Kapan Anak-Anak Seharusnya Memilih Lupa Daripada Kehilangan Saat Hari Sekolah yang Sibuk?

Kapan Anak-Anak Seharusnya Memilih Lupa Daripada Kehilangan Saat Hari Sekolah yang Sibuk?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Selamat datang di klub detektif memori kami. Hari ini kita bertemu Leo, seorang anak laki-laki yang suka petualangan. Minggu lalu, Leo bergegas ke sekolah. Dia mengemas tasnya dengan tergesa-gesa. Saat makan siang, dia membuka tasnya. Kotak makannya hilang. Dia memberi tahu gurunya, "Saya lupa membawa bekal saya." Kemudian, dia bermain sepak bola. Dia meletakkan botol airnya di bangku. Setelah pertandingan, botolnya hilang. Dia berkata, "Saya kehilangan botol air saya." Lihat perbedaannya? Yang satu tidak membawa. Yang lain salah menaruh. Mari kita jelajahi alasannya.

Memahami Lupa dan Kehilangan

Lupa Berarti Tidak Melakukan Sesuatu yang Sudah Direncanakan

Bayangkan merencanakan untuk memberi makan ikanmu. Kamu terganggu oleh TV. Ini adalah lupa untuk peduli. Tugas itu hilang begitu saja.

Pikirkan tentang berjanji untuk menelepon Nenek. Kamu malah bermain video game. Ini adalah lupa untuk menepati janji. Pikiranmu mengabaikannya.

Bayangkan perlu memakai mantel. Kamu keluar tanpa memakainya. Ini adalah lupa untuk bersiap. Tindakan itu tidak pernah terjadi.

Kehilangan Berarti Salah Menaruh Suatu Benda Sehingga Kamu Tidak Dapat Menemukannya

Sekarang bayangkan meletakkan topimu di pengait. Kemudian, pengait itu kosong. Ini adalah kehilangan untuk menemukan. Benda itu menghilang.

Pikirkan tentang menjatuhkan sarung tanganmu di salju. Kamu mencari tetapi tidak dapat melihatnya. Ini adalah kehilangan untuk mengambil. Barang itu hilang.

Pikirkan tentang meletakkan bukumu di rak. Buku itu jatuh ke belakang. Ini adalah kehilangan untuk menemukan. Kamu tahu di mana seharusnya, tetapi tidak ada di sana.

Cara Membedakannya dengan Cepat

Lupa adalah tentang tindakan yang tidak diambil. Kehilangan adalah tentang benda yang hilang. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya gagal melakukan sesuatu? Jika ya, itu lupa. Apakah saya salah menaruh sesuatu? Jika ya, itu kehilangan.

Lupa terasa seperti terpelesetnya pikiran. Kehilangan terasa seperti perburuan benda. Yang satu mental. Yang lainnya fisik.

Ingat penyebabnya. Lupa terjadi sebelum kamu bertindak. Kehilangan terjadi setelah kamu bertindak. Lihatlah garis waktunya.

Tiga Skenario Kehidupan Nyata

Adegan pertama terjadi di pagi hari sekolah. Leo mengambil tas punggungnya. Dia berlari keluar pintu. Di sekolah, dia meraih lembar kerja matematikanya. Tidak ada di sana. Dia berkata, "Saya lupa mengemas pekerjaan rumah saya." Dia merasa konyol. Kemudian, dia meletakkan kotak pensilnya di mejanya. Saat istirahat, dia meminjamkan pensil kepada seorang teman. Setelah istirahat, pensilnya hilang. Dia berkata, "Saya kehilangan pensil kesukaan saya." Dia mencari di bawah meja.

Adegan kedua terjadi di kelas. Guru mengajukan pertanyaan. Leo tahu jawabannya. Dia lupa mengangkat tangannya. Dia berkata, "Saya lupa mengikuti aturan." Dia melewatkan kesempatannya. Kemudian, guru memanggilnya. Dia berdiri. Dia tidak dapat mengingat jawabannya. Dia berkata, "Saya kehilangan giliran untuk berbicara." Temannya membisikkan jawabannya.

Adegan ketiga terjadi di taman. Leo mengendarai sepedanya. Dia lupa memakai helmnya. Dia berkata, "Saya lupa melindungi kepala saya." Ibu mengingatkannya. Dia memakai helmnya. Kemudian, dia menyandarkan sepedanya ke pohon. Dia bermain di ayunan. Ketika dia kembali, sepedanya hilang. Dia berkata, "Saya kehilangan sepeda saya." Dia berlari untuk memberi tahu penjaga taman.

Perhatikan pergeserannya. Terpelesetnya mental pertama. Kehilangan fisik kedua. Pilih frasamu berdasarkan masalahnya.

Kesalahan Umum dan Cara Memperbaikinya

Kesalahan pertama: Mengatakan "Saya kehilangan untuk membawa pekerjaan rumah saya." Mengapa salah: Membawa adalah sebuah tindakan. Kehilangan berlaku untuk benda. Alternatif yang benar: "Saya lupa membawa pekerjaan rumah saya." Trik memori: Lupa untuk tugas; kehilangan untuk benda.

Kesalahan kedua: Mengatakan "Saya lupa kunci saya." Mengapa salah: Kunci adalah benda. Lupa untuk tindakan. Alternatif yang benar: "Saya kehilangan kunci saya." Trik memori: Jika kamu bisa memegangnya, itu kehilangan. Jika kamu bisa melakukannya, itu lupa.

Kesalahan ketiga: Mengatakan "Dia kehilangan untuk memberi makan kucing." Mengapa salah: Memberi makan adalah sebuah tindakan. Kehilangan untuk benda. Alternatif yang benar: "Dia lupa memberi makan kucing." Trik memori: Lupa adalah ketika kamu melewatkan pekerjaan rumah. Kehilangan adalah ketika benda pekerjaan rumah menghilang.

Trik memori: Pikirkan tentang balon. Lupa seperti melepaskan talinya. Kehilangan seperti balon yang melayang pergi. Otakmu tahu perbedaannya.

Aktivitas Menyenangkan untuk Menguasai Kata-Kata Ini

Aktivitas pertama adalah permainan gerakan. Saya mengucapkan sebuah kata. Kamu bertindak. Lupa? Tepuk dahimu dan katakan "Ups!" Kehilangan? Lihat sekeliling dengan panik. Kita tertawa bersama.

Aktivitas kedua adalah rantai cerita. Mulailah dengan "Saya lupa menyikat gigi pada..." Orang berikutnya menambahkan "Lalu saya kehilangan sikat gigi saya pada..." Gunakan kata kerja yang konyol. Tertawa geli pada gambarnya.

Aktivitas ketiga adalah lomba menggambar. Gambarlah seseorang yang lupa memakai kaus kaki. Gambarlah seseorang yang kehilangan kaus kaki. Tunjukkan kepada pasanganmu. Tebak yang mana.

Aktivitas keempat adalah pertunjukan dan pameran. Bawalah barang yang terlupakan (seperti surat izin). Katakan, "Saya menggunakan lupa untuk ini." Bawalah barang yang hilang (seperti penghapus yang hilang). Katakan, "Saya menggunakan kehilangan untuk ini." Peragakan perasaannya.

Game-game ini melatih otakmu. Kamu akan memilih kata yang tepat secara alami. Mainkan bersama teman-teman hari ini.

Rima Mudah untuk Diingat Selamanya

Melewatkan tugas, itu lupa.
Kehilangan benda, itu kehilangan.
Pikiran kosong, tugas selesai.
Benda hilang, pencarian dimulai.
Tindakan terlewatkan, tidak ada jejak yang terlihat.
Barang menghilang, di mana itu bisa berada?

Bertepuk tangan dan nyanyikan rima ini. Segera itu hidup dalam ingatanmu. Tidak ada lagi kesalahan.

Tugas Pekerjaan Rumahmu Minggu Ini

Pilih satu tugas di bawah ini. Tulis atau gambarlah jawabanmu. Bagikan besok.

Tugas pertama: Catatan pengamatan. Siapkan buku catatan kecil. Gambarlah tiga gambar. Pertama: Lupa membawa botol air. Kedua: Kehilangan botol air. Ketiga: Menemukan botol air. Tulis kalimat di bawah masing-masing. Contoh: "Saya lupa mengemas air. Saya kehilangan botol air saya. Saya menemukannya di bawah tempat tidur saya."

Tugas kedua: Versi bermain peran. Dengan orang tua, mainkan "Rencana Akhir Pekan." Kamu berkata, "Saya akan lupa menyetel alarm saya untuk hari Sabtu." Orang tua berkata, "Saya akan kehilangan kunci mobil saya besok." Tukar peran. Berlatihlah menggunakan frasa dengan benar.

Tugas ketiga: Versi berbagi. Besok di kelas, beri tahu teman sebangkumu: "Minggu lalu, saya lupa membawa buku perpustakaan saya. Saya juga kehilangan kotak pensil saya. Bagaimana denganmu?" Dengarkan contoh mereka.

Bawalah pekerjaanmu ke kelas. Kami akan menggantung gambar terbaik. Semua orang berbagi kalimat mereka.

Tantangan Mingguan Latihan Hidup

Selesaikan satu tantangan. Tunjukkan buktinya kepada guru atau orang tuamu.

Tantangan A: Rutinitas pagi. Lupa menyisir rambutmu. Kehilangan sisir rambutmu. Katakan, "Saya lupa menyisir rambut saya. Saya kehilangan sisir rambut saya." Rasakan perbedaannya.

Tantangan B: Pahlawan waktu bermain. Lupa membawa bola sepakmu. Kehilangan pelindung tulang keringmu. Tempatkan mereka berdampingan. Beri label dengan benar.

Tantangan C: Sudut baca. Lupa menandai halamanmu. Kehilangan pembatas bukumu. Gunakan mereka selama waktu cerita.

Tantangan D: Kesenangan sains. Lupa menyirami tanamanmu. Kehilangan daun darinya. Amati apa yang terjadi. Bicaralah tentang itu.

Lakukan setidaknya satu tantangan. Tersenyumlah saat kamu menggunakan frasa yang tepat. Kamu semakin pintar setiap hari. Teruslah menjelajahi kata-kata. Kerja bagus hari ini.