Mengapa Anak-Anak Mengatakan “Sekarang Juga” Alih-alih “Saat Ini” Ketika Mereka Membutuhkan Sesuatu?

Mengapa Anak-Anak Mengatakan “Sekarang Juga” Alih-alih “Saat Ini” Ketika Mereka Membutuhkan Sesuatu?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anak-anak hidup di masa kini. Mereka menginginkan sesuatu sekarang. Mereka merasakan sesuatu sekarang. Dua frasa umum menggambarkan saat ini. “Sekarang juga” dan “Saat ini.” Keduanya berarti “tepat pada waktu ini.” Tetapi salah satunya terdengar mendesak. Yang satu lagi terdengar lebih bijaksana. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Berbicara tentang saat ini membantu anak-anak mengungkapkan urgensi. Kata-kata yang tepat berbagi betapa mendesaknya sesuatu itu terasa. Mari kita jelajahi dua ekspresi waktu sekarang ini.

Apa Arti Ekspresi Ini? “Sekarang juga” berarti “tepat pada detik ini” atau “segera.” Kata “juga” menambahkan penekanan. Itu berarti tidak ada penundaan. Tidak ada menunggu.

Untuk seorang anak, pikirkan jentikan jari. “Sekarang juga” mengatakan “Detik ini. Bukan detik berikutnya. Yang ini.”

“Saat ini” juga berarti “tepat pada waktu ini.” Tetapi kedengarannya lebih tenang. Itu menggambarkan apa yang sedang terjadi tanpa menuntut kecepatan.

Untuk seorang anak, pikirkan sebuah foto. “Saat ini” mengatakan “Tepat ketika kamera mengklik. Potongan waktu itu.” Kedua frasa tersebut berarti saat ini. Keduanya mengatakan “tidak nanti.” Mereka tampak serupa karena orang-orang menggunakan keduanya untuk berbicara tentang sekarang. Namun yang satu meminta tindakan. Yang satu hanya menggambarkan.

Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah urgensi. “Sekarang juga” sering kali disertai dengan permintaan atau perasaan yang kuat. “Kemarilah sekarang juga.” “Saya butuh bantuan sekarang juga.” Itu mendorong tindakan segera.

“Saat ini” menggambarkan saat ini tanpa mendorong. “Saat ini, saya bahagia.” “Saat ini, bel berdering.” Itu lebih tenang.

Perbedaan lainnya adalah formalitas. “Saat ini” terdengar lebih formal dan dewasa. Anda mendengarnya dalam cerita dan pidato. “Sekarang juga” terdengar santai dan sehari-hari. Anak-anak mengatakannya sepanjang waktu.

Satu lagi perbedaannya adalah panjangnya. “Sekarang juga” terdiri dari dua kata. Cepat diucapkan. “Saat ini” terdiri dari tiga kata. Butuh waktu lebih lama. Itu memperlambat kalimat.

Juga, “sekarang juga” dapat menjawab pertanyaan sendiri. “Kapan?” “Sekarang juga.” “Saat ini” jarang berdiri sendiri.

Ajarkan anak-anak bahwa keduanya berarti sekarang. Yang satu untuk kebutuhan mendesak. Yang satu untuk deskripsi yang tenang.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “Sekarang juga” untuk permintaan mendesak. “Saya butuh perban sekarang juga.” “Hentikan itu sekarang juga.” “Kemarilah sekarang juga.” Urgensi sudah jelas.

Gunakan “Sekarang juga” ketika sesuatu tidak bisa menunggu. Tumpahan. Masalah keamanan. Pengatur waktu berbunyi. “Sekarang juga” mendapatkan tindakan cepat.

Gunakan “Sekarang juga” dalam ketidaksabaran sehari-hari. “Saya mau camilan saya sekarang juga.” Ini normal untuk anak-anak. Orang tua dapat mengajarkan alternatif yang lebih tenang.

Gunakan “Saat ini” untuk deskripsi. “Saat ini, matahari terbenam.” “Saat ini, saya merasa damai.” Itu mengatur sebuah adegan.

Gunakan “Saat ini” dalam penulisan atau penceritaan. “Saat itu” (lampau) bahkan lebih umum. “Saat ini” berfungsi untuk narasi waktu sekarang.

Gunakan “Saat ini” ketika Anda ingin terdengar bijaksana. “Saat ini, saya menyadari sesuatu yang penting.” Itu memperlambat segalanya.

Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “sekarang juga” untuk urgensi yang sebenarnya. Katakan “saat ini” untuk pengamatan yang tenang.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.

Sekarang juga:

Saya harus pergi ke kamar mandi sekarang juga.

Sekarang juga, kuenya sedang dipanggang.

Kemarilah sekarang juga. Ini penting.

Saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah saya sekarang juga.

Sekarang juga, saya merasa sangat lelah.

Saat ini:

Saat ini, guru sedang berbicara.

Saya tidak bisa bermain. Saya sibuk saat ini.

Saat ini, anjing saya sedang tidur di kaki saya.

Saat ini, saya tidak punya pertanyaan.

Kebahagiaan adalah apa yang saya rasakan saat ini.

Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “sekarang juga” terdengar lebih mendesak dan menuntut. Perhatikan bagaimana “saat ini” terdengar lebih tenang dan deskriptif.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan frasa-frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.

Kesalahan 1: Menggunakan “sekarang juga” untuk segalanya. “Saya mau jus sekarang juga.” “Saya mau bermain sekarang juga.” “Saya mau pelukan sekarang juga.” Ini terdengar menuntut. Benar: Simpan “sekarang juga” untuk urgensi yang sebenarnya. Untuk keinginan normal, katakan “tolong” atau “jika ada waktu.”

Kesalahan 2: Menggunakan “saat ini” untuk kebutuhan mendesak. “Saya butuh kamar mandi saat ini.” Ini terdengar aneh. Urgensi membutuhkan “sekarang juga.” Benar: Katakan “Saya butuh kamar mandi sekarang juga.”

Kesalahan 3: Menempatkan “sekarang juga” di awal setiap kalimat. “Sekarang juga saya sedang makan. Sekarang juga saya sedang menonton TV.” Ini berulang. Benar: Katakan “sekarang juga” hanya jika waktunya penting.

Kesalahan 4: Lupa bahwa “saat ini” lebih panjang. Dalam percakapan cepat, “saat ini” terasa terlalu lambat. Orang mungkin menjadi tidak sabar. Benar: Gunakan “sekarang juga” untuk percakapan cepat. Gunakan “saat ini” untuk momen yang lebih lambat dan bijaksana.

Kesalahan 5: Membingungkan “saat ini” dengan “saat ini.” “Saat ini” berarti saat ini. “Saya sibuk saat ini.” “Saat ini” lebih spesifik dan dramatis. Benar: Gunakan “saat ini” untuk “saat ini” sehari-hari. Gunakan “saat ini” untuk penekanan.

Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.

Tips memori 1: Pikirkan alarm kebakaran dan kamera. “Sekarang juga” adalah alarm kebakaran. Itu menuntut tindakan segera. “Saat ini” adalah kamera. Itu menangkap gambar waktu yang diam.

Tips memori 2: Gunakan tangan Anda. Jentikkan jari Anda untuk “sekarang juga” (cepat, segera). Bekukan tangan Anda seperti bingkai untuk “saat ini” (diam, deskriptif).

Tips memori 3: Pikirkan tentang perasaannya. Jika Anda merasa mendesak, katakan “sekarang juga.” Jika Anda merasa tenang, katakan “saat ini.”

Tips memori 4: Gambarlah dua jam. Satu jam dengan bel alarm berdering = “sekarang juga.” Satu jam dengan kamera di sebelahnya = “saat ini.”

Tips memori 5: Gunakan tes “bisakah menunggu?”. Jika tidak bisa menunggu satu menit, katakan “sekarang juga.” Jika bisa menunggu, katakan “saat ini” atau hanya “sekarang.”

Latih kiat-kiat ini selama kegiatan sehari-hari. Perhatikan kapan Anda benar-benar membutuhkan “sekarang juga.”

Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan-latihan ini. Orang tua membacanya dengan lantang. Anak-anak menjawab.

Latihan 1: Pilih frasa terbaik.

Adik perempuan Anda akan menyentuh kompor panas. Anda perlu dia berhenti segera. Apakah Anda mengatakan: a) Sekarang juga b) Saat ini

Anda sedang menulis puisi tentang pagi yang damai. Anda ingin menggambarkan sinar matahari. Apakah Anda menulis: a) Sekarang juga, matahari terbit b) Saat ini, matahari terbit

Anda ingin segelas air. Orang tua Anda sibuk. Itu bukan keadaan darurat. Apakah Anda mengatakan: a) Saya butuh air sekarang juga b) Bisakah saya minta air jika ada waktu?

Jawaban: 1(a), 2(b), 3(b — “sekarang juga” terlalu menuntut)

Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.

“__________, saya merasakan lebah di lengan saya. Singkirkan!” (kebutuhan mendesak, segera)

“__________, saya sedang memikirkan apa yang akan digambar selanjutnya.” (tenang, deskriptif)

Jawaban: 1. Sekarang juga, 2. Saat ini

Bonus: Mainkan “Game Urgensi.” Satu orang menggambarkan situasi. Orang lain memutuskan apakah itu membutuhkan “sekarang juga” atau “saat ini.” Misalnya: “Pengatur waktu berbunyi pada kue.” (Sekarang juga!) “Saya sedang mengikat sepatu saya.” (Saat ini.) Bicaralah tentang mengapa setiap pilihan cocok.

Ringkasan Katakan “sekarang juga” untuk situasi mendesak yang membutuhkan tindakan segera. Katakan “saat ini” untuk deskripsi yang tenang tentang waktu sekarang. Keduanya berarti sekarang. Yang satu menuntut tindakan. Yang satu menangkap momen. Pilih berdasarkan urgensi dan perasaan. Dan ingatlah bahwa terkadang, kesabaran lebih baik daripada “sekarang juga.”