Apa Perbedaan Antara Menyuruh Anak “Pergi” Bermain atau “Keluar” dari Gedung?

Apa Perbedaan Antara Menyuruh Anak “Pergi” Bermain atau “Keluar” dari Gedung?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anak-anak meninggalkan tempat. Rumah. Ruang kelas. Mobil. Dua kata umum menggambarkan pergi. “Pergi” dan “Keluar.” Keduanya berarti “meninggalkan suatu tempat atau bangunan.” Tetapi yang satu kasual. Yang satu formal dan sering digunakan untuk keselamatan. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Meninggalkan tempat dengan aman adalah sebuah keterampilan. Kata-kata yang tepat memberi tahu seseorang persis apa yang harus dilakukan. Mari kita jelajahi dua ungkapan keberangkatan ini.

Apa Arti Ungkapan Ini? “Pergi” berarti “meninggalkan sebuah bangunan atau ruangan.” Itu kasual dan sehari-hari. Anda bisa pergi bermain, pergi makan malam, atau hanya pergi keluar pintu.

Untuk seorang anak, pikirkan tentang berjalan keluar pintu depan ke halaman belakang. “Pergi” mengatakan “Tinggalkan tempat ini. Pergi ke luar.”

“Keluar” juga berarti “meninggalkan sebuah bangunan atau tempat.” Tetapi lebih formal. Anda melihat “Keluar” di rambu-rambu. Ini adalah kata untuk pergi dalam keadaan darurat atau mengikuti petunjuk.

Untuk seorang anak, pikirkan tentang rambu “KELUAR” hijau di atas pintu. “Keluar” mengatakan “Tinggalkan bangunan ini melalui pintu itu.” Kedua frasa tersebut berarti pergi. Keduanya mengatakan “pergi dari dalam ke luar.” Keduanya tampak serupa karena orang menggunakan keduanya ketika seseorang perlu meninggalkan suatu tempat. Namun yang satu kasual dan sehari-hari. Yang satu formal dan seringkali untuk keselamatan.

Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah formalitas. “Pergi” bersifat kasual dan ramah. Anda menggunakannya dengan keluarga dan teman. “Keluar” bersifat formal. Anda melihatnya di rambu-rambu dan dalam instruksi darurat.

Perbedaan lainnya adalah penggunaan dalam kalimat. “Pergi” tidak membutuhkan objek. “Saya akan pergi.” “Keluar” biasanya membutuhkan objek atau berdiri sendiri sebagai tanda. “Keluar dari gedung.” “KELUAR.”

Satu lagi perbedaan adalah urgensi. “Keluar” digunakan untuk keadaan darurat. “Silakan keluar dari gedung dengan tenang.” “Pergi” tidak digunakan untuk keadaan darurat.

Juga, “pergi” dapat berarti berkencan dengan seseorang. “Mereka sedang berkencan.” “Keluar” tidak bisa berarti itu. “Pergi” juga bisa berarti lampu berhenti berfungsi. “Lampunya padam.” “Keluar” tidak bisa.

Ajarkan anak-anak bahwa keduanya berarti pergi. Yang satu untuk sehari-hari. Yang satu untuk rambu-rambu dan keadaan darurat.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “Pergi” untuk pergi sehari-hari. “Pergi dan bermain.” “Saya akan pergi ke toko.” “Mari kita pergi makan malam.”

Gunakan “Pergi” untuk meninggalkan sebuah ruangan. “Pergi keluar pintu dan belok kiri.” “Dia keluar dari ruang kelas.”

Gunakan “Pergi” untuk instruksi sederhana. “Pergi keluar pintu belakang.”

Gunakan “Keluar” di rambu-rambu. Rambu “KELUAR” menunjukkan jalan keluar. “Pintu Keluar Darurat.”

Gunakan “Keluar” dalam instruksi formal. “Silakan keluar dari gedung melalui pintu belakang.” “Keluar dari jalan raya di tanjakan berikutnya.”

Gunakan “Keluar” untuk latihan keselamatan. “Saat Anda mendengar alarm, segera dan tenang keluar dari gedung.”

Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “pergi” untuk sehari-hari. Tunjuk rambu “Keluar” dan jelaskan artinya.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.

Pergi:

Bolehkah saya pergi bermain sekarang?

Silakan keluar pintu belakang.

Saya ingin pergi jalan-jalan.

Pergi ke arah ini ke tempat parkir.

Kucing itu keluar melalui pintu kucing.

Keluar:

Rambunya bertuliskan “Keluar.” Itu adalah jalan keluarnya.

Silakan keluar dari teater setelah film selesai.

Dalam kebakaran, segera keluar dari gedung.

Keluar dari jalan raya di tanjakan berikutnya.

Pintu keluar darurat ada di ujung lorong.

Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “pergi” terdengar kasual dan sehari-hari. Perhatikan bagaimana “keluar” terdengar lebih formal dan serius.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan kata-kata ini. Berikut adalah kesalahan umum.

Kesalahan 1: Menggunakan “keluar” untuk bermain kasual. “Mari kita keluar ke taman bermain” terdengar aneh. Terlalu formal. Benar: Katakan “Mari kita pergi ke taman bermain.”

Kesalahan 2: Menggunakan “pergi” untuk rambu darurat. “Pergi” pada rambu darurat adalah salah. Rambu-rambu bertuliskan “KELUAR.” Benar: Gunakan “KELUAR” pada rambu-rambu.

Kesalahan 3: Lupa bahwa “keluar” juga merupakan kata benda. “Pintu keluar” adalah sebuah pintu. “Keluar” sebagai kata kerja berarti pergi. Benar: “Temukan pintu keluar” (kata benda). “Keluar dari ruangan” (kata kerja).

Kesalahan 4: Menggunakan “pergi” untuk lampu atau api. “Lilinnya padam” baik-baik saja. Itu benar. Bukan kesalahan. Ketahuilah saja arti itu. Benar: Itu baik-baik saja. “Keluar” tidak berfungsi untuk lampu.

Kesalahan 5: Tidak tahu di mana pintu keluar berada. Anak-anak perlu mengetahui lokasi pintu keluar untuk keselamatan. Ajari mereka. Benar: Tunjukkan rambu “KELUAR” di rumah, sekolah, dan toko.

Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.

Tips memori 1: Pikirkan tentang taman bermain dan rambu hijau. “Pergi” adalah taman bermain. Kasual, menyenangkan. “Keluar” adalah rambu hijau. Serius, keselamatan.

Tips memori 2: Gunakan tangan Anda. Lambaikan ke arah pintu untuk “pergi.” Tunjuk ke rambu imajiner untuk “keluar.”

Tips memori 3: Tanyakan “apakah ini keadaan darurat?” Jika tidak, katakan “pergi.” Jika ya, katakan “keluar.”

Tips memori 4: Gambarlah dua gambar. Seorang anak berlari ke luar untuk bermain = “pergi.” Rambu KELUAR hijau di atas pintu = “keluar.”

Tips memori 5: Gunakan “tes rambu.” Jika Anda melihat rambu, katakan “keluar.” Jika Anda berbicara dengan seorang teman, katakan “pergi.”

Latih tips ini selama latihan keselamatan. Temukan pintu keluar. Gunakan kata-kata yang tepat.

Waktu Latihan Cepat Coba latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.

Latihan 1: Pilih frasa terbaik.

Anak Anda ingin meninggalkan rumah untuk mengendarai sepeda. Apakah Anda mengatakan: a) Pergi dan berkendara b) Keluar dan berkendara

Ada latihan kebakaran di sekolah. Guru memberikan instruksi. Apakah Anda mengatakan: a) Keluar dari gedung b) Keluar dari gedung

Rambu di atas pintu menunjukkan jalan keluar dari toko. Rambu bertuliskan: a) PERGI b) KELUAR

Jawaban: 1(a), 2(b — “keluar” adalah standar untuk keadaan darurat), 3(b)

Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.

“Silakan __________ pintu belakang ke kebun.” (kasual, sehari-hari)

“Jika terjadi keadaan darurat, __________ gedung segera.” (formal, keselamatan)

Jawaban: 1. pergi, 2. keluar

Bonus: Mainkan game “Perburuan Keluar”. Berjalanlah di sekitar rumah Anda atau bangunan yang sudah dikenal. Temukan setiap rambu KELUAR. Tunjuklah mereka. Katakan “Ini adalah pintu keluar. Kami menggunakannya dalam keadaan darurat.” Kemudian berlatih mengucapkan “pergi” untuk pergi secara normal. Pelajari perbedaannya.

Ringkasan Gunakan “pergi” untuk pergi sehari-hari, kasual untuk bermain atau menjalankan tugas. Gunakan “keluar” untuk instruksi formal, latihan keselamatan, dan rambu-rambu. Keduanya berarti meninggalkan suatu tempat. Yang satu ramah dan umum. Yang satu serius dan untuk keselamatan. Ajarkan anak-anak bahwa mengetahui di mana pintu keluar berada menyelamatkan nyawa. Mengetahui kapan harus mengatakan “pergi” membuat kehidupan sehari-hari menjadi mudah. Pergi dengan aman. Segera kembali. Itulah aturannya.