Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?
Satu kata dasar dapat berkembang menjadi tiga bentuk permintaan maaf.
“Excuse, excusable, excusably” memiliki satu arti yang sama.
Arti tersebut adalah “untuk memaafkan atau menjelaskan sebuah kesalahan.”
Masing-masing bentuk memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat.
Satu kata adalah kata kerja atau kata benda.
Satu kata menggambarkan sesuatu yang dapat dimaafkan.
Satu kata memberitahu bagaimana sesuatu itu dapat dimaafkan.
Memahami ketiga bentuk ini membangun tata krama dan pemahaman kosakata.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya
Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “you, your, yours.”
Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain.
“Excuse” adalah kata kerja atau kata benda.
“Excusable” adalah kata sifat.
“Excusably” adalah kata keterangan.
Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda.
Tindakan atau alasan apa? Excuse.
Kesalahan seperti apa? Excusable.
Bagaimana sesuatu dilakukan? Excusably.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata
Keluarga ini dimulai dengan kata kerja “excuse.”
Anda memaafkan seorang teman karena terlambat.
Anda memaafkan seorang anak karena bersin dengan keras.
Dari “excuse,” kita membuat kata benda “excuse.”
“Excuse” menyebutkan alasan yang diberikan untuk sebuah kesalahan.
Contoh: “Alasannya terlambat naik bus adalah karena lalu lintas.”
Dari “excuse,” kita membuat kata sifat “excusable.”
“Excusable” menggambarkan sebuah kesalahan yang dapat dimaafkan.
Contoh: “Terlambat karena salju dapat dimaafkan.”
Dari “excusable,” kita membuat kata keterangan “excusably.”
“Excusably” memberitahu bagaimana sebuah kesalahan dapat dimaafkan.
Contoh: “Dia merasa kesal karena kehilangan mainannya, itu dapat dimaafkan.”
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas
Pikirkan seorang anak yang menumpahkan susu.
Orang tua akan “excuse” kecelakaan itu. Itu adalah kata kerja.
Anak itu berkata “Maaf, itu tergelincir” sebagai sebuah “excuse.” Itu adalah kata benda.
Sebuah kecelakaan kecil adalah “excusable.” Itu adalah kata sifat.
Anak itu “excusably” kesal karena itu adalah sebuah kecelakaan. Itu adalah kata keterangan.
Arti akarnya tetap “untuk memaafkan atau menjelaskan.”
Perannya berubah dengan setiap kalimat.
Arti yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?
“Excuse” bisa menjadi kata kerja atau kata benda.
Sebagai kata kerja: “Tolong maafkan kesalahan saya.”
Sebagai kata benda: “Itu adalah alasan yang lemah.”
“Excusable” selalu menjadi kata sifat.
Itu menggambarkan sebuah kesalahan yang dapat dimaafkan.
Contoh: “Lupa sekali saja dapat dimaafkan.”
“Excusably” selalu menjadi kata keterangan.
Itu menggambarkan bagaimana sebuah tindakan dapat dimaafkan.
Contoh: “Dia merasa kesal karena diejek, itu dapat dimaafkan.”
Satu keluarga. Peran yang berbeda.
Satu kata berfungsi sebagai kata kerja dan kata benda.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?
“Excusable” menjadi “excusably” dengan menghilangkan “e” dan menambahkan “y.”
Excusable – hilangkan “e” – tambahkan “y” = excusably.
Ini mengikuti pola yang umum.
Comfortable menjadi comfortably.
Noticeable menjadi noticeably.
Admirable menjadi admirably.
“Excusably” mengikuti aturan yang sama.
Kata keterangan menggambarkan tindakan yang dapat dimaafkan.
Contoh: “Anak itu merasa lelah, itu dapat dimaafkan setelah hari yang panjang.”
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya)
“Excuse” tidak memiliki huruf ganda.
Itu dimulai dengan “ex” dan diakhiri dengan “cuse.”
Ketika kita menambahkan “-able,” kita menghilangkan “e.”
Excuse – hilangkan “e” – tambahkan able = excusable.
Ketika kita menambahkan “-ly,” kita menghilangkan “e” dari “excusable.”
Excusable – hilangkan “e” – tambahkan y = excusably.
Kesalahan umum adalah menulis “excuse” dengan “c” setelah “x” (excuse memiliki “c” – benar).
Kesalahan lainnya adalah menulis “excusable” dengan satu “s” (excuable).
Ejaan yang benar memiliki “cus” – excusable.
Kesalahan lainnya adalah menulis “excusably” dengan “e” sebelum “y” (excusabely).
Ejaan yang benar menghilangkan “e” – excusably.
Tulis perlahan pada awalnya.
Ingat: excuse, excusable, excusably.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat?
Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda.
Isi bagian yang kosong dengan excuse, excusable, atau excusably.
Tolong _______ saya karena menyela.
_______-nya karena terlambat adalah ban kempes.
Sebuah kesalahan kecil biasanya _______.
Dia _______ khawatir tentang ujian.
Bisakah Anda _______ tulisan tangan saya yang berantakan?
Kehilangan kesabaran Anda tidaklah _______.
Dia memberikan _______ yang lemah yang tidak dipercayai siapa pun.
Anjing itu _______ takut dengan suara keras.
Jawaban:
excuse
excuse
excusable
excusably
excuse
excusable
excuse
excusably
Teliti setiap jawaban secara perlahan.
Tanyakan kepada anak Anda mengapa kata itu cocok.
Puji usaha dan pemahaman.
Jaga agar latihan tetap singkat dan memaafkan.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan
Anda dapat mengajarkan “excuse, excusable, excusably” melalui kehidupan sehari-hari.
Gunakan kecelakaan, tata krama, dan kesalahan kecil.
Di rumah, katakan “Tolong maafkan saya karena menyenggol Anda.”
Tanyakan “Tindakan apa yang sedang saya lakukan?”
Ketika seorang anak memberikan sebuah alasan, katakan “Itu adalah sebuah excuse.”
Tanyakan “Apa itu excuse?”
Ketika sebuah kecelakaan terjadi, katakan “Itu excusable.”
Tanyakan “Apa arti excusable?”
Ketika seseorang merasa kesal karena alasan yang baik, katakan “Dia merasa sedih, itu excusably.”
Tanyakan “Apa arti excusably?”
Mainkan permainan “memaafkan atau tidak”.
Tuliskan ketiga kata tersebut di catatan tempel.
Ucapkan sebuah kalimat. Biarkan anak Anda memegang kata yang benar.
Contoh: “Excuse me.” Anak memegang “excuse.”
“Itu adalah excuse yang bagus.” Anak memegang “excuse.”
“Kesalahan itu excusable.” Anak memegang “excusable.”
“Dia terlambat, itu excusably.” Anak memegang “excusably.”
Gambar poster tiga bagian.
Tuliskan “excuse” dengan gambar seseorang yang mengatakan “Maaf.”
Tuliskan “excusable” dengan gambar minuman yang tumpah dan senyuman.
Tuliskan “excusably” dengan gambar seorang anak yang menguap dan menunjuk ke jam.
Gantungkan di dinding.
Gunakan permainan “apa yang akan Anda katakan”.
Katakan “Jika Anda menyenggol seseorang, apa yang Anda katakan?”
Biarkan anak Anda mengatakan “Excuse me.” Katakan “Itu adalah kata yang tepat.”
Jaga setiap sesi di bawah lima menit.
Ulangi permainan di hari yang berbeda.
Anak-anak belajar melalui tata krama yang menyenangkan dan pengampunan.
Ketika anak Anda melakukan kesalahan, tersenyumlah.
Katakan “Usaha yang bagus. Biarkan saya tunjukkan lagi.”
Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana.
Kemudian lanjutkan.
Tidak perlu latihan tata bahasa.
Tidak perlu ujian.
Hanya contoh yang hangat dan permintaan maaf yang nyata setiap hari.
Segera anak Anda akan menguasai “excuse, excusable, excusably.”
Keterampilan itu akan membantu mereka mengucapkan maaf, menerima pengampunan, dan memahami kapan kesalahan itu tidak masalah.

