Pagi hari bisa jadi sibuk. Sepatu butuh waktu lama untuk dipakai. Sarapan berjalan lambat. Orang tua perlu anak-anak bergerak lebih cepat. Dua frasa umum mendesak kecepatan. “Cepat” dan “Bergegas.” Keduanya berarti “bergerak lebih cepat.” Tetapi keduanya membawa perasaan yang berbeda. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Meminta seseorang untuk mempercepat membutuhkan kebaikan. Kata-kata yang tepat mendorong tanpa terlalu memaksa. Mari kita jelajahi dua ungkapan mendesak ini.
Apa Arti Ungkapan Ini? “Cepat” berarti “berhentilah lambat. Tingkatkan kecepatanmu sekarang.” Seringkali terdengar tidak sabar. Membawa perasaan kehabisan waktu.
Untuk seorang anak, pikirkan tentang jam mundur. “Cepat” mengatakan “Waktunya hampir habis. Bergerak lebih cepat sekarang juga.”
“Bergegas” juga berarti “bergerak cepat.” Tetapi terdengar lebih lembut. Memberikan arahan tanpa emosi yang kuat. Terdengar lebih seperti nasihat.
Untuk seorang anak, pikirkan tentang kelinci yang melompat cepat. “Bergegas” mengatakan “Cobalah untuk cepat seperti kelinci. Kamu bisa melakukannya.” Kedua frasa meminta kecepatan. Keduanya mengatakan “jangan lambat.” Keduanya tampak serupa karena orang tua menggunakan keduanya saat terlambat. Namun yang satu terdengar mendesak dan frustrasi. Yang lainnya terdengar seperti pengingat yang bermanfaat.
Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah emosi. “Cepat” seringkali membawa frustrasi. Pembicara merasa stres. Kata-kata keluar dengan tajam.
“Bergegas” membawa lebih sedikit emosi. Pembicara memberikan arahan yang tenang. Tidak ada frustrasi. Hanya fakta.
Perbedaan lainnya adalah formalitas. “Cepat” terasa sangat kasual. Orang tua mengatakannya kepada anak-anak. Teman mengatakannya kepada teman. Kamu tidak akan mengatakannya kepada atasan.
“Bergegas” terdengar sedikit lebih sopan. Kamu bisa mengatakannya dalam lebih banyak situasi. “Tolong bergegas” terdengar lebih baik daripada “tolong cepat.”
Satu lagi perbedaan adalah jangka waktu. “Cepat” menunjukkan bahwa orang tersebut telah lambat untuk sementara waktu. Pembicara lelah menunggu. “Bergegas” menunjukkan bahwa tugas baru saja dimulai. Pembicara memberikan nasihat awal.
Juga, “cepat” bisa terdengar seperti perintah. “Bergegas” terdengar seperti saran.
Ajarkan anak-anak bahwa keduanya meminta kecepatan. Yang satu berteriak. Yang satu berbisik.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “Cepat” saat kamu benar-benar terlambat. Bus datang dalam satu menit. Filmnya mulai sekarang. Kamu tidak punya waktu lagi. Katakan “Cepat!”
Gunakan “Cepat” saat seseorang telah lambat untuk waktu yang lama. Anakmu membutuhkan waktu sepuluh menit untuk memakai satu sepatu. Katakan “Cepat, tolong.”
Gunakan “Cepat” hanya saat kecepatan sangat penting. Jika kamu menggunakannya untuk segalanya, anak-anak berhenti mendengarkan.
Gunakan “Bergegas” untuk permintaan kecepatan sehari-hari. Seorang anak berjalan lambat ke mobil. Katakan “Bergegas, tolong.” Seorang anak membutuhkan waktu untuk memilih camilan. Katakan “Bergegas. Kita harus pergi.”
Gunakan “Bergegas” saat kamu ingin tetap tenang. Katakan “Bergegas” dengan suara normal. Itu menjaga pagi tetap damai.
Gunakan “Bergegas” untuk tugas-tugas kecil. “Bergegas mencuci tanganmu.” “Bergegas mengambil tas punggungmu.” Ini tidak membutuhkan urgensi yang kuat.
Orang tua dapat mencontoh keduanya. Simpan “cepat” untuk keadaan darurat yang sebenarnya. Gunakan “bergegas” untuk terburu-buru yang normal. Anak-anak belajar membedakan dari suaramu.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat didengar anak-anak.
Cepat:
Cepat, atau kita akan ketinggalan bus.
Tolong cepat. Toko tutup dalam lima menit.
Cepat dengan sepatumu. Semua orang menunggu.
Cepat! Pengatur waktu berbunyi.
Aku sudah mengatakan cepat tiga kali.
Bergegas:
Bergegas memilih sereal. Kita harus pergi.
Bergegas mengikat sepatumu. Kita hampir terlambat.
Tolong bergegas. Aku menunggumu.
Bergegas dengan jawaban itu. Permainannya cepat.
Bergegas. Hujan mulai turun.
Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “cepat” terdengar lebih stres. Perhatikan bagaimana “bergegas” terdengar lebih tenang dan lebih pendek.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Orang tua membuat kesalahan dengan frasa-frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.
Kesalahan 1: Mengatakan “cepat” sepanjang pagi. “Cepat makan. Cepat berpakaian. Cepat sikat gigimu.” Anak merasa terburu-buru sepanjang hari. Benar: Katakan “bergegas” atau tunggu saja. Tidak semuanya membutuhkan kecepatan.
Kesalahan 2: Berteriak “cepat” dari ruangan lain. Anak tidak dapat mendengar dengan baik. Mereka tidak tahu untuk apa harus cepat. Benar: Pergi ke anak. Lakukan kontak mata. Ucapkan dengan tenang.
Kesalahan 3: Tidak pernah memberikan alasan untuk kecepatan. “Cepat” saja membingungkan anak-anak. Mereka tidak tahu mengapa kecepatan itu penting. Benar: Katakan “Cepat karena taksi sudah ada di sini” atau “Bergegas agar kita bisa bermain sebelum makan malam.”
Kesalahan 4: Menggunakan kedua frasa dalam satu kalimat. “Cepat dan bergegas!” Ini terdengar konyol. Keduanya berarti sama. Benar: Pilih salah satu. Ucapkan sekali.
Kesalahan 5: Lupa mengucapkan terima kasih. Setelah anak bergegas, ucapkan terima kasih. Ini mengajarkan bahwa kecepatan membantu keluarga. Benar: “Terima kasih sudah bergegas. Sekarang kita tepat waktu.”
Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.
Tips memori 1: Pikirkan tentang alarm kebakaran dan pengatur waktu. “Cepat” adalah alarm kebakaran. Keras dan mendesak. Gunakan jarang. “Bergegas” adalah pengatur waktu dapur. Lembut dan membantu. Gunakan sering.
Tips memori 2: Gunakan suaramu. Suara keras, tajam = “cepat.” Suara tenang, sedang = “bergegas.”
Tips memori 3: Pikirkan tentang menit yang tersisa. 1-2 menit tersisa = “cepat.” 5-10 menit tersisa = “bergegas.”
Tips memori 4: Gambarlah dua jam. Satu jam menunjukkan satu menit sebelum jam. Tulis “cepat.” Satu jam menunjukkan sepuluh menit sebelum jam. Tulis “bergegas.”
Tips memori 5: Gunakan aturan “sekali sehari” untuk “cepat.” Cobalah untuk mengatakan “cepat” hanya sekali sehari. Katakan “bergegas” sebanyak yang kamu butuhkan. Ini membuat “cepat” istimewa dan serius.
Latih tips ini selama saat-saat tenang. Bicaralah tentang saat-saat kamu benar-benar perlu bergegas.
Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan-latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.
Latihan 1: Pilih frasa terbaik.
Bus sekolah ada di ujung jalan. Itu akan berangkat dalam 30 detik. Apakah kamu mengatakan: a) Cepat b) Bergegas
Anakmu membutuhkan waktu lama untuk memilih buku. Kamu punya waktu lima menit sebelum makan malam. Apakah kamu mengatakan: a) Cepat b) Bergegas
Kamu tidak terlambat. Tetapi kamu ingin anakmu berjalan lebih cepat ke mobil. Apakah kamu mengatakan: a) Cepat b) Bergegas
Jawaban: 1(a), 2(b), 3(b)
Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.
“__________! Kereta akan berangkat sekarang juga!” (sangat mendesak)
“__________ mengambil jaketmu. Kita akan pergi dalam dua menit.” (tenang, awal)
Jawaban: 1. Cepat, 2. Bergegas
Bonus: Mainkan permainan “Suara Kecepatan”. Satu orang berpura-pura lambat. Yang lainnya mengatakan “cepat” atau “bergegas” dengan suara yang tepat. Tebak frasa mana yang digunakan. Bicaralah tentang bagaimana perasaan masing-masing.
Penutup Katakan “cepat” hanya untuk keadaan darurat yang sebenarnya saat waktu hampir habis. Katakan “bergegas” untuk pengingat lembut sehari-hari tentang kecepatan. Keduanya meminta anak-anak untuk bergerak lebih cepat. Yang satu adalah alarm kebakaran. Yang satu adalah dorongan lembut. Pilihlah dengan bijak. Dan selalu ucapkan terima kasih saat mereka mendengarkan.
















