Mengapa Beberapa Garis Berulang Sementara yang Lainnya Menceritakan Sebuah Kisah? Mempelajari "Pola ke" vs "Desain ke" untuk Anak-Anak

Mengapa Beberapa Garis Berulang Sementara yang Lainnya Menceritakan Sebuah Kisah? Mempelajari "Pola ke" vs "Desain ke" untuk Anak-Anak

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anak-anak senang melihat kertas kado. Mereka melihat titik-titik yang berulang. Mereka melihat garis-garis yang terus berlanjut. Orang tua mendengar anak-anak berkata, "Lihat pola ini" atau "Saya suka desainnya". Dua kata ini tampaknya sangat mirip. Tetapi mereka menggambarkan hal yang berbeda. Mengetahui perbedaan antara "pola ke" dan "desain ke" membantu anak-anak memahami seni dan dunia di sekitar mereka. Mari kita jelajahi dua kata kreatif ini bersama-sama.

Apa Arti Ekspresi Ini?

"Pola ke" berarti dekorasi yang berulang. Bentuk, warna, atau garis yang sama berulang lagi dan lagi. Anda dapat memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya. Misalnya, garis-garis pada kemeja membuat pola. Titik-titik polka pada cangkir membuat pola. "Desain ke" berarti rencana atau pengaturan elemen. Sebuah desain dapat memiliki bagian yang berulang atau bagian yang unik. Sebuah desain menceritakan sebuah kisah visual. Misalnya, poster untuk drama sekolah memiliki desain. Kartu ulang tahun memiliki desain. Bagi seorang anak, sebuah pola terasa seperti lagu yang mengulang paduan suara yang sama berulang-ulang.

Sebuah desain terasa seperti seluruh film dengan adegan yang berbeda. Keduanya membuat sesuatu tampak indah. Itulah mengapa kedua ekspresi itu tampak serupa. Sebuah pola adalah salah satu jenis desain. Sebuah pola adalah jenis desain khusus yang menggunakan pengulangan. Tetapi tidak semua desain memiliki pengulangan. Gambar kastil memiliki desain. Itu tidak mengulang menara yang sama sepuluh kali. Memahami perbedaan ini membantu anak-anak berbicara tentang seni dan dekorasi dengan benar.

Apa Perbedaannya?

Perbedaan utama terletak pada pengulangan. "Pola ke" harus berulang. Unit yang sama berulang lagi dan lagi. Anda dapat menutupi seluruh dinding dengan satu pola. "Desain ke" tidak perlu berulang. Itu bisa menjadi pengaturan yang unik. Yang satu dapat diprediksi. Yang lainnya bisa mengejutkan. Pikirkan pola sebagai marching band. Setiap pemain mengikuti langkah yang sama. Baris demi baris terlihat sama. Pikirkan desain sebagai arak-arakan. Setiap kendaraan hias terlihat berbeda. Seluruh parade memiliki desain. Band memiliki pola.

Perbedaan lainnya adalah bagaimana Anda membuatnya. Sebuah pola membutuhkan unit yang disebut motif. Motif itu berulang. Sebuah desain membutuhkan tata letak. Anda memutuskan di mana setiap elemen ditempatkan. Pola sering dibuat oleh mesin atau stempel. Desain sering digambar dengan tangan. Perbedaan ini membantu anak-anak mengetahui kata mana yang akan digunakan untuk seni mereka sendiri. Menggambar bintang yang sama sepuluh kali berturut-turut membuat pola. Menggambar satu bintang besar dengan bulan dan awan membuat desain.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?

Gunakan "pola ke" ketika sesuatu berulang. Di rumah, seorang anak melihat pola pada piyamanya. "Piyamaku memiliki pola dinosaurus kecil." Gunakan pola untuk kain. "Gaunnya memiliki pola bunga." Gunakan pola untuk lantai. "Ubinnya membuat pola kotak-kotak." Gunakan pola untuk alam. "Zebra memiliki pola garis." Pola ada di mana-mana dalam pakaian, wallpaper, dan karpet. Mereka membuat dunia terasa teratur dan berirama.

Gunakan "desain ke" ketika berbicara tentang seluruh rencana. Di kelas seni, seorang anak membuat desain untuk penutup buku catatan baru. Gunakan desain untuk bangunan. "Museum ini memiliki desain yang indah." Gunakan desain untuk logo. "Tanda centang Nike adalah desain yang sederhana." Gunakan desain untuk apa pun yang direncanakan seseorang secara visual. Kue bisa memiliki desain. Kebun bisa memiliki desain. Sebuah situs web memiliki desain. Desain adalah tentang mengatur elemen agar terlihat bagus dan berfungsi dengan baik.

Situasi kehidupan nyata menggunakan keduanya bersama-sama. Seorang orang tua menunjukkan selimut kepada seorang anak. "Selimut itu memiliki pola kotak-kotak yang berulang. Desain keseluruhan selimut itu disebut desain tambal sulam." Polanya adalah kotak yang berulang. Desainnya adalah bagaimana semua kotak itu bersatu. Contoh lain: seorang anak membungkus hadiah. Kertas kado memiliki pola bintang. Anak itu menambahkan pita. Pita itu adalah bagian dari desain. Pola itu berasal dari pabrik. Desain itu berasal dari kreativitas anak.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak

Berikut adalah contoh sederhana dari "pola ke":

"Kaus kakiku memiliki pola garis dalam tiga warna."
"Pola wallpaper memiliki bunga biru kecil yang berulang."
"Bisakah kamu menemukan pola ubin di lantai?"

Berikut adalah contoh sederhana dari "desain ke":

"Saya menggambar desain untuk sampul buku catatan baru saya."
"Desain taman bermain termasuk seluncuran dan dua ayunan."
"Kostum Halloween-nya memiliki desain yang cerdas."

Perhatikan bagaimana contoh pola selalu menunjukkan pengulangan. Hal yang sama muncul berkali-kali. Contoh desain menunjukkan rencana dan pengaturan yang bisa unik. Sebuah pola seperti gema. Sebuah desain seperti cetak biru. Keduanya kreatif. Keduanya membuat sesuatu menjadi indah. Tetapi mereka bekerja dengan cara yang berbeda.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Banyak anak menyebut dekorasi apa pun sebagai pola. Mereka melihat gambar yang unik dan berkata "pola yang bagus". Itu tidak benar. Cara yang benar adalah dengan mengatakan "desain yang bagus" untuk sesuatu yang tidak berulang. Jika Anda tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya, itu adalah desain, bukan pola. Ajarkan anak Anda untuk mencari pengulangan. Bentuk yang sama lagi dan lagi berarti pola. Bentuk yang berbeda diatur bersama berarti desain.

Kesalahan lain adalah melupakan bahwa pola dapat menjadi bagian dari desain. Seorang anak berkata "ini adalah desain, bukan pola" tentang kemeja dengan garis-garis. Itu tidak sepenuhnya benar. Cara yang benar adalah dengan mengatakan "kemeja itu memiliki pola garis. Desain keseluruhan kemeja termasuk kerah, kancing, dan pola." Polanya adalah satu bagian dari desain. Desainnya mencakup segalanya. Jadi pola lebih kecil. Desain lebih besar. Ide bersarang ini membantu anak-anak berpikir berlapis-lapis.

Kesalahan ketiga adalah menggunakan "desain" hanya untuk hal-hal mewah. Seorang anak berpikir coretan sederhana bukanlah desain. Cara yang benar adalah mengetahui bahwa setiap rencana visual adalah desain. Sosok tongkat adalah desain. Wajah tersenyum adalah desain. Desain tidak harus sempurna atau profesional. Setiap kali Anda mengatur bentuk atau garis dengan sengaja, Anda sedang mendesain. Itu memberdayakan anak-anak untuk melihat diri mereka sebagai perancang seni mereka sendiri.

Tips Memori yang Mudah

Berikut adalah trik sederhana. Bayangkan "pola ke" sebagai stempel. Anda mencelupkan stempel ke dalam tinta. Anda menekannya lagi dan lagi. Setiap stempel terlihat sama. Itu adalah pola. Bayangkan "desain ke" sebagai gambar yang Anda buat dengan bebas. Setiap garis adalah pilihan Anda. Tidak ada yang berulang kecuali Anda menginginkannya. Itu adalah desain. Jadi pola = stempel. Desain = gambar. Perbandingan alat ini berfungsi dengan sangat baik untuk anak-anak.

Tips lain menggunakan huruf pertama. Pola dimulai dengan P. Pikirkan "P untuk ulangi". P dalam pola terlihat seperti garis yang mengulang dirinya sendiri. Desain dimulai dengan D. Pikirkan "D untuk berbeda". Sebuah desain dapat memiliki banyak bagian yang berbeda. Berlatih menemukan pola dan desain di rumah Anda. Karpet bermotif memiliki bentuk yang berulang. Foto keluarga memiliki desain (orang-orang diatur dengan cara tertentu). Game pengamatan dunia nyata ini membuat perbedaannya melekat selamanya.

Waktu Latihan Cepat

Coba latihan sederhana ini dengan anak Anda.

Isi bagian yang kosong: Pilih "pola" atau "desain".

"Kertas kado memiliki __________ hati kecil yang berulang." (Jawaban: pola)

"__________ mobil mainan termasuk bentuk, warna, dan roda." (Jawaban: desain)

Pilihan ganda: Pilih deskripsi yang benar.

Yang mana yang harus memiliki pengulangan elemen yang sama?
A) Sebuah desain
B) Sebuah pola
(Jawaban: B)

Yang mana yang merupakan rencana atau pengaturan yang bisa sangat unik?
A) Sebuah pola
B) Sebuah desain
(Jawaban: B)

Pertanyaan cepat ini hanya membutuhkan waktu dua menit. Mereka membantu anak-anak melihat pengulangan sebagai kunci pola. Lihatlah sekeliling rumah Anda. Minta anak Anda untuk menemukan tiga pola (handuk bergaris, piring bertitik, lantai berubin). Kemudian minta mereka untuk menemukan tiga desain (poster, kalender, kue yang dihias). Latihan nyata itu membangun keterampilan kosakata dan observasi yang langgeng.

Ringkasan

Perbedaan utamanya sederhana. Sebuah pola adalah dekorasi yang berulang di mana elemen yang sama muncul lagi dan lagi. Sebuah desain adalah rencana untuk mengatur elemen visual yang bisa unik atau berulang. Mempelajari perbedaan ini membantu anak-anak menggambarkan seni, pakaian, dan benda dengan presisi. Teruslah mencari pola dan desain di mana pun Anda pergi. Anak Anda akan melihat dunia sebagai galeri ritme yang berulang dan rencana kreatif.