Apa Perbedaan Antara Menyuruh Anak untuk “Bermain Game” atau Hanya “Bersenang-senang” dengan Teman?

Apa Perbedaan Antara Menyuruh Anak untuk “Bermain Game” atau Hanya “Bersenang-senang” dengan Teman?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anak-anak suka bermain. Permainan papan, petak umpet, bermain pura-pura. Dua frasa umum mengundang untuk bermain. “Bermain game” dan “Bersenang-senang.” Keduanya berarti “menikmati suatu kegiatan.” Tetapi yang satu spesifik, dan yang lainnya umum. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Bermain adalah cara anak-anak belajar dan berkembang. Kata-kata yang tepat memberi tahu seorang anak apa yang harus dilakukan. Mari kita jelajahi dua ungkapan yang menyenangkan ini.

Apa Arti Ungkapan Ini? “Bermain game” berarti “berpartisipasi dalam kegiatan terstruktur dengan aturan, tujuan, dan seringkali ada pemenang atau pecundang.” Ini spesifik. Sebuah game memiliki awal dan akhir.

Untuk seorang anak, pikirkan Candy Land atau catur. “Bermain game” berarti “Ikuti aturan. Bergantian. Cobalah untuk menang.”

“Bersenang-senang” berarti “nikmati diri Anda dalam kegiatan apa pun.” Ini umum. Itu tidak memerlukan game. Anda dapat bersenang-senang membaca, menggambar, berlari, atau hanya tertawa.

Untuk seorang anak, pikirkan bermain di genangan air. “Bersenang-senang” berarti “Nikmati momen ini. Lakukan apa yang membuat Anda bahagia.” Kedua frasa tersebut tentang kesenangan. Keduanya mengatakan “lakukan sesuatu yang Anda sukai.” Mereka tampak serupa karena orang-orang menggunakan keduanya saat anak-anak bermain. Namun yang satu tentang kegiatan terstruktur tertentu. Yang satu tentang pengalaman yang menyenangkan.

Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah struktur. “Bermain game” berarti mengikuti aturan. Ada cara yang benar dan cara yang salah. “Bersenang-senang” tidak memiliki aturan. Apa pun yang menyenangkan dihitung.

Perbedaan lainnya adalah kompetisi. Banyak game memiliki pemenang dan pecundang. Bersenang-senang tidak membutuhkan kemenangan.

Satu lagi perbedaan adalah instruksi. Untuk bermain game, Anda perlu mengetahui aturannya. Untuk bersenang-senang, Anda hanya membutuhkan semangat yang gembira.

Juga, “bermain game” adalah sebuah kegiatan. “Bersenang-senang” adalah sebuah perasaan. Anda dapat bersenang-senang tanpa bermain game.

Ajarkan anak-anak bahwa keduanya baik. Yang satu mengajarkan aturan dan keadilan. Yang satu mengajarkan kegembiraan dan kreativitas.

Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “Bermain game” untuk permainan terstruktur. “Mari kita bermain permainan papan.” “Apakah Anda ingin bermain kartu?” “Anak-anak bermain petak umpet.”

Gunakan “Bermain game” jika ada aturan. “Mari kita bermain petak umpet.”

Gunakan “Bermain game” untuk kompetisi. “Kami bermain sepak bola.”

Gunakan “Bersenang-senang” untuk kesenangan umum. “Pergi keluar dan bersenang-senanglah.” “Bersenang-senanglah di pesta itu.” “Saya harap Anda bersenang-senang dalam perjalanan Anda.”

Gunakan “Bersenang-senang” ketika kegiatannya terbuka. “Bermainlah dengan LEGO Anda dan bersenang-senanglah.” “Bersenang-senanglah menggambar.”

Gunakan “Bersenang-senang” sebagai ucapan selamat tinggal. “Bersenang-senanglah di sekolah hari ini.” Itu adalah harapan yang hangat.

Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “bermain game” untuk kegiatan terstruktur. Katakan “bersenang-senang” untuk kesenangan umum.

Contoh Kalimat untuk Anak-anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.

Bermain game:

Mari kita bermain catur.

Saya ingin bermain game di tablet.

Mereka bermain petak umpet di halaman.

Bisakah kita bermain game dengan dadu?

Dia memenangkan game yang kami mainkan.

Bersenang-senang:

Bersenang-senanglah di rumah temanmu.

Kami bersenang-senang di taman bermain.

Hanya bersenang-senanglah. Jangan khawatir tentang menang.

Dia bersenang-senang melukis sebuah gambar.

Bersenang-senanglah dan tetap aman.

Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “bermain game” adalah untuk kegiatan tertentu dengan aturan. Perhatikan bagaimana “bersenang-senang” adalah untuk pengalaman yang menyenangkan.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.

Kesalahan 1: Mengatakan “bermain game” untuk segalanya. “Mari kita bermain menggambar” terdengar aneh. Menggambar bukanlah sebuah game. Benar: Katakan “Mari kita menggambar dan bersenang-senang.”

Kesalahan 2: Mengatakan “bersenang-senang” untuk permainan kompetitif. “Bersenang-senanglah di pertandingan catur Anda” baik-baik saja. Tetapi “bermainlah dengan baik” lebih baik. Benar: Keduanya berfungsi. “Bermainlah dengan baik” lebih spesifik.

Kesalahan 3: Lupa bahwa tidak semua kesenangan adalah sebuah game. Membaca itu menyenangkan tetapi bukan sebuah game. Benar: Nikmati semua jenis kesenangan.

Kesalahan 4: Berpikir bahwa menang adalah satu-satunya kesenangan. Anda dapat bersenang-senang bahkan jika Anda kalah dalam sebuah game. Benar: Tujuannya adalah kesenangan, bukan hanya menang.

Kesalahan 5: Tidak bermain adil. Game membutuhkan aturan dan keadilan. Tanpa keadilan, itu tidak menyenangkan. Benar: Bermainlah dengan adil. Ikuti aturan. Bersenang-senanglah.

Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.

Tip memori 1: Pikirkan tentang buku aturan dan senyuman. “Bermain game” memiliki buku aturan. Struktur. “Bersenang-senang” adalah senyuman. Terbuka, bebas.

Tip memori 2: Gunakan tangan Anda. Angkat bidak game untuk “bermain game.” Buatlah wajah bahagia dengan tangan Anda untuk “bersenang-senang.”

Tip memori 3: Tanyakan “apakah ada aturan?” Ya = “bermain game.” Tidak = “bersenang-senang.”

Tip memori 4: Gambarlah dua gambar. Anak-anak duduk di permainan papan = “bermain game.” Anak-anak berlari dan tertawa = “bersenang-senang.”

Tip memori 5: Gunakan tes “kompetisi.” Jika ada pemenangnya, itu adalah sebuah game. Jika tidak ada pemenangnya, itu hanya kesenangan.

Latih kiat-kiat ini selama waktu bermain. Sebutkan kegiatannya.

Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.

Latihan 1: Pilih frasa terbaik.

Anak Anda akan bermain Monopoly dengan seorang teman. Apakah Anda mengatakan: a) Bermain game b) Bersenang-senang

Anak Anda akan pergi ke taman bermain untuk berayun dan meluncur. Apakah Anda mengatakan: a) Bermain game b) Bersenang-senang

Anak Anda sedang bermain pertandingan sepak bola. Apakah Anda mengatakan: a) Semoga berhasil b) Bersenang-senang

Jawaban: 1(a), 2(b), 3(a atau b — keduanya baik-baik saja)

Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.

“Mari kita __________ kartu.” (terstruktur, aturan)

“Pergi keluar dan __________.” (kesenangan umum)

Jawaban: 1. bermain game, 2. bersenang-senang

Bonus: Mainkan game “Game atau Kesenangan”. Sebutkan sebuah kegiatan. “Catur.” “Berlari di halaman.” “Petak umpet.” “Membangun istana pasir.” “Membaca buku.” Anak itu mengatakan “bermain game” (aturan, struktur) atau “bersenang-senang” (umum, tidak ada aturan). Diskusikan alasannya.

Ringkasan Gunakan “bermain game” untuk kegiatan terstruktur dengan aturan, seringkali kompetitif, seperti permainan papan, permainan kartu, atau petak umpet. Gunakan “bersenang-senang” untuk pengalaman yang menyenangkan, mulai dari bermain hingga menggambar hingga hanya tertawa bersama teman. Keduanya tentang kebahagiaan. Yang satu memiliki aturan. Yang satu bebas. Ajarkan anak-anak bahwa game mengajarkan keadilan, kesabaran, dan sportifitas yang baik. Kesenangan mengajarkan kegembiraan, kreativitas, dan koneksi. Bermainlah game bersama keluarga Anda. Bersenang-senanglah setiap hari. Hidup adalah keseimbangan antara aturan dan kegembiraan. Sekarang pergilah bermain. Dan bersenang-senanglah. Itu adalah aturan yang paling penting dari semuanya.