Situasi Apa Ini? Anak-anak memiliki perasaan yang besar. Senang, sedih, marah, takut. Terkadang mereka tidak memiliki kata-kata untuk perasaan ini. Mewarnai membantu. Wajah bahagia. Wajah sedih. Wajah takut. Melihat wajah membantu anak-anak menyebutkan perasaan tersebut.
Halaman mewarnai wajah emosi yang dapat dicetak memberikan cara yang lembut bagi anak-anak untuk menjelajahi emosi. Mereka mewarnai wajah bahagia. Mereka mewarnai wajah sedih. Mereka belajar seperti apa perasaan ini. Mereka mempelajari kata-kata untuk itu.
Situasi ini terjadi selama waktu tenang, selama waktu seni, selama saat-saat ketika anak-anak perlu berbicara tentang perasaan. Halaman mewarnai menenangkan. Mereka mengundang percakapan. Mereka membuka pintu untuk berbicara tentang emosi.
Halaman-halaman ini paling baik digunakan dengan percakapan. Warnai bersama. Bicarakan tentang wajah. Bicarakan tentang perasaan. Pembelajaran terjadi saat mewarnai.
Frasa Bahasa Inggris Kunci untuk Situasi Ini Gunakan frasa untuk memperkenalkan emosi. "Ini adalah wajah bahagia. Senang adalah ketika kamu merasa baik. Bisakah kamu membuat wajah bahagia?" "Ini adalah wajah sedih. Sedih adalah ketika kamu merasa tidak enak. Bisakah kamu membuat wajah sedih?"
Gunakan frasa untuk mewarnai. "Mari kita warnai wajah bahagia dengan warna kuning. Kuning adalah warna bahagia." "Warna apa yang kamu inginkan untuk wajah marah? Marah bisa berwarna merah."
Gunakan frasa untuk berbicara tentang perasaan. "Kapan kamu merasa bahagia? Ketika saya bermain, saya merasa bahagia." "Kapan kamu merasa sedih? Ketika mainan saya rusak, saya merasa sedih."
Gunakan frasa untuk memvalidasi perasaan. "Tidak apa-apa untuk merasa sedih terkadang. Semua orang merasa sedih." "Ketika kamu marah, kamu bisa menarik napas dalam-dalam."
Gunakan frasa untuk merayakan. "Kamu mewarnai semua wajah emosi. Kerja bagus." "Kamu tahu bagaimana mengatakan bahagia, sedih, dan marah."
Percakapan Sederhana untuk Anak-Anak Dialog 1: Mewarnai Bahagia dan Sedih Orang Tua: "Mari kita warnai wajah emosi. Pertama, wajah bahagia. Warna apa yang membuatmu berpikir tentang bahagia?" Anak: "Kuning." Orang Tua: "Bagus. Warnai wajah bahagia dengan warna kuning. Seperti apa wajah bahagia itu?" Anak: "Senyum." Orang Tua: "Ya. Wajah bahagia tersenyum. Sekarang wajah sedih. Warna apa untuk sedih?" Anak: "Biru." Orang Tua: "Bagus. Warnai wajah sedih dengan warna biru. Seperti apa wajah sedih itu?" Anak: "Mengerutkan kening." Orang Tua: "Ya. Wajah sedih mengerutkan kening."
Percakapan ini memperkenalkan bahagia dan sedih. Anak mewarnai. Orang tua berbicara. Pembelajaran dimulai.
Dialog 2: Berbicara tentang Perasaan Orang Tua: "Kapan kamu merasa bahagia?" Anak: "Ketika saya bermain di luar." Orang Tua: "Ya. Bermain di luar juga membuat saya bahagia. Kapan kamu merasa sedih?" Anak: "Ketika saya tidak bisa mendapatkan kue." Orang Tua: "Saya mengerti. Tidak apa-apa untuk merasa sedih terkadang. Ketika kamu merasa sedih, kamu bisa memberitahuku."
Percakapan ini menghubungkan perasaan dengan kehidupan nyata. Anak berbagi. Orang tua mendengarkan. Hubungan dibangun.
Dialog 3: Mewarnai Semua Wajah Orang Tua: "Mari kita warnai semua wajah emosi. Bahagia, sedih, marah, takut, terkejut." Anak mewarnai. Orang Tua: "Kamu mewarnai semuanya. Bisakah kamu menunjuk wajah bahagia?" Anak menunjuk. Orang Tua: "Bagus. Tunjuk wajah marah." Anak menunjuk. Orang Tua: "Kamu tahu semua perasaan. Kerja bagus."
Percakapan ini mempraktikkan semua emosi. Anak mengidentifikasi. Orang tua memuji. Keterampilan dibangun.
Kosakata yang Harus Kamu Ketahui Senang adalah perasaan gembira. Kamu bisa mengatakan "Saya merasa bahagia ketika saya bermain." Wajah tersenyum.
Sedih adalah perasaan tidak bahagia. Kamu bisa mengatakan "Saya merasa sedih ketika saya kehilangan mainan saya." Wajah mengerutkan kening.
Marah adalah perasaan kesal. Kamu bisa mengatakan "Saya merasa marah ketika seseorang mengambil mainan saya." Wajah mungkin memiliki alis ke bawah.
Takut adalah perasaan takut. Kamu bisa mengatakan "Saya merasa takut dalam gelap." Wajah mungkin memiliki mata lebar.
Terkejut adalah perasaan terkejut. Kamu bisa mengatakan "Saya merasa terkejut ketika saya mendapatkan hadiah." Wajah mungkin memiliki mulut terbuka lebar.
Perasaan adalah emosi di dalam dirimu. Kamu bisa mengatakan "Perasaan itu baik-baik saja. Kita bisa membicarakannya." Ini adalah konsep utama.
Cara Menggunakan Frasa Ini Secara Alami Gunakan nada yang lembut dan menerima. Perasaan itu pribadi. Suaramu mengatakan "Semua perasaan baik-baik saja."
Ucapkan frasa saat anakmu mewarnai. "Wajah bahagia. Senyum." Kata-kata terhubung dengan gambar.
Bicarakan tentang perasaanmu sendiri. "Saya merasa bahagia ketika kita mewarnai bersama." Memodelkan perasaan sangat kuat.
Biarkan anakmu memilih warna. Tidak ada warna yang salah untuk suatu perasaan. Pilihan mereka adalah ekspresi mereka.
Rayakan pekerjaan mereka. "Kamu mewarnai semua wajah. Kamu tahu begitu banyak perasaan." Kebanggaan dalam pekerjaan mereka membangun kepercayaan diri.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Satu kesalahan adalah memberi tahu seorang anak bagaimana seharusnya mereka merasa. "Kamu harus bahagia." Biarkan mereka merasakan apa yang mereka rasakan. Validasi itu.
Kesalahan lain adalah mengabaikan perasaan negatif. "Jangan sedih." Kesedihan itu normal. Akui itu. "Saya melihat kamu sedih. Bisakah kita membicarakannya?"
Beberapa anak mencampuradukkan emosi. Tidak apa-apa. Bimbing dengan lembut. "Wajah itu terlihat sedih bagi saya. Bagaimana menurutmu?"
Hindari terburu-buru. Biarkan anakmu mewarnai sesuai kecepatannya sendiri. Mewarnai itu menenangkan. Percakapan datang secara alami.
Tips untuk Orang Tua dan Ide Latihan Cetak halaman di atas kertas yang bagus. Simpan di dalam folder. Anakmu dapat mewarnainya lagi dan lagi.
Buat buku perasaan. Jepit halaman yang diwarnai menjadi satu. Anakmu memiliki buku emosi.
Gunakan wajah untuk bermain. "Mari kita buat wajah bahagia. Sekarang wajah sedih." Wajah menjadi permainan.
Bacalah buku tentang perasaan. Banyak buku anak-anak menunjukkan emosi. Bacalah bersama. Bicarakan tentang wajah.
Gunakan wajah ketika anakmu memiliki perasaan yang besar. "Kamu terlihat marah. Mari kita lihat wajah marah." Wajah membantu mereka menyebutkan perasaan tersebut.
Aktivitas Latihan yang Menyenangkan Mainkan sandiwara emosi. Buat wajah. Anakmu menebak perasaannya. Lalu ganti. Permainan membangun pengenalan.
Buat cermin emosi. Berdiri di depan cermin. Buat wajah bahagia. Wajah sedih. Wajah marah. Melihat diri mereka sendiri membantu.
Buat boneka emosi. Lem wajah ke stik es krim. Anakmu menggunakan boneka untuk menunjukkan perasaan. Boneka mempermudah berbicara.
Nyanyikan lagu emosi. "Bahagia, bahagia, bahagia. Sedih, sedih, sedih. Marah, marah, marah. Takut, takut, takut. Perasaan datang dan pergi." Musik membuat belajar menyenangkan.
Gambar wajah emosi Anda sendiri. Anakmu menggambar bagaimana perasaan mereka hari ini. Gambar membuka percakapan.
Halaman mewarnai wajah emosi yang dapat dicetak membantu anak-anak mengidentifikasi dan mengekspresikan perasaan mereka. Bahagia, sedih, marah, takut. Warnai wajahnya. Bicarakan tentang perasaan. Dengan bimbingan yang lembut dan percakapan yang sabar, anakmu akan belajar menyebutkan emosi mereka. Mereka akan tahu bahwa semua perasaan baik-baik saja. Mereka akan memiliki kata-kata untuk membaginya. Itulah kekuatan mewarnai. Satu wajah pada satu waktu, anakmu akan belajar. Dan kamu akan berada di sana untuk mewarnai dan berbicara bersama.

