Anak-anak meletakkan benda-benda berdekatan. Cangkir di dekat piring. Mainan di dekat buku. Teman di dekat teman. Dua frasa umum menggambarkan kedekatan: “Di samping” dan “Di sebelah.” Keduanya berarti “di sisi” atau “sangat dekat.” Keduanya mengatakan “tidak jauh.” Tetapi yang satu lebih umum dalam percakapan sehari-hari. Yang satu terdengar sedikit lebih formal. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Mendeskripsikan letak benda membantu orang lain menemukannya. Kata-kata yang tepat melukiskan gambaran yang jelas. Mari kita jelajahi dua ungkapan kedekatan ini.
Apa Arti Ungkapan Ini? “Di samping” berarti “tepat di sisi.” Tidak ada apa pun di antara kedua benda itu. Mereka bersentuhan atau sangat dekat. Frasa ini terdiri dari dua kata.
Untuk seorang anak, pikirkan dua kursi yang bersentuhan. “Di samping” mengatakan “Kursi-kursi itu berbagi sisi. Tidak ada ruang di antara mereka.”
“Di sebelah” juga berarti “di sisi.” Berasal dari “di sisi.” Artinya sama: sangat dekat, berdampingan.
Untuk seorang anak, pikirkan seekor anjing yang berbaring di kaki pemiliknya. “Di sebelah” mengatakan “Anjing itu berada di sisi orang itu. Dekat dan dekat.” Kedua frasa tersebut berarti kedekatan berdampingan. Keduanya mengatakan “tidak di depan atau di belakang.” Keduanya tampak serupa karena orang-orang menggunakan keduanya untuk mengatakan bahwa dua hal berdekatan. Namun yang satu lebih umum dalam berbicara. Yang satu sedikit lebih formal.
Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah keumuman. “Di samping” sangat umum dalam percakapan sehari-hari. Anak-anak mendengarnya sepanjang waktu. “Di sebelah” kurang umum. Kedengarannya sedikit lebih formal atau sastra.
Perbedaan lainnya adalah panjangnya. “Di samping” memiliki dua kata dan tiga suku kata. “Di sebelah” memiliki satu kata dan dua suku kata. “Di sebelah” lebih pendek.
Satu lagi perbedaan adalah penggunaan dengan “dari.” Anda tidak pernah mengatakan “di sebelah dari.” “Di samping” juga tidak pernah menggunakan “dari.” Tetapi “di sebelah” dapat dikacaukan dengan “selain,” yang berarti “selain itu.”
Juga, “di sebelah” dapat berarti “dibandingkan dengan” dalam beberapa frasa. “Itu bukan apa-apa dibandingkan dengan apa yang telah saya lihat.” “Di samping” tidak memiliki arti itu.
Ajarkan anak-anak bahwa keduanya berarti berdampingan. Yang satu untuk percakapan sehari-hari. Yang satu untuk menulis.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “Di samping” untuk berbicara sehari-hari. “Duduk di sampingku saat makan malam.” “Sekolah berada di samping perpustakaan.” “Letakkan sepatumu di samping pintu.”
Gunakan “Di samping” jika Anda ingin sangat jelas. Setiap anak memahami “di samping.”
Gunakan “Di samping” untuk petunjuk arah. “Toko yang Anda inginkan ada di samping bank.” “Kursi Anda ada di samping jendela.”
Gunakan “Di sebelah” dalam tulisan atau pidato formal. “Dia berdiri di sebelah kuburan.” “Ksatria itu bertarung di sebelah rajanya.” Kedengarannya lebih serius.
Gunakan “Di sebelah” dalam cerita. “Anak laki-laki itu duduk di sebelah sungai.” “Di sebelah perapian, kucing itu tidur.”
Gunakan “Di sebelah” dalam frasa tetap. “Di luar diri Anda” berarti sangat kesal. “Di luar poin” berarti tidak relevan. “Di samping” tidak berfungsi di sini.
Orang tua dapat mencontohkan keduanya. Katakan “di samping” untuk percakapan sehari-hari. Gunakan “di sebelah” untuk cerita atau momen formal.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.
Di samping:
Saya duduk di samping sahabat saya saat makan siang. Pensil itu ada di samping penghapus. Bisakah kamu parkir di samping mobil biru itu? Kamar mandi ada di samping dapur. Letakkan balok merah di samping yang biru.
Di sebelah:
Kucing itu tidur di sebelah perapian yang hangat. Dia berjalan di sebelah kakeknya. Sebuah meja kecil berdiri di sebelah tempat tidur. Dia duduk di sebelah saya selama film. Anjing itu berbaring di sebelah pemiliknya.
Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “di samping” terdengar alami untuk sehari-hari. Perhatikan bagaimana “di sebelah” terdengar sedikit lebih seperti cerita.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan frasa-frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.
Kesalahan 1: Terlalu sering menggunakan “di sebelah” dalam percakapan santai. “Ayo duduk di sebelahku” baik-baik saja tetapi kurang umum daripada “di samping.” Mungkin terdengar sedikit kuno. Benar: Gunakan “di samping” untuk undangan sehari-hari.
Kesalahan 2: Mengacaukan “di sebelah” dengan “selain.” “Selain” berarti “selain itu.” “Saya ingin air selain jus.” “Di sebelah” berarti “di samping.” Sangat berbeda. Benar: Ingat: “di sebelah” = sisi. “selain” = tambahan.
Kesalahan 3: Mengatakan “di samping dari” atau “di sebelah dari.” “Di samping dari rumah” salah. “Di sebelah dari saya” salah. Benar: Katakan saja “di samping rumah” atau “di sebelah saya.”
Kesalahan 4: Menggunakan “di samping” untuk perbandingan abstrak. “Di samping nilai Anda, nilai saya rendah.” Ini adalah bahasa Inggris yang benar tetapi formal. “Di sebelah” juga berfungsi. Benar: Keduanya berfungsi. “Di sebelah” lebih sastra.
Kesalahan 5: Lupa bahwa keduanya berarti sangat dekat, bukan hanya dekat. “Di samping” berarti menyentuh atau hampir menyentuh. Tidak di seberang ruangan. Benar: Untuk kedekatan umum, katakan “dekat” atau “dekat dengan.”
Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.
Tip memori 1: Pikirkan sebuah kursi dan buku cerita. “Di samping” adalah kursi. Sehari-hari, umum. “Di sebelah” adalah buku cerita. Lebih formal, puitis.
Tip memori 2: Gunakan tangan Anda. Letakkan kedua jari telunjuk Anda berdampingan yang menyentuh = “di samping” atau “di sebelah.” Artinya sama.
Tip memori 3: Ingat huruf X. “Berikutnya” memiliki X. X menandai tempatnya. Sangat jelas.
Tip memori 4: Gambarlah dua gambar. Dua apel yang bersentuhan berlabel “di samping / di sebelah.” Kemudian gambarlah wajah bingung untuk “selain” (tambahan, berbeda).
Tip memori 5: Gunakan tes “sisi”. “Di sebelah” memiliki kata “sisi” di dalamnya. Artinya di samping. “Di samping” juga berarti sisi. Mereka sama.
Latih kiat-kiat ini selama kegiatan sehari-hari. Tempatkan benda-benda di samping satu sama lain. Ucapkan kedua frasa tersebut.
Waktu Latihan Cepat Coba latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.
Latihan 1: Pilih frasa terbaik.
Anda ingin anak Anda meletakkan cangkirnya di dekat piringnya di meja makan. Apakah Anda mengatakan: a) Letakkan cangkirmu di samping piringmu b) Letakkan cangkirmu di sebelah piringmu
Anda sedang menulis puisi tentang pohon di tepi sungai. Apakah Anda menulis: a) Pohon itu berdiri di samping sungai b) Pohon itu berdiri di sebelah sungai
Anda ingin mengatakan “selain itu” dalam sebuah kalimat. Apakah Anda mengatakan: a) Di samping b) Selain
Jawaban: 1(a atau b — keduanya baik-baik saja, “di samping” lebih umum), 2(b — “di sebelah” lebih puitis), 3(b)
Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.
“Toko mainan ada __________ toko sepatu. Anda tidak bisa melewatkannya.” (sehari-hari, umum)
“Dia berjalan __________ ibunya, memegang tangannya.” (sedikit lebih sastra, baik-baik saja)
Jawaban: 1. di samping, 2. di sebelah (atau di samping)
Bonus: Mainkan game “Side by Side”. Tempatkan dua mainan di samping satu sama lain. Katakan “Mainan ini ada di samping mainan itu.” Kemudian katakan “Mainan ini ada di sebelah mainan itu.” Apakah mereka memiliki arti yang sama? Ya. Kemudian letakkan mainan ketiga jauh. Katakan “Mainan ini dekat dengan mainan itu.” Bicarakan tentang perbedaan antara “di samping” (menyentuh atau sangat dekat) dan “dekat” (jarak tertentu).
Ringkasan Gunakan “di samping” untuk percakapan sehari-hari saat dua hal berdampingan. Gunakan “di sebelah” untuk menulis atau momen yang lebih formal. Keduanya berarti hal yang sama: di sisi, sangat dekat. Yang satu umum. Yang satu sedikit lebih sastra. Jangan bingung “di sebelah” dengan “selain.” Dan ingat, di samping atau di sebelah, dekat dengan seseorang adalah hal yang baik.
















