperti membawa garis berjalan-jalan. Lukisannya kecil, berwarna-warni, dan penuh misteri. Dia mempengaruhi seniman di seluruh dunia.
Mari kita bertemu dengan pelukis-penyair. Paul Klee menulis tentang seni. Dia mengajarkan tentang seni. Dia membuat seni yang terlihat sederhana tetapi terasa dalam.
Siapa Selebriti Ini?
Paul Klee adalah seorang seniman Swiss-Jerman. Dia hidup dari 1879 hingga 1940. Dia adalah salah satu seniman paling orisinal abad ke-20. Dia melukis dalam banyak gaya. Dia terkait dengan beberapa gerakan: Ekspresionisme, Bauhaus, dan Surealisme. Tetapi dia tidak cocok dengan kategori mana pun. Dia adalah gerakannya sendiri.
Mengapa dia terkenal? Dia membuat seni yang terlihat seperti gambar anak-anak. Tetapi seni-nya tidak kekanak-kanakan. Itu bersifat kekanak-kanakan. Itu berbeda. Seorang seniman yang kekanak-kanakan melihat dunia dengan rasa ingin tahu. Klee mempertahankan rasa ingin tahunya sepanjang hidupnya. Dia juga menulis buku terkenal tentang seni yang berjudul "The Thinking Eye." Dia mengajar di Bauhaus, sebuah sekolah seni terkenal di Jerman. Lukisannya kecil, berwarna-warni, dan puitis. Dia melukis malaikat, ikan, burung, dan makhluk aneh. Dia berkata, "Seni tidak mereproduksi yang terlihat. Itu membuat terlihat."
Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Paul Klee lahir di Münchenbuchsee, Swiss. Ayahnya adalah seorang guru musik Jerman. Ibunya adalah seorang penyanyi Swiss. Musik memenuhi rumah mereka. Paul belajar bermain biola ketika dia berusia tujuh tahun. Dia menjadi sangat baik.
Dia juga suka menggambar. Dia menggambar di buku sekolahnya. Dia menggambar di buku catatannya. Dia mengisi halaman dengan coretan. Neneknya memberinya kotak kapur. Dia menggambar di segalanya.
Orang tuanya ingin dia menjadi seorang musisi. Dia berbakat. Dia bisa saja menjadi seorang pemain biola profesional. Tetapi dia lebih mencintai seni. Dia berjuang dengan keputusan itu.
Dia memutuskan untuk belajar seni. Dia pergi ke Akademi Seni Rupa di Munich, Jerman. Dia belajar melukis secara tradisional. Dia belajar menggambar secara realistis. Dia baik dalam hal itu. Tetapi dia merasa bosan. Dia ingin menemukan suaranya sendiri.
Dia juga terus bermain biola. Dia bermain di orkestra. Dia menikah dengan seorang pianis bernama Lily Stumpf. Musik dan seni hidup bersama di rumahnya.
Pendidikan dan Perjalanan Pembelajaran
Paul Klee belajar di Akademi Seni Rupa di Munich. Gurunya adalah seorang pelukis terkenal bernama Franz von Stuck. Stuck mengajarkan Klee cara menggambar dan melukis secara realistis. Klee belajar aturan-aturan tersebut. Kemudian dia melanggar mereka.
Dia juga dipengaruhi oleh seniman lain. Dia melihat karya Vincent van Gogh dan Pablo Picasso. Mereka juga melanggar aturan. Klee terinspirasi.
Dia melakukan perjalanan ke Italia. Dia melihat seni Renaisans. Dia mempelajari para maestro lama. Dia belajar dari masa lalu. Kemudian dia melihat ke masa depan.
Terobosan besarnya datang ketika dia mengunjungi Tunisia pada tahun 1914. Dia melihat cahaya. Warna-warna Afrika Utara cerah dan intens. Dia berkata, "Warna dan saya adalah satu. Saya seorang pelukis." Dia kembali ke Jerman dan mulai melukis dengan warna.
Dia juga mulai mengajar di Bauhaus pada tahun 1921. Bauhaus adalah sekolah seni terkenal di Jerman. Klee mengajarkan desain dan teori warna. Dia mencatat kuliahnya. Kuliah-kuliah itu menjadi sebuah buku yang berjudul "The Thinking Eye." Buku itu masih digunakan oleh seniman hingga hari ini.
Dia mengajarkan bahwa seni berasal dari dalam. Itu tidak berasal dari menyalin alam. Itu berasal dari perasaan.
Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Paul Klee menjadi sukses secara perlahan. Di usia 30-an, dia masih tidak dikenal. Dia menjual sangat sedikit lukisan. Dia mendukung dirinya sendiri dengan mengajar dan menulis ulasan.
Setelah perjalanannya ke Tunisia pada tahun 1914, karyanya berubah. Dia mulai menggunakan warna-warna cerah. Dia mulai melukis bentuk-bentuk abstrak. Orang-orang mulai memperhatikan.
Pada tahun 1920-an, dia menjadi terkenal. Bauhaus memberinya pengakuan. Lukisannya terjual. Museum membeli karyanya. Dia mengadakan pameran tunggal.
Periode paling produktifnya adalah tahun 1930-an. Dia melukis ribuan karya dalam beberapa tahun. Lukisannya kecil. Dia bekerja dalam skala kecil. Dia berkata lukisan kecil bisa mengandung semesta.
Pada tahun 1933, Nazi berkuasa di Jerman. Mereka menyebut seni Klee "degenerasi." Itu berarti mereka menganggapnya buruk untuk budaya Jerman. Mereka menghapus lukisannya dari museum. Dia kehilangan pekerjaan mengajarnya. Dia pindah kembali ke Swiss.
Dia patah hati. Tetapi dia terus melukis. Di tahun-tahun terakhirnya, dia melukis lebih dari 1.000 karya. Dia sakit. Dia menderita penyakit yang disebut skleroderma. Itu membuat kulitnya keras dan sulit menelan. Dia melukis hingga akhir. Dia meninggal pada tahun 1940 pada usia 60 tahun.
Ide-Ide Besar dan Prestasi
Ide terbesar Paul Klee adalah bahwa seni harus terlihat seperti dibuat oleh anak-anak. Dia berkata, "Saya ingin seperti baru lahir." Dia ingin melihat dunia tanpa filter. Dia ingin melukis dari ketidaksadaran.
Prestasi terbesarnya adalah kumpulan karyanya. Dia menciptakan lebih dari 9.000 karya seni. Mereka termasuk lukisan, gambar, cetakan, dan boneka. Lukisan Klee yang paling terkenal adalah "The Twittering Machine." Itu menunjukkan makhluk aneh seperti burung di sebuah engkol. Mereka terlihat seperti mainan anak-anak. Tetapi mereka juga menghantui.
Karya terkenal lainnya adalah "Castle and Sun." Itu menunjukkan sebuah kota yang terbuat dari kotak-kotak berwarna. Itu terlihat seperti balok bangunan anak-anak. Warnanya hangat dan bahagia.
Dia juga menulis "The Thinking Eye." Buku itu mengubah cara seniman berpikir tentang warna dan bentuk. Dia mengajarkan bahwa warna memiliki berat dan gerakan. Sebuah kotak kuning terasa berbeda dari kotak biru.
Dia juga membuat boneka untuk putranya, Felix. Dia membuat lebih dari 50 boneka dari barang-barang bekas. Mereka menyeramkan dan menakjubkan. Mereka sekarang ada di museum.
Dia mempengaruhi para Ekspresionis Abstrak, pelukis Color Field, dan banyak ilustrator buku anak-anak.
Tantangan dan Masa Sulit
Paul Klee menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia berjuang untuk menemukan gaya sendiri. Dia berusia 30-an sebelum dia menemukannya. Dia meragukan dirinya sendiri. Dia terus bekerja.
Kedua, dia tidak sukses secara komersial hingga terlambat. Dia miskin selama bertahun-tahun. Dia memiliki keluarga untuk disokong. Dia mengajar untuk memenuhi kebutuhan.
Ketiga, Perang Dunia I sangat mengerikan. Klee dipanggil untuk bertugas di angkatan bersenjata Jerman. Dia melukis kamuflase di pesawat terbang. Dia tidak bertempur di garis depan. Tetapi perang tetap saja membuatnya trauma.
Keempat, Nazi menghancurkan kariernya di Jerman. Mereka menyebut seni-nya "degenerasi." Mereka menghapus lebih dari 100 lukisannya dari museum. Dia kehilangan pekerjaannya. Dia melarikan diri ke Swiss.
Kelima, dia menderita penyakit yang menyakitkan. Skleroderma membuat kulitnya keras dan ketat. Sulit untuk menelan. Sulit untuk bernapas. Dia melukis meskipun merasakan sakit. Dia tidak berhenti.
Fakta Menarik tentang Selebriti
Paul Klee juga seorang pemain biola profesional. Dia bisa saja memiliki karier di musik. Dia memilih seni. Tetapi dia bermain biola setiap hari.
Fakta menarik lainnya: Dia melukis di permukaan yang tidak biasa. Dia melukis di kain goni, di koran, dan di karton. Dia menggunakan apa pun yang bisa dia temukan.
Dia adalah penggemar kucing. Dia mencintai kucing. Kucing-kucingnya akan berjalan di atas lukisannya yang basah. Dia tidak keberatan. Dia berkata kucing itu sedang berkreasi.
Dia membuat boneka untuk putranya. Boneka-boneka itu terbuat dari barang-barang bekas: kancing, kawat, dan potongan kain.
Satu fakta lagi: Lukisan terakhirnya disebut "Death and Fire." Itu menunjukkan tengkorak dengan salib. Klee tahu dia sedang sekarat. Dia tetap melukisnya.
Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Paul Klee penting karena dia mengajarkan kita untuk melihat seperti anak-anak. Anak-anak melihat keajaiban di mana-mana. Sebuah daun itu menakjubkan. Sebuah genangan air adalah semesta. Klee mempertahankan rasa ingin tahunya sepanjang hidupnya.
Dia juga penting karena dia menunjukkan bahwa seni dan musik terhubung. Lukisannya memiliki ritme. Mereka memiliki melodi. Mereka adalah musik visual.
Pengaruhnya ada di mana-mana. Desainer grafis menggunakan warnanya. Ilustrator menggunakan bentuknya. Seniman buku anak-anak belajar darinya.
Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang nilai bermain. Klee bermain dengan cat. Dia bermain dengan garis. Bermain bukanlah pemborosan waktu. Bermain adalah cara kita belajar untuk menciptakan.
Apa yang Bisa Anak-Anak Pelajari dari Kisah Ini?
Anak-anak dapat belajar pelajaran indah dari Paul Klee. Pertama, bawa garis berjalan-jalan. Klee berkata menggambar seperti membawa garis berjalan-jalan. Biarkan pensil Anda berkeliaran. Jangan merencanakan. Biarkan saja. Lihat ke mana garis itu pergi.
Kedua, gunakan imajinasi Anda. Klee melukis malaikat, ikan, dan kastil dari kepalanya. Dia tidak menyalin foto. Gunakan imajinasi Anda. Gambar apa yang Anda impikan.
Ketiga, jangan takut pada kesederhanaan. Lukisan Klee terlihat sederhana. Tetapi mereka dalam. Sederhana bisa menjadi kuat.
Akhirnya, teruslah berusaha. Klee berjuang selama bertahun-tahun. Dia menemukan gayanya di usia 30-an. Dia melukis meskipun dalam perang dan sakit. Dia tidak pernah menyerah.
Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Paul Klee. Jawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua atau sendiri.
Apa alat musik yang dimainkan Paul Klee?
Sekolah seni terkenal mana yang Klee ajar?
Penyakit apa yang diderita Klee di tahun-tahun terakhirnya?
Sebutkan satu lukisan Klee yang terkenal.
Apa yang disebut Nazi tentang seni Klee?
Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Ambil pensil dan selembar kertas. Tutup mata Anda. Biarkan pensil Anda bergerak. Jangan angkat. Tetap di atas kertas. Biarkan berkeliaran. Buka mata Anda. Apa yang Anda lihat? Wajah? Monster? Pemandangan? Warnai. Anda telah membawa garis berjalan-jalan, seperti Paul Klee.
Aktivitas lainnya. Cari "The Twittering Machine" oleh Paul Klee secara online dengan orang tua Anda. Itu menunjukkan burung-burung aneh di sebuah engkol. Kemudian gambar mesin twittering Anda sendiri. Buat makhluk aneh Anda sendiri. Beri mereka engkol. Beri mereka lagu.
Paul Klee menjalani kehidupan musik dan seni. Dia bermain biola. Dia melukis warna. Dia mengajar di Bauhaus. Dia adalah seorang ayah. Dia membuat boneka untuk putranya. Dia melukis malaikat dan ikan. Dia melihat dunia dengan mata yang segar. Nazi menyebut seni-nya degenerasi. Dia melarikan diri ke Swiss. Dia meninggal karena penyakit yang menyakitkan. Dia melukis 9.000 karya. Dia tidak pernah berhenti. Kisahnya mengajarkan kita untuk menjaga keajaiban masa kanak-kanak. Untuk membawa garis berjalan-jalan. Untuk melihat keajaiban dalam hal-hal sehari-hari. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.

