Kapan Seorang Anak Seharusnya Mengatakan Satu Mainan “Lebih Buruk” daripada yang Lain atau Menyebutnya “Kualitasnya Lebih Rendah”?

Kapan Seorang Anak Seharusnya Mengatakan Satu Mainan “Lebih Buruk” daripada yang Lain atau Menyebutnya “Kualitasnya Lebih Rendah”?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anak-anak memperhatikan perbedaan. Permainan ini kurang menyenangkan. Camilan itu rasanya lebih buruk. Dua kata umum menggambarkan kualitas yang lebih rendah. “Lebih Buruk” dan “Lebih Rendah.” Keduanya berarti “kualitasnya lebih rendah” atau “kurang bagus.” Tetapi yang satu adalah bahasa sehari-hari. Yang satu lagi lebih kuat dan lebih formal. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Membandingkan adalah hal yang wajar. Kata-kata yang tepat menyampaikan pendapat Anda tanpa terlalu kasar. Mari kita jelajahi dua ungkapan perbandingan negatif ini.

Apa Arti Ungkapan Ini? “Lebih Buruk” berarti “kualitasnya lebih rendah atau kurang bagus.” Ini adalah bentuk perbandingan dari “buruk.” Sesuatu itu buruk. Yang lain lebih buruk. Ini adalah cara paling umum untuk mengatakan sesuatu itu tidak sebagus yang lain.

Untuk seorang anak, pikirkan dua sandwich. Yang satu segar. Yang satu sudah basi. “Lebih Buruk” mengatakan “Sandwich basi rasanya kurang enak daripada yang segar.”

“Lebih Rendah” juga berarti “kualitas, peringkat, atau kepentingannya lebih rendah.” Ini lebih kuat daripada “lebih buruk.” Ini menyiratkan berada di bawah atau di bawah sesuatu yang lain. Ini bisa terdengar seperti penilaian dari seorang ahli.

Untuk seorang anak, pikirkan sebuah lomba di mana salah satu pelari jauh lebih lambat. “Lebih Rendah” mengatakan “Pelari itu tidak hanya lebih buruk. Mereka berada di kelas yang lebih rendah sepenuhnya.” Kedua frasa tersebut berarti kualitasnya lebih rendah. Keduanya mengatakan “tidak sebagus.” Keduanya tampak serupa karena orang-orang menggunakan keduanya untuk mengatakan bahwa sesuatu itu kurang bagus daripada yang lain. Namun yang satu lembut dan umum. Yang satu kuat dan formal.

Apa Perbedaannya? Perbedaan utamanya adalah kekuatan. “Lebih Buruk” adalah perbandingan yang normal. Itu berarti kurang bagus, tetapi tidak terlalu ekstrem. “Lebih Rendah” berarti jauh lebih buruk. Seringkali yang terburuk. Terkadang itu berarti yang lain jauh lebih baik.

Perbedaan lainnya adalah formalitas. “Lebih Buruk” adalah bahasa sehari-hari. Anda menggunakannya di rumah, di sekolah, bersama teman-teman. “Lebih Rendah” terdengar formal atau bahkan menghina. Itu bisa menyakiti perasaan jika digunakan tentang orang.

Satu lagi perbedaannya adalah penggunaan. “Lebih Buruk” dapat digunakan untuk hampir semua hal. Rasa yang lebih buruk. Bau yang lebih buruk. Ide yang lebih buruk. Perasaan yang lebih buruk. “Lebih Rendah” sering digunakan untuk peringkat, kualitas dalam produk, atau dalam tulisan formal.

Juga, “lebih rendah” sering dipasangkan dengan “terhadap.” “Ini lebih rendah terhadap itu.” “Lebih Buruk” dipasangkan dengan “daripada.” “Ini lebih buruk daripada itu.” Tata bahasanya berbeda.

Ajarkan anak-anak bahwa keduanya berarti kualitas yang lebih rendah. Yang satu baik dan sehari-hari. Yang satu kuat dan bisa menyakitkan.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “Lebih Buruk” untuk perbandingan sehari-hari. “Apel ini rasanya lebih buruk daripada yang itu.” “Saya merasa lebih buruk hari ini daripada kemarin.” “Lebih buruk bersikap jahat daripada diam.”

Gunakan “Lebih Buruk” untuk preferensi. “Saya lebih suka hari hujan daripada hari cerah.” “Kalah lebih buruk daripada tidak bermain sama sekali.”

Gunakan “Lebih Buruk” dalam frasa “lebih buruk daripada.” Selalu gunakan “daripada” dengan “lebih buruk.”

Gunakan “Lebih Rendah” untuk perbandingan formal peringkat atau kualitas. “Merek ini kualitasnya lebih rendah.” “Keterampilannya lebih rendah daripada keterampilannya.” Ini formal.

Gunakan “Lebih Rendah” dalam tulisan atau pengaturan profesional. “Model lama lebih rendah daripada yang baru.” “Produk yang lebih rendah harganya lebih murah.”

Gunakan “Lebih Rendah” dengan sangat hati-hati tentang orang. “Kamu lebih rendah” sangat menyakitkan. Ajarkan anak-anak untuk tidak pernah mengatakan ini tentang orang lain.

Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “lebih buruk” untuk percakapan sehari-hari. Gunakan “lebih rendah” sesekali, hanya untuk perbandingan formal tentang hal-hal, bukan orang.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.

Lebih Buruk:

Gambar saya lebih buruk daripada gambar teman saya.

Teka-teki ini lebih buruk daripada yang kita lakukan kemarin.

Saya merasa lebih buruk setelah makan terlalu banyak permen.

Kalah dalam permainan lebih buruk daripada seri.

Manakah yang lebih buruk? Jari kaki yang terbentur atau sakit kepala?

Lebih Rendah:

Merek generik seringkali lebih rendah daripada merek terkenal.

Dalam catur, pion lebih rendah daripada ratu.

Layar tablet ini lebih rendah daripada model baru.

Tekniknya lebih rendah daripada pemain lain.

Tim yang lebih rendah kalah dengan banyak poin.

Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “lebih buruk” terdengar normal dan sehari-hari. Perhatikan bagaimana “lebih rendah” terdengar lebih formal dan kuat.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan kata-kata ini. Berikut adalah kesalahan umum.

Kesalahan 1: Menggunakan “lebih rendah” dengan “daripada.” “Ini lebih rendah daripada itu” salah. “Lebih Rendah” menggunakan “terhadap.” Benar: Katakan “lebih rendah terhadap.”

Kesalahan 2: Menggunakan “lebih buruk” dengan “terhadap.” “Ini lebih buruk terhadap itu” salah. “Lebih Buruk” menggunakan “daripada.” Benar: Katakan “lebih buruk daripada.”

Kesalahan 3: Menggunakan “lebih rendah” tentang orang dalam percakapan santai. “Kamu lebih rendah dariku” sangat kejam. Jangan pernah mengatakan ini. Benar: Gunakan “lebih buruk” untuk keterampilan. “Saya lebih buruk dalam sepak bola daripada Anda.”

Kesalahan 4: Lupa bahwa “lebih rendah” bisa menjadi kata benda. “Dia lebih rendah dari saya di tempat kerja” berarti peringkat lebih rendah. Itu baik-baik saja tetapi formal. Untuk anak-anak, gunakan kata sifat. Benar: Gunakan “lebih rendah” sebagai kata sifat untuk kualitas.

Kesalahan 5: Terlalu sering menggunakan “lebih rendah.” Jika Anda mengatakan semuanya lebih rendah, kata itu kehilangan kekuatannya dan terdengar negatif. Benar: Simpan “lebih rendah” untuk kesenjangan kualitas yang benar-benar besar.

Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.

Tip memori 1: Pikirkan cemberut dan laporan formal. “Lebih Buruk” adalah cemberut. Kekecewaan sehari-hari. “Lebih Rendah” adalah laporan formal. Penilaian yang kuat dan resmi.

Tip memori 2: Gunakan tangan Anda. Turunkan satu tangan sedikit di bawah yang lain untuk “lebih buruk.” Turunkan satu tangan jauh lebih rendah untuk “lebih rendah.”

Tip memori 3: Tanyakan “apakah saya berbicara tentang hal-hal sehari-hari?” Jika ya, katakan “lebih buruk.” Jika formal atau profesional, katakan “lebih rendah.”

Tip memori 4: Gambarlah dua gambar. Dua apel dengan satu diberi label “lebih buruk” (kurang mengkilap). Dua mobil balap dengan satu diberi label “lebih rendah” (jauh lebih lambat).

Tip memori 5: Gunakan uji “terhadap” versus “daripada.” Jika Anda menggunakan “daripada,” katakan “lebih buruk.” Jika Anda menggunakan “terhadap,” katakan “lebih rendah.”

Latih kiat-kiat ini selama perbandingan keluarga. Camilan mana yang lebih buruk? Jangan pernah mengatakan orang mana yang lebih rendah.

Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.

Latihan 1: Pilih frasa terbaik.

Anda makan kue yang buruk. Kemudian Anda makan yang lebih buruk lagi. Apakah Anda mengatakan: a) Kue kedua lebih buruk b) Kue kedua lebih rendah

Ulasan produk mengatakan “Kualitas merek ini __________ terhadap merek terkemuka.” Apakah Anda mengatakan: a) lebih buruk daripada b) lebih rendah terhadap

Anda ingin mengatakan bahwa Anda merasa kurang sehat hari ini daripada kemarin. Apakah Anda mengatakan: a) Saya merasa lebih buruk b) Saya merasa lebih rendah

Jawaban: 1(a), 2(b — ulasan formal), 3(a)

Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.

“Pilek ini __________ daripada yang saya alami minggu lalu.” (sehari-hari)

“Perangkat lunak lama __________ terhadap versi baru dalam hal kecepatan.” (formal, kuat)

Jawaban: 1. lebih buruk, 2. lebih rendah

Bonus: Mainkan game “Lebih Buruk atau Lebih Rendah”. Sebutkan dua hal. Sepeda dan sepeda yang rusak. Anak itu mengatakan “Sepeda yang rusak lebih buruk daripada yang berfungsi” atau “Sepeda yang rusak lebih rendah daripada yang berfungsi.” Diskusikan kata mana yang lebih cocok. Untuk bersenang-senang, bicarakan mengapa “lebih rendah” lebih kuat.

Ringkasan Gunakan “lebih buruk” untuk perbandingan sehari-hari dengan “daripada.” Ini umum, jelas, dan tidak terlalu kasar. Gunakan “lebih rendah” untuk perbandingan formal dengan “terhadap” ketika kesenjangan kualitasnya besar. Keduanya berarti kualitas yang lebih rendah. Yang satu normal. Yang satu kuat. Ajarkan anak-anak bahwa mengatakan sesuatu lebih buruk itu baik-baik saja. Mengatakan seseorang lebih rendah tidak pernah baik. Pilihlah kata-kata yang membandingkan hal-hal, bukan orang. Itulah cara yang lebih baik.