Anda menyentuh selimut lembut dengan jari-jari Anda. Sebuah cerita yang menyentuh membuat Anda menangis. Kata-kata “sentuh, menyentuh, tersentuh, dapat disentuh, tidak dapat disentuh” semuanya berasal dari satu keluarga. Setiap kata berbicara tentang kontak fisik atau emosi. Tetapi masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat. Mempelajari keluarga kata ini membantu anak-anak menggambarkan perasaan dan kontak yang aman. Mari kita jelajahi kelima kata ini bersama-sama.
Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu gagasan inti dapat berkembang menjadi banyak bentuk kata. Maknanya tetap sama pada intinya. Tetapi kata tersebut mengubah akhirnya untuk peran baru. Sebagai contoh, “sentuh” adalah kata kerja atau kata benda. “Menyentuh” adalah kata sifat atau bentuk kata kerja. “Tersentuh” adalah kata sifat atau bentuk kata kerja. “Dapat disentuh” adalah kata sifat. “Tidak dapat disentuh” adalah kata sifat. Mengetahui kelima bentuk ini membantu seorang anak berbicara tentang sensasi dan emosi.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Kata ganti berubah dari “dia” menjadi “dia” atau “miliknya”. Keluarga kata kita berubah dengan menambahkan akhiran dan awalan. Pikirkan “sentuh” sebagai tindakan inti dari kontak. “Menyentuh” mengubah tindakan menjadi deskripsi emosi. “Tersentuh” mengubah tindakan menjadi perasaan syukur. “Dapat disentuh” mengubah gagasan menjadi deskripsi kemungkinan. “Tidak dapat disentuh” menambahkan “tidak-” yang berarti tidak dapat disentuh. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan sederhana. Tindakan apa? Sentuh. Apa yang menggerakkan secara emosional? Menyentuh. Apa yang bersyukur atau terpengaruh secara emosional? Tersentuh. Apa yang bisa disentuh? Dapat disentuh. Apa yang tidak bisa disentuh? Tidak dapat disentuh.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini memiliki kata kerja, kata benda, dan kata sifat. Mari kita mulai dengan kata kerja “sentuh”. Kata Kerja: Jangan sentuh kompor panas. “Sentuh” berarti meletakkan tangan atau jari Anda pada sesuatu.
“Sentuh” juga bisa menjadi kata benda. Kata Benda: Sentuhan lembut bulu kucing terasa menyenangkan.
Berikutnya adalah kata sifat “menyentuh”. Kata Sifat: Film itu memiliki akhir yang menyentuh. “Menyentuh” berarti menyebabkan emosi sedih atau bahagia. “Menyentuh” juga bisa menjadi bentuk kata kerja. Kata Kerja (sedang berlangsung): Dia sedang menyentuh lukisan itu.
Kemudian kata sifat “tersentuh”. Kata Sifat: Saya tersentuh oleh kata-kata baik Anda. “Tersentuh” berarti merasa bersyukur atau terpengaruh secara emosional. “Tersentuh” juga bisa menjadi bentuk kata kerja (lampau dari sentuh). Kata Kerja (lampau): Dia menyentuh cat basah itu.
Kemudian kata sifat “dapat disentuh”. Kata Sifat: Bulu lembut kelinci sangat dapat disentuh. “Dapat disentuh” berarti dapat disentuh.
Terakhir kata sifat “tidak dapat disentuh”. Kata Sifat: Bintang di langit-langit tidak dapat disentuh dari lantai. “Tidak dapat disentuh” berarti tidak dapat disentuh atau terlalu kuat untuk dilukai. Keluarga ini tidak memiliki bentuk kata keterangan yang umum.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas Kata Perancis Kuno “tochier” berarti memukul atau menghubungi. Dari akar ini, kami membangun sebuah keluarga tentang kontak dan emosi. “Sentuh” mempertahankan arti kata kerja dan kata benda utama. Menambahkan -ing membuat “menyentuh” (menggerakkan secara emosional). Menambahkan -ed membuat “tersentuh” (bersyukur atau terpengaruh). Menambahkan -able membuat “dapat disentuh” (dapat disentuh). Menambahkan awalan “tidak-” membuat “tidak dapat disentuh” (tidak dapat disentuh). Anak-anak dapat melihat pola yang sama dalam keluarga lain. Sebagai contoh “jangkau, menjangkau, mencapai, dapat dijangkau, tidak dapat dijangkau”. Mempelajari awalan “tidak-” membantu anak-anak menggambarkan kebalikannya.
Makna yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Perhatikan dengan seksama peran masing-masing kata. “Sentuh” bisa menjadi kata kerja atau kata benda. Contoh kata kerja: Sentuh hidungmu. Contoh kata benda: Sentuhan sutra itu halus.
“Menyentuh” adalah kata sifat atau bentuk kata kerja. Contoh kata sifat: Surat yang menyentuh membuat saya menangis. Contoh kata kerja: Dia sedang menyentuh gelas itu.
“Tersentuh” adalah kata sifat atau bentuk kata kerja. Contoh kata sifat: Saya merasa tersentuh oleh bantuan Anda. Contoh kata kerja: Dia menyentuh layar.
“Dapat disentuh” adalah kata sifat. Contoh: Play-Doh sangat dapat disentuh.
“Tidak dapat disentuh” adalah kata sifat. Contoh: Rak atas tidak dapat disentuh oleh balita. Masing-masing bentuk memiliki peran yang jelas.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Kita dapat membuat kata keterangan dari kata sifat ini. Tambahkan -ly ke “menyentuh” untuk membuat “dengan menyentuh”. Tambahkan -ly ke “tersentuh” untuk membuat “dengan menyentuh” (sama)? Tidak, “dengan menyentuh” berasal dari “menyentuh”. Tambahkan -ly ke “dapat disentuh” untuk membuat “dapat disentuh” (jarang). Untuk pelajar muda, fokuslah pada kata sifat. Peringatan sederhana: “Menyentuh membuat Anda emosional. Tersentuh berarti Anda merasa bersyukur. Dapat disentuh berarti Anda bisa merasakannya. Tidak dapat disentuh berarti Anda tidak bisa.”
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) “Sentuh” tidak memiliki huruf ganda. Tambahkan -ing untuk membuat “menyentuh”. Sentuh + ing = menyentuh (tidak ada perubahan). Tambahkan -ed untuk membuat “tersentuh”. Sentuh + ed = tersentuh (tidak ada perubahan). Tambahkan -able untuk membuat “dapat disentuh”. Sentuh + able = dapat disentuh (tidak ada perubahan). Tambahkan awalan “tidak-” untuk membuat “tidak dapat disentuh”. Tidak + dapat disentuh = tidak dapat disentuh (tidak ada perubahan). Kesalahan umum adalah menulis “sentuh” sebagai “tuch” (kehilangan o). Katakan “Sentuh memiliki ou, seperti sofa dan kantong.” Kesalahan lainnya adalah “menyentuh” dieja “menyentuh” (benar) tetapi beberapa orang menulis “tuching”. Katakan “Menyentuh memiliki ou.” Kesalahan lainnya adalah “tersentuh” dieja “tersentuh” (benar) tetapi beberapa orang menulis “tucht”. Katakan “Tersentuh memiliki ou dan ed.” Kesalahan lainnya adalah “tidak dapat disentuh” dieja “tidak dapat disentuh” (benar) tetapi beberapa orang menulis “untuchable”. Katakan “Tidak dapat disentuh memiliki ou.”
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Bacalah masing-masing dengan lantang. Pilih kata yang benar dari keluarga tersebut.
Harap jangan ______ cat basah. Jawaban: sentuh (kata kerja)
______ selimut hangat membuat saya merasa aman. Jawaban: sentuhan (kata benda)
______ cerita membuat semua orang di ruangan itu menangis. Jawaban: menyentuh (kata sifat)
Saya ______ oleh kartu ulang tahun yang Anda buat. Jawaban: tersentuh (kata sifat)
Bulu anak kucing itu lembut dan ______. Jawaban: dapat disentuh (kata sifat)
Pahlawan super itu merasa ______ karena tidak ada penjahat yang bisa menyakitinya. Jawaban: tidak dapat disentuh (kata sifat)
Dia sedang ______ kunci di piano. Jawaban: menyentuh (bentuk kata kerja)
Film sedih itu ______ hati saya. Jawaban: tersentuh (kata kerja lampau) Gelas di atas meja ______ oleh anak kecil. Jawaban: tidak dapat disentuh (kata sifat)
Sebuah ______ gerakan dapat berarti lebih dari kata-kata. Jawaban: menyentuh (kata sifat)
Setelah latihan, tanyakan satu pertanyaan kepada anak Anda. Apakah kata ini adalah tindakan, perasaan emosi, perasaan syukur, sesuatu yang dapat Anda rasakan, atau sesuatu yang tidak dapat Anda jangkau? Pertanyaan sederhana itu mengajarkan tata bahasa melalui sensasi dan emosi.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Gunakan wadah sensorik untuk mengajarkan “sentuh”. Katakan “Sentuh berasnya. Bagaimana rasanya?”
Gunakan film yang bagus untuk mengajarkan “menyentuh”. Katakan “Akhirnya sangat menyentuh. Itu mengingatkan saya pada keluarga kita.”
Gunakan tindakan baik untuk mengajarkan “tersentuh”. Katakan “Saya merasa tersentuh ketika Anda membuatkan saya sarapan.”
Gunakan mainan lunak untuk mengajarkan “dapat disentuh”. Katakan “Beruang ini sangat dapat disentuh. Bulunya lembut.”
Gunakan rak tinggi untuk mengajarkan “tidak dapat disentuh”. Katakan “Kue di rak atas tidak dapat disentuh tanpa bangku.”
Mainkan “isi bagian yang kosong” saat berkendara. Katakan “______ pintu sebelum Anda membukanya.” (sentuh) Katakan “Pidatonya sangat ______.” (menyentuh) Katakan “Kami ______ oleh kejutan itu.” (tersentuh) Katakan “Tanah liat itu ______ saat basah.” (dapat disentuh) Katakan “Masalah itu tampak ______, tetapi kita bisa menyelesaikannya.” (tidak dapat disentuh)
Bacalah cerita tentang kebaikan atau pahlawan super. Tanyakan “Momen menyentuh apa yang terjadi?” Tanyakan “Apakah pahlawan itu tidak dapat disentuh?”
Ubah aktivitas menggambar menjadi pelajaran kata. Gambar tangan di atas meja. Beri label “sentuh”. Gambar wajah menangis di samping surat. Beri label “cerita yang menyentuh”. Gambar hati dengan perban. Beri label “tersentuh oleh kebaikan”. Gambar tangan tersenyum di atas bantal. Beri label “lembut & dapat disentuh”. Gambar perisai di sekitar seseorang. Beri label “tidak dapat disentuh”.
Saat anak Anda membuat kesalahan, tetap tenang. Jika mereka mengatakan “Saya menyentuh oleh hadiah Anda,” katakan “Hampir. Saya tersentuh oleh hadiah Anda. Menyentuh menggambarkan hadiahnya. Tersentuh menggambarkan perasaan Anda.” Jika mereka mengatakan “Bintang itu tidak tersentuh,” katakan “Dekat. Bintang itu tidak dapat disentuh. Tidak dapat disentuh berarti Anda tidak dapat menyentuhnya.” Tuliskan kelima kata itu di catatan tempel. Letakkan di dinding dekat area yang aman. Setiap kali Anda mengajar tentang keselamatan atau kebaikan, tunjuklah kata-kata itu.
Ingatlah bahwa sentuhan adalah indra dan perasaan. Gunakan kata-kata ini untuk mengajarkan batasan. “Selalu bertanya sebelum Anda menyentuh barang orang lain.” “Kata yang menyentuh dapat menyembuhkan hati yang sedih.” Segera anak Anda akan menyentuh dengan lembut. Mereka akan menghargai momen yang menyentuh. Mereka akan merasa tersentuh oleh kebaikan kecil. Mereka akan tahu apa yang dapat disentuh dan aman. Dan mereka akan mengerti apa yang tidak dapat disentuh, seperti seni yang rapuh. Itulah kekuatan sensorik dari mempelajari satu keluarga kata kecil bersama-sama.

