Kapan Seharusnya Orang Tua Mengatakan “Buruk Sekali” Alih-alih “Mengerikan” kepada Anak?

Kapan Seharusnya Orang Tua Mengatakan “Buruk Sekali” Alih-alih “Mengerikan” kepada Anak?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Tidak semua momen pantas dipuji. Anak-anak membuat kesalahan. Mereka melanggar aturan. Mereka mencoba hal-hal yang tidak berhasil. Dua frasa umum menggambarkan hasil yang buruk. “Buruk sekali” dan “Mengerikan.” Keduanya berarti “Ini tidak baik.” Tetapi yang satu jauh lebih kuat. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Memberikan umpan balik negatif membutuhkan perhatian. Kata-kata yang tepat mengoreksi tanpa menghancurkan semangat. Mari kita telaah dua ungkapan yang sulit ini.

Apa Arti Ungkapan Ini? “Buruk sekali” berarti “Ini sama sekali tidak baik.” Kata “buruk” berarti kualitasnya rendah atau salah. “Sekali” membuatnya lebih kuat. Pesannya jelas dan negatif.

Untuk seorang anak, pikirkan segelas susu yang tumpah. “Buruk sekali” mengatakan “Itu bukan pilihan yang baik. Tetapi kita bisa membersihkannya.”

“Mengerikan” berarti “Ini sangat buruk.” Ini jauh lebih kuat daripada “buruk sekali.” Itu berarti hasil terburuk yang mungkin.

Untuk seorang anak, pikirkan jendela yang pecah. “Mengerikan” mengatakan “Ini sangat serius. Saya sangat kesal tentang ini.” Kedua frasa tersebut mengungkapkan ketidaksetujuan. Keduanya mengatakan “Ini perlu diubah.” Keduanya tampak serupa karena orang tua menggunakan keduanya ketika kesal. Namun yang satu menggambarkan sebuah kesalahan. Yang lainnya menggambarkan sebuah bencana.

Apa Perbedaannya? Perbedaan utamanya adalah tingkat keparahan. “Buruk sekali” cocok untuk kesalahan berukuran sedang. Seorang anak berbohong tentang pekerjaan rumah. Seorang anak memukul temannya. Ini sangat buruk. Tetapi itu tidak mengerikan.

“Mengerikan” cocok untuk kesalahan terbesar. Tindakan berbahaya. Perilaku kejam. Hal-hal yang sangat menyakiti seseorang.

Perbedaan lainnya adalah bobot emosional. “Buruk sekali” terdengar kecewa. Orang tua merasa sedih atau frustrasi. “Mengerikan” terdengar terkejut atau marah. Orang tua merasakan emosi yang sangat kuat.

Satu lagi perbedaannya adalah kemampuan untuk diperbaiki. Kesalahan “Buruk sekali” seringkali memiliki perbaikan. Minta maaf. Bersihkan. Coba lagi. Kesalahan “Mengerikan” mungkin tidak memiliki perbaikan yang mudah. Sesuatu yang penting rusak. Seseorang terluka parah.

Juga, “mengerikan” bisa terdengar lebih kasar. Anak-anak mengingatnya lebih lama. Gunakan dengan sangat hati-hati.

Ajarkan anak-anak bahwa kedua kata itu serius. Tetapi “mengerikan” hanya untuk momen yang paling serius.

Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “Buruk sekali” untuk momen disiplin. Seorang anak lupa melakukan pekerjaan rumah. Katakan “Itu sangat buruk. Apa yang bisa kamu lakukan untuk memperbaikinya?”

Gunakan “Buruk sekali” untuk kesalahan kecil yang berulang. Seorang anak terus menyela. Katakan “Itu tata krama yang sangat buruk. Silakan tunggu giliranmu.”

Gunakan “Buruk sekali” untuk pilihan yang melanggar aturan keluarga. Mengambil kue sebelum makan malam. Tidak mengatakan yang sebenarnya tentang hal kecil. Katakan “Itu adalah pilihan yang sangat buruk.”

Gunakan “Mengerikan” untuk tindakan berbahaya. Seorang anak berlari ke jalan. Katakan “Itu mengerikan. Kamu bisa saja terluka.”

Gunakan “Mengerikan” untuk kekejaman. Seorang anak memanggil orang lain dengan nama yang buruk dengan sengaja. Katakan “Itu mengerikan. Kita tidak menyakiti orang dengan kata-kata.”

Gunakan “Mengerikan” untuk kepercayaan yang rusak. Seorang anak berbohong tentang sesuatu yang penting. Seorang anak mencuri sesuatu. Katakan “Itu mengerikan. Kamu merusak kepercayaanku.”

Simpan “mengerikan” untuk momen yang langka dan serius. Jika kamu sering mengatakannya, itu akan kehilangan kekuatannya.

Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “buruk sekali” untuk disiplin sehari-hari. Simpan “mengerikan” untuk keadaan darurat yang sebenarnya.

Contoh Kalimat untuk Anak-anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat didengar anak-anak.

Buruk sekali:

Itu adalah pilihan yang sangat buruk untuk menggambar di dinding.

Buruk sekali mendengarkan hari ini. Mari kita coba lagi besok.

Buruk sekali. Kamu lupa memberi makan ikan.

Itu tata krama yang sangat buruk untuk mengambil mainan.

Buruk sekali. Kita tidak membuang makanan.

Mengerikan:

Itu mengerikan. Kamu mendorong temanmu dari ayunan.

Mengerikan. Kamu berlari ke jalan tanpa melihat.

Itu mengerikan. Kamu merusak hadiah saudara perempuanmu dengan sengaja.

Perilaku mengerikan di toko hari ini. Kita perlu bicara.

Itu bohong yang mengerikan. Saya sangat kecewa.

Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “buruk sekali” terdengar kecewa tetapi tenang. Perhatikan bagaimana “mengerikan” terdengar jauh lebih serius dan berat.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Orang tua membuat kesalahan dengan kata-kata ini. Berikut adalah kesalahan umum.

Kesalahan 1: Mengatakan “mengerikan” untuk setiap kesalahan. Contoh: Seorang anak menjatuhkan garpu. “Mengerikan!” Kata itu menjadi tidak berarti. Benar: Gunakan “mengerikan” hanya untuk tindakan serius, berbahaya, atau kejam.

Kesalahan 2: Mengatakan “buruk sekali” tentang anak, bukan tindakannya. Contoh: “Kamu sangat buruk.” Ini menyakiti identitas anak. Benar: Katakan “Itu adalah pilihan yang sangat buruk” atau “Perilaku yang sangat buruk.”

Kesalahan 3: Menggunakan suara yang berteriak dengan salah satu frasa. Berteriak menakuti anak-anak. Mereka berhenti mendengarkan kata-kata. Benar: Gunakan suara yang tegas dan rendah. Tetap tenang. Maksudkan apa yang kamu katakan.

Kesalahan 4: Lupa menawarkan perbaikan. Hanya mengatakan “buruk sekali” membuat anak terjebak. Mereka tidak tahu bagaimana memperbaikinya. Benar: Katakan “Itu sangat buruk. Sekarang bagaimana kamu akan memperbaikinya?”

Kesalahan 5: Membandingkan anak-anak. “Saudaramu tidak pernah melakukan hal-hal mengerikan seperti itu.” Ini menyakiti kedua anak. Benar: Fokus hanya pada perilaku dan anak di hadapanmu.

Tips Memori yang Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.

Tips memori 1: Pikirkan cangkir yang tumpah dan tulang yang patah. “Buruk sekali” adalah susu yang tumpah. Itu masalah. Kamu membersihkannya. “Mengerikan” adalah lengan yang patah. Itu serius. Itu membutuhkan bantuan nyata.

Tips memori 2: Gunakan skala angka. Masalah 1-5 = “buruk sekali.” Masalah 6-10 = “mengerikan.”

Tips memori 3: Pikirkan tentang bahaya. Tidak ada yang terluka = “buruk sekali.” Seseorang terluka = “mengerikan.”

Tips memori 4: Gambarlah dua wajah. Wajah sedih dan kecewa = “buruk sekali.” Wajah terkejut dan kesal dengan mata lebar = “mengerikan.”

Tips memori 5: Gunakan aturan “sekali sebulan” untuk “mengerikan.” Jika kamu mengatakan “mengerikan” lebih dari sekali sebulan, kamu terlalu sering menggunakannya. Simpan untuk momen terbesar.

Latih tips ini selama waktu yang tenang. Bicaralah tentang kesalahan di masa lalu. Putuskan bersama: buruk sekali atau mengerikan?

Waktu Latihan Cepat Cobalah latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.

Latihan 1: Pilih frasa terbaik.

Seorang anak lupa meletakkan sepatunya tiga kali minggu ini. Apakah kamu mengatakan: a) Buruk sekali b) Mengerikan

Seorang anak mendorong anak lain menuruni tangga dengan sengaja. Anak lainnya menangis. Apakah kamu mengatakan: a) Buruk sekali b) Mengerikan

Seorang anak menggambar tanda kecil di dinding dengan krayon. Apakah kamu mengatakan: a) Buruk sekali b) Mengerikan

Jawaban: 1(a), 2(b), 3(a)

Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.

“__________. Kamu tidak mengerjakan pekerjaan rumahmu lagi.” (kesalahan sedang)

“__________. Kamu menyakiti kucing itu dengan sengaja.” (serius, kejam)

Jawaban: 1. Buruk sekali, 2. Mengerikan

Bonus: Latih aturan “Perbaiki”. Setiap kali kamu mengatakan “buruk sekali” atau “mengerikan”, tanyakan juga “Apa yang bisa kamu lakukan untuk memperbaikinya?” atau “Apa yang akan kamu lakukan secara berbeda lain kali?” Ubah kritik menjadi pembelajaran.

Ringkasan Gunakan “buruk sekali” untuk kesalahan sedang yang perlu diperbaiki. Gunakan “mengerikan” hanya untuk perilaku yang sangat serius, berbahaya, atau kejam. Jangan pernah menyebut seorang anak buruk atau mengerikan. Hanya sebutkan perilakunya. Dan selalu bantu anak menemukan jalan kembali ke pilihan yang baik.