Apa Arti “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu kata dasar dapat tumbuh menjadi empat bentuk yang kuat. “Bangun, pembangun, bangunan, dibangun” berbagi satu arti. Arti tersebut adalah “membuat atau membangun sesuatu.” Masing-masing bentuk memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat. Satu kata menunjukkan suatu tindakan. Satu kata menyebutkan seseorang. Satu kata menyebutkan suatu benda atau tindakan. Satu kata menunjukkan tindakan lampau. Memahami keempat bentuk ini membangun kosakata konstruksi.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “mereka, mereka, milik mereka.” Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain. “Bangun” adalah kata kerja. “Pembangun” adalah kata benda. “Bangunan” adalah kata benda (atau bentuk kata kerja). “Dibangun” adalah kata kerja (lampau) atau kata sifat. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda. Tindakan apa? Bangun. Siapa orangnya? Pembangun. Benda apa? Bangunan. Apa yang terjadi di masa lalu? Dibangun.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini dimulai dengan kata kerja “bangun.” Anda membangun menara dengan balok. Anda membangun benteng dengan bantal. Dari “bangun,” kita membuat kata benda “pembangun.” “Pembangun” menyebutkan orang yang membangun. Contoh: “Pembangun itu memakai topi keras.” Dari “bangun,” kita membuat kata benda “bangunan.” “Bangunan” menyebutkan struktur besar seperti rumah atau sekolah. Contoh: “Bangunan itu memiliki sepuluh lantai.” Dari “bangun,” kita membuat bentuk lampau “dibangun.” “Dibangun” menunjukkan bahwa pembangunan terjadi sebelumnya. Contoh: “Kami membangun istana pasir kemarin.”
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas Pikirkan seorang anak dengan balok LEGO. Anak itu “membangun” sebuah kastil. Itu adalah kata kerja. Anak itu menjadi seorang “pembangun.” Itu adalah kata benda orang. Kastil itu sendiri adalah sebuah “bangunan” (bahkan yang kecil). Itu adalah kata benda benda. Kemarin, anak itu “membangun” sebuah menara. Itu adalah tindakan lampau. Arti dasarnya tetap “membuat atau membangun.” Perannya berubah dengan setiap kalimat.
Arti yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? “Bangun” selalu menjadi kata kerja. Itu menunjukkan tindakan membuat sesuatu. Contoh: “Mari kita bangun rumah burung.” “Pembangun” selalu menjadi kata benda. Itu menyebutkan orang yang membangun. Contoh: “Pembangun itu mengukur kayu dengan hati-hati.” “Bangunan” bisa menjadi kata benda atau kata kerja. Sebagai kata benda: “Bangunan itu sangat tinggi.” Sebagai kata kerja: “Saya sedang membangun pesawat model.” “Dibangun” adalah kata kerja lampau atau kata sifat. Sebagai kata kerja: “Dia membangun robot.” Sebagai kata sifat: “Rak yang dibangun itu kokoh.” Satu keluarga. Peran yang berbeda.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Keluarga ini tidak memiliki kata keterangan yang umum. Anda bisa mengatakan “buildingly,” tetapi itu tidak digunakan. Aturan -ly tidak berlaku secara langsung di sini. Tidak apa-apa. Banyak keluarga kata memiliki celah. Bagian yang penting adalah mempelajari keempat bentuk yang kuat ini. Mereka mencakup tindakan, orang, benda, dan waktu lampau.
Hati-hati dengan Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya) “Bangun” tidak memiliki huruf ganda. Tetapi ia memiliki “u” yang tidak bersuara setelah “b.” Bangun – B u i l d. “u” tidak bersuara. Saat kita menambahkan “-er,” kita menyimpan semua huruf. Bangun + er = pembangun. Saat kita menambahkan “-ing,” kita menyimpan semua huruf. Bangun + ing = bangunan. “Dibangun” adalah bentuk lampau tidak beraturan. Itu mengubah “d” menjadi “t” dan mempersingkat kata. Bangun → dibangun (tidak ada “d” di akhir). Kesalahan umum adalah menulis “bangun” dengan “e” (beuild). Ejaan yang benar adalah b u i l d. Kesalahan lain adalah menulis “bangunan” dengan satu “i” (bilding). Ejaan yang benar memiliki “ui” setelah “b.” Kesalahan lain adalah menulis “dibangun” sebagai “builded.” “Builded” adalah bahasa Inggris kuno. Bentuk lampau yang benar adalah “dibangun.” Tulis perlahan pada awalnya. Ingat: bangun, pembangun, bangunan, dibangun.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Isi bagian yang kosong dengan bangun, pembangun, bangunan, atau dibangun.
Mari kita _______ sebuah benteng dengan selimut dan kursi.
_______ itu menggunakan palu dan paku.
_______ itu memiliki banyak jendela dan pintu merah.
Musim panas lalu, kami _______ rumah pohon di halaman belakang.
Apakah Anda tahu cara _______ pesawat kertas?
Paman saya adalah seorang _______ yang membuat rumah.
_______ tertinggi di kota kami adalah perpustakaan.
Dia _______ tempat makan burung dengan ayahnya akhir pekan lalu.
Jawaban: bangun pembangun bangunan dibangun bangun pembangun bangunan dibangun
Teliti setiap jawaban secara perlahan. Tanyakan kepada anak Anda mengapa kata itu cocok. Puji usaha dan pemikiran yang kuat. Jaga agar latihan tetap singkat dan praktis.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Anda dapat mengajarkan “bangun, pembangun, bangunan, dibangun” melalui kehidupan sehari-hari. Gunakan balok, LEGO, dan bangunan nyata.
Di rumah, katakan “Mari kita bangun menara dengan balok.” Tanyakan “Tindakan apa yang akan kita lakukan?”
Saat bermain, katakan “Kamu adalah pembangun hari ini.” Tanyakan “Apa yang dilakukan seorang pembangun?”
Saat berjalan-jalan, tunjuk sebuah rumah. Katakan “Bangunan itu memiliki tiga lantai.” Tanyakan “Bangunan lain apa yang Anda lihat?”
Saat Anda menyelesaikan sebuah proyek, katakan “Kami membangun ini bersama-sama.” Tanyakan “Apakah kita membangunnya hari ini atau kemarin?”
Mainkan permainan “siapa yang membangunnya.” Tulis keempat kata itu di catatan tempel. Ucapkan sebuah kalimat. Biarkan anak Anda memegang kata yang benar. Contoh: “Mari kita bangun kastil.” Anak memegang “bangun.” “Pembangun bekerja keras.” Anak memegang “pembangun.” “Bangunan itu tinggi.” Anak memegang “bangunan.” “Kami membangun benteng kemarin.” Anak memegang “dibangun.” Gambar poster empat bagian. Tulis “bangun” dengan gambar tangan menumpuk balok. Tulis “pembangun” dengan gambar seseorang dengan ikat pinggang alat. Tulis “bangunan” dengan gambar pencakar langit. Tulis “dibangun” dengan gambar menara yang sudah selesai. Gantung di dinding. Gunakan permainan “lampau atau sekarang.” Katakan “Hari ini saya membangun. Kemarin saya ______.” Biarkan anak Anda mengatakan “dibangun.”
Jaga setiap sesi di bawah lima menit. Ulangi permainan di hari yang berbeda. Anak-anak belajar melalui pembangunan dan percakapan yang menyenangkan.
Saat anak Anda melakukan kesalahan, tersenyumlah. Katakan “Usaha yang bagus. Biarkan saya tunjukkan lagi.” Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana. Kemudian lanjutkan.
Tidak perlu latihan tata bahasa. Tidak perlu ujian. Hanya contoh yang hangat dan pembangunan langsung setiap hari. Segera anak Anda akan menguasai “bangun, pembangun, bangunan, dibangun.” Keterampilan itu akan membantu mereka berbicara tentang menciptakan sesuatu dan orang-orang yang membuatnya.
















