Siapa Anak Laki-Laki Spanyol yang Berhenti Sekolah pada Usia 13 untuk Bekerja di Toko Pakaian dan Kemudian Menjadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia? Kisah Selebriti: Amancio Ortega

Siapa Anak Laki-Laki Spanyol yang Berhenti Sekolah pada Usia 13 untuk Bekerja di Toko Pakaian dan Kemudian Menjadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia? Kisah Selebriti: Amancio Ortega

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apakah Anda pernah memasuki toko Zara? Pakaian di sana bergaya. Harganya terjangkau. Barang baru tiba setiap minggu. Anda tidak pernah tahu apa yang akan Anda temukan. Amancio Ortega menciptakan Zara. Dia juga menciptakan industri mode cepat. Kisah Selebriti ini: Amancio Ortega akan memperkenalkan Anda kepada seorang pria yang memulai dari nol. Dia lahir di Spanyol. Keluarganya miskin. Dia berhenti sekolah pada usia 13 tahun. Dia bekerja sebagai pengantar untuk toko pakaian. Dia belajar bisnis. Dia mulai membuat jubah mandi di ruang tamunya. Dia membangun sebuah kerajaan global. Dia menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Dia sangat tertutup sehingga tidak ada yang tahu seperti apa penampilannya. Selama bertahun-tahun, satu-satunya foto dirinya adalah dari tahun 1970-an.

Mari kita bertemu raja mode cepat. Amancio Ortega berkata, "Rahasia adalah mendengarkan pelanggan."

Siapa Selebriti Ini?
Amancio Ortega adalah seorang miliarder dan pengusaha Spanyol. Dia lahir pada tahun 1936. Dia masih hidup. Dia adalah pendiri Inditex, pengecer mode terbesar di dunia. Inditex memiliki Zara, Pull & Bear, Massimo Dutti, Bershka, Stradivarius, dan Oysho.

Mengapa dia terkenal? Dia menciptakan mode cepat. Zara dapat membawa desain dari runway ke toko dalam waktu dua minggu. Pengecer tradisional memerlukan waktu enam bulan. Zara membuat batch kecil. Jika sesuatu tidak terjual, mereka mengeluarkannya. Jika sesuatu terjual habis, mereka membuat lebih banyak dengan cepat. Pelanggan sering kembali. Mereka tidak pernah tahu apa yang akan mereka temukan. Dia juga mengintegrasikan perusahaannya secara vertikal. Dia memiliki pabrik, logistik, dan toko. Dia mengontrol segalanya.

Kehidupan Awal dan Masa Kecil
Amancio Ortega lahir di León, Spanyol. Ayahnya adalah seorang pekerja kereta api. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Keluarganya miskin. Mereka berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Ketika dia berusia 13 tahun, ibunya pergi ke toko kelontong. Dia meminta kredit. Pemiliknya menolak. Dia pergi dengan air mata. Ortega merasa terhina. Dia memutuskan tidak akan membiarkan keluarganya miskin lagi. Dia berhenti sekolah. Dia pergi bekerja.

Dia mendapatkan pekerjaan di toko pakaian. Dia adalah seorang pengantar. Dia belajar bisnis. Dia belajar cara membuat pakaian. Dia belajar tentang kain dan harga.

Dia pindah ke kota A Coruña di Galicia. Dia mendapatkan pekerjaan di toko pakaian mewah. Dia bertemu dengan istri pertamanya, Rosalía Mera. Mereka mulai membuat jubah mandi dan lingerie di ruang tamu mereka.

Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Amancio Ortega berhenti sekolah pada usia 13 tahun. Dia tidak memiliki pendidikan bisnis formal. Dia belajar di tempat kerja. Dia belajar dengan mengamati. Dia belajar dengan melakukan.

Dia penasaran. Dia membaca segala sesuatu yang bisa dia dapatkan tentang mode dan ritel. Dia bepergian. Dia melihat bagaimana toko lain beroperasi.

Dia memperhatikan bahwa pakaian yang bagus mahal. Pakaian murah dibuat dengan buruk. Dia berpikir seharusnya ada jalan tengah. Pakaian bergaya dengan harga terjangkau.

Pada tahun 1975, dia membuka toko pertamanya. Dia menamakannya Zara. Toko itu berada di A Coruña. Toko itu menjual pakaian yang terlihat seperti mode desainer dengan harga lebih rendah.

Toko itu sukses. Dia membuka satu lagi. Kemudian satu lagi.

Dia juga mulai memproduksi pakaian sendiri. Dia tidak ingin bergantung pada pemasok. Dia ingin mengontrol kualitas dan biaya.

Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Amancio Ortega menjadi sukses dengan menjadi cepat dan fleksibel. Pengecer mode tradisional memesan beberapa bulan sebelumnya. Ortega melakukan sebaliknya. Dia membuat batch kecil. Dia mengamati apa yang terjual. Dia membuat lebih banyak dari barang-barang yang populer.

Dia juga memperpendek siklus produksi. Zara dapat membawa desain dari sketsa ke toko dalam waktu dua minggu. Kebanyakan perusahaan memerlukan waktu enam bulan.

Dia juga menggunakan sistem inventaris just-in-time. Dia hanya membuat apa yang dia pikir bisa dia jual. Dia tidak menyimpan gudang besar pakaian yang tidak terjual.

Dia juga menjaga tokonya di lokasi yang strategis. Toko Zara berada di jalan terbaik di kota-kota terbaik. Dia menghabiskan uang untuk sewa. Dia menghemat uang untuk iklan. Zara hampir tidak melakukan iklan. Toko adalah iklan itu sendiri.

Dia juga menjaga perusahaannya tetap pribadi. Inditex tidak diperdagangkan secara publik hingga tahun 2001. Ortega mengontrol segalanya. Dia tidak perlu menjawab kepada pemegang saham.

Dia juga memperluas secara global. Zara sekarang ada di lebih dari 90 negara.

Pada tahun 2015, Ortega telah melampaui Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaannya lebih dari $70 miliar. Sejak saat itu, dia bolak-balik dengan Gates dan Jeff Bezos.

Ide Besar dan Pencapaian
Ide terbesar Amancio Ortega adalah mode cepat. Dia mengubah cara pakaian dibuat dan dijual.

Pencapaian terbesarnya adalah Inditex, perusahaan induk Zara. Ini adalah pengecer mode terbesar di dunia. Memiliki lebih dari 7.000 toko di 90 negara.

Pencapaian besar lainnya adalah integrasi vertikalnya. Zara memiliki pabriknya sendiri, logistiknya, dan tokonya. Itu memberinya kontrol atas kualitas, biaya, dan kecepatan.

Dia juga menciptakan rantai pasokan yang unik. Pabrik Zara sebagian besar berada di Spanyol, Portugal, dan Maroko. Itu dekat dengan pasar Eropa. Pakaian dapat dikirim dengan cepat.

Dia juga menciptakan desain toko yang unik. Toko Zara besar dan modern. Mereka memiliki lorong yang lebar. Pakaian ditampilkan dengan sederhana. Stafnya membantu.

Dia juga seorang filantropis besar. Dia menyumbangkan $20 juta untuk Caritas, sebuah lembaga amal Katolik. Dia juga menyumbangkan uang untuk membangun rumah sakit baru di A Coruña.

Dia juga menulis sebuah buku. Judulnya "The Zara Way." Buku ini tentang filosofi bisnisnya.

Tantangan dan Masa Sulit
Amancio Ortega menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia tumbuh dalam kemiskinan. Dia berhenti sekolah pada usia 13 tahun. Dia harus mendukung keluarganya.

Kedua, dia memulai bisnisnya di daerah miskin di Spanyol. A Coruña bukanlah ibu kota mode. Dia menjadikannya salah satu.

Ketiga, dia menghadapi persaingan dari merek mode cepat lainnya. H&M, Uniqlo, dan lainnya meniru modelnya. Dia tetap unggul.

Keempat, dia menghadapi kritik tentang praktik tenaga kerja. Beberapa pabrik yang memproduksi pakaian Zara dituduh mengeksploitasi pekerja. Ortega telah bekerja untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Kelima, dia sangat tertutup. Dia menghindari pers. Dia tidak memberikan wawancara. Dia jarang difoto. Itu membuatnya menjadi misteri.

Fakta Menarik tentang Selebriti
Amancio Ortega sangat tertutup sehingga selama beberapa dekade, satu-satunya foto dirinya adalah dari tahun 1970-an. Dia tidak ingin fotonya diambil.

Fakta menarik lainnya: Dia mengenakan pakaian sederhana. Dia sering terlihat mengenakan blazer biru dan celana abu-abu.

Dia masih tinggal di A Coruña, kota yang sama di mana dia membuka toko pertamanya.

Dia suka membaca. Dia membaca buku bisnis dan novel.

Satu fakta lagi: Dia menyerahkan kendali Inditex pada tahun 2011. Dia sekarang menjadi ketua emeritus.

Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Amancio Ortega penting karena dia mengubah cara kita membeli pakaian. Mode cepat sekarang menjadi norma. Model Zara telah ditiru oleh setiap pengecer.

Dia juga penting karena dia membuktikan bahwa seorang anak laki-laki miskin dari Spanyol bisa menjadi raksasa global. Dia tidak membutuhkan gelar. Dia tidak membutuhkan koneksi. Dia membutuhkan kerja keras dan visi.

Pengaruhnya terlihat di setiap mal. Setiap toko pakaian yang mendapatkan inventaris baru setiap minggu mengikuti modelnya.

Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang mendengarkan pelanggan. Ortega berhasil karena dia memberikan apa yang diinginkan orang.

Apa yang Dapat Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak dapat belajar pelajaran berharga dari Amancio Ortega. Pertama, dengarkan pelanggan. Ortega memperhatikan apa yang orang ingin beli. Dia memberikannya kepada mereka. Dengarkan apa yang orang butuhkan. Kemudian sediakan.

Kedua, kerja keras. Ortega berhenti sekolah pada usia 13 tahun. Dia bekerja berjam-jam. Dia membangun bisnisnya dari nol. Kerja keras itu penting.

Ketiga, cepat. Keuntungan Ortega adalah kecepatan. Dia bisa membuat pakaian baru dalam waktu dua minggu. Jadilah cepat. Tanggapi dengan cepat.

Akhirnya, rendah hati. Ortega adalah salah satu orang terkaya di dunia. Dia hidup sederhana. Dia tidak mencari perhatian. Kerendahan hati adalah kekuatan.

Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Amancio Ortega. Jawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua Anda atau sendiri.

Apa nama toko paling terkenal Ortega?

Berapa usia Ortega ketika dia berhenti sekolah?

Berapa lama waktu yang dibutuhkan Zara untuk pergi dari desain ke toko?

Di kota mana Ortega membuka toko pertamanya?

Apa yang unik tentang citra publik Ortega?

Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Kunjungi toko Zara dengan orang tua Anda. Lihatlah pakaian-pakaian tersebut. Perhatikan bagaimana mereka ditampilkan. Kemudian kembali dalam dua minggu. Perhatikan bagaimana berbeda tampilan toko tersebut. Anda sedang melihat mode cepat dalam aksi.

Aktivitas lainnya. Gambar desain untuk sepotong pakaian. Sebuah kemeja. Sebuah gaun. Sebuah topi. Kemudian pikirkan bagaimana Anda akan membuatnya dengan cepat. Anda sedang berpikir seperti Amancio Ortega.

Amancio Ortega lahir di Spanyol. Keluarganya miskin. Ibunya merasa terhina di toko kelontong. Dia berhenti sekolah pada usia 13 tahun. Dia bekerja di toko pakaian. Dia membuat jubah mandi di ruang tamunya. Dia membuka Zara. Dia membuat pakaian yang terlihat mahal tetapi harganya lebih murah. Dia membuat batch kecil. Dia merespons dengan cepat. Dia menjadi miliarder. Dia tertutup. Dia rendah hati. Kisahnya mengajarkan kita untuk mendengarkan pelanggan. Untuk bekerja keras. Untuk cepat. Untuk rendah hati. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.