Anak-anak menghadapi pertanyaan setiap hari. Beberapa pertanyaan memiliki jawaban yang mudah. Beberapa tidak. Dua frasa umum membantu anak-anak mengakui ketidakpastian. “Saya tidak tahu” dan “Saya tidak tahu sama sekali.” Keduanya menyampaikan hal yang sama. Tetapi mereka terasa berbeda. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Mengatakan “Saya tidak tahu” membutuhkan keberanian. Hal ini juga membuka pintu untuk belajar. Mari kita jelajahi kedua frasa jujur ini.
Apa Maksud dari Ungkapan Ini? “Saya tidak tahu” berarti Anda kekurangan informasi. Anda tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Pesannya sederhana dan jelas. Tidak membawa perasaan tambahan.
Untuk seorang anak, pikirkan sebuah cangkir kosong. Cangkir itu tidak berisi air. Tidak apa-apa. “Saya tidak tahu” mengatakan bahwa pikiran Anda tidak memiliki jawaban saat ini.
“Saya tidak tahu sama sekali” juga berarti Anda kekurangan informasi. Tetapi menambahkan kekuatan. Kata “ide” berarti sebuah pikiran atau dugaan. “Tidak tahu sama sekali” berarti Anda tidak memiliki pikiran tentang jawabannya.
Untuk seorang anak, pikirkan sebuah ruangan yang benar-benar kosong. Tidak ada perabotan. Tidak ada mainan. Tidak ada apa-apa. “Saya tidak tahu sama sekali” terasa lebih kuat daripada “Saya tidak tahu.” Kedua frasa mengakui ketidakpastian. Keduanya jujur. Keduanya tampak serupa karena menyampaikan pesan yang sama. Namun yang satu netral. Yang lainnya lebih ekstrem.
Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah kekuatan. “Saya tidak tahu” terasa netral dan tenang. Anda menggunakannya untuk pertanyaan sehari-hari. Tidak terdengar aneh atau dramatis.
“Saya tidak tahu sama sekali” terasa lebih kuat. Ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar tidak dapat menebak. Bahkan tidak sedikit pun. Pikiran Anda benar-benar kosong.
Perbedaan lainnya adalah kejutan. “Saya tidak tahu” cocok untuk pertanyaan yang diharapkan. Seorang guru menanyakan fakta matematika. Anda berkata “Saya tidak tahu.” Tidak apa-apa.
“Saya tidak tahu sama sekali” cocok untuk pertanyaan yang mengejutkan. Seseorang menanyakan sesuatu yang sangat sulit. Atau sesuatu yang tidak pernah Anda pikirkan. “Saya tidak tahu sama sekali” menunjukkan kejujuran Anda.
Satu lagi perbedaan adalah nada bicara. “Saya tidak tahu” bisa terdengar lembut atau netral. “Saya tidak tahu sama sekali” seringkali terdengar lebih emosional. Hal ini dapat menunjukkan frustrasi, keterkejutan, atau bahkan humor.
Juga, “Saya tidak tahu sama sekali” terasa lebih informal. Teman-teman menggunakannya. Keluarga menggunakannya. “Saya tidak tahu” cocok di semua lingkungan. Formal dan kasual.
Ajarkan anak-anak bahwa kedua frasa itu jujur. Yang satu tenang. Yang satu keras. Keduanya boleh diucapkan.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “Saya tidak tahu” untuk pertanyaan sekolah. Seorang guru menanyakan kata ejaan. Katakan “Saya tidak tahu.” Seorang teman menanyakan waktu. Katakan “Saya tidak tahu.”
Gunakan “Saya tidak tahu” untuk momen sehari-hari. Apa yang akan kita makan malam? “Saya tidak tahu.” Di mana sepatu saya? “Saya tidak tahu.” Cocok untuk misteri kecil dan normal.
Gunakan “Saya tidak tahu” jika Anda ingin tetap tenang. Seorang orang tua mengajukan pertanyaan lembut. “Saya tidak tahu” yang lembut sangat cocok.
Gunakan “Saya tidak tahu sama sekali” untuk pertanyaan yang sangat sulit. “Mengapa langit berwarna biru?” “Saya tidak tahu sama sekali.” “Bagaimana pesawat terbang?” “Saya tidak tahu sama sekali.”
Gunakan “Saya tidak tahu sama sekali” ketika seseorang mengharapkan Anda tahu. Seorang teman berkata “Kamu suka dinosaurus. Apa nama dinosaurus terpanjang?” Anda berkata “Saya tidak tahu sama sekali.” Frasa yang kuat cocok untuk pertanyaan yang kuat.
Gunakan “Saya tidak tahu sama sekali” untuk menunjukkan bahwa Anda bahkan tidak mencoba menebak. Seorang saudara bertanya “Apa yang ada di dalam hadiah yang terbungkus ini?” Anda berkata “Saya tidak tahu sama sekali. Saya tidak melihatnya.”
Orang tua dapat mencontohkan keduanya. Katakan “Saya tidak tahu” untuk hal-hal kecil. Katakan “Saya tidak tahu sama sekali” untuk misteri besar. Anak-anak belajar bahwa tidak tahu itu normal.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.
Saya tidak tahu:
Saya tidak tahu di mana botol minum saya pergi.
Saya tidak tahu jawaban untuk nomor tujuh.
Saya tidak tahu apa yang akan kita makan siang.
Saya tidak tahu mengapa anjing itu menggonggong.
Saya belum tahu cara mengikat simpul ini.
Saya tidak tahu sama sekali:
Saya tidak tahu bagaimana mainan ini bekerja.
Saya tidak tahu apa yang sedang Anda bicarakan.
Saya tidak tahu di mana Ayah menyembunyikan kue.
Saya tidak tahu mengapa katak berkata ribbit.
Saya tidak tahu berapa usia pohon ini.
Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “Saya tidak tahu” terdengar tenang. Perhatikan bagaimana “Saya tidak tahu sama sekali” terdengar lebih besar dan lebih jujur tentang tersesat.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak seringkali salah menggunakan frasa-frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.
Kesalahan 1: Menggunakan “Saya tidak tahu sama sekali” untuk setiap pertanyaan kecil. Contoh: “Berapa 2 ditambah 2?” “Saya tidak tahu sama sekali.” Ini terdengar aneh. Terlalu kuat untuk pertanyaan yang mudah. Benar: Katakan “Saya tidak tahu” atau hanya “Saya tidak yakin.”
Kesalahan 2: Menggunakan “Saya tidak tahu” padahal Anda sebenarnya punya ide. Contoh: Seorang teman bertanya “Di mana kita harus bermain?” Anda punya tempat di pikiran Anda. Tetapi Anda berkata “Saya tidak tahu.” Ini menghentikan percakapan. Ini menyembunyikan pikiran Anda. Benar: Bagikan ide Anda. Katakan “Mungkin halaman belakang?” Hanya katakan “Saya tidak tahu” jika Anda benar-benar tidak punya jawaban.
Kesalahan 3: Mengatakan “Saya tidak tahu sama sekali” dengan nada kasar. Suara keras atau datar terdengar seperti Anda tidak peduli. Orang-orang merasa sakit hati. Benar: Gunakan nada yang baik. Tambahkan “Saya minta maaf, tetapi saya tidak tahu sama sekali.”
Kesalahan 4: Menggunakan frasa-frasa ini untuk menghindari berpikir. Beberapa anak mengatakan “Saya tidak tahu” terlalu cepat. Mereka tidak mencoba untuk menemukan jawabannya. Benar: Berhenti sejenak. Pikirkan selama lima detik. Kemudian katakan “Saya tidak tahu” jika Anda masih tidak punya jawaban.
Kesalahan 5: Lupa meminta bantuan. Setelah mengatakan “Saya tidak tahu,” seorang anak dapat menanyakan jawabannya. “Saya tidak tahu. Bisakah Anda memberi tahu saya?” Ini mengubah tidak tahu menjadi belajar.
Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.
Tip memori 1: Pikirkan sebuah kotak kecil dan sebuah gua besar. “Saya tidak tahu” adalah kotak kosong kecil. Tidak berisi apa-apa. Bukan masalah besar. “Saya tidak tahu sama sekali” adalah gua kosong yang sangat besar. Terasa lebih besar dan lebih kosong.
Tip memori 2: Gunakan tangan Anda. Satu telapak tangan terbuka dengan mengangkat bahu = “Saya tidak tahu.” Dua telapak tangan terbuka dengan mengangkat bahu yang lebih besar dan mata terbelalak = “Saya tidak tahu sama sekali.”
Tip memori 3: Pikirkan tentang menebak. Jika Anda bisa menebak tetapi Anda tidak yakin, katakan “Saya tidak tahu.” Jika Anda tidak bisa menebak sama sekali, katakan “Saya tidak tahu sama sekali.”
Tip memori 4: Gambarlah skala dari 0 hingga 10. “Saya tidak tahu” adalah 3 pada skala “otak kosong”. “Saya tidak tahu sama sekali” adalah 10. Benar-benar kosong.
Tip memori 5: Terhubung dengan kepercayaan diri. Rendahnya kepercayaan diri dalam sebuah jawaban = “Saya tidak tahu.” Tidak ada kepercayaan diri dalam sebuah jawaban = “Saya tidak tahu sama sekali.”
Latih kiat-kiat ini selama waktu pertanyaan keluarga. Bergantian mengajukan pertanyaan konyol. Jawablah dengan jujur.
Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan-latihan ini. Orang tua membacanya dengan lantang. Anak-anak menjawab.
Latihan 1: Pilih frasa terbaik.
Guru Anda bertanya “Apa ibu kota Prancis?” Anda tidak pernah mempelajarinya. Apakah Anda mengatakan: a) Saya tidak tahu b) Saya tidak tahu sama sekali
Teman Anda bertanya “Di mana kamu meletakkan sepatu kirimu?” Anda lupa. Apakah Anda mengatakan: a) Saya tidak tahu b) Saya tidak tahu sama sekali
Adik perempuan Anda bertanya “Mengapa bintang berkelap-kelip?” Anda tidak pernah memikirkannya. Rasanya seperti misteri besar. Apakah Anda mengatakan: a) Saya tidak tahu b) Saya tidak tahu sama sekali
Jawaban: 1(a atau b — keduanya berfungsi, tetapi “Saya tidak tahu” lebih tenang), 2(a), 3(b)
Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.
“__________ bagaimana cara memecahkan soal matematika ini. Bisakah Anda membantu saya?” (tenang, sehari-hari)
“__________ apa yang Anda maksud. Itu tidak masuk akal bagi saya.” (lebih kuat, terkejut)
Jawaban: 1. Saya tidak tahu, 2. Saya tidak tahu sama sekali
Bonus: Mainkan “Lingkaran Pertanyaan.” Setiap orang mengajukan pertanyaan. Orang berikutnya menjawab dengan “Saya tidak tahu” atau “Saya tidak tahu sama sekali.” Kemudian mereka mengajukan pertanyaan baru. Lihat siapa yang paling banyak menggunakan frasa yang lebih kuat. Bicarakan mengapa.
Kesimpulan Gunakan “Saya tidak tahu” untuk momen ketidakpastian yang tenang dan sehari-hari. Gunakan “Saya tidak tahu sama sekali” untuk kebingungan yang lebih kuat atau pertanyaan yang sangat sulit. Kedua frasa mengajarkan kejujuran. Keduanya membuka pintu untuk mempelajari hal-hal baru.
















