Musik memenuhi rumah. Lagu pengantar tidur, sajak anak-anak, lagu-lagu konyol. Dua frasa umum menggambarkan membuat musik dengan suara Anda. “Menyanyikan lagu” dan “Melantunkan nada.” Keduanya berarti “menggunakan suara Anda untuk membuat suara musik.” Tetapi yang satu memiliki melodi dan nada. Yang satu memiliki irama dan kata-kata yang diucapkan. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Musik meningkatkan suasana hati dan membangun otak. Kata-kata yang tepat menggambarkan jenis musik vokal. Mari kita jelajahi dua ekspresi vokal ini.
Apa Arti Ekspresi Ini? “Menyanyikan lagu” berarti “menghasilkan suara musik dengan suara Anda menggunakan nada dan melodi.” Anda naik dan turun dalam nada. Anda menahan nada. Anda mengikuti nada.
Untuk seorang anak, pikirkan “Twinkle, Twinkle, Little Star.” “Menyanyikan lagu” mengatakan “Gunakan suara nyanyian Anda. Buat nada naik dan turun.”
“Melantunkan nada” berarti “mengucapkan atau melafalkan kata-kata dalam pola berirama tanpa perubahan nada.” Sebuah nyanyian seperti ucapan berirama. Ia memiliki ketukan tetapi bukan melodi.
Untuk seorang anak, pikirkan sorak-sorai olahraga. “Melantunkan nada” mengatakan “Ucapkan kata-kata dalam irama. Bertepuk tangan atau menghentak kaki. Tidak perlu suara nyanyian.” Kedua frasa berarti musik vokal. Keduanya mengatakan “gunakan suara Anda.” Keduanya tampak serupa karena orang menggunakan keduanya untuk membuat musik. Namun yang satu menggunakan melodi. Yang satu hanya menggunakan irama.
Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah melodi. “Menyanyikan lagu” menggunakan perubahan nada. Anda menyanyikan nada tinggi dan nada rendah. “Melantunkan nada” menggunakan satu nada atau suara yang diucapkan. Itu adalah ucapan berirama.
Perbedaan lainnya adalah kompleksitas. Bernyanyi biasanya memiliki rentang nada yang lebih luas. Melantunkan lebih sederhana. Itu dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan tanpa kemampuan bernyanyi.
Satu lagi perbedaan adalah kelaziman. Anak-anak menyanyikan lagu sepanjang waktu. Mereka melantunkan dalam permainan (“Eeny, meeny, miny, moe”) atau sorak-sorai.
Juga, melantunkan sering digunakan dalam kelompok. “Mari kita melantunkan bersama.” Bernyanyi bisa solo atau grup.
Ajarkan anak-anak bahwa keduanya menyenangkan. Yang satu untuk melodi. Yang satu untuk irama.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “Menyanyikan lagu” untuk melodi. “Mari kita menyanyikan lagu bersama.” “Dia menyanyikan sebuah lagu di acara bakat.” “Nyanyikan lagu pengantar tidur untuk membantu bayi tidur.”
Gunakan “Menyanyikan lagu” untuk sajak anak-anak dengan nada. “Nyanyikan ‘The Wheels on the Bus.’”
Gunakan “Menyanyikan lagu” untuk kapan saja Anda menggunakan suara nyanyian.
Gunakan “Melantunkan nada” untuk ucapan berirama. “Mari kita melantunkan nada saat kita berbaris.” “Kerumunan melantunkan nama tim.”
Gunakan “Melantunkan nada” untuk sajak berhitung. “Lantunkan angka-angka dalam irama.”
Gunakan “Melantunkan nada” untuk permainan. “Lantunkan ‘Duck, Duck, Goose’ saat Anda berjalan-jalan.”
Orang tua dapat mencontoh keduanya. Nyanyikan lagu saat tidur. Lantunkan selama permainan dan sorak-sorai.
Contoh Kalimat untuk Anak-anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.
Menyanyikan lagu:
Mari kita menyanyikan lagu tentang hujan.
Saya suka menyanyikan lagu saat saya bahagia.
Dia menyanyikan sebuah lagu untuk neneknya.
Menyanyikan lagu bersamaku. Apakah kamu tahu “Old MacDonald”?
Dia menyanyikan sebuah lagu di drama sekolah.
Melantunkan nada:
Anak-anak melantunkan nada saat mereka melompat tali.
Mari kita melantunkan nada untuk membantu kita membersihkan.
Lantunkan irama: “Kiri, kiri, kiri, kanan, kiri.”
Kerumunan melantunkan nama pemain.
Dia melantunkan kata-kata ejaan untuk mengingatnya.
Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “menyanyikan lagu” memiliki melodi. Perhatikan bagaimana “melantunkan nada” memiliki irama dan suara yang diucapkan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan frasa-frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.
Kesalahan 1: Mengatakan “melantunkan lagu.” “Melantunkan lagu” tidak umum. Sebuah nyanyian bukanlah sebuah lagu. Sebuah lagu memiliki melodi. Benar: Katakan “menyanyikan lagu” untuk melodi. Katakan “melantunkan” untuk irama.
Kesalahan 2: Mengatakan “menyanyikan nyanyian.” Sebuah nyanyian diucapkan, tidak dinyanyikan. Jadi Anda tidak dapat menyanyikan sebuah nyanyian. Benar: Katakan “melakukan nyanyian” atau “melantunkan.”
Kesalahan 3: Lupa bahwa melantunkan itu diucapkan. Gunakan suara bicara Anda, bukan suara nyanyian Anda. Benar: Bicaralah dalam irama.
Kesalahan 4: Berpikir bahwa melantunkan kurang berharga. Melantunkan membangun irama, memori, dan ikatan kelompok. Benar: Hargai bernyanyi dan melantunkan.
Kesalahan 5: Malu. Semua orang bisa melantunkan. Anda tidak memerlukan suara nyanyian yang bagus. Benar: Dorong partisipasi.
Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.
Tip memori 1: Pikirkan tentang burung dan drum. “Menyanyikan lagu” adalah burung. Melodi. “Melantunkan nada” adalah drum. Irama.
Tip memori 2: Gunakan tangan Anda. Gerakkan tangan Anda ke atas dan ke bawah seperti melodi untuk “menyanyikan lagu.” Ketuk irama yang stabil untuk “melantunkan nada.”
Tip memori 3: Tanyakan “apakah itu memiliki nada tinggi dan rendah?” Ya = “menyanyikan lagu.” Tidak, hanya irama = “melantunkan nada.”
Tip memori 4: Gambarlah dua gambar. Seorang anak dengan not musik mengambang = “menyanyikan lagu.” Seorang anak dengan titik irama = “melantunkan nada.”
Tip memori 5: Gunakan “tes suara.” Suara nyanyian = “menyanyikan lagu.” Suara bicara = “melantunkan.”
Latih tips ini selama waktu musik. Coba keduanya.
Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.
Latihan 1: Pilih frasa terbaik.
Anda ingin menyanyikan “Happy Birthday” dengan melodi. Apakah Anda mengatakan: a) Menyanyikan lagu b) Melantunkan nada
Kerumunan olahraga meneriakkan “De-fense! De-fense!” dalam irama. Apakah Anda mengatakan: a) Menyanyikan lagu b) Melantunkan
Seorang anak melafalkan “One, two, buckle my shoe” dalam irama tanpa melodi. Apakah Anda mengatakan: a) Menyanyikan lagu b) Melantunkan
Jawaban: 1(a), 2(b), 3(b)
Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.
“Mari kita __________ tentang persahabatan.” (melodi)
“Kelas __________ tabel perkalian.” (irama, diucapkan)
Jawaban: 1. menyanyikan lagu, 2. melantunkan
Bonus: Mainkan game “Melodi atau Irama”. Dengungkan sebuah melodi. Tanyakan “Apakah saya menyanyikan sebuah lagu?” (ya). Ketuk irama dan ucapkan kata-kata. Tanyakan “Apakah saya melantunkan nada?” (ya). Kemudian beralih. Minta anak Anda menebak yang mana.
Penutup Gunakan “menyanyikan lagu” untuk musik vokal dengan melodi, perubahan nada, dan suara nyanyian. Gunakan “melantunkan nada” untuk kata-kata berirama yang diucapkan tanpa melodi, seringkali dalam permainan, sorak-sorai, atau alat bantu memori. Keduanya adalah ekspresi musik yang menyenangkan. Yang satu menggunakan melodi. Yang satu menggunakan irama. Ajarkan anak-anak bahwa musik hadir dalam berbagai bentuk. Bernyanyi di kamar mandi. Lantunkan saat Anda membersihkan. Buatlah suara yang gembira. Dunia membutuhkan suara Anda. Jadi nyanyikan sebuah lagu. Lantunkan nada. Penuhi udara dengan kebahagiaan. Itulah musik. Itulah hidup. Sekarang mulailah bernyanyi. Atau melantunkan. Mulailah saja. Nada pertama adalah yang paling sulit. Kemudian kegembiraan dimulai. Nikmati setiap suara. Anda seorang musisi. Percayalah. Terus bernyanyi. Terus melantunkan. Terus bersukacita.
















