Kapan Anak Harus Mencoba “Menemukannya” Sendiri Daripada Meminta Seseorang untuk “Menemukannya” untuk Mereka?

Kapan Anak Harus Mencoba “Menemukannya” Sendiri Daripada Meminta Seseorang untuk “Menemukannya” untuk Mereka?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Benda-benda hilang. Kaos kaki menghilang. Mainan bersembunyi. Dua kata umum menggambarkan pencarian. “Temukan” dan “Temukan.” Keduanya berarti “menemukan di mana sesuatu berada.” Tetapi yang satu adalah bahasa sehari-hari. Yang satu lebih formal. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Mencari membangun keterampilan memecahkan masalah. Kata-kata yang tepat memberi tahu seseorang apa yang harus dilakukan. Mari kita jelajahi dua ekspresi penemuan ini.

Apa Arti Ekspresi Ini? “Temukan” berarti “melihat atau menemukan di mana sesuatu berada setelah mencari.” Sederhana dan langsung. Ini adalah cara paling umum untuk berbicara tentang pencarian.

Untuk seorang anak, pikirkan mencari sepatu yang hilang di bawah tempat tidur. “Temukan” mengatakan “Cari sampai kamu melihatnya. Maka kamu telah menemukannya.”

“Temukan” juga berarti “menemukan sesuatu.” Tetapi kedengarannya lebih formal dan tepat. Seringkali berarti untuk mencari tahu posisi yang tepat. Ini mungkin melibatkan peta, koordinat, atau teknologi.

Untuk seorang anak, pikirkan peta harta karun dengan X. “Temukan” mengatakan “Gunakan peta untuk menunjukkan titik yang tepat.” Kedua frasa tersebut berarti menemukan di mana sesuatu berada. Keduanya mengatakan “cari dan temukan.” Mereka tampak serupa karena orang menggunakan keduanya ketika sesuatu hilang. Namun yang satu untuk pencarian sehari-hari. Yang satu untuk penemuan yang tepat atau formal.

Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah formalitas. “Temukan” itu kasual dan sehari-hari. Kamu mengatakannya di rumah, di sekolah, di mana saja. “Temukan” lebih formal. Kamu melihatnya dalam instruksi, peta, atau pengaturan profesional.

Perbedaan lainnya adalah ketepatan. “Temukan” bisa berarti hanya melihatnya. “Temukan” seringkali berarti mengidentifikasi posisi yang tepat. “Temukan kota di peta” berarti tunjukkan persisnya.

Satu lagi perbedaan adalah usaha. “Temukan” bisa cepat. “Saya menemukan kunci saya di atas meja.” “Temukan” seringkali menyiratkan lebih banyak usaha atau teknologi. “Radar menemukan pesawat.”

Juga, “temukan” dapat digunakan untuk mengatur suatu tempat. “Perusahaan itu menempatkan kantornya di kota.” “Temukan” tidak bisa.

Ajarkan anak-anak bahwa keduanya berarti menemukan. Yang satu untuk sehari-hari. Yang satu untuk penemuan yang tepat atau formal.

Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “Temukan” untuk barang-barang yang hilang sehari-hari. “Bisakah kamu menemukan kacamataku?” “Saya tidak dapat menemukan tas punggung saya.” “Temukan sebelum kita pergi.”

Gunakan “Temukan” untuk mencari di rumah atau sekolah. “Temukan jawabannya di buku.” “Temukan krayon merah.”

Gunakan “Temukan” sebagai instruksi sederhana. “Pergi temukan sendiri.”

Gunakan “Temukan” untuk instruksi formal. “Temukan perpustakaan di peta ini.” “Silakan temukan nomor tempat dudukmu.”

Gunakan “Temukan” untuk teknologi atau alat. “GPS dapat menemukan ponselmu.” “Gunakan aplikasi untuk menemukan toko terdekat.”

Gunakan “Temukan” dalam tulisan atau petunjuk resmi. “Temukan pintu keluar darurat sebelum lepas landas.”

Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “temukan” untuk sehari-hari. Gunakan “temukan” saat membaca peta atau menggunakan teknologi.

Contoh Kalimat untuk Anak-anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.

Temukan:

Saya perlu menemukan kaus kaki saya yang hilang.

Bisakah kamu menemukannya di bawah sofa?

Temukan dengan cepat. Kita terlambat.

Dia menemukannya di sakunya.

Temukan sendiri. Saya sibuk.

Temukan:

Temukan sekolah di peta kota.

Radar akan menemukan badai.

Silakan temukan tempat dudukmu sebelum pertunjukan dimulai.

Bisakah kamu menemukan alat pemadam kebakaran terdekat?

Gunakan kunci untuk menemukan harta karun di peta.

Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “temukan” terdengar kasual dan sehari-hari. Perhatikan bagaimana “temukan” terdengar lebih formal dan tepat.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan kata-kata ini. Berikut adalah kesalahan umum.

Kesalahan 1: Menggunakan “temukan” untuk menemukan mainan yang hilang. “Saya perlu menemukan boneka beruang saya” terdengar terlalu formal. Mainan tidak membutuhkan teknologi lokasi. Benar: Katakan “Saya perlu menemukan boneka beruang saya.”

Kesalahan 2: Menggunakan “temukan” untuk peta atau GPS. “Temukan kota di peta” baik-baik saja. Tetapi “temukan kota” lebih tepat. Benar: Keduanya berfungsi. “Temukan” lebih baik untuk peta.

Kesalahan 3: Lupa bahwa “temukan” membutuhkan objek. “Temukan” harus memiliki sesuatu untuk ditemukan. “Bisakah kamu menemukan?” tidak lengkap. Benar: Katakan “Bisakah kamu menemukan pintu keluar?”

Kesalahan 4: Menggunakan “temukan” untuk mendirikan kantor. “Perusahaan menemukan kantornya di New York” salah. Benar: Katakan “Perusahaan menempatkan kantornya di New York.”

Kesalahan 5: Tidak mencoba untuk “menemukannya” terlebih dahulu. Anak-anak sering meminta bantuan terlalu cepat. Dorong mereka untuk mencoba menemukannya sendiri. Benar: Katakan “Cobalah untuk menemukannya sendiri sebelum kamu bertanya.”

Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.

Tips memori 1: Pikirkan tentang kaus kaki yang hilang dan peta harta karun. “Temukan” adalah kaus kaki yang hilang. Pencarian sehari-hari. “Temukan” adalah peta harta karun. Tepat, formal.

Tips memori 2: Gunakan tanganmu. Tangkupkan matamu seperti teropong untuk “temukan” (melihat). Telusuri peta imajiner dengan jarimu untuk “temukan” (menunjukkan).

Tips memori 3: Tanyakan “apakah ini peta atau ruangan?” Peta atau GPS = “temukan.” Ruangan atau rumah = “temukan.”

Tips memori 4: Gambarlah dua gambar. Seorang anak melihat di bawah tempat tidur = “temukan.” Seorang anak menunjuk ke peta = “temukan.”

Tips memori 5: Gunakan “tes formal.” Jika kamu membaca instruksi atau menggunakan teknologi, katakan “temukan.” Jika kamu berbicara dengan keluarga, katakan “temukan.”

Latih kiat-kiat ini selama perburuan harta karun. Gunakan kedua kata tersebut.

Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.

Latihan 1: Pilih frasa terbaik.

Anakmu kehilangan buku perpustakaan di suatu tempat di rumah. Apakah kamu mengatakan: a) Temukan b) Temukan

Kamu menggunakan aplikasi ponsel untuk melihat di mana sebuah toko berada. Apakah kamu mengatakan: a) Temukan toko b) Temukan toko

Peta mengatakan “______ stasiun polisi terdekat.” Apakah kamu mengatakan: a) Temukan b) Temukan

Jawaban: 1(a), 2(a atau b — keduanya berfungsi, “temukan” lebih formal), 3(b — peta sering mengatakan “temukan”)

Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.

“Saya tidak dapat __________ sepatu saya di mana saja.” (barang hilang sehari-hari)

“Silakan __________ kamar mandi di denah lantai.” (formal, tepat)

Jawaban: 1. temukan, 2. temukan

Bonus: Mainkan game “Hilang dan Ditemukan”. Sembunyikan mainan kecil di dalam ruangan. Katakan “Temukan!” (pencarian kasual). Kemudian gunakan peta ruangan untuk mengatakan “Temukan!” (tepat). Diskusikan perbedaannya. Mana yang lebih cepat? Mana yang lebih tepat?

Ringkasan Gunakan “temukan” untuk pencarian sehari-hari untuk barang-barang yang hilang di rumah atau sekolah. Gunakan “temukan” untuk situasi formal, peta, GPS, atau penentuan posisi yang tepat. Keduanya berarti menemukan di mana sesuatu berada. Yang satu sederhana dan umum. Yang satu formal dan tepat. Ajarkan anak-anak bahwa mencari adalah sebuah keterampilan. Menemukan membutuhkan kesabaran. Menemukan membutuhkan alat. Cobalah untuk menemukannya sendiri terlebih dahulu. Kemudian minta bantuan. Kamu akan menjadi pencari yang hebat dalam waktu singkat. Dan ingat, terkadang cara terbaik untuk menemukan sesuatu adalah dengan berhenti mencari. Itu akan muncul. Itulah kebenaran yang lucu. Sekarang pergilah dan temukan sesuatu yang indah.