Siapa Seniman yang Melukis Pengunjung Sendiri dan Jalan Sepi yang Terasa Familiar? Kisah Selebriti: Edward Hopper

Siapa Seniman yang Melukis Pengunjung Sendiri dan Jalan Sepi yang Terasa Familiar? Kisah Selebriti: Edward Hopper

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Pernahkah Anda berjalan melewati sebuah rumah di malam hari dan melihat cahaya menyala di salah satu jendela? Anda bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana. Anda membayangkan cerita mereka. Edward Hopper melukis perasaan itu. Dia melukis orang-orang yang duduk sendirian di restoran. Dia melukis pom bensin yang kosong. Dia melukis wanita yang menatap keluar dari jendela. Kisah Selebriti ini: Edward Hopper akan memperkenalkan Anda kepada seorang seniman yang menangkap perasaan kesepian di dunia yang ramai. Lukisannya tenang. Mereka sedih. Mereka juga indah. Dia tidak melukis orang-orang terkenal atau peristiwa besar. Dia melukis momen-momen biasa. Seorang pria yang minum kopi pada pukul 2 pagi. Seorang wanita di kamar hotel. Sebuah mercusuar di tepi laut. Lukisannya membuat Anda berhenti. Mereka membuat Anda berpikir.

Mari kita bertemu dengan pelukis kesepian Amerika. Edward Hopper melihat keindahan di tempat-tempat kosong.

Siapa Selebriti Ini?
Edward Hopper adalah seorang pelukis Amerika. Dia hidup dari 1882 hingga 1967. Dia melukis adegan realistis dari kehidupan sehari-hari orang Amerika. Namun lukisannya tidak ceria. Mereka terasa tenang dan kesepian. Dia paling dikenal karena lukisannya "Nighthawks." Lukisan itu menunjukkan empat orang di sebuah restoran larut malam. Jalanan kosong. Cahaya terang di dalam. Orang-orang tidak berbicara satu sama lain.

Mengapa dia terkenal? Dia menangkap perasaan yang banyak orang miliki tetapi tidak dapat diungkapkan. Perasaan kesepian meskipun dikelilingi oleh orang lain. Lukisannya tentang isolasi, keheningan, dan menunggu. Mereka juga tentang cahaya. Dia melukis cahaya dengan indah. Cahaya dari jendela restoran. Sinar matahari yang miring di dinding. Bayangan dari pom bensin. Dia menjadi salah satu seniman Amerika paling terkenal di abad ke-20. Lukisannya tergantung di setiap museum besar.

Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Edward Hopper lahir di Nyack, New York. Nyack adalah sebuah kota kecil di tepi Sungai Hudson. Ayahnya memiliki toko barang kering. Ibunya adalah seorang seniman. Dia mendorongnya untuk menggambar.

Dia adalah anak laki-laki yang tinggi dan pendiam. Dia pemalu. Dia tidak memiliki banyak teman. Dia suka menggambar. Dia menggambar perahu di sungai. Dia menggambar rumah. Dia menggambar orang-orang dari imajinasinya.

Dia mulai menggambar dengan serius ketika berusia lima tahun. Dia tidak pernah berhenti. Dia mengisi buku catatan dengan sketsa. Orang tuanya melihat bakatnya. Mereka mendukungnya.

Dia bersekolah di SMA di Nyack. Dia lulus pada tahun 1899. Dia ingin menjadi seorang seniman. Orang tuanya ingin dia memiliki karir yang praktis. Mereka mencapai kesepakatan. Dia belajar seni komersial. Itu adalah seni untuk iklan. Dia belajar menggambar untuk surat kabar dan majalah.

Tetapi dia membencinya. Dia ingin melukis. Dia ingin melukis kehidupan nyata.

Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Edward Hopper belajar di New York School of Art. Gurunya adalah Robert Henri. Henri mengajarkan murid-muridnya untuk melukis kehidupan sehari-hari. Dia menyuruh mereka untuk melukis apa yang mereka lihat di jalanan. Bukan sejarah. Bukan mitologi. Orang-orang nyata. Tempat-tempat nyata.

Hopper mendengarkan. Dia melukis adegan jalanan. Dia melukis orang-orang di kafe. Dia melukis teater. Dia belajar melukis dengan cepat. Dia belajar menangkap cahaya.

Dia juga bepergian ke Eropa. Dia pergi ke Paris tiga kali. Di Paris, dia menemukan karya-karya pelukis Impresionis. Mereka melukis cahaya dan warna. Dia terpengaruh oleh mereka. Tetapi dia tidak menyalin mereka. Gayanya berbeda. Warnanya lebih gelap. Suasana hatinya lebih tenang.

Dia kembali ke Amerika. Dia berjuang. Dia tidak bisa menjual lukisannya. Dia bekerja sebagai ilustrator. Dia menggambar gambar untuk majalah. Dia membencinya. Dia merasa seperti menyia-nyiakan bakatnya. Tetapi dia membutuhkan uang.

Pada akhir pekan, dia melukis. Dia melukis apa yang dia lihat. Jalanan kosong. Bangunan sepi. Orang-orang duduk sendirian.

Butuh waktu 20 tahun baginya untuk menjual lukisan pertamanya. Dia berusia 42 tahun.

Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Edward Hopper menjadi sukses pada tahun 1925. Dia melukis sebuah cat air berjudul "The Mansard Roof." Itu menunjukkan sebuah rumah dengan atap miring. Cahaya itu indah. Sebuah museum membeli lukisan itu. Pembeli lain memperhatikannya.

Kemudian pada tahun 1927, dia menjual lukisan lain seharga $3,500. Itu adalah banyak uang pada saat itu. Dia berhenti dari pekerjaan ilustrasinya. Dia tidak pernah bekerja untuk orang lain lagi. Dia berusia 45 tahun.

Dia melukis "Nighthawks" pada tahun 1942. Itu menjadi karya paling terkenalnya. Lukisan itu menunjukkan sebuah restoran di malam hari. Empat orang duduk di dalam. Seorang pelayan berdiri di belakang konter. Cahaya terang dan keras. Jalanan gelap dan kosong. Orang-orang tidak saling melihat. Setiap orang sendirian.

"Nighthawks" sekarang menjadi salah satu lukisan yang paling dikenal di dunia. Itu telah diparodikan dalam film, acara TV, dan kartun. Orang-orang terhubung dengannya. Mereka tahu perasaan itu.

Dia terus melukis selama sisa hidupnya. Dia melukis pom bensin, mercusuar, kamar hotel, dan bioskop. Dia melukis tema yang sama berulang kali. Kesepian. Cahaya. Menunggu.

Istrinya, Josephine, juga seorang seniman. Dia berpose untuk banyak lukisannya. Dia menyimpan buku catatan rinci tentang karyanya. Dia mencatat setiap lukisan yang dia buat.

Ide Besar dan Prestasi
Ide terbesar Edward Hopper adalah bahwa kehidupan sehari-hari layak untuk dilukis. Dia tidak melukis pahlawan atau pertempuran. Dia melukis seorang wanita yang mengikat sepatunya. Dia melukis seorang pria yang membaca surat kabar. Dia melukis sebuah rumah dengan jendela yang pecah. Dia menemukan keindahan dalam hal-hal biasa.

Prestasi terbesarnya adalah "Nighthawks." Lukisan itu menangkap suasana kehidupan modern. Kita dikelilingi oleh orang-orang. Tetapi kita merasa sendirian. Hopper melukis perasaan itu dengan sempurna.

Prestasi besar lainnya adalah penggunaan cahayanya. Dia melukis cahaya seperti karakter. Cahaya dalam lukisannya memiliki suasana sendiri. Cahaya dingin dari restoran. Cahaya hangat dari matahari pagi. Cahaya datar dari hari yang mendung. Tidak ada yang melukis cahaya lebih baik dari Hopper.

Dia juga mempengaruhi seniman lain. Pembuat film menyukai Hopper. Mereka menyalin komposisinya. Sutradara Alfred Hitchcock terpengaruh olehnya. Sutradara Wim Wenders membuat film berjudul "Paris, Texas" yang terlihat seperti lukisan Hopper.

Dia juga mempengaruhi fotografer. Mereka mencoba menangkap suasana tenang yang sama. Pengaruhnya ada di mana-mana.

Tantangan dan Masa Sulit
Edward Hopper menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia pemalu. Dia kesulitan berbicara dengan orang-orang. Dia kesulitan mempromosikan dirinya. Dia tetap berada di latar belakang.

Kedua, dia berjuang selama bertahun-tahun. Dia tidak bisa menjual karyanya. Dia miskin. Dia tinggal di apartemen kecil. Dia bekerja di pekerjaan yang dia benci.

Ketiga, pernikahannya sulit. Dia menikahi Josephine Nivison pada tahun 1924. Dia juga seorang seniman. Mereka saling mencintai. Tetapi mereka terus bertengkar. Dia pendiam. Dia banyak bicara. Dia ingin bekerja sendiri. Dia ingin terlibat. Mereka berdebat tentang segala hal. Tetapi mereka tetap menikah sampai dia meninggal.

Keempat, dia adalah seorang perfeksionis. Dia menghancurkan lukisan yang tidak dia suka. Dia melukis dengan lambat. Dia menghabiskan berbulan-bulan untuk satu lukisan. Dia tidak pernah puas.

Kelima, kesehatannya menurun di tahun-tahun terakhirnya. Dia kesulitan berjalan. Dia kesulitan melihat. Dia berhenti melukis pada tahun 1965. Dia meninggal dua tahun kemudian. Dia berusia 84 tahun.

Fakta Menarik tentang Selebriti
Edward Hopper sangat tinggi. Dia lebih dari enam kaki empat inci. Dia menjulang di atas kebanyakan orang.

Fakta menarik lainnya: Dia menyukai film. Dia pergi ke bioskop hampir setiap hari. Bioskop muncul di banyak lukisannya.

Dia juga menyukai berlayar. Dia membangun perahunya sendiri. Dia berlayar di pantai Maine.

Dia tidak suka membicarakan lukisannya. Ketika orang bertanya apa arti sebuah lukisan, dia berkata, "Itu berarti apa adanya."

Satu fakta lagi: Rumah di "The Mansard Roof" masih ada. Itu berada di Nyack, New York. Penggemar mengunjunginya.

Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Edward Hopper penting karena lukisannya berbicara kepada kita. Kita masih merasa kesepian. Kita masih duduk di restoran pada pukul 2 pagi. Kita masih menatap keluar jendela. Lukisannya berusia 80 tahun. Mereka terasa seperti hari ini.

Dia juga penting karena dia menunjukkan bahwa kehidupan Amerika itu indah. Dia tidak melukis Eropa. Dia melukis pom bensin dan motel. Dia membuat tempat-tempat biasa di Amerika terlihat seperti seni.

Pengaruhnya pada budaya visual sangat besar. Setiap kali Anda melihat film atau foto yang terasa kesepian dan tenang, Anda melihat pengaruh Hopper.

Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang kesabaran. Hopper berusia 45 tahun sebelum dia menjadi sukses. Dia tidak pernah menyerah.

Apa yang Bisa Anak-Anak Pelajari dari Kisah Ini?
Anak-anak bisa belajar pelajaran penting dari Edward Hopper. Pertama, bersabarlah. Hopper menunggu 20 tahun untuk menjual lukisan pertamanya. Dia tidak menyerah. Jika Anda mencintai sesuatu, teruslah melakukannya. Kesuksesan mungkin memerlukan waktu.

Kedua, temukan keindahan dalam hal-hal biasa. Hopper melukis pom bensin dan restoran. Anda bisa menemukan keindahan di lingkungan Anda sendiri. Jalan tempat Anda tinggal. Taman tempat Anda bermain. Itu semua adalah seni.

Ketiga, tidak apa-apa untuk menjadi pendiam. Hopper pemalu. Dia tidak suka perhatian. Anda tidak perlu keras untuk menjadi seorang seniman. Orang-orang yang tenang melihat hal-hal yang terlewatkan oleh orang-orang yang keras.

Akhirnya, lukislah apa yang Anda rasakan. Hopper merasakan kesepian. Dia melukisnya. Lukisannya membantu orang lain merasa kurang sendirian. Perasaan Anda penting. Bagikan mereka.

Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Edward Hopper. Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua atau sendiri.

Apa nama lukisan paling terkenal Edward Hopper?

Perasaan apa yang sering ditunjukkan oleh lukisan Hopper?

Berapa umur Hopper ketika dia menjual lukisan pertamanya?

Di mana Hopper belajar seni?

Siapa istri Hopper, yang juga melukis?

Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Cari "Nighthawks" oleh Edward Hopper secara online bersama orang tua Anda. Lihatlah orang-orang di restoran. Mereka tidak berbicara satu sama lain. Pikirkan tentang apa yang mungkin dipikirkan setiap orang. Tulis cerita pendek tentang salah satu dari mereka.

Aktivitas lainnya. Pergi ke jendela di rumah Anda di malam hari. Lihatlah keluar. Lihatlah cahaya. Lihatlah bayangan. Gambarlah apa yang Anda lihat. Gunakan pensil dan kertas. Anda melukis seperti Edward Hopper.

Edward Hopper menjalani kehidupan yang tenang. Dia pemalu dan tinggi. Dia melukis restoran yang sepi dan jalanan kosong. Dia melukis wanita di kamar hotel. Dia melukis cahaya yang mengalir melalui jendela. Dia berjuang selama 20 tahun. Dia tidak pernah menyerah. Dia menjadi salah satu seniman terbesar Amerika. Lukisannya "Nighthawks" terkenal di seluruh dunia. Orang-orang melihatnya dan merasa dipahami. Kisahnya mengajarkan kita bahwa kehidupan sehari-hari adalah seni. Sebuah pom bensin. Sebuah restoran. Seorang wanita di jendela. Semua indah. Semua layak untuk dilukis. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.