Mengapa Kita Merayakan Hari-Hari Spesial, Mengadakan Perayaan, Merasa Meriah, atau Menyebut Suatu Hari Dirayakan?

Mengapa Kita Merayakan Hari-Hari Spesial, Mengadakan Perayaan, Merasa Meriah, atau Menyebut Suatu Hari Dirayakan?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anda menyalakan lilin di atas kue. Anda menyanyikan sebuah lagu. Anda memeluk keluarga Anda.

Itulah merayakan. Hari ini kita mempelajari empat kata.

“Merayakan,” “perayaan,” “meriah,” dan “dirayakan.”

Masing-masing kata berbagi gagasan untuk menghormati peristiwa bahagia. Masing-masing melakukan pekerjaan yang berbeda.

Orang tua dan anak-anak dapat mempelajari kata-kata ini bersama-sama. Kata-kata ini membantu saat ulang tahun dan hari libur.

Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?

Satu tindakan mengambil bentuk yang berbeda. Tindakan di sini adalah menandai acara khusus dengan sukacita.

“Merayakan” adalah kata kerja. “Kita akan merayakan ulang tahunmu.” Tindakan.

“Perayaan” adalah kata benda. “Perayaan itu berlangsung sepanjang malam.” Peristiwa.

“Meriah” adalah kata sifat. “Kami menyalakan lilin yang meriah.” Menggambarkan.

“Dirayakan” adalah kata sifat atau kata kerja lampau. “Seorang penulis terkenal mengunjungi sekolah kami.” Terkenal. “Kami merayakan kemenangan kami.” Tindakan lampau.

Akar yang sama. Akhiran yang berbeda. Pekerjaan yang berbeda. Sukacita tetap sama.

Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya

Kata ganti berubah untuk tata bahasa. “Saya” menjadi “saya.” “Kami” menjadi “kami.”

Kata-kata kita berubah untuk peran dan waktu. “Kami merayakan setiap tahun.” Sekarang.

“Perayaan itu ada musiknya.” Peristiwa. “Suasana meriah memenuhi ruangan.” Menggambarkan.

“Mereka merayakan tadi malam.” Lampau.

Kata ganti membantu kita berbicara lebih cepat. Keluarga kata membantu kita berbicara tentang pesta dan hari libur.

Ketika anak-anak mengetahui keempat kata ini, mereka dapat menggambarkan peristiwa bahagia dengan baik.

Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata

“Merayakan” adalah kata kerja. “Mari kita rayakan nilai bagusmu.” Tindakan.

“Perayaan” adalah kata benda. “Perayaan itu termasuk kue dan permainan.” Peristiwa.

“Meriah” adalah kata sifat. “Kami meniup peluit yang meriah.” Menggambarkan.

“Dirayakan” adalah kata sifat. “Penyanyi terkenal itu memberikan konser.” Terkenal dan dikagumi.

“Dirayakan” juga merupakan kata kerja lampau. “Mereka merayakan hari jadi mereka.” Tindakan selesai.

Kita tidak memiliki kata keterangan yang umum. “Secara meriah” dari “meriah” sangat jarang. Lewati saja.

Lima anggota. Satu kata memiliki dua pekerjaan: kata sifat (terkenal) dan kata kerja lampau.

Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas

Akar “merayakan” berasal dari bahasa Latin “celebrare.” Itu berarti menghormati atau sering.

Orang Romawi kuno merayakan festival. Mereka menghormati dewa dan pahlawan.

Dari akar itu, kita menambahkan “-ion” untuk membuat kata benda. “Perayaan” berarti peristiwa penghormatan.

Kita menambahkan “-ory” untuk membuat kata sifat. “Meriah” berarti memiliki kualitas perayaan.

Kita menambahkan “-ed” untuk bentuk lampau atau untuk membuat kata sifat yang berarti terkenal.

Bantu anak Anda melihat pola ini. Merayakan adalah tindakannya. Perayaan adalah peristiwanya. Meriah menggambarkan suasana hatinya. Dirayakan berarti terkenal atau sudah dihormati.

Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?

Lihatlah “merayakan.” Selalu kata kerja. “Kami merayakan Thanksgiving setiap bulan November.” Tindakan.

“Perayaan” selalu kata benda. “Perayaan itu ada balon dan pita.” Peristiwa.

“Meriah” selalu kata sifat. “Teriakan meriahnya membangunkan anjing itu.” Menggambarkan.

“Dirayakan” bisa menjadi kata sifat. “Seniman terkenal itu melukis mural.” Terkenal.

“Dirayakan” juga bisa menjadi kata kerja lampau. “Tim merayakan setelah pertandingan.” Tindakan lampau.

Ajarkan anak-anak untuk melihat kalimatnya. Jika “dirayakan” datang sebelum kata benda, itu adalah kata sifat. “Seorang pahlawan yang dirayakan.” Jika berdiri sendiri sebagai tindakan, itu adalah kata kerja lampau. “Kami merayakan.”

Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?

Kita menambahkan “-ly” ke “meriah” untuk membuat “secara meriah.” Sangat jarang. Lewati saja.

Kita menambahkan “-ly” ke “dirayakan”? Tidak. “Secara dirayakan” tidak ada.

Untuk anak-anak, lewati kata keterangan ini. Fokus pada kata-kata utama.

“Merayakan” untuk tindakan. “Perayaan” untuk peristiwa. “Meriah” untuk suasana hati. “Dirayakan” untuk terkenal atau lampau.

Itu sudah cukup untuk pesta ulang tahun dan obrolan liburan.

Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya)

Ejaan memiliki satu perubahan kecil. “e” terakhir dihilangkan sebelum menambahkan “-ion” dan “-ory.”

“Merayakan” dikurangi “e” ditambah “ion” = perayaan. (Juga tambahkan “t”? Tidak. Celebrat + ion. “t” tetap ada.)

“Merayakan” dikurangi “e” ditambah “ory” = meriah. Celebrat + ory.

Untuk “dirayakan,” pertahankan “e”? Tidak. Hilangkan “e.” Celebrat + ed = dirayakan.

Ya. Hilangkan “e” untuk semua akhiran. “Merayakan” menjadi “celebrat” sebelum menambahkan akhiran.

Celebrat + ion = perayaan. Celebrat + ory = meriah. Celebrat + ed = dirayakan.

Tidak ada huruf ganda. Tidak ada y menjadi i. Hanya aturan “e” yang tidak bersuara.

Latih ini dengan anak Anda. Tulis “merayakan.” Coret “e.” Tambahkan “ion.” Anda mendapatkan “perayaan.”

Satu catatan lagi: “meriah” memiliki “a” sebelum “tory.” Celebrat + ory. Pertahankan “a.”

Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat?

Coba kalimat-kalimat ini. Isilah bagian yang kosong dengan merayakan, perayaan, meriah, atau dirayakan.

Kami akan _____ ulang tahunku di taman. (kata kerja tindakan)

_____ berlangsung selama tiga jam. (peristiwa)

Kerumunan berada dalam suasana _____ setelah kemenangan. (kata sifat yang menggambarkan suasana hati)

Penulis _____ menandatangani buku selama satu jam. (kata sifat, terkenal)

Tadi malam kami _____ dengan makan malam besar. (kata kerja lampau)

Mari kita _____ hari pertama sekolahmu. (kata kerja tindakan)

Kami menyalakan lilin _____ di atas kue. (kata sifat)

Seluruh kota _____ hari libur dengan parade. (kata kerja lampau)

Jawaban: 1 merayakan, 2 perayaan, 3 meriah, 4 dirayakan, 5 dirayakan, 6 merayakan, 7 meriah, 8 dirayakan.

Nomor 4 menggunakan “dirayakan” sebagai kata sifat yang berarti terkenal.

Nomor 5 dan 8 menggunakan “dirayakan” sebagai kata kerja lampau.

Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan

Rayakan hal-hal kecil. “Kamu mengikat sepatumu! Mari kita rayakan.”

Sebutkan peristiwanya. “Ini adalah perayaan atas kerja kerasmu.”

Gunakan suara yang meriah. “Mari kita berdansa meriah.”

Sebut seseorang yang dirayakan. “Kakek adalah pendongeng terkenal.”

Rencanakan perayaan pura-pura. Undang boneka binatang. Nyanyikan lagu.

Gambar gambar yang meriah. Tambahkan balon dan konfeti.

Bacalah buku tentang hari libur. Buku “Rayakan!” menunjukkan banyak tradisi.

Mainkan permainan. Anda menyebutkan alasan untuk merayakan. Anak Anda berkata “Mari kita rayakan!”

Jangan mengoreksi setiap kesalahan. Jika anak Anda mengatakan “perayaan” padahal yang mereka maksud adalah “merayakan,” dengan lembut contohkan kata yang benar.

Rayakan ketika anak Anda menggunakan “meriah.” Itu adalah kata yang panjang. Itu menunjukkan keberanian.

Jelaskan bahwa “dirayakan” sebagai kata sifat berarti terkenal dan dihormati. “Seorang ilmuwan terkenal menemukan obatnya.”

Besok Anda mungkin merayakan cuaca yang baik. Anda mungkin mengadakan perayaan kecil saat makan malam. Anda mungkin merasa meriah setelah hari yang baik. Anda mungkin membaca tentang pahlawan yang dirayakan.

Anak Anda mungkin berkata “Mari kita rayakan!” Anda akan bertepuk tangan.

Teruslah merayakan. Teruslah menyebutkan perayaan. Pertahankan semangat meriah. Teruslah berbicara tentang orang-orang yang dirayakan.

Anak Anda akan tumbuh dalam bahasa dan sukacita. Perayaan membuat belajar menjadi menyenangkan.