Seniman Mana yang Menempatkan Hiu di Dalam Tangki dan Bintik di Tengkorak untuk Membuat Anda Berpikir Tentang Kematian? Kisah Selebriti: Damien Hirst

Seniman Mana yang Menempatkan Hiu di Dalam Tangki dan Bintik di Tengkorak untuk Membuat Anda Berpikir Tentang Kematian? Kisah Selebriti: Damien Hirst

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apakah Anda pernah melihat hiu harimau mengapung di dalam tangki berisi cairan biru pucat? Itu terlihat hidup. Mulutnya terbuka. Giginya tajam. Namun, hiu tersebut sudah mati. Ia telah diawetkan dalam formaldehida. Itu adalah karya seni Damien Hirst. Kisah Selebriti ini: Damien Hirst akan memperkenalkan Anda kepada salah satu seniman paling terkenal dan kontroversial yang masih hidup saat ini. Ia lahir di Inggris. Ia dibesarkan di kota keras bernama Leeds. Ayahnya pergi ketika ia masih muda. Ibunya berjuang. Ia adalah remaja yang sulit. Ia terlibat masalah. Ia menemukan seni. Seni menyelamatkannya. Ia membuat seni tentang kematian, sains, dan uang. Ia adalah seniman terkaya yang masih hidup di dunia.

Mari kita bertemu dengan bad boy seni Inggris. Damien Hirst ingin mengejutkan Anda. Ia juga ingin Anda berpikir.

Siapa Selebriti Ini?
Damien Hirst adalah seorang seniman Inggris. Ia lahir pada tahun 1965. Ia masih hidup dan masih membuat seni. Ia adalah tokoh utama dari gerakan Young British Artists. Kelompok itu menjadi terkenal pada tahun 1990-an. Mereka membuat seni yang mengejutkan dari bahan-bahan yang tidak biasa.

Mengapa ia terkenal? Ia menciptakan "The Physical Impossibility of Death in the Mind of Someone Living." Itu adalah hiu harimau dalam tangki formaldehida. Itu adalah salah satu karya seni paling terkenal dari tahun 1990-an. Ia juga membuat "For the Love of God." Itu adalah tengkorak manusia yang dicetak dalam platinum dan ditutupi dengan 8.601 berlian. Biayanya lebih dari 20 juta dolar untuk dibuat. Ia juga membuat lukisan bintik berwarna. Mereka terlihat seperti pil. Ia menjualnya dengan harga jutaan. Ia adalah seorang pebisnis sama seperti seorang seniman.

Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Damien Hirst lahir di Bristol, Inggris. Keluarganya pindah ke Leeds ketika ia masih kecil. Leeds adalah kota industri yang keras. Orang tuanya bercerai ketika ia berusia 12 tahun. Ibunya membesarkannya sendirian.

Ia adalah anak yang sulit. Ia dikeluarkan dari sekolah dua kali. Ia terlibat masalah dengan polisi. Ia mencuri. Ia ditangkap.

Ibunya tidak tahu harus berbuat apa dengannya. Ia pernah berkata, "Jika dia bukan seniman yang begitu baik, dia akan berada di penjara."

Ia menyukai menggambar. Ia menyukai melukis. Ia menyukai anatomi. Ia terpesona oleh hewan mati dan kerangka. Ia akan menggambar mereka di buku catatannya.

Ia pergi ke sekolah seni. Ia belajar di Jacob Kramer College of Art di Leeds. Kemudian ia pindah ke London. Ia belajar di Goldsmiths College. Itu adalah sekolah seni terkenal. Sekolah itu mendorong siswa untuk bereksperimen.

Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Damien Hirst belajar di Goldsmiths College di London. Ia tidak belajar lukisan atau patung tradisional. Ia belajar konsep. Ia belajar ide.

Di Goldsmiths, siswa didorong untuk menggunakan bahan apa pun. Mereka bisa menggunakan hewan mati. Mereka bisa menggunakan lemari obat. Mereka bisa menggunakan apa saja.

Hirst mengorganisir pameran siswa di sebuah gudang. Ia menamakannya "Freeze." Pameran itu diadakan pada tahun 1988. Ia berusia 23 tahun. Pameran itu menampilkan karyanya sendiri dan karya teman-temannya. Seorang kolektor seni terkenal mengunjungi. Ia membeli beberapa karya. Pameran itu menjadi berita. Hirst menjadi dikenal.

Ia lulus pada tahun 1989. Ia tidak punya uang. Ia bekerja di sebuah gudang. Ia terus membuat seni.

Pada tahun 1990, ia menciptakan "lukisan bintik" pertamanya. Ia melukis deretan bintik berwarna di latar belakang putih. Ia menamakannya "The Spot Paintings." Mereka terlihat seperti pil farmasi. Ia menyewa asisten untuk melukisnya. Ia masih membuatnya hingga hari ini.

Pada tahun 1991, ia menciptakan "The Physical Impossibility of Death in the Mind of Someone Living." Ia membeli hiu harimau dari seorang nelayan di Australia. Ia mengawetkannya dalam formaldehida di dalam tangki kaca. Karya seni itu menghabiskan banyak uang. Ia tidak memiliki uang. Seorang kolektor kaya membayarnya. Karya seni itu menjadi terkenal dalam semalam.

Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Damien Hirst menjadi sukses pada tahun 1990-an. Ia adalah bagian dari gerakan Young British Artists. Anggota lainnya termasuk Tracey Emin dan Sarah Lucas. Mereka membuat seni yang mengejutkan. Media menyukainya. Mereka menjadi selebriti.

Pada tahun 1995, Hirst memenangkan Turner Prize. Itu adalah penghargaan seni terpenting di Inggris. Ia memenangkannya untuk patungnya "Mother and Child Divided." Patung itu menunjukkan seekor sapi dan anak sapi yang dipotong menjadi bagian-bagian dan diawetkan dalam formaldehida. Anda bisa berjalan di antara bagian-bagian tersebut.

Ia menjadi kaya. Karyanya terjual dengan harga jutaan. Ia mulai bertindak seperti bintang rock. Ia mengenakan jas mahal. Ia pergi ke klub malam. Ia berkencan dengan model.

Pada tahun 2007, ia membuat "For the Love of God." Itu adalah tengkorak platinum yang ditutupi berlian. Tengkorak itu milik seorang pria yang hidup pada abad ke-18. Hirst membelinya. Ia mencetaknya dalam platinum. Ia menempelkan 8.601 berlian padanya. Tengkorak itu memiliki berlian di dahi. Karya itu menghabiskan lebih dari 20 juta dolar untuk dibuat. Hirst mengatakan itu adalah memento mori. Itu adalah pengingat akan kematian. Itu terjual seharga 50 juta pound. Pembelinya adalah sekelompok investor. Hirst menyimpan sebagian saham.

Pada tahun 2008, ia melewati galeri miliknya. Ia menjual karyanya langsung di lelang. Penjualan itu menghasilkan lebih dari 200 juta dolar. Ia menjadi seniman terkaya yang masih hidup di dunia.

Ide Besar dan Pencapaian
Ide terbesar Damien Hirst adalah bahwa seni bisa tentang kematian. Hiu miliknya sudah mati. Tengkoraknya sudah mati. Sapi miliknya dipotong menjadi dua. Ia memaksa kita untuk melihat kematian. Ia mengatakan kita tidak bisa menghindarinya.

Pencapaian terbesarnya adalah "The Physical Impossibility of Death in the Mind of Someone Living." Judul itu panjang dan filosofis. Karya seni itu sederhana dan mengejutkan. Itu adalah seekor hiu. Itu sudah mati. Itu terlihat hidup. Itu membuatnya terkenal.

Pencapaian besar lainnya adalah "For the Love of God." Tengkorak ini adalah karya seni termahal yang pernah dibuat. Itu lebih berharga daripada bahan-bahannya. Itu adalah simbol kekayaan dan kematian.

Ia juga menciptakan seri "The Pharmacy." Ia mengatur alat bedah dan botol obat dalam kotak kaca. Ia juga melukis lukisan bintik yang terlihat seperti pil.

Ia juga membuat seri yang disebut "The Anatomy of an Angel." Ia memotong tubuh manusia menjadi bagian-b