Apakah Anda pernah mendengar seseorang bernyanyi dengan keras dan liar sehingga Anda tidak bisa berhenti tersenyum? Suara yang berteriak, tertawa, dan berteriak sekaligus? Suara itu milik Little Richard. Dia mengenakan riasan cerah dan rambut tinggi. Dia memukul piano seolah-olah sedang terbakar. Kisah Selebriti ini: Little Richard akan memperkenalkan Anda kepada seorang pria yang menciptakan rock and roll. Sebelum dia, musik pop tenang dan sopan. Setelah dia, musik menjadi keras, cepat, dan penuh kegembiraan. Dia mengajarkan semua orang untuk bersenang-senang dan bersantai. Energinya mengubah dunia.
Mari kita bertemu dengan arsitek rock and roll. Little Richard membuat musik yang terdengar seperti tidak ada sebelumnya. Hidupnya sama liar dengan lagunya.
Siapa Selebriti Ini?
Little Richard adalah seorang penyanyi, pianis, dan penulis lagu asal Amerika. Dia hidup dari tahun 1932 hingga 2020. Nama aslinya adalah Richard Wayne Penniman. Orang-orang memanggilnya Little Richard karena dia pendek. Tetapi suaranya sangat besar. Kepribadiannya bahkan lebih besar.
Mengapa dia terkenal? Dia adalah salah satu penemu rock and roll. Pada tahun 1950-an, dia merekam lagu-lagu seperti "Tutti Frutti," "Long Tall Sally," dan "Good Golly, Miss Molly." Lagu-lagu itu memiliki tempo cepat, piano yang memukau, dan teriakan liar. Tidak ada yang pernah mendengar sesuatu seperti itu. Elvis Presley menyebut Little Richard sebagai pengaruh terbesarnya. The Beatles membuka konsernya. Paul McCartney meniru suaranya. Tanpa Little Richard, tidak akan ada musik rock seperti yang kita kenal.
Kehidupan Awal dan Masa Kanak-Kanak
Little Richard lahir di Macon, Georgia. Dia tumbuh di lingkungan miskin yang disebut Pleasant Hill. Ayahnya adalah seorang diaken gereja. Ibunya adalah wanita baik yang mendukung musiknya.
Dia adalah salah satu dari 12 anak. Keluarganya tidak memiliki banyak uang. Mereka tinggal di sebuah rumah kecil. Richard mulai bernyanyi di gereja ketika dia masih sangat muda. Suaranya keras dan kuat. Orang-orang menoleh untuk melihat siapa yang membuat suara itu.
Tetapi ayahnya tidak menyukai kepribadian Richard. Richard berbeda dari anak laki-laki lainnya. Dia mengenakan riasan ibunya. Dia berjalan dan berbicara dengan cara yang disebut ayahnya "sissy." Ayahnya memukulinya karena menjadi dirinya sendiri. Itu sangat menyakitkan.
Richard mencintai piano. Dia mengajarkan dirinya sendiri untuk bermain dengan mendengarkan musik gospel. Dia juga menyukai rhythm and blues. Dia akan menyelinap ke klub malam untuk menonton penampil. Dia belajar gerakan mereka. Dia bermimpi menjadi bintang. Musik adalah pelariannya dari rumah yang sulit.
Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Little Richard tidak menyelesaikan sekolah menengah. Dia keluar dari sekolah di kelas sepuluh. Ayahnya mengusirnya dari rumah ketika dia remaja. Richard harus bertahan hidup sendiri. Dia mencuci piring di stasiun bus. Dia tidur di bus dan di jalan.
Dia belajar musik dengan tampil di klub-klub kecil. Dia bergabung dengan pertunjukan keliling dan kebangkitan tenda. Dia belajar bagaimana menarik perhatian kerumunan. Dia belajar bagaimana membuat orang berteriak dan bertepuk tangan. Dia belajar bahwa pertunjukan yang hebat lebih penting daripada suara yang hebat.
Dia juga belajar dari musisi lain. Dia mengamati Esquerita, seorang pianis liar lainnya. Esquerita bermain piano dengan kakinya dan kepalanya. Richard mengambil energi itu dan menjadikannya miliknya sendiri. Dia belajar bahwa menjadi berbeda adalah kekuatan supernya.
Pendidikan sebenarnya datang ketika dia mulai merekam. Seorang produser bernama Bumps Blackwell mendengarnya. Dia membawa Richard ke studio rekaman. Mereka merekam "Tutti Frutti" dalam satu kali pengambilan. Lagu itu mengubah segalanya. Richard belajar bahwa gaya gila alaminya adalah apa yang diinginkan dunia.
Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Little Richard menjadi sukses hampir semalam. Pada tahun 1955, dia merekam "Tutti Frutti." Lagu itu dimulai dengan frasa yang tidak masuk akal: "A-wop-bop-a-loo-bop-a-wop-bam-boom!" Pembukaan itu menjadi terkenal. Lagu itu cepat, keras, dan penuh energi seksual. Remaja sangat menyukainya.
"Tutti Frutti" menjadi hit besar. Lagu itu mencapai nomor 17 di tangga lagu pop. Tetapi yang lebih penting, lagu itu mencapai nomor dua di tangga lagu R&B. Anak-anak kulit hitam dan putih sama-sama menyukainya. Itu jarang terjadi di tahun 1950-an.
Kemudian datang lebih banyak hit. "Long Tall Sally" bahkan lebih cepat. "Rip It Up" membuat orang ingin menari dan merusak barang. "Good Golly, Miss Molly" memiliki piano yang memukau yang mengguncang ruangan. Dia menjadi salah satu bintang terbesar di Amerika.
Dia terus melakukan tur. Dia muncul di film. Dia membuat penonton kulit putih berteriak sama kerasnya dengan penonton kulit hitam. Dia meruntuhkan batasan ras dengan menjadi terlalu menarik untuk diabaikan. Kesuksesannya berasal dari menjadi dirinya sendiri sepenuhnya dan tanpa permohonan maaf. Tidak ada yang bisa menirunya karena tidak ada yang memiliki energinya.
Ide Besar dan Prestasi
Ide terbesar Little Richard adalah bahwa musik harus terasa bebas. Dia percaya bahwa aturan dibuat untuk dilanggar. Dia bermain piano sambil berdiri. Dia berteriak daripada bernyanyi. Dia mengenakan riasan dan pakaian mencolok. Dia tidak peduli apa yang orang pikirkan.
Prestasi terbesarnya adalah menciptakan suara rock and roll. Dengarkan lagu rock mana pun dari tahun 1960-an atau 1970-an. Anda akan mendengar pengaruh Little Richard. Tempo cepat. Piano yang memukau. Teriakan vokal yang liar. Dia menciptakan cetak biru.
Prestasi besar lainnya adalah pengaruhnya terhadap The Beatles. Paul McCartney telah mengatakan berkali-kali bahwa dia belajar bernyanyi dengan meniru Little Richard. The Beatles membuka untuk Little Richard di Jerman. Mereka menonton pertunjukannya setiap malam. Mereka belajar bagaimana membuat penonton bersemangat. John Lennon mengatakan bahwa sebelum Little Richard, dia tidak tahu apa yang ingin dia jadi. Setelah melihatnya, dia tahu.
Dia juga mencapai sesuatu yang langka. Dia meninggalkan rock and roll di puncak ketenarannya. Pada tahun 1957, dia menjadi seorang Kristen yang lahir kembali. Dia berhenti bermain musik rock. Dia menjual perhiasannya. Dia mulai menyanyikan musik gospel sebagai gantinya. Itu membutuhkan keberanian yang luar biasa.
Tantangan dan Masa Sulit
Little Richard menghadapi banyak tantangan. Pertama, ayahnya menolaknya karena berbeda. Penolakan itu menyakitinya sepanjang hidupnya. Dia tidak pernah sepenuhnya pulih.
Kedua, dia menghadapi rasisme secara konstan. Bahkan sebagai bintang terkenal, dia tidak bisa menginap di hotel-hotel kulit putih. Dia tidak bisa makan di restoran-restoran kulit putih. Dia pernah ditangkap hanya karena duduk di bagian depan bus. Dia melawan dengan menjadi lebih besar daripada para rasis.
Ketiga, dia berjuang dengan identitasnya. Dia adalah orang yang secara seksual cair pada saat itu ketika itu ilegal. Dia merasa terombang-ambing antara diri alaminya dan apa yang dikatakan gereja sebagai yang benar. Dia bolak-balik antara musik rock dan musik gospel berkali-kali. Pertarungan internal itu sangat melelahkan.
Keempat, dia menghadapi kecanduan narkoba. Dia menggunakan kokain dan obat-obatan lain selama bertahun-tahun. Kecanduan itu merusak kesehatannya dan hubungannya. Dia akhirnya bersih. Tetapi perjuangannya panjang dan menyakitkan.
Melalui semua itu, dia terus tampil. Dia terus menghibur. Dia terus berteriak "A-wop-bop-a-loo-bop!" Dia tidak pernah menyerah.
Fakta Menarik Tentang Selebriti
Little Richard mengenakan banyak riasan. Dia menggunakan lipstik, eyeliner, dan foundation. Dia juga menggunakan pomade rambut untuk membuat rambutnya tegak. Penampilan itu menjadi ikonik.
Fakta menarik lainnya: Dia takut terbang. Dia bepergian dengan bus dan kereta bahkan ketika dia bisa membeli tiket pesawat. Dia mengatakan terbang terasa tidak alami.
Dia suka makan. Makanan favoritnya adalah ayam goreng dan collard greens. Dia juga menyukai sereal manis. Dia memakannya untuk sarapan setiap hari.
Dia memiliki seekor monyet peliharaan bernama Tutti Frutti. Dia membawa monyet itu dalam tur bersamanya. Monyet itu mengenakan pakaian kecil.
Satu fakta lagi: Dia adalah seorang koki terlatih. Dia belajar memasak dan bisa menyiapkan hidangan gourmet. Dia mengatakan memasak membuatnya rileks ketika musik membuatnya lelah.
Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Little Richard penting karena dia memberikan izin untuk menjadi berbeda. Sebelum dia, para penampil pria mengenakan jas dan berdiri diam. Dia mengenakan glitter dan riasan. Dia berteriak dan melompat. Dia menunjukkan kepada jutaan anak bahwa tidak apa-apa untuk menjadi aneh, keras, dan berwarna-warni. Setiap glam rocker, setiap penyanyi punk, setiap artis yang terlihat aneh berutang padanya.
Dia juga penting karena dia membuktikan bahwa musik kulit hitam adalah musik Amerika. Dia mengambil gospel kulit hitam dan rhythm and blues. Dia mengubahnya menjadi rock and roll. Anak-anak kulit putih menyukainya. Itu membantu meruntuhkan tembok rasial.
Musiknya masih muncul di film, iklan, dan acara TV. "Tutti Frutti" adalah salah satu lagu paling terkenal yang pernah direkam. Suaranya langsung dikenali. Dia tidak akan pernah dilupakan.
Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang penerimaan diri. Little Richard diejek karena berbeda. Dia tertawa kembali dan menjadi bintang.
Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak dapat belajar pelajaran indah dari Little Richard. Pertama, jadilah diri sendiri. Little Richard dipanggil dengan nama-nama. Dia dipukuli. Dia

