Wanita Mana yang Melukis Bunga Raksasa dan Tengkorak Gurun yang Mengubah Seni Amerika? Kisah Selebriti: Georgia O'Keeffe

Wanita Mana yang Melukis Bunga Raksasa dan Tengkorak Gurun yang Mengubah Seni Amerika? Kisah Selebriti: Georgia O'Keeffe

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apakah Anda pernah melihat lukisan bunga yang begitu besar sehingga memenuhi seluruh kanvas? Petalnya terlihat seperti bukit yang bergelombang. Pusatnya terlihat seperti ngarai yang dalam. Itu adalah lukisan Georgia O'Keeffe. Dia membuat bunga kecil terlihat raksasa. Dia membuat tulang gurun terlihat seperti gunung. Kisah Selebriti ini: Georgia O'Keeffe akan memperkenalkan Anda kepada salah satu seniman Amerika terpenting sepanjang masa. Dia adalah seorang wanita di dunia yang dikuasai oleh pria. Dia melukis apa yang dia inginkan. Dia tinggal di tempat yang dia inginkan. Dia berpakaian sesuai keinginannya. Dia menjadi terkenal karena bunga raksasanya dan pemandangan gurunnya. Dia hidup hingga usia 98 tahun. Dia melukis hingga penglihatannya memburuk. Dia tidak pernah berhenti menjadi dirinya sendiri.

Mari kita temui ibu dari modernisme Amerika. Georgia O'Keeffe melihat keindahan di tempat-tempat yang diabaikan orang lain.

Siapa Selebriti Ini?
Georgia O'Keeffe adalah seorang pelukis Amerika. Dia hidup dari 1887 hingga 1986. Dia melukis selama lebih dari 70 tahun. Dia paling dikenal karena lukisan besar bunga, tulang, dan pemandangan gurun. Dia juga terkenal karena lukisan gedung pencakar langit di New York.

Mengapa dia terkenal? Dia adalah salah satu seniman Amerika pertama yang menciptakan seni abstrak. Seni abstrak tidak berusaha untuk terlihat persis seperti kehidupan nyata. Dia melukis bunga begitu besar sehingga menjadi bentuk abstrak. Dia melukis tulang begitu dekat sehingga terlihat seperti bukit. Dia juga menjalani kehidupan yang luar biasa. Dia pindah ke gurun New Mexico ketika dia berusia 40-an. Dia tinggal di sebuah rumah sederhana tanpa listrik. Dia melukis pemandangan di sekitarnya. Dia menjadi simbol kemerdekaan bagi wanita. Dia membuktikan bahwa seorang wanita bisa menjadi seniman hebat tanpa mengorbankan identitasnya sendiri.

Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Georgia O'Keeffe lahir di Sun Prairie, Wisconsin. Keluarganya bertani. Mereka memiliki peternakan susu yang besar. Dia adalah anak kedua dari tujuh bersaudara. Dia tahu bahwa dia ingin menjadi seniman sejak usia sangat muda.

Ketika dia berusia 12 tahun, dia memberi tahu seorang teman, "Saya akan menjadi seorang seniman." Dia tidak pernah mengubah pikirannya. Dia mengambil pelajaran seni di rumah. Dia belajar menggambar dan melukis.

Keluarganya pindah ke Virginia ketika dia remaja. Dia bersekolah di sana. Dia terus belajar seni. Dia serius dan fokus. Gadis-gadis lain seusianya berbicara tentang pernikahan. Dia berbicara tentang melukis.

Dia pergi ke sekolah seni di Chicago dan New York. Dia belajar melukis secara tradisional. Dia belajar melukis seperti para maestro lama. Tetapi dia merasa terjebak. Dia ingin melakukan sesuatu yang baru.

Suatu hari, dia mengambil kelas dari seorang guru yang mendorongnya untuk menemukan gayanya sendiri. Dia mulai bereksperimen. Dia membuat gambar abstrak dengan arang. Mereka berbeda dari apa pun yang pernah dia buat sebelumnya. Dia mengirimkannya kepada seorang teman di New York. Temannya menunjukkan gambar-gambar itu kepada seorang fotografer terkenal bernama Alfred Stieglitz.

Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Georgia O'Keeffe belajar di School of the Art Institute of Chicago. Dia juga belajar di Art Students League di New York. Dia adalah siswa yang baik. Dia memenangkan penghargaan. Para guru berpikir dia memiliki bakat.

Tetapi dia tidak suka tekanan. Dia ingin melukis untuk dirinya sendiri, bukan untuk nilai. Dia mengambil jeda dari sekolah seni. Dia bekerja sebagai seniman komersial. Dia menggambar iklan. Dia membencinya. Dia berhenti melukis untuk sementara waktu.

Kemudian dia menemukan ide-ide dari seorang pria bernama Arthur Wesley Dow. Dia mengajarkan bahwa seni adalah tentang mengatur bentuk, warna, dan garis. Itu tidak perlu menceritakan sebuah cerita. Itu tidak perlu terlihat seperti sesuatu. Ide itu membebaskannya.

Dia mulai membuat gambar arang abstrak. Dia menyebutnya "spesial." Mereka adalah pusaran dan lengkungan. Mereka terlihat seperti sesuatu yang tumbuh. Dia mengirimkannya kepada temannya. Temannya menunjukkan gambar-gambar itu kepada Alfred Stieglitz. Dia adalah seorang dealer seni terkenal. Dia berkata, "Ini adalah gambar terbaik yang pernah saya lihat dalam waktu yang lama."

Dia memamerkan gambar-gambarnya pada tahun 1916. Dia berusia 29 tahun. Dia belum pernah memiliki pameran sebelumnya. Dia menjadi terkenal dalam semalam.

Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Georgia O'Keeffe menjadi sukses karena dia orisinal. Tidak ada yang melukis seperti dia. Bunga-bunganya besar. Tulang-tulangnya berwarna putih bersih. Pemandangannya sederhana dan berani.

Pada tahun 1920-an, dia pindah ke New York City. Dia tinggal bersama Alfred Stieglitz. Mereka kemudian menikah. Dia terus mempromosikan karyanya. Dia memberinya pameran setiap tahun. Dia memastikan para kritikus menulis tentangnya.

Dia mulai melukis bunga raksasa. Dia melukis bunga begitu besar sehingga hanya sebagian darinya yang muat di kanvas. Dia menyebut lukisan-lukisan ini "perbesaran." Para kritikus mengatakan bunga-bunga itu terlihat seperti tubuh wanita. Dia berkata mereka hanyalah bunga. Dia ingin orang-orang melihat keindahan yang biasanya mereka abaikan.

Lukisan bunga terpopulernya disebut "Jimson Weed/White Flower No. 1." Itu menunjukkan bunga putih dengan pusat kuning. Itu terjual seharga 44 juta dolar pada tahun 2014. Itu adalah jumlah uang terbanyak yang pernah dibayarkan untuk lukisan oleh seorang seniman wanita.

Dia juga melukis gedung pencakar langit di New York. Dia melukis langit malam di atas kota. Dia melukis ngarai gelap di jalan-jalan.

Tetapi dia membenci kota. Dia terlalu terkenal. Orang-orang mengganggunya. Dia menginginkan kedamaian.

Ide-Ide Besar dan Prestasi
Ide terbesar Georgia O'Keeffe adalah bahwa Anda harus melukis apa yang Anda cintai. Dia mencintai bunga. Dia mencintai tulang. Dia mencintai gurun. Dia melukisnya berulang kali. Dia tidak pernah merasa bosan.

Prestasi terbesarnya adalah kumpulan karya yang dia buat di New Mexico. Dia pertama kali mengunjungi New Mexico pada tahun 1929. Dia jatuh cinta. Langitnya sangat luas. Mataharinya sangat cerah. Tulang-tulangnya berwarna putih. Dia membeli sebuah rumah di sebuah desa bernama Abiquiú. Rumah itu sederhana. Awalnya tidak ada listrik. Dia melukis pemandangan di sekitarnya. Dia melukis bukit-bukit. Dia melukis gereja-gereja. Dia melukis tengkorak sapi dan kuda.

Dia juga melukis pintu teras rumahnya. Pintu itu adalah pintu kayu sederhana. Dia melukisnya berulang kali. Cahaya mengubah warna pintu. Dia mencoba menangkap cahaya itu.

Prestasi besar lainnya adalah kemerdekaannya. Dia adalah seorang wanita yang hidup sendiri di gurun. Dia mengemudikan mobil. Dia mengenakan celana. Dia tidak peduli apa yang orang pikirkan. Dia adalah seorang feminis sebelum kata itu ada.

Dia hidup hingga usia 98 tahun. Dia melukis hingga usia 90-an. Penglihatannya memburuk. Dia tidak bisa melihat detail. Dia terus melukis. Dia menyewa asisten untuk membantu. Dia tidak pernah pensiun.

Tantangan dan Masa Sulit
Georgia O'Keeffe menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia adalah seorang wanita di dunia yang didominasi pria. Kritikus pria meremehkannya. Mereka menyebut karyanya "feminin" sebagai ejekan. Dia mengabaikan mereka.

Kedua, suaminya Alfred Stieglitz bersikap mengontrol. Dia ingin dia menjadi muse-nya. Dia ingin dia melukis apa yang dia suka. Dia merasa terjebak. Dia pindah ke New Mexico untuk melarikan diri.

Ketiga, dia berjuang dengan depresi. Dia mengalami periode kesedihan ketika dia tidak bisa melukis. Dia terus berjuang.

Keempat, suaminya berselingkuh. Dia tidak setia. Dia merasa sakit hati. Tetapi dia tetap bersamanya hingga dia meninggal.

Kelima, dia kehilangan penglihatannya di usia tua. Dia tidak bisa lagi melukis seperti yang dia inginkan. Itu sangat menghancurkan. Dia beralih ke keramik dan pematung. Dia terus berkarya.

Fakta Menarik Tentang Selebriti
Georgia O'Keeffe adalah seorang pengumpul tulang. Studionya penuh dengan tengkorak sapi dan kerangka kuda. Dia berkata tulang itu indah.

Fakta menarik lainnya: Dia memanggang roti sendiri. Dia hidup sederhana. Dia menanam sayurannya sendiri.

Dia mencintai Model A Ford-nya. Dia mengemudikannya ke mana-mana. Dia belajar memperbaikinya sendiri.

Dia berteman dengan banyak orang terkenal. Dia mengenal Pablo Picasso. Dia mengenal Andy Warhol. Dia tidak terkesan.

Satu fakta lagi: Dia muncul di perangko pos AS. Perangko itu diterbitkan pada tahun 1996. Itu menunjukkan lukisannya "Red Poppy."

Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Georgia O'Keeffe penting karena dia membuka jalan bagi seniman wanita. Sebelum dia, seniman wanita tidak dianggap serius. Dia membuktikan bahwa seorang wanita bisa menjadi jenius.

Dia juga penting karena dia mengajarkan kita untuk melihat dunia dengan cara yang berbeda. Sebuah bunga bukan hanya sebuah bunga. Sebuah tulang bukan hanya sebuah tulang. Lihat lebih dekat. Lihat bentuknya. Lihat warnanya. Lihat keindahannya.

Rumahnya di New Mexico sekarang menjadi museum. Ribuan orang mengunjungi setiap tahun. Mereka berjalan melalui rumahnya. Mereka melihat pintu teras yang dia lukis. Mereka merasakan semangatnya.

Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang kemerdekaan. Georgia O'Keeffe melakukan apa yang dia inginkan. Dia tidak meminta izin. Anda juga bisa mengikuti jalan Anda sendiri.

Apa yang Dapat Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak dapat belajar pelajaran berharga dari Georgia O'Keeffe. Pertama, temukan visi Anda sendiri. Georgia tidak meniru seniman lain. Dia melukis apa yang dia cintai. Jangan meniru teman-teman Anda. Temukan apa yang Anda cintai. Gambar apa yang Anda cintai.

Kedua, lihatlah dengan cermat. Georgia melukis bunga begitu besar karena dia ingin orang-orang benar-benar melihatnya. Lihatlah dengan cermat pada sehelai daun. Lihatlah dengan cermat pada sebuah batu. Anda akan melihat hal-hal yang menakjubkan.

Ketiga, jangan biarkan siapa pun memberi tahu Anda apa yang tidak bisa Anda lakukan. Orang-orang memberi tahu Georgia bahwa wanita tidak bisa menjadi seniman hebat. Dia membuktikan mereka salah. Jika seseorang mengatakan Anda tidak bisa melakukan sesuatu, buktikan mereka salah.

Akhirnya, hiduplah di tempat yang Anda cintai. Georgia pindah ke gurun karena itu membuatnya bahagia. Temukan tempat-tempat yang membuat Anda bahagia. Luangkan waktu di sana.

Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Georgia O'Keeffe. Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua atau sendiri.

Apa dua hal yang paling sering dilukis Georgia O'Keeffe?

Di mana Georgia O'Keeffe tinggal selama sebagian besar hidup dewasanya?

Apa nama suami Georgia, seorang fotografer terkenal?

Berapa harga "Jimson Weed/White Flower No. 1" terjual?

Berapa usia Georgia ketika dia meninggal?

Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Pergilah ke luar dan ambil satu bunga. Bawa ke dalam. Letakkan di atas meja. Lihatlah selama lima menit. Benar-benar lihat. Perhatikan bentuk kelopaknya. Perhatikan warnanya. Kemudian gambar bunga itu sebesar mungkin. Penuhi seluruh halaman. Anda sedang melukis seperti Georgia O'Keeffe.

Aktivitas lainnya. Jalan-jalan di sekitar lingkungan Anda. Temukan tulang, batu, atau daun kering. Bawa pulang. Gambar itu. Kemudian tulis satu kalimat tentang mengapa itu indah. Georgia O'Keeffe menemukan keindahan di tulang. Anda juga bisa.

Georgia O'Keeffe menjalani kehidupan yang panjang dan mandiri. Dia tumbuh di sebuah peternakan di Wisconsin. Dia menjadi seniman wanita paling terkenal di Amerika. Dia melukis bunga raksasa yang mengejutkan orang-orang. Dia melukis tulang putih yang bersinar di bawah sinar matahari. Dia pindah ke gurun New Mexico. Dia hidup tanpa listrik. Dia mengemudikan Ford. Dia mengenakan gaun hitam. Dia tidak peduli apa pun yang dipikirkan orang. Dia melukis hingga dia buta. Lukisannya tergantung di museum di seluruh dunia. Rumahnya adalah tempat ziarah. Kisahnya mengajarkan kita untuk melihat keindahan di mana-mana. Di bunga. Di tulang. Di bukit gurun. Di diri kita sendiri. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.