Bagaimana Anda Berlatih, Siapa Pelatihnya, Apa Itu Pelatihan, dan Siapa yang Dilatih?

Bagaimana Anda Berlatih, Siapa Pelatihnya, Apa Itu Pelatihan, dan Siapa yang Dilatih?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anda berlatih untuk menjadi lebih baik dalam suatu olahraga. Seorang pelatih menunjukkan cara yang benar. Kata-kata “berlatih, pelatih, pelatihan, yang dilatih” semuanya berasal dari satu keluarga. Masing-masing kata berbicara tentang mempelajari suatu keterampilan melalui latihan. Tetapi masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat. Mempelajari keluarga kata ini membantu anak-anak memahami pelatihan dan pembelajaran. Mari kita jelajahi keempat kata ini bersama-sama.

Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu gagasan inti dapat berkembang menjadi banyak bentuk kata. Maknanya tetap sama pada intinya. Tetapi kata tersebut mengubah akhirnya untuk peran baru. Misalnya, “berlatih” adalah kata kerja atau kata benda. “Pelatih” adalah kata benda. “Pelatihan” adalah kata benda atau bentuk kata kerja. “Yang dilatih” adalah kata benda. Mengetahui keempat bentuk ini membantu seorang anak berbicara tentang mempelajari keterampilan baru.

Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Kata ganti berubah dari “dia” menjadi “dia” atau “miliknya”. Keluarga kata kita berubah dengan menambahkan akhiran, bukan dengan mengubah orang. Pikirkan “berlatih” sebagai tindakan inti dari mengajar atau berlatih. “Pelatih” mengubah tindakan itu menjadi orang yang mengajar. “Pelatihan” mengubah tindakan menjadi suatu kegiatan. “Yang dilatih” mengubah tindakan menjadi orang yang belajar. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan sederhana. Tindakan apa? Berlatih. Siapa yang mengajar? Pelatih. Kegiatan apa? Pelatihan. Siapa yang belajar? Yang dilatih.

Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini memiliki kata kerja dan kata benda. Mari kita mulai dengan kata kerja “berlatih”. Kata Kerja: Anda perlu berlatih setiap hari untuk mengikuti maraton. “Berlatih” berarti berlatih untuk menjadi lebih baik dalam suatu keterampilan.

“Berlatih” juga bisa menjadi kata benda. Kata Benda: Kereta tiba di stasiun tepat waktu. Di sini “kereta” berarti serangkaian gerbong kereta api. Itu adalah arti yang berbeda dari kata yang sama.

Berikutnya adalah kata benda “pelatih”. Kata Benda: Pelatih pribadi membantu saya mengangkat beban dengan aman. “Pelatih” berarti seseorang yang mengajarkan keterampilan, terutama untuk olahraga atau pekerjaan.

Kemudian “pelatihan” sebagai kata benda. Kata Benda: Pelatihan untuk pekerjaan baru membutuhkan waktu. “Pelatihan” juga bisa menjadi bentuk kata kerja. Kata Kerja (sedang berlangsung): Perusahaan sedang melatih karyawan baru.

Terakhir kata benda “yang dilatih”. Kata Benda: Yang dilatih membayangi pekerja berpengalaman. “Yang dilatih” berarti seseorang yang sedang mempelajari keterampilan atau pekerjaan baru.

Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas Kata Prancis Kuno “traine” berarti menarik atau menyeret. Kemudian, “berlatih” berarti memimpin seseorang ke suatu arah, lalu mengajar. Dari akar ini, kami membangun sebuah keluarga tentang instruksi. “Berlatih” mempertahankan arti kata kerja utama (dan arti kata benda dari kereta api). Menambahkan -er membuat “pelatih” (orang yang melatih). Menambahkan -ing membuat “pelatihan” (kegiatan). Menambahkan -ee membuat “yang dilatih” (orang yang dilatih). Anak-anak dapat melihat pola yang sama dalam keluarga lain. Misalnya, “mempekerjakan, pemberi kerja, mempekerjakan, karyawan”. Mempelajari akhiran -er dan -ee membantu anak-anak berbicara tentang pekerjaan dan peran.

Makna yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Perhatikan dengan cermat peran masing-masing kata. “Berlatih” bisa menjadi kata kerja atau kata benda (kereta api). Contoh kata kerja: Latih anjing Anda untuk duduk. Contoh kata benda: Kami naik kereta ke kota.

“Pelatih” adalah kata benda. Contoh: Pelatih yang baik memberikan instruksi yang jelas.

“Pelatihan” adalah kata benda atau bentuk kata kerja. Contoh kata benda: Pelatihan meningkatkan kinerja. Contoh kata kerja: Dia sedang berlatih untuk triathlon.

“Yang dilatih” adalah kata benda. Contoh: Yang dilatih mengajukan banyak pertanyaan. Masing-masing bentuk memiliki peran yang jelas. Hanya “berlatih” dan “pelatihan” yang memiliki dua peran.

Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Keluarga ini tidak memiliki bentuk kata keterangan yang umum. Kita tidak mengatakan “trainly” atau “trainerly”. Gunakan kata-kata lain untuk menggambarkan pelatihan. Contoh: Dia berlatih dengan rajin. Untuk pelajar muda, fokus pada tiga peran: pelatih, pelatihan, yang dilatih. Peringatan sederhana: “Pelatih mengajar. Yang dilatih belajar. Pelatihan adalah latihannya.”

Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) “Berlatih” tidak memiliki huruf ganda. Tambahkan -er untuk membuat “pelatih”. Berlatih + er = pelatih (tidak ada perubahan). Tambahkan -ing untuk membuat “pelatihan”. Berlatih + ing = pelatihan (tidak ada perubahan). Tambahkan -ee untuk membuat “yang dilatih”. Berlatih + ee = yang dilatih (tidak ada perubahan). Kesalahan umum adalah menulis “berlatih” sebagai “trian” (huruf tertukar). Katakan “Berlatih memiliki T-R-A-I-N.” Kesalahan lainnya adalah “pelatih” dieja “trianer”. Katakan “Pelatih memiliki berlatih + er.” Kesalahan lainnya adalah “pelatihan” dieja “trianing”. Katakan “Pelatihan memiliki berlatih + ing.” Kesalahan lainnya adalah “yang dilatih” dieja “traine” (satu e). Katakan “Yang dilatih memiliki dua e. Berlatih + ee.”

Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Bacalah masing-masing dengan lantang. Pilih kata yang benar dari keluarga.

Anda perlu ______ setiap minggu untuk menjadi lebih kuat. Jawaban: berlatih (kata kerja)

______ pribadi menunjukkan kepada saya cara melakukan squat dengan benar. Jawaban: pelatih (kata benda)

______ untuk maraton membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk berlari. Jawaban: pelatihan (kata benda)

______ baru belajar cara menggunakan kasir. Jawaban: yang dilatih (kata benda)

Kami naik ______ dari New York ke Boston. Jawaban: kereta (kata benda)

______ yang baik sabar dan menyemangati. Jawaban: pelatih (kata benda)

Akademi kepolisian sedang ______ rekrutan baru. Jawaban: pelatihan (bentuk kata kerja)

______ gugup pada hari pertama bekerja. Jawaban: yang dilatih (kata benda)

Dia sedang ______ suaranya untuk menyanyikan nada yang lebih tinggi. Jawaban: pelatihan (bentuk kata kerja)

______ yang konsisten mengarah pada kesuksesan. Jawaban: pelatihan (kata benda)

Setelah latihan, tanyakan satu pertanyaan kepada anak Anda. Apakah kata ini tindakan latihan, seorang guru, kegiatan belajar, atau pelajar? Pertanyaan sederhana itu mengajarkan tata bahasa melalui pertumbuhan.

Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Gunakan olahraga untuk mengajar “berlatih”. Katakan “Anda berlatih sepak bola dengan melatih tendangan.”

Gunakan seorang pelatih untuk mengajar “pelatih”. Katakan “Pelatih membantu pemain meregangkan tubuh.”

Gunakan pekerjaan untuk mengajar “pelatihan”. Katakan “Pelatihan untuk penjaga pantai membutuhkan waktu berjam-jam.”

Gunakan keterampilan baru untuk mengajar “yang dilatih”. Katakan “Di toko roti, yang dilatih belajar menghias kue.”

Mainkan “isi bagian yang kosong” saat berkendara. Katakan “Mari ______ anjing kita untuk duduk.” (berlatih) Katakan “______ memberi saya rencana latihan.” (pelatih) Katakan “______ untuk kontes ejaan membutuhkan latihan setiap hari.” (pelatihan) Katakan “______ meminta umpan balik.” (yang dilatih)

Bacalah cerita tentang tim olahraga atau pekerjaan baru. Tanyakan “Siapa pelatihnya?” Tanyakan “Bagaimana yang dilatih meningkatkan diri?”

Ubah kegiatan menggambar menjadi pelajaran kata. Gambar seseorang yang sedang berlari. Beri label “berlatih”. Gambar seorang pelatih dengan peluit. Beri label “pelatih”. Gambar kalender dengan tanda centang. Beri label “pelatihan harian”. Gambar seseorang yang mengenakan tag nama bertuliskan “Baru”. Beri label “yang dilatih”.

Saat anak Anda melakukan kesalahan, tetap tenang. Jika mereka mengatakan “Saya seorang pelatih,” tetapi mereka sedang belajar, katakan “Hampir. Anda adalah yang dilatih. Pelatih mengajar. Yang dilatih belajar.” Jika mereka mengatakan “Pelatihan itu sulit,” itu benar. Jika mereka mengatakan “Saya sedang berlatih,” itu juga benar. Tuliskan keempat kata itu di catatan tempel. Letakkan di dinding dekat area latihan. Setiap kali Anda mempelajari keterampilan baru bersama, tunjuklah “pelatihan”.

Ingatlah bahwa pelatihan membutuhkan waktu. Gunakan kata-kata ini untuk membangun kesabaran. “Setiap ahli pernah menjadi yang dilatih.” Segera anak Anda akan berlatih tanpa menyerah. Mereka akan mendengarkan seorang pelatih. Mereka akan menikmati pelatihan untuk bersenang-senang. Dan mereka akan menjadi yang dilatih yang bahagia. Itulah kekuatan pertumbuhan dari mempelajari satu keluarga kata kecil bersama-sama.