Siapa Pemahat yang Membuat Patung Perunggu Terlihat Begitu Hidup Sehingga Anda Mengharapkan Mereka Bergerak? Kisah Selebriti: Auguste Rodin

Siapa Pemahat yang Membuat Patung Perunggu Terlihat Begitu Hidup Sehingga Anda Mengharapkan Mereka Bergerak? Kisah Selebriti: Auguste Rodin

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apakah Anda pernah melihat patung seorang pria yang duduk dan berpikir begitu dalam sehingga tangannya memegang dagunya? Otot-ototnya tegang. Anda hampir bisa merasakan pikirannya. Patung itu adalah "The Thinker." Auguste Rodin membuatnya. Kisah Selebriti ini: Auguste Rodin akan memperkenalkan Anda kepada bapak patung modern. Sebelum Rodin, patung-patung halus, sempurna, dan heroik. Mereka terlihat seperti dewa Yunani. Rodin membuat patung yang terlihat seperti orang nyata. Mereka memiliki permukaan kasar. Mereka memiliki tubuh yang membungkuk. Mereka menunjukkan rasa sakit, kegembiraan, dan pemikiran. Dia membuat perunggu dan marmer menjadi hidup. Tangan-tangannya adalah alatnya. Dia membentuk tanah liat dengan jari-jarinya. Dia meninggalkan jejak jari di tanah liat. Jejak jari itu menjadi bagian dari seni.

Mari kita bertemu dengan pria yang mengukir gerakan ke dalam batu. Auguste Rodin berjuang selama bertahun-tahun. Dia ditolak oleh sekolah seni. Dia miskin. Dia terus bekerja.

Siapa Selebriti Ini?
Auguste Rodin adalah seorang pemahat Prancis. Dia hidup dari 1840 hingga 1917. Dia dianggap sebagai bapak patung modern. Sebelum dia, patung adalah tentang kecantikan ideal. Patung-patung terlihat sempurna. Mereka tidak terlihat nyata. Rodin mengubah itu. Dia membuat patung yang menunjukkan emosi manusia yang nyata. Permukaannya kasar. Pose-nya terpelintir. Orang-orangnya terlihat seolah-olah mereka bergerak.

Mengapa dia terkenal? Dia membuat "The Thinker." Itu adalah salah satu patung paling terkenal di dunia. Dia juga membuat "The Kiss," yang menunjukkan dua kekasih berpelukan. Dia membuat "The Burghers of Calais," yang menunjukkan enam pria berjalan menuju kematian mereka. Dia membuat "The Gates of Hell," sebuah pintu besar yang dipenuhi dengan sosok-sosok. Karyanya ada di museum di mana-mana. Studionya di Paris sekarang adalah sebuah museum. Orang-orang mengunjungi dari seluruh dunia.

Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Auguste Rodin lahir di Paris, Prancis. Ayahnya adalah seorang petugas polisi. Ibunya adalah mantan penjahit. Keluarga itu tidak kaya. Mereka tinggal di sebuah apartemen kecil.

Auguste muda bukanlah siswa yang baik. Dia tidak bisa menghafal hal-hal. Dia merasa bosan di sekolah. Pamannya menyadari bahwa dia suka menggambar. Dia terus menggambar. Dia menggambar di buku sekolahnya. Dia menggambar di dinding.

Ayahnya ingin dia memiliki karir yang praktis. Dia ingin Auguste menjadi seorang pengrajin. Tetapi Auguste ingin seni.

Dia mendaftar ke école des Beaux-Arts. Itu adalah sekolah seni paling terkenal di Prancis. Dia ditolak tiga kali. Para juri tidak menyukai gayanya. Dia merasa hancur.

Dia mengambil pekerjaan sambilan. Dia bekerja sebagai tukang batu. Dia bekerja di toko plester. Dia mengukir batu dekoratif untuk bangunan. Dia membencinya. Tetapi dia belajar menangani batu dan tanah liat.

Di waktu luangnya, dia memahat. Dia bekerja di studio kecil. Dia miskin. Dia tidak bisa membayar model. Dia menggunakan teman-teman dan tetangganya.

Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Auguste Rodin tidak pergi ke sekolah seni terkenal. Dia ditolak. Dia belajar dengan melakukan. Dia belajar di Petite école. Itu adalah sekolah untuk seni dekoratif. Dia belajar menggambar. Dia belajar memodelkan dalam tanah liat. Dia bagus.

Dia juga belajar di museum Louvre. Louvre adalah museum terbesar di Paris. Dia melihat patung-patung Yunani dan Romawi kuno. Dia mempelajari karya Michelangelo. Michelangelo adalah seorang pemahat Renaisans. Dia membuat sosok yang terlihat kuat dan hidup. Rodin terinspirasi.

Dia bekerja sebagai asisten untuk pemahat lain. Dia belajar kerajinan. Dia belajar cara mencetak perunggu. Dia belajar cara mengukir marmer.

Selama bertahun-tahun, dia tidak dikenal. Dia menghidupi dirinya sendiri dengan membuat karya dekoratif untuk bangunan. Dia menyimpan karya pribadinya untuk malam dan akhir pekan.

Pada tahun 1875, dia melakukan perjalanan ke Italia. Dia melihat karya Michelangelo secara langsung. Dia terpesona. Dia kembali ke Paris dan mulai sebuah patung baru. Itu disebut "The Age of Bronze." Itu menunjukkan seorang pria yang bangun. Patung itu begitu realistis sehingga orang-orang menuduh Rodin membuat cetakan dari orang nyata. Mereka tidak percaya dia bisa memahat dengan begitu realistis secara manual. Tuduhan itu sebenarnya adalah pujian. Itu membuktikan betapa nyata karya-karyanya terlihat.

Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Auguste Rodin menjadi sukses di akhir 30-an. "The Age of Bronze" dipamerkan pada tahun 1877. Itu menyebabkan skandal. Orang-orang mengatakan itu terlalu nyata. Rodin membuktikan bahwa dia membuatnya dengan tangan. Dia menunjukkan gambar kerjanya. Dia dibebaskan. Skandal itu membuatnya terkenal.

Dia menerima komisi pemerintah pertamanya. Dia diminta untuk membuat sebuah pintu untuk museum baru. Pintu itu akan disebut "The Gates of Hell." Itu terinspirasi oleh "Inferno" karya Dante, sebuah puisi tentang neraka. Rodin mengerjakan pintu selama 37 tahun. Dia tidak pernah menyelesaikannya. Tetapi pintu itu menjadi laboratorium untuk idenya. Dia menciptakan lebih dari 200 sosok untuk pintu tersebut. Banyak yang menjadi patung terkenal sendiri. "The Thinker" duduk di atas gerbang. "The Kiss" juga merupakan bagian dari gerbang.

Pada tahun 1890-an, Rodin sudah terkenal di seluruh dunia. Dia mengadakan pameran di Paris, Brussel, dan London. Dia diundang ke Amerika Serikat. Dia dihormati di mana-mana.

Dia juga membuat potret orang-orang terkenal. Dia memahat penulis Victor Hugo. Dia memahat komposer Gustav Mahler. Dia memahat politikus George Clemenceau. Potret-potret ini tidak hanya terlihat seperti orangnya. Mereka menangkap kepribadian mereka.

Ide Besar dan Pencapaian
Ide terbesar Auguste Rodin adalah bahwa patung harus mengekspresikan emosi, bukan hanya kecantikan ideal. Dia berkata, "Tidak ada yang jelek dalam seni kecuali yang tidak memiliki karakter."

Pencapaian terbesarnya adalah "The Thinker." Sosok itu telah menjadi simbol filsafat dan pemikiran mendalam. Ada lebih dari 20 cetakan perunggu di seluruh dunia. Anda bisa melihat satu di Paris, satu di New York, satu di Tokyo.

Pencapaian besar lainnya adalah "The Burghers of Calais." Patung ini menunjukkan enam pria yang berjalan menuju kematian mereka. Mereka secara sukarela dieksekusi untuk menyelamatkan kota mereka. Rodin tidak menempatkan mereka di atas pedestal heroik. Dia menempatkan mereka di tanah, pada tingkat yang sama dengan penonton. Mereka terlihat ketakutan. Mereka terlihat sedih. Mereka terlihat nyata.

Dia juga merevolusi cara patung dipamerkan. Sebelum Rodin, patung dipamerkan di pedestal tinggi. Anda melihat ke atas pada mereka. Rodin menempatkan patung-patungnya di dasar rendah. Anda melihat mereka dari mata ke mata. Dia juga memamerkan fragmen. Dia akan memamerkan sebuah tangan, atau kepala, atau torso sendiri. Dia berkata fragmen bisa sekuat keseluruhan.

Dia juga menciptakan cara baru dalam bekerja. Dia akan memahat sosok dalam tanah liat. Kemudian dia akan memotongnya menjadi potongan-potongan. Dia akan mengatur potongan-potongan itu dengan cara baru. Dia akan menggabungkan tangan dari satu sosok dengan torso dari sosok lain. Teknik ini mempengaruhi seni modern.

Tantangan dan Masa Sulit
Auguste Rodin menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia ditolak dari sekolah seni tiga kali. Dia diberitahu bahwa dia tidak cukup baik. Dia membuktikan mereka salah.

Kedua, dia miskin selama bertahun-tahun. Dia bekerja sebagai pengrajin untuk bertahan hidup. Dia melakukan pekerjaan sebenarnya di malam hari.

Ketiga, hubungannya dengan istrinya, Rose Beuret, sulit. Mereka tinggal bersama selama 53 tahun. Mereka memiliki seorang putra. Tetapi Rodin memiliki kekasih lain. Dia memiliki hubungan panjang dengan seorang pemahat muda bernama Camille Claudel. Hubungan itu berakhir buruk. Camille diinstitusikan. Rodin merasa bersalah.

Keempat, dia dituduh memalsukan karyanya. Dia harus membela dirinya di depan umum. Itu memalukan.

Kelima, dia harus menghadapi kritikus. Beberapa orang membenci karyanya. Mereka mengatakan itu jelek. Dia tetap bekerja meskipun demikian.

Dia meninggal pada tahun 1917 pada usia 77 tahun. Dia akhirnya menikahi Rose beberapa minggu sebelumnya. Dia meninggal dua minggu setelah pernikahan. Rodin meninggal dua minggu setelahnya.

Fakta Menarik tentang Selebriti
Auguste Rodin mencintai tangan. Dia memahat ratusan tangan. Dia berkata tangan mengekspresikan sebanyak wajah.

Fakta menarik lainnya: Dia menggunakan jejak jari sendiri sebagai elemen tekstur dalam tanah liatnya. Anda bisa melihat jejak jari telunjuknya di permukaan patung-patungnya.

Dia adalah seorang pebisnis yang buruk. Dia sering memberikan patung-patungnya. Dia tidak suka membicarakan uang.

Dia memiliki ingatan fotografis. Dia bisa melihat seseorang sekali dan kemudian memahat potret mereka dari ingatan.

Satu fakta lagi: Studionya di Paris, Musée Rodin, berada di sebuah mansion tua yang indah. Anda bisa melihat "The Thinker" di taman.

Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Auguste Rodin penting karena dia membuat patung menjadi modern. Sebelum dia, patung adalah tentang bentuk ideal. Dia membuatnya tentang perasaan nyata. Setiap pemahat sejak itu telah dipengaruhi olehnya.

Dia juga penting karena dia menunjukkan bahwa yang belum selesai bisa menjadi indah. Patung-patungnya sering terlihat kasar, seolah-olah mereka masih muncul dari batu. Ide itu mempengaruhi pelukis seperti Impresionis.

Pengaruhnya ada di mana-mana. Setiap kali Anda melihat patung yang terlihat mentah dan emosional, Anda melihat pengaruh Rodin.

Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang ketekunan. Rodin ditolak dari sekolah seni. Dia miskin. Dia terus bekerja. Dia menjadi pemahat terbesar di zamannya.

Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak bisa belajar pelajaran berharga dari Auguste Rodin. Pertama, jangan dengarkan orang-orang yang mengatakan Anda tidak cukup baik. Rodin ditolak dari sekolah seni. Dia mengabaikan mereka. Dia menjadi hebat.

Kedua, gunakan tangan Anda. Rodin memahat dengan jari-jarinya. Dia meninggalkan jejak jari di tanah liat. Tangan Anda adalah alat Anda. Gambar. Bangun. Ukir. Buatlah sesuatu dengan tangan Anda.

Ketiga, yang nyata lebih baik daripada yang sempurna. Patung-patung Rodin tidak halus sempurna. Mereka kasar. Mereka terlihat nyata. Jangan mencoba untuk sempurna. Cobalah untuk menjadi nyata.

Akhirnya, teruslah bekerja. Rodin bekerja setiap hari. Dia tidak pernah berhenti. Hal-hal besar membutuhkan waktu.

Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Auguste Rodin. Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua atau sendiri.

Apa nama patung Rodin yang paling terkenal?
Sekolah seni mana yang menolak Rodin tiga kali?
Pintu besar apa yang dikerjakan Rodin selama 37 tahun?
Kota mana yang memiliki museum yang didedikasikan untuk Rodin?
Apa yang dituduhkan orang-orang kepada Rodin tentang "The Age of Bronze"?

Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Ambil sepotong tanah liat atau play-doh. Tutup mata Anda. Pikirkan tentang sebuah perasaan. Kebahagiaan. Kesedihan. Kemarahan. Kemudian ukir perasaan itu. Jangan mencoba membuat orang. Cukup buatlah sebuah bentuk. Cengkeram. Dorong. Tarik. Gunakan jari-jari Anda. Jejak jari Anda sekarang menjadi bagian dari seni. Anda sedang memahat seperti Rodin.

Aktivitas lainnya. Cari "The Thinker" oleh Auguste Rodin secara online bersama orang tua Anda. Duduklah seperti dia. Letakkan dagu Anda di tangan. Pikirkan sebuah pemikiran yang dalam. Minta seseorang mengambil foto Anda. Bandingkan pose Anda dengan patung tersebut.

Auguste Rodin adalah seorang anak miskin yang suka menggambar. Dia ditolak dari sekolah seni. Dia bekerja sebagai pengrajin. Dia memahat di malam hari. Dia membuat "The Thinker." Dia membuat "The Kiss." Dia membuat "The Gates of Hell." Dia meninggalkan jejak jari di tanah liat. Dia menunjukkan bahwa yang nyata lebih kuat daripada yang sempurna. Dia menunjukkan bahwa emosi adalah subjek seni. Dia menjadi bapak patung modern. Kisahnya mengajarkan kita untuk terus bekerja. Untuk menggunakan tangan kita. Untuk mengabaikan kritikus. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.