Apa Perbedaan Antara Menyuruh Anak untuk “Membersihkan” atau “Merapikan” Kamar Tidurnya?

Apa Perbedaan Antara Menyuruh Anak untuk “Membersihkan” atau “Merapikan” Kamar Tidurnya?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Kamar tidur bisa berantakan. Mainan di lantai. Pakaian di kursi. Dua frasa umum meminta kerapian. “Bersihkan” dan “Rapikan.” Keduanya berarti “membuat ruangan rapi.” Tetapi yang satu bisa berarti mencuci dan menggosok. Yang satu berarti menaruh barang-barang di tempatnya. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Membersihkan adalah keterampilan hidup. Kata-kata yang tepat memberi tahu seorang anak apa yang harus dilakukan. Mari kita jelajahi dua ungkapan pengorganisasian ini.

Apa Arti Ungkapan Ini? “Bersihkan” berarti “menghilangkan kotoran, tumpahan, atau sampah. Buat ruangan menjadi bersih dan segar.” Ini bisa melibatkan sabun, air, tisu, atau penyedot debu. Ini tentang kebersihan dan menghilangkan kotoran.

Untuk seorang anak, pikirkan tentang menyeka jus yang tumpah dari meja. “Bersihkan” mengatakan “Gunakan kain. Buatlah bersih. Hilangkan kekacauan yang lengket.”

“Rapikan” berarti “menaruh barang-barang di tempat yang semestinya. Susun barang-barang dengan rapi. Hilangkan kekacauan.” Ini tentang organisasi, bukan kotoran.

Untuk seorang anak, pikirkan tentang memasukkan LEGO ke dalam wadah dan buku di rak. “Rapikan” mengatakan “Letakkan semuanya di tempatnya. Buat ruangan terlihat rapi.” Kedua frasa tersebut berarti untuk memperbaiki suatu ruangan. Keduanya mengatakan “buat lebih baik.” Mereka tampak serupa karena orang menggunakan keduanya ketika sebuah ruangan berantakan. Namun yang satu tentang menghilangkan kotoran. Yang satu tentang mengatur benda.

Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah kotoran versus kekacauan. “Bersihkan” melibatkan menghilangkan kotoran, tumpahan, kuman, atau sampah. Anda membersihkan meja yang lengket atau lantai yang kotor. “Rapikan” melibatkan menyingkirkan benda. Anda merapikan mainan, pakaian, dan kertas.

Perbedaan lainnya adalah alat. “Bersihkan” menggunakan sabun, air, spons, sapu, penyedot debu. “Rapikan” menggunakan tangan, wadah, rak, pengait. Tidak perlu sabun.

Satu lagi perbedaan adalah frekuensi. Anda merapikan setiap hari. Anda menyingkirkan mainan. Anda membersihkan ketika ada tumpahan atau seminggu sekali untuk pembersihan mendalam.

Juga, “bersihkan” bisa berarti mencuci diri sendiri. “Pergi bersihkan sebelum makan malam.” Itu berarti mencuci tangan dan wajah. “Rapikan” tidak berarti itu.

Ajarkan anak-anak bahwa keduanya memperbaiki ruangan. Yang satu menghilangkan kotoran. Yang satu mengatur barang.

Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “Bersihkan” untuk tumpahan dan kotoran. “Bersihkan susu yang tumpah.” “Bersihkan lumpur di sepatu Anda.” “Bersihkan cat di meja.”

Gunakan “Bersihkan” untuk kamar mandi dan dapur. “Bersihkan wastafel kamar mandi.” “Bersihkan meja dapur.”

Gunakan “Bersihkan” untuk tubuh Anda. “Pergi bersihkan sebelum makan malam.”

Gunakan “Rapikan” untuk mainan dan kekacauan. “Rapikan LEGO Anda.” “Rapikan buku-buku di rak.” “Rapikan pakaian Anda.”

Gunakan “Rapikan” untuk pelurusan harian. “Sebelum tidur, rapikan kamarmu.” “Rapikan ruang tamu sebelum tamu datang.”

Gunakan “Rapikan” untuk mengatur barang dengan rapi. “Rapikan bantal di sofa.”

Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “bersihkan” untuk kotoran dan tumpahan. Katakan “rapikan” untuk menyingkirkan barang.

Contoh Kalimat untuk Anak-anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.

Bersihkan:

Silakan bersihkan jus yang Anda tumpahkan.

Saya membersihkan kamar saya dengan penyedot debu.

Bersihkan kuas cat di wastafel.

Setelah pesta, kami membersihkan kekacauan.

Pergi bersihkan tanganmu sebelum makan malam.

Rapikan:

Rapikan mainanmu sebelum tidur.

Saya merapikan meja saya dan menemukan pensil saya.

Silakan rapikan sepatu di dekat pintu.

Dia merapikan selimut di sofa.

Rapikan lemarimu. Itu berantakan.

Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “bersihkan” untuk kotoran dan tumpahan. Perhatikan bagaimana “rapikan” untuk mengatur benda.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.

Kesalahan 1: Menggunakan “rapikan” untuk tumpahan yang lengket. “Rapikan sirup yang tumpah” adalah salah. Anda tidak dapat merapikan cairan. Anda harus membersihkannya. Benar: Katakan “Bersihkan sirup yang tumpah.”

Kesalahan 2: Menggunakan “bersihkan” untuk menyingkirkan mainan. “Bersihkan LEGO Anda” adalah hal yang umum tetapi tidak tepat. Anda tidak mencuci LEGO. Anda merapikannya. Benar: Katakan “Rapikan LEGO Anda” untuk menyingkirkannya.

Kesalahan 3: Lupa bahwa “bersihkan” termasuk mencuci diri sendiri. “Rapikan sebelum makan malam” tidak berarti mencuci tangan. Benar: Katakan “Bersihkan sebelum makan malam” untuk mencuci.

Kesalahan 4: Menggunakan “rapikan” untuk kamar mandi yang kotor. “Rapikan toilet” adalah salah. Toilet perlu dibersihkan, bukan dirapikan. Benar: Katakan “Bersihkan toilet.”

Kesalahan 5: Tidak melakukan keduanya. Kesalahan terbesar adalah membiarkan kekacauan. Benar: Selalu bersihkan atau rapikan saat diminta.

Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.

Tip memori 1: Pikirkan tentang spons dan wadah. “Bersihkan” adalah spons. Menghilangkan kotoran. “Rapikan” adalah wadah. Menyingkirkan barang.

Tip memori 2: Gunakan tangan Anda. Gerakan menyeka untuk “bersihkan.” Gerakan tangan menaruh untuk “rapikan.”

Tip memori 3: Tanyakan “apakah itu kotor atau hanya berantakan?” Kotor = “bersihkan.” Berantakan (barang tidak pada tempatnya) = “rapikan.”

Tip memori 4: Gambarlah dua gambar. Seorang anak menyeka meja = “bersihkan.” Seorang anak memasukkan mainan ke dalam kotak = “rapikan.”

Tip memori 5: Gunakan “tes tumpahan.” Jika Anda dapat menyekanya dengan kain, katakan “bersihkan.” Jika Anda dapat mengambilnya dengan tangan Anda, katakan “rapikan.”

Latih kiat-kiat ini selama tugas sehari-hari. Sebutkan tindakannya.

Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.

Latihan 1: Pilih frasa terbaik.

Anak Anda menumpahkan sereal dan susu di lantai. Apakah Anda mengatakan: a) Bersihkan b) Rapikan

Anak Anda meninggalkan pakaian dan mainan di seluruh kamarnya. Apakah Anda mengatakan: a) Bersihkan kamarmu b) Rapikan kamarmu

Anak Anda memiliki cat di tangannya. Apakah Anda mengatakan: a) Rapikan tanganmu b) Bersihkan tanganmu

Jawaban: 1(a), 2(b), 3(b)

Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.

“Silakan __________ lumpur dari sepatu bot Anda.” (menghilangkan kotoran)

“Mari kita __________ ruang tamu sebelum Nenek datang.” (menempatkan barang-barang di tempatnya)

Jawaban: 1. bersihkan, 2. rapikan

Bonus: Mainkan game “Kotor atau Berantakan”. Sebutkan sebuah situasi. “Jus tumpah.” “Mainan di lantai.” “Wastafel kotor.” “Buku di sofa.” “Sepatu berlumpur.” Anak tersebut mengatakan “bersihkan” (kotor) atau “rapikan” (berantakan). Diskusikan mengapa.

Ringkasan Gunakan “bersihkan” untuk menghilangkan kotoran, tumpahan, dan kotoran; juga untuk mencuci diri sendiri. Gunakan “rapikan” untuk menaruh benda di tempat yang semestinya dan mengatur barang dengan rapi. Keduanya membuat ruangan lebih baik. Yang satu menghilangkan kotoran. Yang satu mengatur kekacauan. Ajarkan anak-anak bahwa rumah yang bersih itu sehat. Rumah yang rapi itu damai. Lakukan keduanya setiap hari. Bersihkan setelah tumpahan. Rapikan sebelum tidur. Tindakan kecil membuat perbedaan besar. Selamat membersihkan. Selamat merapikan. Ruangan yang rapi adalah ruangan yang bahagia.