Anda melihat pohon. Anda melihat burung. Anda tahu mereka nyata.
Mereka ada. Hari ini kita belajar empat kata.
“Ada,” “eksistensi,” “yang ada,” dan “ada.”
Masing-masing kata berbagi gagasan tentang menjadi nyata atau hadir. Masing-masing melakukan pekerjaan yang berbeda.
Orang tua dan anak-anak dapat mempelajari kata-kata ini bersama-sama. Mereka membantu dengan sains.
Apa Arti “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?
Satu gagasan mengambil bentuk yang berbeda. Gagasan di sini adalah menjadi nyata atau hidup.
“Ada” adalah kata kerja. “Apakah dinosaurus ada saat ini?” Aksi.
“Eksistensi” adalah kata benda. “Eksistensi kuman tidak diketahui sejak lama.” Keadaan.
“Yang ada” adalah kata sifat atau bagian kata kerja. “Aturan yang ada itu adil.” Saat ini. “Saya ada.” Bagian kata kerja.
“Ada” adalah kata kerja lampau. “Unicorn tidak pernah ada.” Aksi lampau.
Akar yang sama. Akhiran yang berbeda. Pekerjaan yang berbeda. Realitas tetap ada.
Kata Ganti Pribadi Mengubah Bentuknya
Kata ganti berubah untuk tata bahasa. “Saya” menjadi “saya.” “Kami” menjadi “kami.”
Kata-kata kita berubah untuk peran dan waktu. “Tumbuhan ada di bawah sinar matahari.” Sekarang.
“Eksistensi adalah sebuah misteri.” Kata benda. “Rencana yang ada.” Menggambarkan.
“Dinosaurus ada sejak lama.” Lampau.
Kata ganti membantu kita berbicara lebih cepat. Keluarga kata membantu kita berbicara tentang hal-hal nyata.
Ketika anak-anak mengetahui keempat kata ini, mereka mengajukan pertanyaan besar.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata
“Ada” adalah kata kerja. “Apakah ada kehidupan di planet lain?” Aksi.
“Eksistensi” adalah kata benda. “Eksistensi udara itu jelas.” Keadaan.
“Yang ada” adalah kata sifat. “Jembatan yang ada itu sudah tua.” Saat ini.
“Ada” adalah kata kerja lampau. “Masalah itu tidak pernah ada.” Aksi lampau.
Kita tidak memiliki kata keterangan yang umum. “Secara eksis” itu jarang.
Empat anggota. Sangat penting untuk sains dan sejarah.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas
Akar “ada” berasal dari bahasa Latin “existere,” yang berarti menonjol atau muncul. “Ex-” keluar + “sistere” untuk berdiri.
Dari akar itu, kita menambahkan “-ence” untuk membuat kata benda. “Eksistensi” berarti keadaan ada.
Kita menambahkan “-ing” untuk membuat kata sifat yang berarti “saat ini” atau bagian kata kerja.
Kita menambahkan “-ed” untuk bentuk lampau.
Bantu anak Anda melihat pola ini. Ada adalah aksinya. Eksistensi adalah keadaannya. Yang ada menggambarkan realitas saat ini. Ada berarti nyata di masa lalu.
Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?
Lihatlah “ada.” Selalu kata kerja. “Ikan ada di lautan.” Aksi.
“Eksistensi” selalu kata benda. “Eksistensi bulan itu pasti.”
“Yang ada” adalah kata sifat atau bagian kata kerja. “Hukum yang ada.” Kata sifat. “Saya ada.” Bagian kata kerja.
“Ada” selalu kata kerja lampau. “Masalah itu tidak pernah ada.”
Tidak ada kata yang memainkan dua pekerjaan kecuali “yang ada” bisa menjadi kata sifat atau bagian kata kerja.
Ajarkan anak-anak bahwa “yang ada” berarti “apa yang ada sekarang.”
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?
Kita tidak menambahkan “-ly” ke kata-kata ini. Tidak ada “secara eksis.” Tidak ada “secara eksistensi.” Tidak ada “secara eksis.”
Jika Anda ingin menggambarkan bagaimana seseorang ada, gunakan kata keterangan yang terpisah. “Mereka ada dengan damai.”
Keluarga ini tetap sederhana. Fokus pada kata kerja dan kata benda.
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya)
Ejaan di sini sangat teratur. Tidak ada huruf ganda. Tidak ada perubahan y ke i.
“Ada” menambahkan “-ence” untuk membuat “eksistensi.” Pertahankan “t.” Ada + ence = eksistensi.
“Ada” menambahkan “-ing” untuk membuat “yang ada.” Tambahkan saja.
“Ada” menambahkan “-ed” untuk membuat “ada.” Tambahkan saja.
Tidak ada yang dijatuhkan. Tidak ada perubahan vokal. Sangat bersih.
Berlatih dengan anak Anda. Tulis “ada.” Tambahkan “ence.” Anda mendapatkan “eksistensi.” Tambahkan “ing.” Anda mendapatkan “yang ada.” Tambahkan “ed.” Anda mendapatkan “ada.”
Tidak ada trik.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat?
Coba kalimat-kalimat ini. Isilah bagian yang kosong dengan ada, eksistensi, yang ada, atau ada.
Alien mungkin _____ di galaksi lain. (kata kerja aksi)
____ air sangat penting untuk kehidupan. (kata benda)
_____ bangunan itu sudah berusia seratus tahun. (kata sifat)
Dinosaurus _____ jutaan tahun yang lalu. (kata kerja lampau)
Apakah lingkaran sempurna _____ di alam? (kata kerja)
Para ilmuwan mempelajari _____ lubang hitam. (kata benda)
_____ aturan akan diperbarui tahun depan. (kata sifat)
Sihir tidak pernah _____, tetapi menyenangkan untuk dibayangkan. (kata kerja lampau)
Jawaban: 1 ada, 2 eksistensi, 3 yang ada, 4 ada, 5 ada, 6 eksistensi, 7 yang ada, 8 ada.
Nomor 3 dan 7 menggunakan “yang ada” sebagai kata sifat.
Nomor 4 dan 8 menggunakan “ada” sebagai kata kerja lampau.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan
Tanyakan “Apakah itu ada?” “Apakah unicorn ada?” “Tidak, mereka imajiner.”
Sebutkan eksistensi. “Eksistensi gravitasi membuat kita tetap di tanah.”
Tunjuk pada hal-hal yang ada. “Bunga yang ada sedang mekar.”
Gunakan bentuk lampau. “Sepatu tua itu ada sebelum Anda lahir.”
Mainkan sebuah game. Anda menyebutkan makhluk. Anak Anda mengatakan “ada” atau “tidak ada.”
“Naga.” “Tidak ada.” “Gajah.” “Ada.”
Gambar hal yang nyata (pohon) dan hal yang imajiner (peri). Beri label “ada” dan “tidak ada.”
Bacalah buku tentang sains. “The Magic School Bus” mengeksplorasi apa yang ada.
Jangan koreksi setiap kesalahan. Jika anak Anda mengatakan “ada” untuk “eksistensi,” katakan dengan lembut “Eksistensi adalah kata bendanya. Ada adalah kata kerjanya.”
Rayakan ketika anak Anda menggunakan “yang ada.” Kata itu berguna untuk aturan.
Jelaskan bahwa “ada” berarti nyata. “Pikiran Anda ada meskipun Anda tidak dapat menyentuhnya.”
Besok Anda akan bertanya-tanya apakah ada kehidupan di Mars. Anda akan memikirkan eksistensi udara. Anda akan mengikuti aturan yang ada di sekolah. Anda akan ingat bahwa dinosaurus pernah ada.
Anak Anda mungkin berkata “Cinta ada dalam keluarga kita.” Anda akan memeluk mereka.
Terus bertanya-tanya. Terus mempertanyakan eksistensi. Terus menggunakan hal-hal yang ada. Terus belajar apa yang ada.
Anak Anda akan tumbuh dalam bahasa dan rasa ingin tahu. Eksistensi adalah ide besar. Kata-kata membantu kita menjelajahinya.
















