Apa Arti “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?
Satu kata dasar dapat tumbuh menjadi tiga bentuk pengambilan keputusan.
“Choose, choice, chooser” memiliki satu arti yang sama.
Arti tersebut adalah “memilih satu hal daripada yang lain.”
Masing-masing bentuk memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat.
Satu kata menunjukkan suatu tindakan.
Satu kata menyebutkan sebuah pilihan atau tindakan memilih.
Satu kata menyebutkan orang yang memilih.
Memahami ketiga bentuk ini membangun kepercayaan diri dalam mengambil keputusan.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya
Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “you, your, yours.”
Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain.
“Choose” adalah kata kerja.
“Choice” adalah kata benda.
“Chooser” adalah kata benda.
Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda.
Tindakan apa? Choose.
Hal atau pilihan apa? Choice.
Orang apa? Chooser.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata
Keluarga ini dimulai dengan kata kerja “choose.”
Anda memilih sebuah buku dari perpustakaan.
Anda memilih seorang teman untuk bermain.
Dari “choose,” kita membuat kata benda “choice.”
“Choice” menyebutkan pilihan yang Anda pilih atau tindakan memilih.
Contoh: “Itu adalah pilihan yang bagus.”
Dari “choose,” kita membuat kata benda lain “chooser.”
“Chooser” menyebutkan orang yang memilih.
Contoh: “Chooser mendapat giliran pertama.”
Keluarga ini tidak memiliki bentuk kata sifat atau kata keterangan yang umum.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas
Pikirkan seorang anak memilih camilan.
Anak itu akan “choose” sebuah apel atau pisang. Itu adalah kata kerja.
Apel itu adalah satu “choice.” Itu adalah kata benda.
Anak yang memilih adalah “chooser.” Itu adalah kata benda orang.
Arti dasarnya tetap “memilih satu hal.”
Peran berubah dengan setiap kalimat.
Setiap hari, kita adalah chooser yang membuat pilihan.
Arti yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?
“Choose” selalu merupakan kata kerja.
Itu menunjukkan tindakan memilih satu hal.
Contoh: “Silakan pilih permainan untuk dimainkan.”
“Choice” selalu merupakan kata benda.
Itu menyebutkan sebuah pilihan atau tindakan memilih.
Contoh: “Anda memiliki dua pilihan: merah atau biru.”
“Chooser” selalu merupakan kata benda.
Itu menyebutkan orang yang memilih.
Contoh: “Chooser memutuskan untuk memilih krayon ungu.”
Keluarga yang sama. Peran yang berbeda.
Dua kata benda berbagi akar yang sama tetapi memiliki arti yang berbeda.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?
Keluarga ini tidak memiliki kata sifat atau kata keterangan yang umum.
Anda dapat mengatakan “choice” sebagai kata sifat dalam “choice fruit,” tetapi itu jarang terjadi.
Aturan -ly tidak berlaku secara langsung di sini.
Tidak apa-apa. Banyak keluarga kata memiliki celah.
Bagian yang penting adalah mempelajari ketiga bentuk keputusan ini.
Mereka mencakup tindakan, pilihan, dan orang.
Waspadai Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya)
“Choose” tidak memiliki huruf ganda.
Tetapi memiliki dua “o” di tengah.
Choose – C h o o s e.
Juga memiliki “e” yang tidak bersuara di akhir.
Saat kita membuat “choice,” kita mengubah “oo” menjadi “oi” dan menghilangkan “e.”
Choose → choice (oo menjadi oi, hilangkan e, tambahkan ce).
Ya: choose (choo se) menjadi choice (choi ce).
Saat kita membuat “chooser,” kita menghilangkan “e” dan menambahkan “er.”
Choose – hilangkan “e” – tambahkan er = chooser.
Kesalahan umum adalah menulis “choose” dengan satu “o” (chose).
“Chose” adalah bentuk lampau dari choose. Itu adalah kata yang berbeda.
Untuk bentuk sekarang, gunakan ganda “o” – choose.
Kesalahan lain adalah menulis “choice” sebagai “choise” (salah) atau “choose” (salah).
Choice memiliki “oi,” bukan “oo.”
Tulis perlahan pada awalnya.
Ingat: choose (sekarang), chose (lampau), choice (kata benda), chooser (orang).
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat?
Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda.
Isi bagian yang kosong dengan choose, choice, atau chooser.
Silakan _______ sebuah cerita untuk waktu tidur.
Anda memiliki _______ antara susu atau air.
_______ memilih tim merah terlebih dahulu.
Giliran Anda untuk _______ filmnya.
Itu adalah _______ yang bijaksana untuk berbagi mainan Anda.
_______ dari permainan baru itu tampak sangat bahagia.
Bisakah Anda _______ kemeja mana yang akan dipakai?
Setiap _______ memiliki alasan di baliknya.
Jawaban:
choose
choice
chooser
choose
choice
chooser
choose
choice
Teliti setiap jawaban secara perlahan.
Tanyakan kepada anak Anda mengapa kata itu cocok.
Puji upaya dan pengambilan keputusan yang bijaksana.
Jaga agar latihan tetap singkat dan memberdayakan.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan
Anda dapat mengajarkan “choose, choice, chooser” melalui kehidupan sehari-hari.
Gunakan camilan, permainan, dan keputusan kecil.
Pada saat sarapan, katakan “Silakan pilih sereal.”
Tanyakan “Kata tindakan apa yang saya gunakan?”
Saat Anda menawarkan dua pilihan, katakan “Anda punya pilihan.”
Tanyakan “Apa itu pilihan?”
Saat anak Anda memilih sesuatu, katakan “Anda adalah choosernya.”
Tanyakan “Apa yang dilakukan seorang chooser?”
Mainkan permainan “apa yang akan Anda pilih”.
Tulis ketiga kata itu di catatan tempel.
Ucapkan sebuah kalimat. Biarkan anak Anda memegang kata yang benar.
Contoh: “Saya memilih yang biru.” Anak memegang “choose.”
“Itu adalah pilihan yang sulit.” Anak memegang “choice.”
“Dia adalah choosernya.” Anak memegang “chooser.”
Gambar poster tiga bagian.
Tulis “choose” dengan gambar tangan menunjuk ke dua mainan.
Tulis “choice” dengan gambar dua jalur di hutan.
Tulis “chooser” dengan gambar seorang anak berpikir.
Gantung di dinding.
Gunakan permainan “pilihan hari ini”.
Berikan dua pilihan untuk hal kecil.
Katakan “Anda adalah choosernya hari ini. Apa pilihan Anda?”
Biarkan anak Anda berkata “Saya memilih ______.”
Jaga setiap sesi di bawah lima menit.
Ulangi permainan di hari yang berbeda.
Anak-anak belajar melalui memilih dan memutuskan yang menyenangkan.
Saat anak Anda membuat kesalahan, tersenyumlah.
Katakan “Usaha yang bagus. Biarkan saya tunjukkan lagi.”
Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana.
Kemudian lanjutkan.
Tidak perlu latihan tata bahasa.
Tidak perlu ujian.
Hanya contoh hangat dan pilihan nyata setiap hari.
Segera anak Anda akan menguasai “choose, choice, chooser.”
Keterampilan itu akan membantu mereka membuat keputusan dan menjelaskan alasan mereka dengan percaya diri.
















