Hamstermu keluar dari kandangnya. Ia menghilang di bawah sofa.
Ia kabur. Hari ini kita akan mempelajari empat kata.
“Kabur,” “orang yang kabur,” “mengamankan diri,” dan “kabur.”
Masing-masing kata memiliki gagasan tentang kebebasan. Masing-masing melakukan pekerjaan yang berbeda.
Orang tua dan anak-anak dapat mempelajari kata-kata ini bersama-sama. Kata-kata ini membantu dalam hal keselamatan.
Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?
Satu tindakan mengambil bentuk yang berbeda. Tindakan di sini adalah menjauh dari suatu tempat.
“Kabur” adalah kata kerja. “Burung itu akan kabur jika pintunya terbuka.” Tindakan.
“Kabur” juga merupakan kata benda. “Jalan keluar darurat adalah tangga logam.” Jalan keluar.
“Orang yang kabur” adalah kata benda. “Orang yang kabur itu tertangkap setelah satu jam.” Orang.
“Mengamankan diri” adalah kata benda atau bagian dari kata kerja. “Mengamankan diri dari bahaya membutuhkan kecepatan.” Aktivitas. “Saya sedang mengamankan diri dari tugas-tugas saya.” Bagian dari kata kerja.
“Kabur” adalah kata kerja atau kata sifat lampau. “Tahanan itu kabur.” Tindakan lampau. “Hamster yang kabur.” Menggambarkan.
Akar yang sama. Akhiran yang berbeda. Pekerjaan yang berbeda. Jalan keluar tetap ada.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya
Kata ganti berubah untuk tata bahasa. “Saya” menjadi “saya.” “Kami” menjadi “kami.”
Kata-kata kita berubah untuk peran dan waktu. “Saya mengamankan diri dari kebisingan.” Sekarang.
“Orang yang kabur itu berlari.” Orang. “Mengamankan diri itu sulit.” Aktivitas.
“Dia kabur kemarin.” Lampau.
Kata ganti membantu kita berbicara lebih cepat. Keluarga kata membantu kita berbicara tentang keluar.
Ketika anak-anak mengetahui keempat kata ini, mereka menggambarkan petualangan.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata
“Kabur” berfungsi sebagai kata kerja. “Kabur dari gedung yang terbakar.” Tindakan.
“Kabur” juga berfungsi sebagai kata benda. “Jalan keluar itu melalui terowongan.” Jalan keluar.
“Orang yang kabur” adalah kata benda. “Orang yang kabur itu bersembunyi di hutan.” Orang.
“Mengamankan diri” adalah kata benda. “Mengamankan diri dari labirin membutuhkan logika.” Aktivitas.
“Kabur” adalah kata kerja lampau. “Kucing itu kabur melalui jendela.” Tindakan lampau.
“Kabur” juga merupakan kata sifat. “Anjing yang kabur itu ditemukan.” Lepas.
Kita memiliki kata keterangan “dengan cara kabur” (jarang). Lewati.
Enam makna. Sangat berguna untuk cerita dan permainan.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas
Akar “kabur” berasal dari bahasa Prancis Kuno “eschaper,” yang berarti keluar dari jubah (untuk menyelinap pergi).
Dari akar itu, kita menambahkan “-ee” untuk menamai orang yang kabur. “Orang yang kabur” berarti orang yang kabur.
Kita menambahkan “-ing” untuk menamai aktivitas tersebut.
Kita menambahkan “-ed” untuk bentuk lampau atau untuk membuat kata sifat yang berarti “dibebaskan.”
Bantu anak Anda melihat pola ini. Kabur adalah tindakan atau jalan keluar. Orang yang kabur adalah orangnya. Mengamankan diri adalah prosesnya. Kabur berarti sudah bebas.
Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?
Lihatlah “kabur” dalam sebuah kalimat. Tanyakan: Apakah itu sebuah tindakan? Atau apakah itu jalan keluar?
“Kelinci itu akan kabur.” Tindakan. Kata kerja.
“Jalan keluar darurat ada di dinding luar.” Jalan keluar. Kata benda.
Kata yang sama. Dua pekerjaan. Konteks memberitahu Anda.
Sekarang lihatlah “orang yang kabur.” Selalu kata benda. “Orang yang kabur itu ditemukan bersembunyi.”
“Mengamankan diri” adalah kata benda atau bagian dari kata kerja. “Mengamankan diri itu menegangkan.” Kata benda. “Saya sedang mengamankan diri.” Bagian dari kata kerja.
“Kabur” adalah kata kerja lampau atau kata sifat. “Dia kabur.” Kata kerja lampau. “Penjahat yang kabur.” Kata sifat.
Ajarkan anak-anak untuk melihat akhiran. “-ee” kata benda (orang). “-ing” kata benda atau bagian dari kata kerja. “-ed” kata kerja lampau atau kata sifat.
“Kabur” sendiri bisa menjadi kata kerja atau kata benda.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?
Kita tidak menambahkan “-ly” ke kata-kata ini. Tidak ada “dengan cara kabur.” Tidak ada “dengan cara kabur.” Tidak ada “dengan cara kabur” (jarang).
Jika Anda ingin menggambarkan bagaimana seseorang kabur, gunakan kata keterangan terpisah. “Dia kabur dengan tenang.” “Dia kabur dengan cepat.”
Keluarga ini tetap sederhana. Fokus pada kata kerja dan kata benda.
Hati-hati dengan Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya)
Ejaan di sini sangat teratur. Tidak ada huruf ganda. Tidak ada perubahan y ke i.
“Kabur” menambahkan “-ee” untuk membuat “orang yang kabur.” Pertahankan “e.” Kabur + ee = orang yang kabur. (Dua “e” di akhir.)
“Kabur” menambahkan “-ing” untuk membuat “mengamankan diri.” Hilangkan “e.” Kabur + ing = mengamankan diri.
“Kabur” menambahkan “-ed” untuk membuat “kabur.” Hilangkan “e.” Kabur + ed = kabur.
Jadi aturannya: Hilangkan “e” untuk “-ing” dan “-ed.” Pertahankan “e” untuk “-ee.”
Berlatih dengan anak Anda. Tulis “kabur.” Hilangkan “e,” tambahkan “ing.” Anda mendapatkan “mengamankan diri.” Tambahkan “ed.” Anda mendapatkan “kabur.” Pertahankan “e,” tambahkan “ee.” Anda mendapatkan “orang yang kabur.”
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat?
Coba kalimat-kalimat ini. Isilah bagian yang kosong dengan kabur, orang yang kabur, mengamankan diri, atau kabur.
Burung itu akan _____ jika Anda membiarkan jendela terbuka. (kata kerja tindakan)
_____ ditangkap oleh polisi. (orang)
_____ dari kapal yang tenggelam itu mendesak. (aktivitas)
Tahanan itu _____ dari penjara tadi malam. (kata kerja lampau)
Hamster yang _____ berlari di bawah sofa. (kata sifat)
_____ kebakaran terhalang oleh kotak. (kata benda, jalan keluar)
Mereka sedang _____ panas dengan pergi berenang. (bagian dari kata kerja)
Seekor ular yang _____ ditemukan di kebun. (kata sifat)
Jawaban: 1 kabur, 2 orang yang kabur, 3 Mengamankan diri, 4 kabur, 5 kabur, 6 kabur, 7 mengamankan diri, 8 kabur.
Nomor 3 dimulai dengan huruf kapital karena itu mengawali kalimat.
Nomor 6 menggunakan “kabur” sebagai kata benda yang berarti jalan keluar (jalan keluar darurat).
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan
Latih rute pelarian. “Ini adalah rencana jalan keluar darurat kita.”
Temukan orang yang kabur dalam sebuah permainan. “Orang yang kabur adalah pelari.”
Bicaralah tentang kabur sebagai sebuah tindakan. “Mengamankan diri dari situasi yang buruk itu berani.”
Gunakan bentuk lampau. “Kemarin, kucing itu kabur dari anjing.”
Mainkan sebuah permainan. “Kamu harus kabur dari ruangan. Temukan kuncinya.”
Gambarlah labirin. “Temukan jalur pelarian.”
Bacalah sebuah buku tentang petualangan. “The Great Escape” (versi ramah anak).
Jangan mengoreksi setiap kesalahan. Jika anak Anda mengatakan “kabur” untuk “kabur,” katakan dengan lembut “Kabur adalah sekarang. Kabur adalah kemarin.”
Rayakan ketika anak Anda menggunakan “orang yang kabur.” Itu adalah kata khusus untuk orang yang kabur.
Jelaskan bahwa “kabur” juga bisa berarti menghindari sesuatu. “Dia mencoba mengamankan diri dari pekerjaan rumahnya.”
Besok Anda akan melihat rute pelarian di sebuah bangunan. Anda akan berpura-pura menjadi orang yang kabur dalam sebuah permainan. Anda akan berlatih mengamankan diri dari kotak kardus. Anda akan mengingat ketika Anda mengamankan diri dari situasi yang sulit.
Anak Anda mungkin akan berkata “Saya mengamankan diri dari tidur siang saya hari ini!” Anda akan tertawa.
Teruslah merencanakan pelarian. Teruslah menemukan orang yang kabur. Teruslah berlatih mengamankan diri. Teruslah belajar dari situasi yang kabur.
Anak Anda akan berkembang dalam bahasa dan pemecahan masalah. Mengamankan diri adalah tentang menemukan kebebasan. Kata-kata membantu kita menemukan jalannya.
















