Apakah Anda pernah mengambil foto hanya untuk diri sendiri? Bukan untuk ditunjukkan kepada siapa pun. Hanya karena Anda ingin mengingat sebuah momen. Vivian Maier melakukan itu. Dia mengambil lebih dari 100.000 foto. Tidak ada yang melihatnya. Dia hidup sendirian. Dia bekerja sebagai pengasuh anak. Dia mengambil foto anak-anak, orang-orang tunawisma, dan jalanan kota. Kemudian dia meninggal. Seorang pria membeli negatifnya di sebuah lelang. Dia mengembangkannya. Dia terkejut. Foto-fotonya sangat brilian. Kisah Selebriti ini: Vivian Maier akan memperkenalkan Anda kepada fotografer jalanan terbesar yang belum pernah Anda dengar. Dia adalah jenius rahasia. Dia tidak pernah menunjukkan karyanya. Dia tidak pernah berusaha untuk terkenal. Dia hanya memotret. Dan memotret. Dan memotret.
Mari kita bertemu dengan pengasuh anak yang memiliki kamera. Vivian Maier melihat keindahan dalam kehidupan sehari-hari.
Siapa Selebriti Ini?
Vivian Maier adalah seorang fotografer jalanan Amerika. Dia hidup dari tahun 1926 hingga 2009. Dia bekerja sebagai pengasuh anak selama 40 tahun. Dia mengambil foto selama sebagian besar hidupnya. Tetapi dia tidak pernah menunjukkan foto-fotonya kepada siapa pun. Dia meninggal dalam keadaan miskin dan tidak dikenal. Setelah kematiannya, karyanya ditemukan. Dia sekarang dianggap sebagai salah satu fotografer jalanan terbesar abad ke-20.
Mengapa dia terkenal? Dia mengambil lebih dari 100.000 foto. Sebagian besar foto tersebut hitam putih. Mereka menunjukkan pemandangan jalanan di New York dan Chicago. Dia memotret anak-anak, pengemis, dan orang kaya. Dia memiliki mata yang tajam untuk komposisi dan emosi. Dia juga membuat rekaman audio dan film. Hidupnya adalah sebuah misteri. Dia tidak memiliki keluarga. Dia tidak meninggalkan surat. Kita hanya mengenalnya melalui foto-fotonya.
Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Vivian Maier lahir di New York City. Ayahnya adalah seorang insinyur. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Orang tuanya bercerai ketika dia masih muda. Dia pindah bersama ibunya ke Prancis. Dia tumbuh di sebuah desa kecil.
Dia menghabiskan masa kecilnya di Prancis. Dia belajar berbicara bahasa Prancis. Dia menyukai fotografi. Dia membeli kamera pertamanya ketika dia remaja. Dia mengambil foto-foto desa.
Dia kembali ke New York pada tahun 1938. Dia berusia 12 tahun. Ibunya menikah lagi. Keluarga mereka berpindah-pindah. Vivian tidak merasa cocok. Dia aneh. Dia pendiam. Dia berbeda.
Dia bekerja di sebuah pabrik untuk sementara waktu. Dia membencinya. Dia ingin bepergian. Dia ingin mengambil foto.
Pada tahun 1951, dia pindah ke Prancis lagi. Dia tinggal selama beberapa tahun. Dia mengambil banyak foto. Kemudian dia kembali ke New York. Dia menjadi pengasuh anak. Dia berusia 25 tahun.
Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Vivian Maier tidak pergi ke sekolah fotografi. Dia belajar sendiri. Dia belajar dengan membaca buku dan melihat majalah. Dia mempelajari karya fotografer lain. Dia belajar tentang komposisi dan cahaya.
Dia sangat pribadi. Dia tidak membagikan karyanya. Dia tidak meminta umpan balik. Dia hanya terus mengambil foto.
Dia bekerja sebagai pengasuh anak selama bertahun-tahun. Dia merawat anak-anak. Dia baik dengan anak-anak. Anak-anak menyukainya. Tetapi dia eksentrik. Dia akan membawa mereka berjalan-jalan. Dia akan mengambil foto. Dia kadang-kadang tampak lebih tertarik pada foto-foto daripada pada anak-anak.
Majikannya tahu bahwa dia mengambil foto. Mereka tidak tahu berapa banyak. Dia memiliki kotak-kotak berisi negatif. Dia menyimpannya di kamarnya.
Dia juga mengumpulkan barang-barang lain. Dia menyimpan koran dan majalah. Dia mengumpulkan barang-barang. Kamarnya penuh dengan kotak-kotak.
Dia berpindah dari keluarga ke keluarga. Dia bekerja di New York dan Chicago. Dia tidak pernah tinggal lama. Dia gelisah.
Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Vivian Maier tidak sukses semasa hidupnya. Dia tidak dikenal. Dia meninggal dalam keadaan miskin. Dia tidak pernah menjual foto.
Kesuksesannya datang setelah kematiannya. Pada tahun 2007, seorang pria bernama John Maloof membeli sebuah kotak negatifnya di sebuah lelang. Dia membayar $400. Dia tidak tahu siapa dia. Dia mengembangkan negatif tersebut. Dia terpesona. Dia memposting beberapa foto secara online. Orang-orang juga terpesona.
Dia membeli lebih banyak kotak. Dia menemukan lebih banyak negatif. Dia menemukan gulungan film. Dia menemukan rekaman audio. Dia menemukan film. Dia menemukan surat-surat. Dia menyusun kembali kehidupannya.
Dia membuat film dokumenter berjudul "Finding Vivian Maier." Film tersebut dinominasikan untuk Academy Award. Film itu memenangkan banyak penghargaan lainnya.
Foto-fotonya dipamerkan di museum. Buku-buku tentang karyanya diterbitkan. Dia menjadi terkenal. Hampir 50 tahun setelah dia mulai mengambil foto, dunia akhirnya melihatnya.
Orang-orang terpesona. Bagaimana mungkin seorang pengasuh anak mengambil foto-foto yang begitu brilian? Bagaimana dia bisa menyimpannya sebagai rahasia? Misteri ini membuatnya semakin terkenal.
Ide Besar dan Prestasi
Ide terbesar Vivian Maier adalah bahwa seni adalah imbalan itu sendiri. Dia tidak membutuhkan penonton. Dia memotret untuk dirinya sendiri. Dia menciptakan karena dia harus.
Prestasi terbesarnya adalah kumpulan karya yang dia tinggalkan. Lebih dari 100.000 negatif. 2.000 gulungan film yang belum dikembangkan. Dia mendokumentasikan Amerika pada pertengahan abad. Tahun 1950-an, 60-an, dan 70-an. Jalanan. Orang-orang. Mobil. Mode.
Prestasi besar lainnya adalah mata untuk komposisi. Foto-fotonya terbingkai dengan sempurna. Dia memiliki bakat untuk geometri. Dia akan menempatkan seorang anak di tepi trotoar. Dia akan menyelaraskan bayangan. Dia akan menunggu momen yang tepat.
Dia juga memiliki bakat untuk menangkap emosi. Foto-fotonya menunjukkan orang-orang dalam momen refleksi. Seorang wanita menatap keluar jendela. Seorang anak melihat balon. Seorang pria tunawisma tidur di atas kisi. Dia melihat kemanusiaan dalam setiap orang.
Dia juga menangkap peristiwa sejarah. Dia memotret kecelakaan mobil. Dia memotret kebakaran. Dia memotret protes. Dia selalu ada dengan kameranya.
Karyanya telah mempengaruhi generasi fotografer. Fotografer jalanan sekarang mempelajari komposisinya.
Tantangan dan Masa Sulit
Vivian Maier menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia adalah seorang wanita di bidang yang didominasi pria. Dia tidak memiliki koneksi. Dia tidak memiliki galeri. Dia bekerja sendirian.
Kedua, dia miskin. Dia bekerja sebagai pengasuh anak. Dia tidak menghasilkan banyak uang. Dia menghabiskan uang sisa untuk film dan kamera.
Ketiga, dia tidak memiliki keluarga. Dia tidak pernah menikah. Dia tidak memiliki anak. Dia kesepian.
Keempat, dia kehilangan pekerjaannya di tahun-tahun terakhirnya. Dia tidak bisa bekerja. Dia tidak memiliki tabungan. Teman-temannya membantunya. Mereka membayar untuk sebuah apartemen kecil.
Kelima, dia meninggal sendirian. Dia jatuh di atas es. Dia memukul kepalanya. Dia tidak pernah pulih. Dia meninggal di panti jompo. Dia berusia 83 tahun. Obituarinya kecil. Tidak ada yang tahu tentang foto-fotonya.
Fakta Menarik tentang Selebriti
Vivian Maier mengenakan topi besar. Dia menggunakan topi untuk menyembunyikan kameranya. Dia bisa mengambil foto tanpa terlihat.
Fakta menarik lainnya: Dia memiliki aksen Prancis. Dia menghabiskan masa kecilnya di Prancis. Dia berbicara bahasa Inggris dengan aksen.
Dia suka berjalan. Dia berjalan bermil-mil setiap hari. Dia membawa kameranya ke mana-mana.
Dia adalah seorang pengumpul. Kamarnya dipenuhi dengan kotak-kotak. Kotak-kotak itu berisi negatifnya, koran-koran, dan koleksinya yang lain.
Satu fakta lagi: Dia mengambil potret diri. Dia akan memotret refleksinya di cermin dan jendela. Dia jarang tersenyum.
Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Vivian Maier penting karena dia membuktikan bahwa seni yang hebat dapat diciptakan dalam rahasia. Anda tidak perlu ketenaran. Anda tidak perlu uang. Anda tidak perlu galeri. Anda hanya perlu kamera dan visi.
Dia juga penting karena dia mengingatkan kita untuk melihat kehidupan sehari-hari. Foto-fotonya menunjukkan bahwa jalanan penuh dengan puisi. Seorang anak bermain. Seorang wanita berjalan. Sebuah bayangan di dinding. Momen-momen ini layak untuk diabadikan.
Pengaruhnya semakin berkembang. Semakin banyak orang menemukan karyanya setiap tahun. Dia sekarang dianggap sebagai salah satu yang terhebat.
Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang nilai menciptakan untuk diri sendiri. Anda tidak perlu penonton. Ciptakan karena Anda menyukainya.
Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak dapat belajar pelajaran yang luar biasa dari Vivian Maier. Pertama, ciptakan untuk diri sendiri. Vivian tidak menunjukkan foto-fotonya kepada siapa pun. Dia membuat seni karena dia menyukainya. Anda tidak perlu memposting gambar Anda secara online. Anda tidak perlu menunjukkan cerita Anda. Buatlah untuk diri sendiri.
Kedua, lihatlah dengan seksama. Vivian melihat keindahan di jalanan biasa. Lihatlah jalan Anda sendiri. Lihatlah bayangan-bayangan. Lihatlah orang-orang. Anda akan melihat hal-hal yang menakjubkan.
Ketiga, jadilah misterius. Vivian adalah sebuah misteri. Kita masih tidak tahu banyak tentang dirinya. Tidak apa-apa untuk bersifat pribadi. Tidak apa-apa untuk menyimpan sesuatu untuk diri sendiri.
Akhirnya, teruslah bekerja. Vivian mengambil foto selama lebih dari 50 tahun. Dia tidak pernah berhenti. Dia tidak pernah terkenal. Dia terus melanjutkan. Karya Anda penting meskipun tidak ada yang melihatnya.
Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Vivian Maier. Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua atau sendiri.
Apa pekerjaan yang dimiliki Vivian Maier selama sebagian besar hidupnya?
Berapa banyak foto yang diambil Vivian Maier?
Siapa yang menemukan karya Vivian Maier setelah dia meninggal?
Kota mana yang paling banyak dipotret oleh Vivian Maier?
Apakah Vivian Maier menjadi terkenal selama hidupnya?
Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Ambil kamera atau ponsel. Pergi ke jendela di rumah Anda. Lihat ke luar. Tunggu seseorang berjalan lewat. Ambil foto mereka. Jangan tunjukkan kepada siapa pun. Simpan untuk diri sendiri. Anda sedang memotret seperti Vivian Maier.
Aktivitas lainnya. Gambarlah gambar jalan Anda. Jangan gambar rumah-rumahnya. Gambarlah bayangan-bayangan. Gambarlah retakan di trotoar. Gambarlah hal-hal yang paling diabaikan orang. Anda sedang melihat seperti Vivian Maier.
Vivian Maier adalah seorang pengasuh anak. Dia tidak memiliki keluarga. Dia hidup sendirian. Dia berjalan di jalanan New York dan Chicago. Dia membawa kamera. Dia mengambil lebih dari 100.000 foto. Dia tidak pernah menunjukkan foto-fotonya. Dia meninggal dalam keadaan miskin dan tidak dikenal. Seorang pria membeli negatifnya di sebuah lelang. Dia mengembangkan film tersebut. Dia terpesona. Foto-fotonya sangat brilian. Sekarang mereka ada di museum. Dia menjadi terkenal. Terlambat. Kisahnya mengajarkan kita untuk menciptakan untuk diri kita sendiri. Untuk melihat dengan seksama. Untuk terus bekerja. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.

