Anak-anak perlu mematikan perangkat. Lampu, kipas angin, tablet. Dua frasa umum untuk menghentikan mesin. “Matikan” dan “Nonaktifkan.” Keduanya berarti “membuat sesuatu berhenti berfungsi.” Tetapi yang satu bersifat umum. Yang satu lagi khusus untuk sakelar. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Mematikan perangkat menghemat energi dan menjaga kita tetap aman. Kata-kata yang tepat memberi tahu seseorang persis apa yang harus dilakukan. Mari kita jelajahi dua ungkapan penonaktifan ini.
Apa Arti Ungkapan Ini? “Matikan” berarti “membuat perangkat berhenti berfungsi.” Kata “putar” berasal dari radio dan keran kuno. Sekarang itu berarti segala jenis penghentian. Itu bersifat umum.
Untuk seorang anak, pikirkan memutar gagang ke arah lain. “Matikan” mengatakan “Lakukan kebalikan dari mulai untuk membuatnya berhenti.”
“Nonaktifkan” juga berarti “membuat perangkat berhenti berfungsi.” Ini lebih spesifik. Itu berarti menggunakan sakelar fisik. Anda membalik sakelar ke bawah untuk berhenti.
Untuk seorang anak, pikirkan sakelar lampu di dinding. “Nonaktifkan” mengatakan “Balik sakelar itu ke bawah untuk mematikan lampu.” Kedua frasa tersebut berarti menghentikan perangkat. Keduanya mengatakan “buat itu tidak berfungsi.” Keduanya tampak serupa karena orang menggunakan keduanya untuk mematikan lampu dan elektronik. Namun yang satu bersifat umum. Yang satu lagi khusus untuk sakelar.
Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah spesifisitas. “Matikan” bersifat umum. Ini berfungsi untuk perangkat apa pun. Lampu, TV, komputer, kipas angin, air. “Nonaktifkan” bersifat spesifik. Itu berarti menggunakan sakelar fisik. Sakelar lampu. Sakelar daya pada perangkat.
Perbedaan lainnya adalah keumuman. “Matikan” jauh lebih umum saat ini. “Nonaktifkan” terdengar sedikit lebih tepat atau kuno.
Satu lagi perbedaan adalah objek. “Matikan” dapat digunakan untuk air. “Matikan keran.” “Nonaktifkan” tidak berfungsi untuk air.
Juga, “nonaktifkan” menekankan tindakan membalik sakelar. “Matikan” dapat berupa menekan tombol, memutar kenop, atau membalik sakelar. Untuk keselamatan, keduanya baik-baik saja.
Ajarkan anak-anak bahwa keduanya menghentikan perangkat. Yang satu bersifat umum. Yang satu lagi untuk sakelar.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “Matikan” untuk sebagian besar perangkat. “Matikan lampu.” “Matikan TV.” “Matikan komputer.” “Matikan kipas angin.”
Gunakan “Matikan” untuk air. “Matikan keran.” “Matikan selang.” “Nonaktifkan” tidak berfungsi di sini.
Gunakan “Matikan” untuk tindakan berhenti apa pun. Ini aman dan umum.
Gunakan “Nonaktifkan” jika Anda bermaksud secara khusus sakelar fisik. “Nonaktifkan lampu di dinding.” “Nonaktifkan stopkontak.” “Nonaktifkan lampu.”
Gunakan “Nonaktifkan” untuk petunjuk keselamatan. “Nonaktifkan perangkat sebelum mencabutnya.” Ini sangat jelas.
Gunakan “Nonaktifkan” untuk perangkat lama dengan sakelar. “Nonaktifkan radio sebelum tidur.”
Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “matikan” untuk sebagian besar hal. Katakan “nonaktifkan” jika ada sakelar yang terlibat dan Anda ingin lebih tepat.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.
Matikan:
Matikan lampu saat Anda meninggalkan ruangan.
Harap matikan air setelah mencuci tangan.
Saya mematikan TV setelah acara saya selesai.
Matikan kipas angin. Sekarang dingin.
Apakah kamu mematikan komputer?
Nonaktifkan:
Nonaktifkan lampu di dinding.
Harap nonaktifkan stopkontak sebelum mencabutnya.
Dia mematikan senter untuk menghemat baterai.
Nonaktifkan lampu menggunakan sakelar di dekat pintu.
Selalu nonaktifkan perangkat sebelum membersihkannya.
Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “matikan” berfungsi untuk hampir semua hal. Perhatikan bagaimana “nonaktifkan” untuk sakelar yang sebenarnya.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.
Kesalahan 1: Menggunakan “nonaktifkan” untuk air. “Nonaktifkan keran” salah. Keran tidak memiliki sakelar. Benar: Katakan “Matikan keran.”
Kesalahan 2: Menggunakan “matikan” untuk perangkat yang sangat tua dengan sakelar. “Matikan radio lama” baik-baik saja. Tetapi “nonaktifkan” lebih tepat. Bukan kesalahan besar. Benar: Keduanya baik-baik saja.
Kesalahan 3: Lupa kata “mati.” “Putar lampu” berarti sesuatu yang lain. “Putar” saja mengubah arah. Benar: Selalu katakan “matikan.”
Kesalahan 4: Menggunakan “nonaktifkan” sebagai kata benda. “Tombol nonaktif” salah. “Sakelar mati” benar. Benar: “Nonaktifkan” adalah kata kerja. “Sakelar mati” adalah kata benda.
Kesalahan 5: Tidak tahu perangkat mana yang memiliki sakelar. Ajarkan anak-anak: Sakelar lampu = nonaktifkan. Remote TV = matikan. Tombol = matikan. Benar: Jika membalik, katakan “nonaktifkan.” Jika mendorong, katakan “matikan.”
Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.
Tip memori 1: Pikirkan keran dan sakelar dinding. “Matikan” untuk keran. Anda memutarnya. “Nonaktifkan” untuk sakelar dinding. Anda membalikkannya.
Tip memori 2: Gunakan tangan Anda. Puntir tangan Anda ke belakang seperti mematikan kenop untuk “matikan.” Balikkan tangan Anda ke bawah seperti membalik sakelar untuk “nonaktifkan.”
Tip memori 3: Tanyakan “apakah ada sakelar?” Jika ya, Anda dapat mengatakan “nonaktifkan.” Jika tidak (keran, tombol, remote), katakan “matikan.”
Tip memori 4: Gambarlah dua gambar. Tangan memutar keran = “matikan.” Tangan membalik sakelar dinding ke bawah = “nonaktifkan.”
Tip memori 5: Gunakan “tes air.” Jika mengontrol air, katakan “matikan.” Jika mengontrol listrik dengan sakelar, “nonaktifkan” berfungsi.
Latih kiat-kiat ini di rumah. Lihat lampu, keran, dan perangkat.
Waktu Latihan Cepat Coba latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.
Latihan 1: Pilih frasa terbaik.
Anda ingin anak Anda menghentikan air di wastafel. Apakah Anda mengatakan: a) Matikan air b) Nonaktifkan air
Ada lampu dengan sakelar dinding. Anda ingin lampu mati. Apakah Anda mengatakan: a) Matikan lampu b) Nonaktifkan lampu
Anda ingin menghentikan TV menggunakan remote. Apakah Anda mengatakan: a) Matikan TV b) Nonaktifkan TV
Jawaban: 1(a), 2(a atau b — keduanya baik-baik saja, “nonaktifkan” lebih tepat), 3(a)
Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.
“Silakan __________ keran saat Anda selesai.” (air, umum)
“__________ daya utama sebelum membuka komputer.” (spesifik, menggunakan sakelar)
Jawaban: 1. matikan, 2. Nonaktifkan
Bonus: Mainkan game “Sakelar atau Tidak”. Berjalanlah di sekitar rumah Anda. Tunjuk sakelar lampu. Tanyakan “Apakah kita mematikan ini atau menonaktifkannya?” (Keduanya, tetapi “nonaktifkan” tepat). Tunjuk keran. “Matikan atau nonaktifkan?” (Hanya matikan). Tunjuk tombol pada remote. “Matikan atau nonaktifkan?” (Matikan). Pelajari perangkat mana yang memiliki sakelar.
Ringkasan Gunakan “matikan” untuk sebagian besar perangkat, termasuk air, lampu dengan tombol, dan elektronik. Gunakan “nonaktifkan” jika Anda bermaksud secara khusus menggunakan sakelar fisik yang membalik. Keduanya berarti menghentikan sesuatu. Yang satu bersifat umum dan umum. Yang satu tepat untuk sakelar. Ajarkan anak-anak bahwa mematikan perangkat menghemat energi dan menjaga semua orang tetap aman. Nonaktifkan lampu saat Anda pergi. Matikan air saat Anda selesai. Tindakan kecil. Perbedaan besar.
















